Waspada DeFi! “Semua DeFi Tidak Aman” Kata Pendiri OpenZeppelin
2026-05-28
Pendiri OpenZeppelin Manuel Aráoz baru saja buat pernyataan tegas di Mei 2026. Dia bilang “semua DeFi tidak aman”.
Pernyataan ini muncul di X pada 26 dan 27 Mei 2026. Aráoz sarankan teman dan keluarganya keluar dari semua posisi DeFi, termasuk protokol besar seperti Aave, MakerDAO, dan Compound.
Dia juga sarankan tarik dana ke luar jaringan atau offchain. Kita bahas fakta ini dengan tenang supaya kamu paham risiko DeFi security threat tanpa panik berlebihan.
Pernyataan Aráoz bersifat pribadi, karena dia sudah keluar dari OpenZeppelin sejak 2019. OpenZeppelin sendiri sudah klarifikasi bahwa pandangan ini bukan mewakili perusahaan.
Key Takeaways
- Manuel Aráoz, co-founder OpenZeppelin, sebut semua DeFi tidak aman karena ancaman coding agent yang bisa temukan celah smart contract dengan cepat.
- April 2026 jadi bulan terburuk dengan kerugian sekitar 630 juta dolar AS dari 27 kasus hack DeFi.
- Total value locked DeFi turun 14 persen sejak pertengahan April, dari 172 miliar jadi sekitar 148 miliar dolar AS.
Daftar di Bittime sekarang dan mulai trading kripto dengan proses yang cepat, aman, dan mudah di aplikasi.
Pernyataan Manuel Aráoz dan Latar Belakang Peringatannya di Mei 2026
Manuel Aráoz adalah co-founder OpenZeppelin, perusahaan yang dikenal kembangkan standar keamanan smart contract.
OpenZeppelin pernah amankan modal lebih dari 36,2 triliun dolar AS dan dukung total value locked 136 miliar dolar AS di 410 juta wallet. Meski Aráoz sudah tidak lagi di perusahaan sejak 2019, nama besarnya tetap dihormati di dunia kripto.
Pada akhir Mei 2026, dia tulis di X bahwa “all of DeFi is unsafe”. Dia jelaskan alasan utamanya adalah ketidakseimbangan antara penyerang dan pembela. Pembela harus perbaiki setiap celah kecil di protokol.

Sementara penyerang hanya butuh satu kelemahan saja untuk ambil jutaan dolar. Ancaman coding agent, yaitu agen AI yang bisa tulis kode dan cari bug, makin memperburuk situasi. Aráoz bilang agen ini “superhuman” dalam temukan kerentanan smart contract.
Dia sarankan semua orang yang dia kenal tarik dana dari DeFi. Termasuk investasi di protokol blue chip yang dianggap paling aman. Saran ini muncul setelah April 2026 catat kerugian besar.
Sebanyak 630 juta dolar AS hilang dari 27 kasus exploit. Beberapa contoh besar adalah serangan di Kelp DAO sekitar 293 juta dolar AS lewat bridge cross-chain, Drift sekitar 285 juta dolar AS dari social engineering enam bulan, dan Euler sekitar 197 juta dolar AS.
Di Mei 2026, volume hack turun tajam 93 persen jadi hanya 44 juta dolar AS. Tapi tetap ada 25 kasus exploit. Contohnya Verus Network kehilangan 11,6 juta dolar AS di Ethereum bridge, dan Polymarket kehilangan 573 ribu dolar AS karena kemungkinan private key bocor.
Pernyataan Aráoz ini jadi sorotan karena dia orang dalam keamanan DeFi. Banyak orang di industri merespons. Ada yang bilang ini peringatan penting. Ada juga yang anggap terlalu berlebihan. Yang jelas, ini dorong kita semua lebih hati-hati.
Simak juga pergerakan harga defi coin populer seperti Hyperliquid (HYPE) yang tersedia untuk diperdagangkan langsung di Bittime.
Baca juga : GameStop Tawarkan $56 Miliar Dollar untuk Akuisisi eBay
Ancaman Coding Agent dan Defi Hack Warning yang Makin Nyata
Coding agent adalah program AI yang bisa tulis dan uji kode smart contract dengan kecepatan luar biasa.
Menurut Aráoz, agen ini jadi ancaman baru yang serius di DeFi security threat. Mereka bisa scan jutaan kemungkinan celah dalam waktu singkat. Sementara tim pengembang manusia butuh waktu lama untuk cek semuanya.
Ini buat keseimbangan keamanan jadi tidak seimbang lagi. Penyerang hanya cari satu lubang. Pembela harus tutup semua lubang. Aráoz sebut ini “too asymmetric”. Dia juga ingatkan bahwa serangan tidak hanya dari kode. Bisa dari operasional, seperti social engineering atau bridge yang lemah. Bahkan agen AI bisa manfaatkan itu juga.
Data April 2026 tunjukkan betapa nyatanya defi hack warning ini. Dua serangan besar saja sudah ambil hampir 580 juta dolar AS.
Banyak yang diduga dari kelompok yang didukung negara. DeFi pull funds jadi respons wajar dari sebagian pengguna. Total value locked turun 14 persen dalam beberapa minggu. Ini tandanya kepercayaan investor mulai goyah.
Namun, tidak semua setuju dengan pandangan Aráoz. Beberapa ahli bilang teknologi verifikasi formal dan audit yang lebih baik bisa tangkal ancaman ini.
OpenZeppelin sendiri pada 12 Mei 2026 luncurkan kerangka “Four Layers of DeFi Risk”. Kerangka ini tekankan bahwa audit saja tidak cukup. Perlu monitoring terus-menerus, kontrol operasional, dan lapisan pertahanan lain.
Berikut beberapa risiko utama yang disebutkan di diskusi Mei 2026:
- Coding agent yang bisa temukan bug cepat.
- Bridge cross-chain yang rentan.
- Social engineering terhadap tim proyek.
- Private key yang bocor karena kesalahan manusia.
- Kurangnya monitoring setelah launch protokol.
Dengan fakta ini, kita bisa lihat kenapa founder openzeppelin defi beri peringatan keras. Tapi ini juga kesempatan bagi proyek DeFi tingkatkan keamanan.
Baca juga : AI agent Diprediksi Mendominasi pada 2028
Dampak ke Pasar dan Solana Floor News di Tengah Kekhawatiran
Berita dari solana floor news juga ikut soroti situasi ini. Setelah kerugian besar April 2026, total value locked di Solana tetap datar. Ini beda dengan penurunan di ekosistem lain. Tapi tetap tunjukkan investor ragu-ragu taruh dana lebih banyak di DeFi.
Secara keseluruhan, pasar DeFi kehilangan sekitar 24 miliar dolar AS nilai terkunci sejak pertengahan April. Penurunan ini terjadi meski harga kripto utama relatif stabil. Banyak pengguna pilih simpan aset di wallet pribadi atau exchange terpusat sementara waktu.
Pernyataan Aráoz di openzeppelin mei 2026 jadi pengingat bahwa DeFi masih punya tantangan besar.
Tapi DeFi juga tetap punya keunggulan seperti transparansi dan akses terbuka. Banyak proyek sudah mulai tingkatkan standar keamanan. Beberapa tambah multi-signature, time-lock, dan bug bounty yang lebih besar.
Bagi investor biasa, ini saat yang tepat evaluasi portofolio. Tidak perlu buru-buru tarik semua dana.
Tapi lebih baik pahami risiko setiap protokol yang dipakai. Cek audit terbaru, tim pengembang, dan riwayat keamanan. Dengan cara ini, kamu bisa tetap ikut DeFi tanpa khawatir berlebihan.
Mulai trading HYPE/IDR bersama Bittime di sini!
Baca juga : ZachXBT Tuduh Firma Hukum AS Ambil Dana Lazarus Senilai $71 Juta
Kesimpulan
Peringatan Manuel Aráoz bahwa semua DeFi tidak aman di Mei 2026 membuka mata banyak orang.
Ancaman coding agent dan defi hack warning yang terus ada jadi pengingat bahwa keamanan masih jadi tantangan utama. Kerugian besar April 2026 dan penurunan TVL tunjukkan risiko nyata.
Tapi ini juga dorong industri tingkatkan perlindungan. Yang terbaik adalah tetap tenang, pelajari fakta, dan kelola dana dengan bijak.
DeFi punya potensi besar, tapi seperti investasi lain, butuh kehati-hatian. Semoga kedepannya keamanan makin baik dan semua bisa pakai DeFi dengan lebih aman.
Pernyataan bahwa semua DeFi tidak aman sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai ketakutan semata. Justru, hal ini menjadi pengingat bahwa penting untuk memilih platform investasi yang aman
Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.
Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.
Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.
FAQ
Apakah semua DeFi benar-benar tidak aman?
Ini pandangan pribadi Manuel Aráoz. Banyak proyek sudah pakai audit dan lapisan keamanan, tapi risiko tetap ada.
Siapa Manuel Aráoz dan apa hubungannya dengan OpenZeppelin?
Dia co-founder OpenZeppelin tapi sudah keluar tahun 2019. Pernyataannya di Mei 2026 bersifat pribadi.
Berapa kerugian DeFi di April 2026?
Sekitar 630 juta dolar AS dari 27 kasus hack, termasuk Kelp DAO dan Drift.
Apa itu ancaman coding agent?
Agen AI yang bisa cari dan manfaatkan celah smart contract dengan sangat cepat dan akurat.
Apa yang harus dilakukan investor DeFi sekarang?
Cek audit terbaru, diversifikasi, dan pertimbangkan tarik sebagian dana jika merasa khawatir.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.



