ZachXBT Tuduh Firma Hukum AS Ambil Dana Lazarus Senilai $71 Juta

2026-05-03

ZachXBT Tuduh Firma Hukum AS Ambil Dana Lazarus Senilai $71 Juta.

BittimeInvestigator onchain ZachXBT menuduh firma hukum asal Amerika Serikat, Gerstein Harrow LLP, mengajukan klaim atas aset kripto beku senilai sekitar $71 juta yang diduga terkait dengan Lazarus Group

Dana tersebut disebut berhubungan dengan eksploitasi KelpDAO pada April 2026. Tuduhan ini memicu perhatian komunitas kripto karena klaim hukum tersebut dinilai dapat memperlambat proses pemulihan dana bagi korban langsung peretasan.

Poin Penting

  • ZachXBT menuduh Gerstein Harrow mengklaim dana beku senilai $71 juta.
  • Dana tersebut disebut terkait eksploitasi KelpDAO yang diduga melibatkan Lazarus Group. 
  • Komunitas kripto khawatir proses pemulihan korban bisa terganggu.

 

Daftar di Bittime sekarang dan mulai trading kripto dengan proses yang cepat, aman, dan mudah di aplikasi. 

Tuduhan ZachXBT terhadap Firma Hukum AS

ZachXBT, yang dikenal luas sebagai investigator onchain di komunitas kripto, menyoroti langkah Gerstein Harrow LLP dalam kasus dana beku terkait peretasan KelpDAO. 

Menurutnya, firma hukum tersebut menggunakan dasar putusan pengadilan lama untuk mengajukan klaim atas dana yang saat ini menjadi bagian dari proses pemulihan akibat eksploitasi terbaru.

Dalam sumber teks, Gerstein Harrow disebut mencoba mengklaim sekitar 30.766 ETH yang nilainya diperkirakan mencapai $71 juta. 

Aset itu dibekukan setelah adanya dugaan bahwa dana tersebut berkaitan dengan aktivitas Lazarus Group, kelompok peretas yang disebut mendapat dukungan negara Korea Utara.

ZachXBT menilai strategi tersebut merugikan korban langsung dari insiden KelpDAO. Ia menyebut firma hukum itu menggunakan pendekatan yang sangat tidak etis. 

Karena, mereka berupaya menempatkan kliennya lebih dulu dalam antrean pemulihan dana, meski klaim yang digunakan berasal dari perkara lama dan tidak berkaitan langsung dengan peretasan 2026.

Baca juga: Fakta Kasus Crypto Scam Rp150 Miliar yang Libatkan WNI

Dana Beku dari Eksploitasi KelpDAO

Kasus ini bermula dari eksploitasi KelpDAO pada 18 April 2026. Dalam sumber teks, Lazarus Group diduga menguras dana sekitar $290 juta dari protokol tersebut melalui celah pada LayerZero V2 bridge.

Setelah insiden itu, Arbitrum Security Council mengambil tindakan darurat secara onchain dengan membekukan 30.766 ETH. Langkah ini dilakukan untuk mencegah dana tersebut dicuci atau dipindahkan lebih jauh oleh pihak yang diduga terlibat dalam peretasan.

Pembekuan dana seperti ini menjadi salah satu cara komunitas dan pengelola jaringan merespons serangan besar. Namun, ketika aset sudah dibekukan, persoalan baru muncul. 

Siapa yang berhak menerima dana tersebut, bagaimana proses hukumnya, dan apakah korban langsung bisa mendapat pemulihan secara adil menjadi pertanyaan besar.

Dalam kasus ini, ZachXBT menilai klaim Gerstein Harrow dapat membuat proses pemulihan makin lambat dan berbelit.

Dasar Klaim dari Putusan Lama

Sumber teks menyebut Gerstein Harrow menggunakan putusan pengadilan Amerika Serikat tahun 2015 dalam kasus Han Kim dan pihak lain melawan Korea Utara. Perkara itu berasal dari kasus penculikan seorang pendeta Korea Selatan pada tahun 2000.

Masalahnya, putusan tersebut tidak memiliki hubungan langsung dengan peretasan KelpDAO pada 2026. Karena itu, klaim atas dana beku yang terkait eksploitasi terbaru dianggap kontroversial oleh ZachXBT dan sejumlah pihak di komunitas kripto.

Secara sederhana, firma hukum tersebut disebut berupaya memakai putusan lama untuk memenuhi kewajiban pembayaran bagi kliennya. 

Namun, jika dana itu benar berasal dari eksploitasi KelpDAO, maka korban langsung dari peretasan 2026 berpotensi harus bersaing dalam proses hukum dengan pihak yang klaimnya berasal dari kasus berbeda.

Situasi ini memperlihatkan bahwa pemulihan dana kripto tidak hanya bergantung pada pelacakan blockchain. Setelah dana dibekukan, jalur hukum dapat menjadi medan baru yang sama rumitnya.

Baca juga: Kasus Kripto di Indonesia dari 2020-2026, Daftar Lengkap

Reaksi Keras dari ZachXBT

 

ZachXBT menyampaikan kritik keras terhadap langkah tersebut melalui platform X. Ia menyebut strategi firma hukum itu sebagai tindakan predator dan sangat merugikan. 

Ia juga mengkritik penggunaan hasil riset onchain yang ia buat untuk mendukung klaim yang menurutnya tidak berpihak pada korban peretasan terbaru.

Kemarahan komunitas kripto muncul karena ZachXBT selama ini banyak membantu mengungkap aliran dana hasil peretasan. Dalam kasus KelpDAO, pekerjaannya disebut berperan dalam membangun dasar bukti yang membantu proses pembekuan dana.

Namun, ketika hasil pelacakan itu kemudian dipakai dalam proses hukum yang dinilai dapat mengalihkan dana dari korban langsung, muncul kekhawatiran baru. Komunitas kripto melihat celah ini sebagai masalah serius dalam proses pemulihan aset digital.

ZachXBT juga mengusulkan agar komunitas membentuk organisasi otonom terdesentralisasi atau DAO untuk mengambil langkah hukum terkoordinasi melawan firma tersebut. Usulan ini disebut mendapat dukungan luas dan cepat dari komunitas.

Baca juga: Pasar Kripto Alami Bulan Paling Banyak Peretasan di April 2026

Lazarus Group dan Tekanan terhadap Industri Kripto

Nama Lazarus Group sudah lama menjadi perhatian dalam kasus keamanan kripto. Kelompok ini kerap dikaitkan dengan sejumlah peretasan besar yang menargetkan protokol, bridge, dan platform aset digital.

Dalam sumber teks, Lazarus Group disebut telah mencuri lebih dari $6 miliar aset kripto sejak 2017. Kelompok ini juga disebut menyumbang 76 persen dari total kerugian peretasan kripto yang tercatat sejauh 2026.

Eksploitasi KelpDAO bukan satu satunya insiden besar yang dikaitkan dengan kelompok tersebut. Sumber teks juga menyebut adanya pencurian sekitar $285 juta dari Drift Protocol pada awal April. 

Jika benar berkaitan, rangkaian ini menunjukkan tekanan besar yang dihadapi industri kripto dalam menjaga keamanan dana pengguna.

Namun, masalah tidak berhenti pada serangan teknis. Setelah dana dilacak dan dibekukan, proses pemulihan dapat masuk ke wilayah hukum yang penuh kepentingan. 

Kasus Gerstein Harrow ini memperlihatkan bahwa dana beku bisa menjadi objek perebutan klaim dari pihak yang berbeda.

Cara Beli Crypto di Bittime?

bittime biaya withdrawal murah

Ingin trading jual beli Bitcoin dan investasi crypto dengan mudah? Bittime siap membantu! Sebagai exchange crypto Indonesia yang terdaftar resmi di OJK, Bittime memastikan setiap transaksi aman dan cepat.

Mulai dengan registrasi dan verifikasi identitas, lalu lakukan deposit minimal Rp10.000. Setelah itu, kamu bisa langsung beli aset digital favoritmu!

Cek kurs BTC to IDR, ETH to IDR, SOL to IDR dan aset kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.

Selain itu, kunjungi Bittime Blog untuk mendapatkan berbagai update menarik dan informasi edukatif seputar dunia crypto. Temukan artikel terpercaya tentang Web3, teknologi blockchain, dan tips investasi aset digital yang dirancang untuk memperkaya pengetahuan kamu dalam dunia kripto.

FAQ

Siapa ZachXBT?

ZachXBT adalah investigator onchain yang dikenal karena menelusuri aliran dana dalam berbagai kasus peretasan dan penipuan kripto.

Apa tuduhan ZachXBT terhadap Gerstein Harrow LLP?

ZachXBT menuduh firma hukum tersebut mengajukan klaim atas dana beku sekitar $71 juta yang diduga terkait eksploitasi KelpDAO dan Lazarus Group.

Apa hubungan dana $71 juta dengan KelpDAO?

Dana tersebut disebut sebagai bagian dari ETH yang dibekukan setelah eksploitasi KelpDAO pada April 2026.

Siapa Lazarus Group?

Lazarus Group adalah kelompok peretas yang sering dikaitkan dengan Korea Utara dan diduga terlibat dalam sejumlah serangan besar terhadap industri kripto.

Mengapa kasus ini penting bagi industri kripto?

Kasus ini menunjukkan bahwa pemulihan dana hasil peretasan tidak hanya bergantung pada teknologi blockchain, tetapi juga pada proses hukum yang bisa memengaruhi hak korban.

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

AI agent Diprediksi Mendominasi pada 2028
AI agent Diprediksi Mendominasi pada 2028

AI agent diprediksi mengubah cara investasi kripto pada 2028, dari keputusan manual menuju sistem otomatis yang bekerja untuk investor. Cek ulasannya!

2026-05-03Baca