Meta Diam-Diam Luncurkan Layanan Pembayaran Stablecoin

2026-05-03

Meta Diam-Diam Luncurkan Layanan Pembayaran Stablecoin.

BittimeMeta disebut mulai meluncurkan pembayaran berbasis stablecoin untuk sebagian kreator di Kolombia dan Filipina. Program ini menggunakan USDC dan berjalan di jaringan blockchain Solana serta Polygon. 

Meski belum menjadi layanan global, langkah ini memperlihatkan bahwa Meta kembali melihat aset digital sebagai bagian dari sistem pembayaran masa depan, terutama untuk kebutuhan pembayaran lintas negara yang lebih cepat dan fleksibel.

Poin Penting

  • Meta mulai menguji pembayaran kreator menggunakan USDC.
  • Layanan tersedia di Solana dan Polygon untuk wilayah tertentu.
  • Program stablecoin Meta berpotensi diperluas ke banyak negara.

Daftar di Bittime sekarang dan mulai trading kripto dengan proses yang cepat, aman, dan mudah di aplikasi. 

Meta Kembali Sentuh Stablecoin Setelah Libra Gagal

Langkah terbaru Meta menarik perhatian karena datang sekitar empat tahun setelah perusahaan menghentikan proyek stablecoin kontroversial bernama Libra, yang kemudian sempat berganti nama menjadi Diem. 

Proyek tersebut awalnya diperkenalkan pada 2019 dengan ambisi besar untuk menghadirkan mata uang digital yang bisa digunakan oleh miliaran pengguna Meta.

Namun, rencana itu mendapat tekanan kuat dari regulator dan pembuat kebijakan. Kekhawatiran muncul karena skala pengguna Meta sangat besar, sehingga mata uang digital buatan perusahaan swasta dikhawatirkan dapat memengaruhi sistem keuangan. 

Pada 2022, proyek Diem akhirnya dihentikan.

Kini, pendekatan Meta terlihat berbeda. Perusahaan tidak meluncurkan stablecoin sendiri, melainkan menggunakan USDC, salah satu stablecoin dolar AS yang sudah banyak digunakan di industri kripto. Dengan cara ini, Meta tampaknya memilih jalur yang lebih praktis dan lebih berhati hati.

Baca juga: Brazil Blokir Stablecoin: Ini yang Wajib Kamu Ketahui

Cara Kerja Pembayaran Stablecoin Meta

Dalam pembaruan di situs Meta, pembayaran stablecoin ini tersedia untuk kreator tertentu di Kolombia dan Filipina. Kreator yang memilih opsi tersebut akan diminta memasukkan alamat dompet kripto pihak ketiga ke platform pembayaran Facebook.

Artinya, Meta tidak langsung menjadi penyedia dompet kripto untuk pengguna. Perusahaan hanya menyediakan jalur pembayaran, sementara penyimpanan aset dilakukan melalui dompet kripto milik kreator sendiri. Selain itu, Meta tidak menyediakan layanan penukaran USDC ke mata uang lokal.

Hal ini penting untuk dipahami. Kreator yang menerima pembayaran dalam USDC perlu mengelola sendiri proses lanjutan, termasuk menyimpan, memindahkan, atau menukarkan stablecoin tersebut melalui layanan lain yang tersedia di wilayah mereka.

Untuk mendukung aspek pelaporan tertentu, Meta juga bekerja sama dengan Stripe dalam urusan pajak khusus kripto. Stripe mengonfirmasi kerja sama tersebut kepada Fortune. 

Kemitraan ini menunjukkan bahwa Meta tidak berjalan sendiri, melainkan menggandeng pemain pembayaran yang sudah memiliki pengalaman dalam infrastruktur keuangan digital.

Mengapa Meta Memilih USDC, Solana, dan Polygon?

USDC dipilih karena stablecoin ini dirancang mengikuti nilai dolar AS. Dalam sistem pembayaran, stablecoin seperti USDC sering dianggap menarik karena nilainya relatif lebih stabil dibandingkan aset kripto seperti Bitcoin atau Ethereum.

Sementara itu, Solana dan Polygon dipilih sebagai jaringan yang mendukung pembayaran tersebut. Keduanya dikenal dalam industri kripto sebagai jaringan blockchain yang sering digunakan untuk transaksi cepat dan biaya lebih efisien dibandingkan beberapa jaringan besar lain.

CEO Polygon Labs, Marc Boiron, menyebut masa depan pembayaran marketplace sedang dibangun di atas infrastruktur blockchain seperti Polygon. Ia juga mengatakan program pembayaran stablecoin Meta diperkirakan dapat meluas ke lebih dari 160 negara pada akhir tahun.

Dari sisi Solana, Catherine Gu selaku Head of Product Solana Foundation menyampaikan bahwa Solana telah menjadi salah satu tempat utama untuk pembayaran berskala internet. 

Pernyataan ini memperkuat gambaran bahwa blockchain mulai dilihat sebagai infrastruktur pembayaran, bukan hanya tempat perdagangan aset kripto.

Baca juga: Meta Dukung USDC Settlements dan Wallet Solana Polygon untuk Kreator

Layanan Pembayaran Menggunakan Stablecoin Meta Jadi Sinyal Baru

Kemunculan layanan pembayaran menggunakan stablecoin Meta menjadi sinyal bahwa perusahaan teknologi besar mulai kembali membuka ruang untuk aset digital. Kali ini, arahnya bukan lagi membangun mata uang sendiri, tetapi mengintegrasikan stablecoin yang sudah ada ke dalam sistem pembayaran.

Pendekatan tersebut bisa lebih mudah diterima karena Meta tidak perlu menciptakan instrumen baru yang memicu kekhawatiran besar seperti Libra. Dengan memakai USDC, Meta dapat memanfaatkan infrastruktur stablecoin yang sudah berjalan, sekaligus menguji apakah kreator benar benar membutuhkan opsi pembayaran semacam ini.

Bagi kreator, stablecoin dapat memberi alternatif pembayaran, terutama untuk mereka yang bekerja lintas negara atau berada di wilayah dengan akses keuangan yang terbatas. 

Namun, manfaat ini tetap bergantung pada kemudahan penggunaan dompet kripto, ketersediaan layanan penukaran, serta aturan di masing masing negara.

Tren Stablecoin Makin Kuat di Perusahaan Besar

Meta bukan satu satunya perusahaan besar yang mulai melirik stablecoin. Dalam sumber teks disebutkan bahwa perusahaan seperti Airbnb, X, Apple, dan Google juga mengeksplorasi cara mengintegrasikan stablecoin ke teknologi pembayaran mereka.

Setelah pengesahan GENIUS Act pada 2025, yang membentuk kerangka regulasi untuk stablecoin berbasis dolar AS, sejumlah perusahaan mulai mengambil langkah lebih jelas. 

Shopify mulai mengizinkan merchant menerima pembayaran USDC. Western Union juga mengumumkan rencana menawarkan stablecoin di jaringan Solana.

Di sisi lain, DoorDash bekerja sama dengan startup blockchain pembayaran Tempo untuk membuka peluang pembayaran pengemudi menggunakan stablecoin. 

Perkembangan ini menunjukkan bahwa stablecoin semakin sering dibicarakan sebagai alat pembayaran, bukan hanya instrumen kripto untuk trader.

Baca juga: Perbandingan USDT/IDR vs USDC/IDR untuk Strategi Arbitrase Lokal

Lingkungan Regulasi Lebih Mendukung

Salah satu perbedaan besar antara era Libra dan langkah Meta saat ini adalah kondisi regulasi. Saat Libra diperkenalkan, stablecoin masih dipandang dengan penuh kekhawatiran. Banyak pihak menilai proyek tersebut terlalu besar dan terlalu cepat.

Kini, situasinya terlihat lebih terbuka. Stablecoin sudah berkembang pesat, jumlahnya meningkat tajam, dan penggunaannya makin luas. 

Dengan adanya kerangka regulasi yang lebih jelas di Amerika Serikat, perusahaan besar memiliki ruang lebih besar untuk menguji layanan berbasis stablecoin.

Namun, bukan berarti risikonya hilang. Pembayaran stablecoin tetap berkaitan dengan kepatuhan, pajak, perlindungan pengguna, keamanan dompet, dan volatilitas di ekosistem kripto. 

Karena itu, peluncuran terbatas di Kolombia dan Filipina bisa dibaca sebagai langkah uji coba sebelum Meta mengambil keputusan lebih besar.

Cara Beli Crypto di Bittime?

bittime biaya withdrawal murah

Ingin trading jual beli Bitcoin dan investasi crypto dengan mudah? Bittime siap membantu! Sebagai exchange crypto Indonesia yang terdaftar resmi di OJK, Bittime memastikan setiap transaksi aman dan cepat.

Mulai dengan registrasi dan verifikasi identitas, lalu lakukan deposit minimal Rp10.000. Setelah itu, kamu bisa langsung beli aset digital favoritmu!

Cek kurs BTC to IDR, ETH to IDR, SOL to IDR dan aset kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.

Selain itu, kunjungi Bittime Blog untuk mendapatkan berbagai update menarik dan informasi edukatif seputar dunia crypto. Temukan artikel terpercaya tentang Web3, teknologi blockchain, dan tips investasi aset digital yang dirancang untuk memperkaya pengetahuan kamu dalam dunia kripto.

FAQ

Apa yang diluncurkan Meta terkait stablecoin?

Meta mulai menguji pembayaran kreator menggunakan stablecoin USDC di Kolombia dan Filipina.

Stablecoin apa yang digunakan Meta?

Meta menggunakan USDC untuk program pembayaran kreator tersebut.

Di jaringan blockchain mana pembayaran ini berjalan?

Pembayaran stablecoin Meta tersedia melalui jaringan Solana dan Polygon.

Apakah Meta menukar USDC ke mata uang lokal?

Tidak. Meta tidak menyediakan layanan konversi USDC ke mata uang lokal. Kreator perlu mengelolanya melalui layanan pihak ketiga.

Mengapa langkah ini penting bagi industri kripto?

Langkah ini menunjukkan bahwa perusahaan teknologi besar mulai kembali mengeksplorasi stablecoin sebagai bagian dari sistem pembayaran digital.

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

AI agent Diprediksi Mendominasi pada 2028
AI agent Diprediksi Mendominasi pada 2028

AI agent diprediksi mengubah cara investasi kripto pada 2028, dari keputusan manual menuju sistem otomatis yang bekerja untuk investor. Cek ulasannya!

2026-05-03Baca