Meta Siap Comeback Rilis Stablecoin, Strategi Baru Mark Zuckerberg
2026-02-25
Bittime - Meta kembali dikabarkan melirik industri kripto. Setelah proyek aset digitalnya sempat kandas beberapa tahun lalu, perusahaan yang dipimpin Mark Zuckerberg itu disebut tengah menyiapkan integrasi stablecoin Meta pada paruh kedua tahun ini.
Langkah ini menandai rencana kembalinya Meta di sektor pembayaran digital. Bedanya, pendekatan kali ini dinilai lebih realistis dan terintegrasi langsung ke dalam ekosistem platform yang sudah ada, alih-alih membangun sistem keuangan global baru seperti sebelumnya.
Key Takeaways
- Stablecoin Meta disebut akan diintegrasikan ke dalam platform Meta tahun ini.
- Mark Zuckerberg kembali menunjukkan minat pada sektor kripto setelah kegagalan proyek sebelumnya.
- Regulasi dan kepercayaan publik menjadi tantangan utama implementasi.
Meta Kembali ke Kripto dengan Strategi Lebih Hati-Hati
Upaya Meta di sektor kripto bukan cerita baru. Beberapa tahun lalu, perusahaan ini sempat mengguncang industri dengan proyek mata uang digital ambisius yang bertujuan merevolusi sistem pembayaran global. Namun, tekanan regulator di berbagai negara membuat rencana tersebut tak pernah benar-benar terwujud.
Kini, stablecoin Meta hadir dengan pendekatan berbeda. Alih-alih mencoba menggantikan sistem keuangan tradisional, Meta disebut akan memanfaatkan stablecoin untuk mendukung transaksi di dalam platformnya sendiri.
Model ini lebih sederhana: memperkuat sistem pembayaran digital internal tanpa menciptakan gangguan besar pada tatanan keuangan global.
Pendekatan tersebut dinilai sebagai bentuk pembelajaran dari masa lalu. Mark Zuckerberg tampaknya memahami bahwa inovasi finansial memerlukan keseimbangan antara ambisi teknologi dan kepatuhan regulasi.
Daftar di Bittime sekarang dan mulai trading kripto dengan proses yang cepat, aman, dan mudah di aplikasi.
Mengapa Stablecoin Jadi Pilihan?
Stablecoin memiliki karakteristik yang lebih stabil dibandingkan kripto seperti Bitcoin atau Ethereum karena nilainya dipatok pada mata uang fiat, biasanya dolar AS. Stabilitas ini membuatnya lebih cocok untuk transaksi harian dan pembayaran digital.
Bagi Meta, stablecoin Meta dapat menjadi alat strategis untuk:
- Mendukung transaksi lintas negara antar pengguna
- Mempermudah pembayaran bagi kreator dan pelaku usaha kecil
- Mengurangi biaya transaksi tradisional
- Membangun ekosistem ekonomi digital yang lebih mandiri
Dengan miliaran pengguna aktif, Meta memiliki infrastruktur dan basis pasar yang besar. Integrasi stablecoin bisa menjadi langkah logis untuk memperkuat monetisasi di dalam platformnya.

Baca Juga: Harga Emas Antam Naik ke Rp 3 Juta Lagi — Faktor Pemicu & Tren Pasar
Tantangan: Regulasi dan Kepercayaan Publik
Meski peluangnya besar, tantangan tetap membayangi. Regulasi kripto di berbagai negara masih berkembang dan sering kali berubah cepat. Setiap integrasi stablecoin Meta harus memenuhi standar kepatuhan lintas yurisdiksi.
Selain itu, isu privasi data yang kerap dikaitkan dengan Meta bisa menjadi faktor krusial. Sistem pembayaran digital menuntut tingkat kepercayaan tinggi dari pengguna. Tanpa transparansi dan perlindungan konsumen yang kuat, adopsi bisa terhambat.
Di sisi lain, pasar stablecoin juga sudah diisi pemain besar. Artinya, Meta harus menawarkan nilai tambah yang jelas agar produknya relevan dan kompetitif.
Baca Juga: Daftar Faucet Crypto Terbaik 2026: Mulai Dapatkan Crypto Gratis Sekarang!
Kesimpulan
Rencana comeback stablecoin Meta menunjukkan bahwa ambisi kripto perusahaan belum sepenuhnya padam. Di bawah kepemimpinan Mark Zuckerberg, Meta tampaknya memilih jalur yang lebih terukur dan pragmatis dibandingkan eksperimen sebelumnya.
Baca Juga: Flexible Staking Bittime Hadirkan XAUT & SLVon dengan APY hingga 15%
FAQ
1. Apa itu stablecoin Meta?
Stablecoin Meta adalah rencana integrasi aset digital yang dipatok pada mata uang fiat ke dalam ekosistem Meta.
2. Mengapa Meta kembali ke kripto?
Perusahaan melihat peluang pada pertumbuhan stablecoin dan integrasi pembayaran digital dalam platformnya.
3. Kapan stablecoin Meta diluncurkan?
Laporan menyebutkan integrasi direncanakan pada paruh kedua tahun ini.
4. Apa bedanya dengan proyek kripto Meta sebelumnya?
Pendekatan kali ini lebih fokus pada integrasi internal, bukan menciptakan sistem keuangan global baru.
5. Apa risiko terbesar bagi proyek ini?
Regulasi, kepercayaan pengguna, dan persaingan pasar menjadi tantangan utama.
Cara Beli Crypto di Bittime?
Ingin trading jual beli Bitcoin dan investasi crypto dengan mudah? Bittime siap membantu! Sebagai exchange crypto Indonesia yang terdaftar resmi di Bappebti, Bittime memastikan setiap transaksi aman dan cepat.
Mulai dengan registrasi dan verifikasi identitas, lalu lakukan deposit minimal Rp10.000. Setelah itu, kamu bisa langsung beli aset digital favoritmu!
Cek kurs BTC to IDR, ETH to IDR, SOL to IDR dan aset kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Selain itu, kunjungi Bittime Blog untuk mendapatkan berbagai update menarik dan informasi edukatif seputar dunia crypto. Temukan artikel terpercaya tentang Web3, teknologi blockchain, dan tips investasi aset digital yang dirancang untuk memperkaya pengetahuan kamu dalam dunia kripto.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.




