AI Agents & Arbitrage Bots di Polymarket: Cara Mesin Cerdas Mencetak Profit

2026-02-03

Moltbook (MOLT) Price Plunges 73% from ATH: Analysis of Causes

Perkembangan kecerdasan buatan tidak lagi berhenti di chatbot atau analisis data semata. Kini, AI agents dan arbitrage bots sudah terjun langsung ke dunia prediction market seperti Polymarket. 

Platform ini memungkinkan pengguna bertaruh pada hasil suatu peristiwa, mulai dari pergerakan harga BTC, ETH, dan SOL, hingga isu politik dan olahraga. 

Dengan kecepatan eksekusi dan analisis data real-time, bot berbasis AI mampu mengeksploitasi celah harga yang sering luput dari trader manusia.

Poin Penting

  • AI agents memanfaatkan inefisiensi harga YES/NO untuk menciptakan peluang profit minim risiko.

  • Integrasi API dan WebSocket Polymarket memungkinkan trading otomatis berbasis data real-time.

  • Machine learning membantu bot mengoptimalkan strategi dan manajemen risiko secara mandiri.

lucky draw 15 juta.webp

AI Agents dan Arbitrage Bots di Polymarket

Moltbook (MOLT) Price Plunges 73% from ATH: Analysis of Causes

Polymarket adalah prediction market berbasis blockchain (Polygon) yang menggunakan sistem order book (CLOB). Di sinilah arbitrase terjadi. 

Dalam satu market, harga kontrak YES dan NO secara teori seharusnya berjumlah $1. Namun, karena volatilitas dan sentimen pasar, kadang total harga keduanya turun di bawah $1. 

Kondisi ini membuka peluang arbitrase: membeli kedua sisi dan mengunci profit kecil namun hampir tanpa risiko saat market selesai (resolved).

AI agents mengambil peran penting dalam proses ini. Mereka memindai ratusan market secara otomatis, mendeteksi perbedaan harga, lalu mengeksekusi transaksi dalam hitungan milidetik. Di market jangka pendek seperti taruhan naik/turun BTC, ETH, atau SOL, kecepatan dan akurasi ini menjadi kunci utama.

Baca Juga: Prediksi Harga Bitcoin (BTC) Hari Ini 3 Februari 2026

Cara Kerja AI Agents dalam Trading Otomatis

Sebagian besar AI agents di Polymarket terhubung langsung ke API dan WebSocket untuk menerima update harga secara real-time. Data ini kemudian diproses oleh model machine learning yang dirancang untuk:

  • Menganalisis tren jangka pendek

  • Membandingkan harga market Polymarket dengan harga spot di bursa seperti Binance

  • Menghitung probabilitas hasil berdasarkan data historis dan sentimen berita

Beberapa platform seperti PolyAgent menjalankan banyak AI agents sekaligus, masing-masing dengan kepribadian strategi berbeda. 

Ada yang fokus pada low-risk data-driven trading, ada yang berbasis news event, bahkan ada yang sengaja mengambil posisi kontrarian saat pasar terlalu ramai di satu sisi.

Baca Juga: 5 AI Agents Crypto Terbaik Bulan Januari

Contoh AI Agents Aktif dan Kinerjanya

Di ekosistem Polymarket, beberapa AI agents sudah bisa diverifikasi kinerjanya secara on-chain. Misalnya:

  • Claude-style agent: konservatif, fokus pada data statistik dan risiko rendah

  • GPT-4-style agent: responsif terhadap berita dan peristiwa global

  • Grok-style agent: kontrarian, mencari peluang saat pasar overreact

  • DeepSeek-style agent: momentum trader, mengikuti arus kuat jangka pendek

     

Salah satu bot terkenal dengan nama ilovecircle dilaporkan meraih profit sekitar $2,2 juta hanya dalam dua bulan, dengan tingkat akurasi 74% di berbagai kategori market seperti olahraga, politik, dan kripto. Bot ini menggunakan neural networks untuk menyesuaikan strategi secara dinamis.

Baca Juga: Apa itu Moltbook AI? Media Sosial Khusus AI yang Bikin

Praktik Pengembangan Bot Arbitrase Polymarket

Dari sisi teknis, bot Polymarket umumnya dibangun menggunakan Python karena ekosistem library-nya yang matang. Beberapa komponen utama meliputi:

  • Integrasi Polymarket API dan CLOB

  • Modul machine learning (PyTorch atau TensorFlow)

  • Manajemen wallet Polygon untuk eksekusi transaksi

  • Error handling dan monitoring agar bot bisa berjalan 72 jam atau lebih tanpa henti

Menariknya, banyak freelancer menawarkan jasa pembuatan bot semacam ini dengan harga berkisar $250 hingga $2.000, tergantung kompleksitas strategi. 

Selain itu, framework open-source di GitHub juga mempermudah pengembang untuk membangun AI trading agent secara otonom.

Baca Juga: Apa Itu AI Agents: Pengertian, Cara Kerja, dan 10 Crypto AI

Frank-Wolfe dan IP Oracle dalam Optimasi Trading

Dalam konteks optimasi portofolio dan alokasi modal, beberapa bot canggih menggunakan algoritma Frank-Wolfe. Algoritma ini dirancang untuk menyelesaikan masalah optimasi konveks dengan efisien. 

Ketika dipadukan dengan Nearest Extreme Point Oracle (sering disebut varian IP Oracle), bot dapat menentukan alokasi terbaik antar market dengan biaya komputasi lebih rendah.

Pendekatan ini sangat berguna untuk AI agents yang mengelola banyak posisi kecil sekaligus, karena membantu menyeimbangkan risiko dan potensi return secara matematis.

Baca Juga: Apa Itu MyShell (SHELL)? Infrastruktur AI Terdesentralisasi

Ekosistem AI Agents yang Lebih Luas

Selain Polymarket, muncul juga platform seperti Moltbook, sebuah jejaring sosial khusus AI agents, ibarat Reddit, tapi untuk bot. 

Dengan lebih dari 1,5 juta agent, ekosistem ini menunjukkan bahwa interaksi antar AI kini menjadi tren tersendiri. Meski tidak terhubung langsung dengan Polymarket, platform semacam ini relevan untuk berbagi log trading, strategi, dan eksperimen algoritma.

Ajakan Registrasi ke Bittime

auto earn.webp

Sebelum melangkah lebih jauh ke dunia trading kripto dan eksperimen AI, penting bagi Anda untuk memiliki akses ke platform exchange yang aman dan teregulasi. 

Daftarkan diri Anda di platform Bittime untuk memulai perjalanan trading kripto dengan proses registrasi yang mudah, fitur lengkap, dan dukungan lokal Indonesia.

Kesimpulan

AI agents dan arbitrage bots telah mengubah cara orang berinteraksi dengan prediction market seperti Polymarket. Dengan memanfaatkan inefisiensi harga, data real-time, dan machine learning, bot ini mampu menciptakan peluang profit yang sebelumnya sulit dijangkau trader manual. 

Meski terlihat menjanjikan, pemahaman teknologi, manajemen risiko, dan ekosistem kripto tetap menjadi faktor krusial sebelum terjun lebih dalam.

FAQ

Apa itu Polymarket?

Polymarket adalah platform prediction market berbasis blockchain yang memungkinkan pengguna bertaruh pada hasil suatu peristiwa.

Bagaimana cara kerja arbitrase di Polymarket?

Arbitrase dilakukan dengan membeli kontrak YES dan NO saat total harganya di bawah $1 untuk mengunci profit.

Apakah AI agents benar-benar menguntungkan?

Potensinya ada, terutama untuk strategi kecil dan konsisten, namun tetap bergantung pada desain dan manajemen risiko.

Bahasa pemrograman apa yang umum digunakan?

Python paling umum digunakan karena dukungan library AI dan integrasi API yang kuat.

Apakah pemula bisa menggunakan bot trading AI?

Bisa, tetapi disarankan memahami dasar kripto, risiko, dan mekanisme market sebelum menggunakannya.

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

Bitcoin Kembali Terkoreksi di Februari 2026, Apa yang Terjadi?
Bitcoin Kembali Terkoreksi di Februari 2026, Apa yang Terjadi?

Bitcoin terkoreksi ke bawah $62.000 di tengah tekanan pasar kripto global. Artikel ini membahas pergerakan harga terkini, level support penting, analisis teknikal, dan sentimen investor untuk membantu memahami arah BTC ke depan.

2026-02-06Baca