Arthur Hayes: Jangan Beli Bitcoin Sekarang, Tunggu Sinyal Ini!
2026-03-16
Pasar kripto sering dipenuhi dengan spekulasi mengenai kapan waktu terbaik membeli Bitcoin. Namun, salah satu tokoh terkenal di industri kripto, Arthur Hayes, memiliki pandangan yang cukup berbeda.
Meskipun dikenal sebagai sosok yang sangat bullish terhadap Bitcoin dalam jangka panjang, Hayes justru menyarankan investor untuk tidak terburu-buru membeli BTC saat ini.
Dalam sebuah wawancara podcast, ia menjelaskan bahwa kondisi makroekonomi global masih belum memberikan sinyal kuat untuk masuk ke pasar.
Menurutnya, investor sebaiknya menunggu indikator tertentu yang berkaitan dengan kebijakan moneter global sebelum memutuskan untuk membeli Bitcoin. Lalu, apa saja indikator tersebut?
Key Takeaways
- Arthur Hayes menyarankan investor menunggu sinyal likuiditas global sebelum membeli Bitcoin.
- Ketegangan geopolitik dan kebijakan bank sentral dapat memicu penurunan BTC hingga di bawah $60.000.
- Jika likuiditas global meningkat, Hayes memprediksi Bitcoin bisa mencapai $100.000 dalam beberapa tahun.
Mengapa Arthur Hayes Tidak Membeli Bitcoin Sekarang
Dalam wawancaranya di podcast CoinStories, Hayes mengatakan bahwa bahkan jika ia hanya memiliki $1 untuk diinvestasikan, ia tetap tidak akan membeli Bitcoin sekarang.
Menurut analisis bitcoin Arthur Hayes, situasi ekonomi global saat ini masih penuh ketidakpastian. Ketegangan geopolitik, terutama konflik di Timur Tengah, dapat memicu tekanan pada pasar keuangan global.
Dalam skenario tersebut, investor biasanya akan beralih ke aset yang dianggap lebih aman, seperti emas atau obligasi. Hal ini dapat menyebabkan penurunan sementara harga Bitcoin, bahkan berpotensi turun di bawah level $60.000.
Karena itu, Hayes memilih untuk menunggu sebelum melakukan entry ke pasar.
Baca Juga: Prediksi Harga Bitcoin Menurut Arthur Hayes hingga 500K USD 2026
Indikator Penting untuk Membeli Bitcoin
Salah satu indikator beli bitcoin yang paling diperhatikan Hayes adalah likuiditas global.
Menurutnya, Bitcoin sering bertindak sebagai “alarm likuiditas”. Artinya, harga BTC sangat dipengaruhi oleh jumlah uang yang beredar di sistem keuangan global.
Ketika bank sentral seperti Federal Reserve mulai meningkatkan likuiditas—misalnya melalui stimulus atau pencetakan uang—aset berisiko seperti kripto biasanya mengalami kenaikan harga.
Hayes menyebut bahwa waktu beli bitcoin yang ideal adalah ketika bank sentral mulai melonggarkan kebijakan moneter dan meningkatkan pasokan uang.
Dalam kondisi tersebut, pasar kripto sering memasuki fase bull run.
Risiko Bitcoin Turun di Bawah $60K
Hayes juga memperingatkan bahwa dalam jangka pendek, Bitcoin masih berisiko mengalami koreksi.
Jika ketegangan geopolitik meningkat atau pasar saham global mengalami tekanan, investor dapat menarik dana dari aset berisiko, termasuk kripto.
Hal ini dapat memicu sell-off besar di pasar, yang berpotensi mendorong harga BTC turun di bawah $60.000.
Namun, Hayes menekankan bahwa penurunan seperti ini tidak berarti prospek jangka panjang Bitcoin akan berubah. Sebaliknya, koreksi tersebut bisa menjadi peluang akumulasi bagi investor yang sabar.
Baca Juga: Mining Bitcoin di Luar Angkasa: Startup Nvidia Siap Jadi yang Pertama
Strategi Beli BTC Menurut Arthur Hayes
Dari perspektif strategi beli BTC, Hayes menyarankan investor untuk fokus pada faktor makroekonomi daripada hanya melihat grafik harga.
Beberapa indikator yang perlu diperhatikan antara lain:
- Kebijakan moneter bank sentral
- Peningkatan likuiditas global
- Stimulus ekonomi atau pencetakan uang baru
- Kondisi geopolitik global
Jika indikator-indikator tersebut mulai menunjukkan peningkatan likuiditas, maka kemungkinan besar pasar kripto akan memasuki fase bullish berikutnya.
Pendekatan ini berbeda dengan strategi trading jangka pendek yang mencoba menebak titik terendah pasar.
Daftar di Bittime sekarang dan mulai trading kripto dengan proses yang cepat, aman, dan mudah di aplikasi.
Prediksi Bitcoin 2026: Bisa Tembus $100K?
Meskipun berhati-hati dalam jangka pendek, Hayes tetap optimistis terhadap masa depan Bitcoin.
Dalam prediksi bitcoin 2026, ia percaya bahwa jika likuiditas global meningkat secara signifikan, harga BTC bisa menembus $100.000 dalam beberapa tahun ke depan.
Ia juga mengingatkan bahwa pasar tidak selalu bergerak sesuai ekspektasi investor.
Menurut Hayes, tugas pasar bukan untuk membuat investor kaya, melainkan untuk menguji kesabaran dan disiplin mereka.
Karena itu, memahami kapan beli Bitcoin berdasarkan indikator makro menjadi strategi yang lebih bijak dibandingkan mengejar pergerakan harga jangka pendek.
Baca Juga: Ancaman Perang Dunia III: Bagaimana Nasib Bitcoin di Tengah Krisis AS-Iran?
Kesimpulan
Pandangan Arthur Hayes bitcoin memberikan perspektif penting bagi investor kripto.
Alih-alih membeli Bitcoin hanya karena harga turun, Hayes menyarankan untuk menunggu indikator makro yang jelas, terutama peningkatan likuiditas global dari bank sentral.
Pendekatan ini menekankan pentingnya kesabaran dan pemahaman terhadap dinamika ekonomi global sebelum melakukan investasi besar di pasar kripto.
Jika indikator tersebut muncul, peluang untuk melihat Bitcoin mencapai level harga baru mungkin akan semakin besar.
Cara Beli Crypto di Bittime
Ingin trading jual beli Bitcoin dan investasi crypto dengan mudah? Bittime siap membantu! Sebagai exchange crypto Indonesia yang terdaftar resmi di Bappebti, Bittime memastikan setiap transaksi aman dan cepat.
Mulai dengan registrasi dan verifikasi identitas, lalu lakukan deposit minimal Rp10.000. Setelah itu, kamu bisa langsung beli aset digital favoritmu!
Cek kurs BTC to IDR, ETH to IDR, SOL to IDR dan aset kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Selain itu, kunjungi Bittime Blog untuk mendapatkan berbagai update menarik dan informasi edukatif seputar dunia crypto. Temukan artikel terpercaya tentang Web3, teknologi blockchain, dan tips investasi aset digital yang dirancang untuk memperkaya pengetahuan kamu dalam dunia kripto.
FAQ
Kapan waktu terbaik beli Bitcoin menurut Arthur Hayes?
Menurut Hayes, waktu terbaik membeli Bitcoin adalah ketika bank sentral mulai meningkatkan likuiditas global atau mencetak lebih banyak uang.
Mengapa Arthur Hayes tidak membeli Bitcoin sekarang?
Ia percaya kondisi ekonomi global masih penuh ketidakpastian dan likuiditas belum cukup kuat untuk mendorong rally besar di pasar kripto.
Apakah Bitcoin bisa turun di bawah $60.000?
Ya, Hayes memperkirakan BTC berpotensi turun di bawah $60.000 jika terjadi tekanan pasar akibat konflik geopolitik atau aksi jual besar.
Apa indikator utama untuk membeli Bitcoin?
Indikator utama menurut Hayes adalah peningkatan likuiditas global, kebijakan moneter longgar, serta stimulus ekonomi dari bank sentral.
Apakah Bitcoin masih punya potensi naik di masa depan?
Ya, Hayes tetap bullish dan percaya Bitcoin bisa mencapai $100.000 jika kondisi makro mendukung dan likuiditas global meningkat.
Apakah strategi menunggu sinyal makro lebih aman?
Bagi Hayes, memahami faktor makro seperti kebijakan bank sentral dan kondisi ekonomi global dapat membantu investor menentukan waktu beli yang lebih tepat.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.



