Altcoin Season 2026 Dimulai? Ini Altcoin Potensial yang Wajib Dipantau
2026-09-23
Pasar kripto memasuki fase yang lebih ramai pada September 2026. Altcoin season, altcoin potensial, dan crypto bullish kembali menjadi topik yang banyak dibahas setelah sejumlah aset alternatif mulai mencatat penguatan dan indeks pasar menunjukkan pemulihan.
Data BlockchainCenter per 23 September 2026 menunjukkan Altcoin Season Index berada di 53, masih berada di zona transisi dan belum mencapai angka 75 yang digunakan sebagai batas altcoin season.
CoinMarketCap juga memakai pendekatan serupa, yakni mengukur berapa banyak dari 100 aset kripto teratas yang mampu mengungguli Bitcoin selama 90 hari.
Artinya, pasar mulai memberikan ruang lebih besar kepada altcoin, tetapi belum semua aset bergerak dalam arah yang sama. Kondisi seperti ini membuat pemilihan aset dan pemantauan volume menjadi lebih penting daripada sekadar mengejar token yang sedang naik.
Key Takeaways
- Indeks Altcoin Season belum mencapai level 75, sehingga belum ada konfirmasi altseason penuh.
- GIGA, RAY, SOL, TURBO, dan XG masuk dalam daftar altcoin yang dibahas CoinMarketCap Community.
- Kinerja altcoin tetap bergantung pada likuiditas, Bitcoin, volume perdagangan, dan sentimen pasar.
Daftar Altcoin Potensial 2026 yang Layak Dipantau
Artikel CoinMarketCap Community yang diterbitkan oleh Crypto News Land pada 23 September 2026 membahas lima aset yang dinilai layak diperhatikan menjelang potensi peningkatan partisipasi investor ritel. Kelima aset tersebut adalah GIGA, RAY, SOL, TURBO, dan XG.
Perlu dicatat, CoinMarketCap Community merupakan kanal konten komunitas. CoinMarketCap secara eksplisit menyebut bahwa materi tersebut berasal dari kontributor komunitas dan meminta pembaca melakukan riset sendiri atau DYOR.
Karena itu, istilah “potensial” dalam artikel ini merujuk pada aset yang menarik untuk dipantau, bukan rekomendasi investasi atau kepastian harga akan naik.
Baca Juga: Purbaya Dicopot dari Kemenkeu, Jadi Gubernur BI? Cek Faktanya
1. GIGA
Gigachad (GIGA) merupakan memecoin yang berjalan di jaringan Solana. Token ini berada di segmen aset berisiko tinggi yang sangat bergantung pada likuiditas, aktivitas komunitas, dan sentimen pasar.
Data CoinMarketCap menunjukkan GIGA memiliki sekitar 9,3 miliar token beredar dari maksimum 10 miliar. Harga dan volume token ini dapat berubah cepat karena kapitalisasi pasarnya jauh lebih kecil dibandingkan aset utama seperti SOL.
Karakter tersebut membuat GIGA relevan dipantau ketika minat investor ritel terhadap memecoin kembali meningkat. Namun, volatilitasnya juga membuat pembalikan harga dapat berlangsung cepat.
Baca Juga: BIS Ungkap Potensi Baru XRP Ledger untuk Sistem Keuangan Digital
2. Raydium (RAY)
Raydium (RAY) memiliki karakter berbeda karena token ini berkaitan langsung dengan aktivitas DeFi dan perdagangan di ekosistem Solana.
CoinMarketCap mencatat RAY berada di sekitar Rp33.018 dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp8,9 triliun dan volume perdagangan 24 jam sekitar Rp1,26 triliun pada data yang diperbarui 23 September 2026. TVL Raydium juga tercatat sekitar Rp23,81 triliun.
Pergerakan RAY dalam beberapa pekan terakhir juga cukup kuat. Analisis CoinMarketCap AI pada 22 September mencatat RAY telah naik sekitar 39,92% dalam tujuh hari dan 131,89% dalam 30 hari, sebelum mengalami koreksi ringan akibat aksi ambil untung.
Kinerja tersebut membuat RAY menarik untuk diamati apabila aktivitas perdagangan dan DeFi Solana terus meningkat.
Baca Juga: Tokenized Stock Populer 2026: Saham Teknologi Jadi Favorit Investor
3. Solana (SOL)
Solana (SOL) merupakan aset dengan kapitalisasi jauh lebih besar dibandingkan GIGA dan TURBO. Karena itu, pergerakan SOL juga sering menjadi indikator penting untuk melihat kekuatan ekosistem Solana secara lebih luas.
Data CoinMarketCap pada 23 September 2026 menunjukkan SOL berada di sekitar US$119, setelah naik sekitar 26,92% dalam 30 hari. Dalam periode yang sama, SOL juga mencatat beberapa sesi penguatan ketika pasar kripto secara umum mulai pulih.
Posisi SOL menjadi penting karena beberapa aset dalam daftar ini, termasuk RAY dan GIGA, memiliki hubungan dengan ekosistem Solana.
Jika arus modal masuk ke jaringan tersebut meningkat, token yang memiliki aktivitas perdagangan dan penggunaan jaringan juga dapat memperoleh perhatian lebih besar. Tetap saja, korelasi ekosistem tidak berarti setiap token Solana otomatis mengikuti pergerakan SOL.
Untuk pengguna yang ingin memperdagangkan aset kripto lainnya, Bittime menyediakan akses ke berbagai aset digital dan fitur perdagangan.
TURBO dan XG Jadi Dua Altcoin yang Perlu Diperhatikan
4. Turbo (TURBO)
Turbo (TURBO) merupakan memecoin berbasis Ethereum yang memiliki karakter sangat spekulatif. Token ini terkenal karena sejarah pembuatannya yang melibatkan GPT-4 dalam eksperimen pembuatan memecoin pada 2023.
Pada 23 September 2026, data CoinMarketCap menunjukkan harga TURBO sekitar Rp19,80, dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp1,36 triliun dan volume perdagangan 24 jam sekitar Rp283,66 miliar. Hampir seluruh suplai maksimum 69 miliar TURBO telah beredar.
Harga TURBO juga menunjukkan penguatan dalam beberapa sesi terakhir. Data historis CoinMarketCap mencatat harga sekitar US$0,001123 pada 23 September, naik sekitar 5,61% dalam 24 jam berdasarkan data konverter tersebut.
Namun, ada faktor yang perlu diperhatikan. CoinMarketCap AI mencatat Bitget menghapus pasangan perdagangan TURBO/USDT pada September 2026. Pengurangan akses perdagangan di bursa tertentu dapat memengaruhi likuiditas, meskipun TURBO tetap tersedia di platform lain.
Baca Juga: 10+ Coin AI Terbaik 2026: Ini Daftar Crypto Bertema Artificial Intelligence!
5. XG
XG juga tercantum dalam daftar aset pada artikel CoinMarketCap Community. Halaman CoinMarketCap untuk XG saat ini menampilkan aset tersebut dengan nama GIGA dan ticker XG, sehingga identitas token perlu diperhatikan agar tidak tertukar dengan Gigachad (GIGA) yang memiliki ticker berbeda.
Data CoinMarketCap menunjukkan XG memiliki suplai total sekitar 472,15 juta token, maksimum 1 miliar, dan suplai beredar sekitar 135,43 juta token.
Halaman tersebut masih berstatus preview page, sehingga informasi fundamental dan pasar untuk aset ini relatif terbatas dibandingkan token yang sudah memiliki halaman pasar yang lebih lengkap.
Kondisi tersebut membuat XG perlu diperlakukan lebih hati-hati. Likuiditas, bursa tempat token diperdagangkan, aktivitas proyek, dan perkembangan informasi resmi menjadi faktor yang perlu diperiksa sebelum menarik kesimpulan mengenai prospeknya.
Baca Juga: 10 Tokenisasi Aset Kripto RWA Terbesar di Dunia

Apakah Altcoin Season 2026 Sudah Dimulai?
Jawabannya belum terkonfirmasi.
Altcoin Season Index dari BlockchainCenter berada di 53 pada 23 September 2026. Angka tersebut masih berada di antara zona Bitcoin Season dan Altcoin Season. BlockchainCenter menetapkan angka 75 sebagai ambang ketika setidaknya 75% aset dalam kelompok yang mereka ukur mengungguli Bitcoin selama 90 hari.
CoinMarketCap menggunakan metode berbeda tetapi prinsip yang mirip. CMC membandingkan performa 100 aset kripto teratas terhadap Bitcoin selama 90 hari dan menyebut kondisi sebagai Altcoin Season ketika setidaknya 75% aset tersebut mengungguli Bitcoin.
Karena itu, kenaikan beberapa altcoin tidak cukup untuk menyebut pasar sudah memasuki altseason.
Ada beberapa indikator lain yang dapat diperhatikan:
- Bitcoin dominance: penurunan dominasi Bitcoin dapat menunjukkan modal mulai bergerak ke altcoin.
- ETH/BTC: penguatan Ethereum terhadap Bitcoin sering digunakan untuk melihat perubahan kepemimpinan pasar.
- Volume altcoin: kenaikan harga yang disertai volume lebih besar memberikan gambaran berbeda dibandingkan kenaikan dengan likuiditas tipis.
- Stablecoin liquidity: peningkatan likuiditas stablecoin dapat memberikan bahan bakar bagi aktivitas perdagangan.
- Breadth pasar: semakin banyak altcoin yang mengungguli Bitcoin, semakin kuat indikasi rotasi modal.
Dengan kata lain, mencari altcoin apa yang berpotensi naik sebaiknya tidak hanya melihat grafik satu token. Kondisi pasar yang lebih luas tetap menjadi faktor utama.
Baca Juga: Aplikasi Crypto Legal di Indonesia 2026: Cara Cek Platform Berizin OJK
Apa Risiko Membeli Altcoin Saat Pasar Mulai Bullish?
Fase awal kenaikan altcoin sering membuat investor tergoda mengejar aset yang sudah bergerak paling cepat. Masalahnya, harga yang naik cepat juga dapat turun dengan kecepatan yang sama. Manusia memang punya bakat luar biasa untuk menganggap grafik hijau sebagai undangan pribadi.
GIGA dan TURBO, misalnya, berada dalam kategori memecoin yang sangat dipengaruhi sentimen dan aktivitas perdagangan. Sementara itu, RAY lebih berkaitan dengan aktivitas DeFi Solana dan SOL memiliki fundamental jaringan yang lebih luas. XG memiliki tingkat informasi pasar yang lebih terbatas sehingga risikonya perlu diperhatikan secara khusus.
Investor juga perlu memperhatikan market cap, volume, likuiditas, suplai token, token unlock, aktivitas jaringan, dan perkembangan proyek. Kenaikan harga tanpa dukungan volume atau likuiditas yang memadai dapat membuat harga lebih mudah mengalami koreksi.
Karena itu, daftar altcoin potensial 2026 seperti GIGA, RAY, SOL, TURBO, dan XG lebih tepat digunakan sebagai daftar pantauan, bukan daftar token yang pasti memberikan keuntungan.
Baca Juga: 9 Kelebihan Investasi Emas Digital yang Menguntungkan 2026 (XAUT & PAXG)
Kesimpulan
Altcoin Season 2026 mulai menunjukkan tanda pemulihan, tetapi data per 23 September belum mengonfirmasi terjadinya altseason secara luas. GIGA, RAY, SOL, TURBO, dan XG termasuk aset yang dibahas CoinMarketCap Community untuk dipantau.
Dengan karakter yang berbeda mulai dari memecoin, DeFi Solana, hingga aset Layer-1; karena itu, perkembangan Bitcoin dominance, volume perdagangan, likuiditas, dan performa altcoin terhadap BTC tetap menjadi indikator penting sebelum menarik kesimpulan mengenai arah pasar.
Cek harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), XRP, Solana (SOL), GRAM, dan BNB juga memecoin unggulan DOGE. Kamu bisa trading langsung di Bittime!
Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.
Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.
Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.
FAQ
Apa itu Altcoin Season?
Altcoin Season adalah periode ketika sebagian besar altcoin mengungguli Bitcoin dalam periode pengukuran tertentu. CoinMarketCap menggunakan ambang 75% dari 100 aset kripto teratas yang mengungguli Bitcoin selama 90 hari.
Apakah Altcoin Season 2026 sudah dimulai?
Belum terkonfirmasi secara luas karena Altcoin Season Index masih berada di bawah ambang 75. BlockchainCenter mencatat indeks sebesar 53 pada 23 September 2026.
Apa saja altcoin potensial 2026 yang dibahas?
Artikel CoinMarketCap Community dari Crypto News Land mencantumkan GIGA, RAY, SOL, TURBO, dan XG sebagai lima aset yang dibahas. Artikel tersebut merupakan konten komunitas, sehingga daftar tersebut sebaiknya diperlakukan sebagai bahan riset, bukan rekomendasi investasi.
Apakah GIGA dan XG merupakan token yang sama?
Tidak dapat disamakan begitu saja. Halaman CoinMarketCap untuk XG menampilkan nama GIGA dengan ticker XG, sedangkan Gigachad menggunakan ticker GIGA, sehingga identitas kontrak dan proyek perlu diperiksa sebelum transaksi.
Mengapa RAY menarik dipantau saat altseason?
RAY berkaitan erat dengan aktivitas Raydium, salah satu protokol perdagangan dan DeFi di ekosistem Solana. Kenaikan aktivitas dan likuiditas Solana dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi permintaan terhadap RAY.
Apakah TURBO termasuk memecoin?
Ya. TURBO merupakan memecoin berbasis Ethereum dengan suplai maksimum 69 miliar token dan hampir seluruh suplai tersebut sudah beredar.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.



