FOMC Meeting: The Fed Tahan Suku Bunga, Apa Dampaknya ke Kripto?
2026-10-29
The Fed mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 3,75%–4,00% pada 28 Oktober 2026.
Bagi investor kripto, keputusan ini memberikan kepastian sesaat, tetapi belum menjawab arah kebijakan berikutnya.
Dampak FOMC terhadap kripto juga bergantung pada pesan bank sentral, ekspektasi investor, dan kondisi pasar.
Bitcoin kembali diperdagangkan di atas US$81.000 setelah pengumuman.
Namun, pemulihan sudah terlihat menjelang rapat sehingga pergerakannya tidak tepat dikaitkan hanya dengan keputusan The Fed.
Key Takeaways
Hasil FOMC Oktober 2026 menunjukkan suku bunga tetap, dengan voting 10–2.
Inflasi yang tinggi membuat kemungkinan pengetatan berikutnya tetap perlu diperhatikan.
Respons awal Bitcoin belum memastikan tren, investor perlu mencermati data ekonomi dan risiko leverage.
Hasil FOMC Oktober 2026 dan Alasan Suku Bunga Ditahan

Federal Open Market Committee atau FOMC, komite penentu kebijakan moneter AS, menyetujui keputusan melalui voting 10–2.
Lisa Cook dan Beth Hammack berbeda pendapat dengan memilih kenaikan sebesar 0,25 poin persentase atau 25 basis poin.
Pernyataan resmi menggambarkan ekonomi yang berkembang kuat, belanja domestik tangguh, dan investasi modal solid.
Penambahan pekerjaan mengimbangi pertumbuhan angkatan kerja, sementara tingkat pengangguran relatif stabil.
Namun, inflasi masih tinggi dan belum kembali ke target 2%.
Dalam salinan laporan BBC bertanggal 29 Oktober yang diberikan kepada redaksi, Ketua The Fed Kevin Warsh menjelaskan bahwa kondisi kredit mulai mengetat setelah kenaikan sebelumnya.
Bank sentral masih membutuhkan data tambahan untuk menilai dampaknya.
Artinya, jeda kali ini memberi waktu evaluasi, bukan janji bahwa suku bunga akan tetap pada pertemuan selanjutnya.
Baca Juga : Jadwal FOMC Oktober 2026: Jam Pengumuman dan Dampak ke Bitcoin
Harga Bitcoin Setelah FOMC: Pulih, tetapi Belum Menentukan Tren
Menjelang pengumuman, Bitcoin sudah bergerak kembali mendekati US$81.000 setelah sempat turun dibawah US$80.000.
Laporan ForkLog pada 28 Oktober mengaitkan suasana pasar saat itu dengan penantian keputusan Fed serta kekhawatiran inflasi akibat kenaikan minyak.
Setelah pengumuman, Investing.com mencatat Bitcoin di US$81.336,10 pada 28 Oktober pukul 21.50 GMT, setara 29 Oktober pukul 04.50 WIB.
Angka tersebut merupakan snapshot laporan, bukan harga real-time saat artikel ini dibaca.
Laporan yang sama menyebut beberapa altcoin ikut menguat, tetapi kenaikan minyak membatasi sentimen positif.
Urutan ini penting: pemulihan berlangsung sebelum maupun setelah keputusan.
Karena itu, kenaikan pascapengumuman tidak membuktikan bahwa FOMC merupakan penyebab tunggal.
Reaksi beberapa jam juga belum cukup untuk menyimpulkan perubahan tren mingguan atau bulanan.
Baca Juga : Crypto Jelang FOMC: Apakah Volatilitas Pasar Kripto Akan Meningkat?
Bagaimana Kebijakan The Fed Mempengaruhi Pasar Kripto?
Dampak suku bunga The Fed terhadap kripto berlangsung melalui biaya pinjaman, ekspektasi likuiditas, nilai dolar, dan selera risiko.
Suku bunga lebih tinggi dapat membuat pendanaan mahal sekaligus meningkatkan daya tarik instrumen berbunga.
Sebaliknya, ekspektasi pelonggaran dapat mendukung minat terhadap aset berisiko, meskipun hasilnya bergantung pada kondisi ekonomi.
Tabel berikut merangkum kemungkinan pengaruhnya, bukan prediksi pasti.
AMBCrypto menyebut keputusan mempertahankan suku bunga telah banyak diperkirakan pasar.
Dalam kondisi tersebut, penekanan terhadap inflasi atau kemungkinan kenaikan berikutnya bisa lebih berpengaruh daripada angka suku bunganya sendiri.
Dampak FOMC terhadap Bitcoin juga berinteraksi dengan arus investasi, posisi derivatif, geopolitik, dan sentimen global.
Ethereum serta altcoin dapat mengikuti perubahan selera risiko, tetapi faktor khusus masing-masing aset tetap berperan.
Tidak semua token harus bergerak dengan arah atau besaran yang sama.
Baca Juga : Harga Bitcoin Pekan Ini: 4 Agenda Penting yang Perlu Dipantau
Yuk mulai trading crypto dari aset terbesar seperti BTC/IDR dan ETH/IDR langsung di aplikasi Bittime.
Apa yang Perlu Dicermati Investor Setelah Pengumuman?
Hubungan inflasi AS dan harga Bitcoin perlu dibaca melalui perubahan ekspektasi kebijakan.
Perhatikan rilis inflasi, pertumbuhan pekerjaan, dan pengangguran, lalu bandingkan hasilnya dengan perkiraan pasar.
Data yang mengejutkan dapat mengubah pandangan investor mengenai suku bunga berikutnya.
Pantau pula dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah.
Keduanya membantu menunjukkan bagaimana pasar menerjemahkan kebijakan moneter Amerika Serikat.
Selanjutnya, amati apakah pergerakan Bitcoin bertahan setelah reaksi awal dan apakah aset kripto utama menunjukkan respons serupa.
Untuk strategi trading Bitcoin, penilaian risiko perlu mencakup ukuran posisi dan kemampuan menghadapi perubahan harga.
Volatilitas pasar kripto tidak selalu berhenti setelah pengumuman selesai.
Baca Juga : Strategi Long vs Short Crypto Futures: Kapan Buy dan Sell?
Bittime Futures dan Risiko Perdagangan Berleverage
Bittime Futures memungkinkan pengguna mengambil posisi long berdasarkan perkiraan kenaikan harga atau short berdasarkan perkiraan penurunan.
Pengguna menyediakan margin, yaitu dana jaminan posisi, sedangkan leverage memperbesar eksposur dibandingkan modal.
Mekanisme ini memperbesar potensi kerugian sekaligus keuntungan, margin yang tidak mencukupi dapat memicu likuidasi atau penutupan paksa.
Pelajari mekanisme dan risikonya sebelum bertransaksi. Jika ingin mengenal layanan tersebut, Anda dapat mendaftar di Bittime dan membaca panduan produknya terlebih dahulu.
Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.
Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.
Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.
FAQ
Berapa suku bunga The Fed setelah FOMC Oktober 2026?
Kisaran targetnya tetap 3,75%–4,00%, berdasarkan keputusan 28 Oktober 2026.
Mengapa dua anggota memilih kenaikan?
Cook dan Hammack memilih tambahan 25 basis poin. Pernyataan singkat resmi tidak merinci alasan individual keduanya.
Apakah keputusan ini menjamin Bitcoin naik?
Tidak. Ekspektasi pasar, arus investasi, dan perkembangan ekonomi ikut menentukan respons harga.
Apakah suku bunga akan tetap pada rapat berikutnya?
Belum dipastikan. The Fed akan mempertimbangkan informasi ekonomi tambahan sebelum mengambil keputusan.
Mengapa leverage perlu diperhatikan setelah FOMC?
Leverage memperbesar dampak perubahan harga terhadap margin, sehingga pergerakan berlawanan dapat mempercepat likuidasi.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.



