Crypto Jelang FOMC: Apakah Volatilitas Pasar Kripto Akan Meningkat?
2026-10-28
Hasil Bitcoin dalam tujuh hari setelah 10 rapat FOMC yang dianalisis Cointelegraph pada April 2026 berkisar dari naik 6,92% hingga anjlok 29,57%. Rentang selebar itu membuat crypto jelang FOMC selalu dibaca dengan hati-hati, termasuk pada FOMC Oktober 2026.
Suku bunga diperkirakan tidak berubah, tetapi volatilitas pasar crypto masih bisa datang dari sinyal yang diberikan Ketua The Fed Kevin Warsh.
Key Takeaways
- Futures memberi peluang sekitar 90% bahwa The Fed menahan suku bunga, sehingga arah pasar bergantung pada sinyal untuk Desember.
- Bitcoin bergerak di sekitar USD 80.000, dengan USD 79.000 sebagai support yang diawasi dan USD 84.000 sebagai resistance terdekat.
- Data PCE dan PDB Amerika Serikat rilis beberapa jam setelah pengumuman, sehingga gejolak bisa berlanjut.
Suku Bunga Tetap Sudah Dihitung, Desember yang Dipertaruhkan
Rapat berlangsung pada 27–28 Oktober waktu Amerika Serikat. Keputusan diumumkan Kamis (29/10) pukul 01.00 WIB, disusul konferensi pers pukul 01.30 WIB.
Dilansir BeInCrypto lewat Yahoo Finance, pasar futures memberi peluang sekitar 90% bahwa suku bunga tidak berubah. Sebaliknya, peluang kenaikan pada rapat 8–9 Desember mencapai 75% berdasarkan CME FedWatch.
Angka itu masuk akal. Menurut Trading Economics, The Fed menaikkan bunga 25 basis poin ke 3,75%–4,00% pada 16 September, kenaikan pertama sejak 2023, dan keputusan tersebut disetujui bulat.
Notulen rapat menyebut sebagian besar pejabat menilai kenaikan lagi hingga akhir tahun kemungkinan tepat. Bagi Bitcoin yang tidak membayar bunga, prospek biaya pinjaman lebih tinggi cenderung mengurangi daya tarik.
Warsh Irit Bicara, Pejabat Lain Justru Aktif
Warsh menolak membocorkan langkah berikutnya. "We're committed to a discipline, not to a decision," ujarnya, dikutip BeInCrypto.
Sikap itu memberi ruang tafsir bagi pejabat lain. Presiden The Fed New York John Williams menilai tidak ada urgensi untuk bertindak, dan Wakil Ketua Philip Jefferson sependapat. Peluang kenaikan Oktober pun merosot menjadi 15% pada 16 Oktober.
Pasar bereaksi. Bitcoin naik dari sekitar USD 76.000 pada hari kenaikan bunga ke atas USD 85.000 pada 30 September, saat data inflasi yang lebih dingin keluar. Pelajarannya jelas: komunikasi The Fed bisa menggeser ekspektasi lebih cepat daripada keputusan itu sendiri.
Baca Juga: Jadwal FOMC Oktober 2026: Jam Pengumuman dan Dampak ke Bitcoin
Harga Bitcoin Jelang FOMC: Level yang Diawasi
Menurut BeInCrypto, Bitcoin diperdagangkan di USD 80.458 pada Selasa (27/10). Sehari sebelumnya, data historis FLOQ mencatat kisaran USD 79.397–80.354. Pada 14 Oktober, Investing.com melaporkan Bitcoin sempat turun ke USD 80.000, level terendah satu bulan, setelah data inflasi AS yang panas.
Analis independen Nadim Zidan menyebut sikap hawkish yang tegas soal kenaikan Desember bisa menguji support USD 79.000.
Sementara itu, FLOQ menilai bertahan di atas USD 80.000 membuka jalan menuju USD 84.000, lalu USD 87.000. Penutupan harian di bawahnya menjadikan USD 77.400–76.200 sebagai acuan berikutnya. Semua level itu sebatas acuan analisis, bukan target harga.
Dari sisi arus dana, data FLOQ menunjukkan ETF Bitcoin spot AS mencatat arus keluar bersih USD 137,9 juta pada 23 Oktober. Secara kumulatif, periode 19–23 Oktober masih membukukan arus masuk sekitar USD 301,2 juta, sedangkan ETF Ethereum masih tertekan arus keluar.
Volatilitas Bitcoin Lebih Sering Soal Leverage
Cointelegraph menyimpulkan bahwa pergerakan pascarapat FOMC dalam dua tahun terakhir lebih dipicu perubahan likuiditas dan leverage daripada hasil keputusan bunga. CoinGecko menguatkannya: Bitcoin hanya naik setelah satu dari delapan rapat FOMC pada 2025, padahal The Fed sedang memangkas bunga.
CoinGecko juga mengingatkan bahwa hari FOMC rawan likuidasi beruntun pada posisi ber-leverage. Pergerakan cepat bisa menyapu posisi dalam hitungan menit, jadi risiko terbesar justru ada di cara pelaku pasar membuka posisi.
Baca Juga: Harga Bitcoin Pekan Ini: 4 Agenda Penting yang Perlu Dipantau
Data PCE dan PDB Bisa Menambah Gejolak
Kamis (29/10) pukul 19.30 WIB, AS merilis data PCE September dan estimasi awal PDB kuartal III. Jika inflasi kembali panas, ekspektasi kenaikan Desember bisa menguat dan menekan aset berisiko.
Tekanan lain datang dari luar. Berdasarkan laporan Reuters yang dikutip Voice of ASEAN, minyak Brent berada di sekitar USD 114,50 per barel dan imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun sekitar 4,97% pada 26 Oktober. Hubungannya dengan Bitcoin tidak langsung, tetapi keduanya memengaruhi ekspektasi inflasi dan selera risiko.
Baca Juga: Dampak AI Bubble terhadap Kripto: Bisakah Bitcoin Bertahan?
Pembaca yang ingin memantau pasar dan beli Bitcoin lewat platform berizin bisa memulai dari Bittime, Pedagang Aset Keuangan Digital yang diawasi OJK. Tentukan batas risiko sebelum membuka posisi, terutama di sekitar jam pengumuman.
Kesimpulan
Keputusan The Fed sendiri minim kejutan karena penahanan bunga sudah diperkirakan. Volatilitas Bitcoin lebih mungkin lahir dari isyarat Warsh soal Desember, data inflasi 29 Oktober, dan posisi leverage yang menumpuk. Pantau area USD 79.000–80.000 dan jangan menjadikan satu indikator sebagai dasar tunggal.
Cek harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), XRP, Solana (SOL), GRAM, dan BNB juga memecoin unggulan DOGE. Kamu bisa trading langsung di Bittime!
Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.
Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.
Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.
FAQ
Jam berapa hasil FOMC Oktober 2026 keluar?
Pengumuman dijadwalkan Kamis, 29 Oktober 2026 pukul 01.00 WIB, setara 28 Oktober pukul 14.00 waktu bagian timur AS.
Apakah The Fed pasti menahan suku bunga?
Belum pasti. Futures memberi peluang sekitar 90%, tetapi hasil resmi baru tersedia setelah pengumuman.
Mengapa FOMC bisa menggerakkan Bitcoin?
Keputusan bunga memengaruhi biaya pinjaman dan selera risiko investor. Bitcoin tidak memberi imbal hasil, jadi ekspektasi bunga tinggi cenderung membebaninya.
Level harga Bitcoin apa yang perlu dipantau?
Support USD 79.000–80.000 dan resistance USD 84.000, lalu USD 87.000. Level tersebut hanya acuan teknikal.
Bagaimana mengelola risiko saat FOMC?
Kurangi leverage, siapkan beberapa skenario, dan hindari mengambil keputusan hanya dari reaksi menit-menit pertama.
Disclaimer: artikel ini bersifat informasi dan bukan saran investasi. Aset kripto berisiko tinggi dan harganya sangat fluktuatif.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.



