BTC Memasuki Fase Akumulasi: Harga Bitcoin Akan Segera Melonjak?

2026-10-28

BTC Memasuki Fase Akumulasi_ Harga Bitcoin Akan Segera Melonjak_.webp

Bitcoin menunjukkan tanda pemulihan, tetapi apakah fase akumulasi berarti harga akan segera melonjak? Galaxy Research menilai bear market Bitcoin berakhir pada Juni 2026 dan pasar mulai membentuk fondasi kenaikan berikutnya. 

Pandangan ini bertumpu pada perbaikan tren serta berkurangnya tekanan jual, bukan kepastian reli dalam beberapa hari.

Untuk memahami potensi kenaikan harga BTC, pembaca perlu membedakan tiga hal: bukti pemulihan, konfirmasi tren bullish, dan waktu terjadinya kenaikan. 

Ketiganya saling berkaitan, tetapi tidak selalu muncul bersamaan.

Key Takeaways

  • Galaxy menilai Bitcoin memasuki fase akumulasi, tetapi kesimpulan tersebut tetap merupakan tesis pasar.

  • Pemulihan tren mingguan mendukung optimisme, sedangkan harga sideways belum memastikan breakout.

  • Prediksi harga Bitcoin perlu disertai kondisi pembatalan, bukan hanya target kenaikan.

Mengapa Galaxy Menilai Bear Market Bitcoin Berakhir?

Galaxy Research menilai Bitcoin memasuki fase akumulasi setelah menunjukkan perbaikan tren pada grafik mingguan. 

Dasar pandangan ini adalah kemampuan BTC kembali bertahan di atas rata-rata pergerakan 50 minggu atau MA 50 minggu, setelah sebelumnya berada di bawah indikator tersebut selama 44 minggu. 

Perubahan ini memperkuat dugaan bahwa tekanan jual mulai mereda dan pasar sedang membangun fondasi pemulihan.

BTC Memasuki Fase Akumulasi_ Harga Bitcoin Akan Segera Melonjak_ - galaxy.webp 

Sumber: Galaxy Digital dalam dailyhodl.com

Pada grafik Galaxy, garis hitam menunjukkan harga penutupan mingguan Bitcoin, sedangkan garis ungu menggambarkan MA 50 minggu. 

Selama bear market, garis ungu menjadi acuan hambatan harga. 

Ketika BTC berhasil melewatinya dan bertahan selama beberapa pekan, sinyal pemulihannya lebih kuat dibandingkan kenaikan sesaat.

Baca Juga : Konversi 1 BTC menjadi IDR - Kurs Bitcoin ke Indonesia Rupiah

Lima Penutupan Mingguan Memperkuat Sinyal Pemulihan

Bitcoin kembali ditutup di atas MA 50 minggu pada pekan yang berakhir 20 September 2026. 

Hingga 18 Oktober 2026, BTC mencatat lima penutupan mingguan berturut-turut di atas indikator tersebut, dengan harga penutupan terakhir sebesar US$81.935.

Rangkaian penutupan ini menjadi bagian penting dalam analisis Bitcoin terbaru dari Galaxy. 

Harga bukan hanya sempat menembus garis rata-rata, tetapi mampu mempertahankan posisinya selama beberapa minggu. Kondisi tersebut mendukung pandangan bahwa dominasi penjual melemah, meskipun belum membuktikan kenaikan akan berlangsung tanpa koreksi.

Baca Juga : Bittime: Beli Bitcoin & Trading Futures Kripto

MA 200 Minggu Menjadi Acuan Ketahanan Harga

Garis hijau pada grafik menunjukkan rata-rata pergerakan 200 minggu atau MA 200 minggu. Galaxy menggunakannya sebagai acuan penopang harga jangka panjang ketika Bitcoin mengalami tekanan.

Pada pekan yang berakhir 28 Juni 2026, harga penutupan Bitcoin berada di US$59.517, sekitar 4,7% di bawah MA 200 minggu saat itu. 

Grafik mencatat tiga penutupan mingguan di bawah indikator tersebut, tetapi masing-masing kembali ke atas pada minggu berikutnya. 

Artinya, area penopang ini sempat ditembus, namun harga tidak terus bertahan di bawahnya.

Yuk mulai trading crypto dari aset terbesar seperti BTC/IDR dan ETH/IDR langsung di aplikasi Bittime.

Apakah Sinyal Ini Berarti Bitcoin Segera Bullish?

Gabungan pemulihan di atas MA 50 minggu dan ketahanan di sekitar MA 200 minggu menjadi dasar pandangan Galaxy bahwa bear market Bitcoin berakhir. 

Pola tersebut mendukung skenario fase akumulasi sebelum kenaikan berikutnya, tetapi grafik harga saja tidak memperlihatkan secara langsung siapa yang membeli atau berapa banyak BTC yang dikumpulkan.

Grafik juga menunjukkan bahwa pada 2021–2022, harga sempat kembali di atas MA 50 minggu sebelum titik terendah bear market tercapai. 

Karena itu, satu penembusan belum cukup untuk memastikan perubahan tren.

Bagi pembaca yang bertanya apakah Bitcoin akan naik, pesan grafik ini adalah bahwa struktur harga membaik. 

Potensi kenaikan harga BTC tetap memerlukan konfirmasi lanjutan melalui kemampuan mempertahankan pemulihan dan membentuk tren naik yang lebih konsisten, bukan sekadar mengandalkan pola historis.

Yuk pantau sejumlah aset digital berbasis emas dan perak seperti XAUT, PAXG dan SLVON. Ketiganya sudah tersedia di Bittime!

Bitcoin Fase Akumulasi: Apa Bedanya dengan Bullish?

Istilah Bitcoin fase akumulasi menggambarkan kondisi ketika pembelian bertahap menyerap pasokan, sementara harga belum membentuk kenaikan yang tegas. 

Dalam Bitcoin accumulation phase, pasar dapat bergerak mendatar karena pembeli dan penjual masih saling mengimbangi.

Sideways sendiri belum membuktikan akumulasi. Bentuk grafik serupa juga bisa muncul ketika pemegang aset melepas kepemilikan kepada pembeli baru. 

Perbedaannya membutuhkan konfirmasi dari perkembangan harga dan permintaan.

Aspek

Dugaan fase akumulasi

Konfirmasi tren bullish

Pergerakan harga

Berulang dalam rentang tertentu

Membentuk puncak dan dasar yang semakin tinggi

Tekanan jual

Mulai terserap

Tidak mampu membatalkan kenaikan

Breakout

Belum terbentuk atau masih gagal

Menembus batas rentang dan bertahan

Kesimpulan

Fondasi pemulihan mungkin terbentuk

Bukti kenaikan lebih kuat

Tabel tersebut merupakan kerangka membaca pasar, bukan sinyal transaksi otomatis. 

Satu candle naik atau satu hari volume besar belum cukup untuk memastikan perubahan tren.

Ingin punya eksposur ke saham Amerika? Daftar di Bittime dan mulai investasi lewat tokenized stock.

Apakah Fase Akumulasi Bisa Mendorong Harga Bitcoin Naik?

Fase akumulasi dapat menjadi fondasi kenaikan ketika pembelian secara bertahap menyerap pasokan yang dijual. 

Jika tekanan jual melemah sementara permintaan bertahan atau meningkat, peluang harga Bitcoin bergerak naik menjadi lebih besar. 

Namun, proses ini tidak menentukan kapan kenaikan akan dimulai.

Dalam analisis Galaxy, pemulihan Bitcoin di atas rata-rata pergerakan 50 minggu menjadi salah satu alasan munculnya pandangan positif. 

Sinyal tersebut menunjukkan perbaikan tren, tetapi belum menjamin harga akan langsung melonjak.

Konfirmasi berikutnya adalah kemampuan BTC menembus batas atas rentang perdagangan dan bertahan setelahnya. 

Kenaikan yang disertai volume perdagangan kuat akan memperkuat dugaan bahwa pembeli mulai mendominasi pasar.

Jadi, potensi kenaikan harga BTC tetap terbuka, tetapi istilah “akumulasi” sebaiknya dipahami sebagai fase pembentukan dasar pemulihan. 

Selama harga masih bergerak mendatar tanpa penembusan yang bertahan, skenario Bitcoin segera bullish belum memperoleh konfirmasi yang kuat.

Baca Juga : Cara Staking USDT di Bittime dalam 4 Langkah Mudah

Apakah Bitcoin Akan Naik Setelah Tekanan Jual Mereda?

TradingView melaporkan pergerakan bulanan koin yang sebelumnya tidak aktif setidaknya lima tahun turun dari rata-rata 67.000 BTC pada 2024 menjadi 34.000 BTC pada 2026. 

Data tersebut mendukung pembahasan berkurangnya distribusi koin lama. 

Meski demikian, perpindahan koin tidak selalu berarti penjualan di exchange. Berkurangnya perpindahan juga tidak otomatis menghasilkan permintaan baru.

Kesimpulannya, tekanan jual yang melemah dapat mempermudah pemulihan apabila pembelian bertahan. 

Jika permintaan ikut turun, harga tetap bisa mendatar meskipun jumlah penjual berkurang.

Baca Juga : Apa Itu Trading? Definisi, Cara Kerja, dan Bedanya dengan Investasi

Apa yang Bisa Membatalkan Skenario Kenaikan BTC?

Galaxy menyebut penutupan mingguan di bawah rata-rata 50 minggu, tanpa pemulihan dalam satu bulan, sebagai kondisi yang melemahkan tesisnya. 

Level acuan dalam laporan sekitar US$76.540, tetapi nilai moving average berubah seiring waktu. 

Artinya, analisis Bitcoin terbaru harus memperbarui indikator, bukan terus memakai angka lama. Perubahan permintaan dan kondisi likuiditas juga dapat membuat pemulihan lebih lambat daripada perkiraan.

Fase akumulasi mendukung kemungkinan kenaikan, tetapi belum menjawab kata “segera”. Konfirmasi harga lebih berguna daripada menganggap pengulangan pola historis sebagai jadwal pasti.

Untuk memantau BTC dalam rupiah, daftar di Bittime dan periksa harga, biaya, serta fitur transaksi yang tersedia sebelum mengambil keputusan.

bittime biaya withdrawal murah

Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.

Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.

Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.

FAQ

Apa yang dimaksud Bitcoin fase akumulasi?

Fase ketika pembelian menyerap pasokan tanpa kenaikan harga yang tegas. Identifikasinya membutuhkan lebih dari sekadar grafik sideways.

Apakah bear market Bitcoin sudah berakhir?

Galaxy menilai demikian. Namun, pandangan tersebut tetap dapat berubah apabila indikator pemulihan gagal bertahan.

Apakah Bitcoin akan naik setelah akumulasi?

Kenaikan mungkin terjadi jika permintaan menguat. Akumulasi tidak menjamin waktu, besaran kenaikan, atau hilangnya risiko penurunan.

Berapa prediksi harga Bitcoin berikutnya?

Artikel ini tidak menetapkan target pasti. Data laporan dan contoh perhitungan tidak boleh dianggap sebagai janji harga.

Apakah harga sideways berarti Bitcoin segera bullish?

Tidak. Harga perlu menunjukkan kemampuan menembus rentang dan mempertahankan kenaikan untuk memperkuat skenario bullish.

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

Crypto Jelang FOMC: Apakah Volatilitas Pasar Kripto Akan Meningkat?
Crypto Jelang FOMC: Apakah Volatilitas Pasar Kripto Akan Meningkat?

Pasar memperkirakan The Fed menahan bunga di FOMC Oktober 2026, tetapi sinyal Warsh soal Desember bisa memicu volatilitas Bitcoin.

2026-10-28Baca