Purbaya Dicopot dari Kemenkeu, Jadi Gubernur BI? Cek Faktanya
2026-09-15
Pergantian Menteri Keuangan kembali menjadi perhatian setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih pada Senin, 14 September 2026.
Purbaya Yudhi Sadewa yang baru sekitar satu tahun menjabat sebagai Menteri Keuangan resmi digantikan oleh Suahasil Nazara.
Pergantian tersebut kemudian memunculkan kembali pertanyaan lama: apakah Purbaya dicopot dari Kemenkeu karena akan menjadi Gubernur BI?
Rumor ini sebenarnya sudah beredar sejak posisi Gubernur Bank Indonesia kosong setelah pengunduran diri Perry Warjiyo.
Namun, perkembangan terbaru menunjukkan bahwa rumor tersebut tidak terbukti.
Key Takeaways
- Purbaya Yudhi Sadewa resmi dicopot dari posisi Menteri Keuangan pada 14 September 2026 dan digantikan oleh Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara.
- Pencopotan tersebut tidak otomatis berarti Purbaya menjadi Gubernur BI. Posisi Gubernur BI periode 2026–2031 telah diberikan kepada Destry Damayanti.
- Setelah tidak lagi menjadi Menkeu, Purbaya disebut akan kembali menjadi trader, berdasarkan pernyataan putranya Yudo Achilles Sadewa.
Purbaya Dicopot dan Diganti Suahasil Nazara
Presiden Prabowo resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan untuk melanjutkan sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih periode 2024–2029. Sebelumnya, Suahasil merupakan Wakil Menteri Keuangan dan telah lama berada di lingkungan Kementerian Keuangan.
Dengan keputusan tersebut, Purbaya diganti Suahasil dan tidak lagi menjabat sebagai bendahara negara.
Purbaya sendiri mulai menjabat Menteri Keuangan pada 8 September 2025 setelah menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Artinya, masa jabatannya berlangsung sekitar satu tahun sebelum berakhir melalui reshuffle tersebut.
Lantas, Purbaya kenapa dicopot?
Hingga saat ini, pemerintah tidak menyampaikan satu alasan spesifik secara terbuka yang menjelaskan pencopotan Purbaya.
Karena itu, berbagai analisis mengenai kebijakan fiskal, hubungan dengan Bank Indonesia, hingga kepercayaan investor sebaiknya diposisikan sebagai analisis, bukan alasan resmi pemerintah.
Reuters, misalnya, mengaitkan pergantian tersebut dengan kekhawatiran mengenai pengelolaan fiskal dan kepercayaan investor.
Baca Juga: Soal Investasi Crypto, Menkeu Purbaya Peringatkan Gen Z: Jangan Ngutang!
Apakah Purbaya Jadi Gubernur BI?
Jawabannya tidak.
Rumor Purbaya jadi Gubernur BI memang sempat menguat setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari posisi tersebut pada Juli 2026. Nama Purbaya bahkan masuk dalam pembicaraan mengenai kandidat pengganti.
Namun, Purbaya sendiri telah membantah rumor tersebut. Pada Juli 2026, ia menyebut namanya memang kerap muncul dalam berbagai bursa jabatan strategis, tetapi tidak pernah benar-benar terpilih untuk posisi tersebut.
Perkembangan berikutnya juga sudah menjawab pertanyaan tersebut. Destry Damayanti telah ditetapkan dan dilantik sebagai Gubernur Bank Indonesia untuk periode 2026–2031. Ia resmi mengucapkan sumpah jabatan pada 2 September 2026 setelah sebelumnya mendapat persetujuan DPR.
Jadi, Purbaya dicopot dari Kemenkeu bukan karena otomatis dipindahkan menjadi Gubernur BI. Kedua posisi tersebut merupakan peristiwa yang berbeda.
Jadikan peluang hari ini sebagai langkah awal investasi. Daftar di Bittime dan mulai bangun portofoliomu.
Purbaya dan Destry Disebut Tetap Punya Hubungan Baik
Menariknya, sebelum pencopotan Purbaya, hubungan antara Menteri Keuangan dan Bank Indonesia juga sempat menjadi perhatian.
Dalam rapat bersama Komite IV DPD RI pada 14 September, Purbaya mengatakan koordinasi pemerintah dengan BI semakin baik. Ia juga menyebut telah mengenal Destry sejak keduanya bekerja di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Hal tersebut menunjukkan bahwa pergantian posisi Menkeu tidak serta-merta dapat disimpulkan sebagai akibat konflik personal dengan Gubernur BI.
Dari sisi kebijakan, koordinasi antara pemerintah dan bank sentral tetap penting karena kebijakan fiskal dan moneter saling memengaruhi, terutama dalam menjaga stabilitas rupiah, inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan kepercayaan pasar.
Baca Juga: Gubernur BI Baru Destry Damayanti: Profil dan Strateginya Pimpin Bank Indonesia
Setelah Dicopot, Purbaya Kembali Jadi Trader?
Ada sisi lain yang menarik perhatian publik setelah Purbaya dicopot dari Kemenkeu.
Putra Purbaya, Yudo Achilles Sadewa, mengatakan melalui media sosial bahwa ayahnya dapat kembali menjalani aktivitas sebagai trader setelah tidak lagi menjadi menteri.
Pernyataan tersebut kemudian ramai diberitakan dan memunculkan istilah Purbaya Trader di tengah pembahasan mengenai masa depannya.
Namun, pernyataan tersebut lebih tepat dipahami sebagai komentar personal mengenai aktivitas Purbaya setelah meninggalkan pemerintahan, bukan pengumuman resmi mengenai pekerjaan atau jabatan barunya.
Suahasil Bawa Arah Kebijakan Fiskal yang Berbeda?
Suahasil menyatakan bahwa pergantian Menteri Keuangan tidak harus dipahami sebagai perubahan total kebijakan. Ia menyebut langkahnya lebih sebagai kelanjutan pekerjaan yang sudah berjalan di Kementerian Keuangan.
Meski demikian, terdapat penekanan yang cukup jelas pada kesehatan dan kredibilitas APBN. Setelah dilantik, Suahasil menegaskan bahwa defisit APBN akan dijaga di bawah 3% terhadap PDB. Ia juga menekankan efisiensi belanja agar anggaran menghasilkan manfaat maksimal.
Bagi pasar, hal ini menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan setelah Purbaya diganti Suahasil.
Investor akan melihat apakah pergantian menteri tersebut membawa perubahan nyata pada kebijakan fiskal atau memang hanya pergantian figur dengan kesinambungan kebijakan.
Baca Juga: Apa itu Demand Pull Inflation? Hubungan dengan Kebijakan Menkeu Purbaya
Kesimpulan
Jadi, Purbaya dicopot dari Kemenkeu dan digantikan Suahasil Nazara dalam reshuffle 14 September 2026. Namun, tidak ada dasar bahwa Purbaya kemudian menjadi Gubernur BI.
Posisi Gubernur BI periode 2026–2031 sudah ditempati Destry Damayanti. Sementara itu, alasan spesifik mengenai kenapa Purbaya dicopot belum dijelaskan secara resmi oleh pemerintah, sehingga berbagai dugaan mengenai fiskal, pasar, atau hubungan antarlembaga perlu dibedakan dari fakta resmi.
Untuk sementara, perhatian pasar akan beralih kepada Suahasil dan bagaimana ia menjaga kredibilitas APBN, defisit, serta stabilitas ekonomi setelah pergantian mendadak tersebut.
Yuk mulai trading crypto dari aset terbesar seperti BTC/IDR dan ETH/IDR langsung di aplikasi Bittime.
Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.
Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.
Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.
FAQ
Apakah Purbaya dicopot dari Menteri Keuangan?
Ya. Presiden Prabowo mengganti Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan pada 14 September 2026 dan menunjuk Suahasil Nazara sebagai penggantinya.
Apakah Purbaya jadi Gubernur BI?
Tidak. Destry Damayanti telah ditetapkan dan dilantik sebagai Gubernur BI periode 2026–2031.
Purbaya kenapa diganti?
Pemerintah belum memberikan satu alasan spesifik secara terbuka. Sejumlah analis mengaitkannya dengan isu pengelolaan fiskal dan kepercayaan investor, tetapi hal tersebut bukan alasan resmi yang dinyatakan pemerintah.
Siapa yang menggantikan Purbaya sebagai Menkeu?
Purbaya diganti Suahasil Nazara, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan. Suahasil dilantik pada 14 September 2026.
Apakah Purbaya akan kembali menjadi trader?
Putra Purbaya menyebut ayahnya akan kembali menjadi trader setelah tidak lagi menjabat sebagai menteri. Namun, belum ada pengumuman resmi mengenai aktivitas profesional Purbaya berikutnya.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.



