Penipuan Dompet Digital: Modus, Cara Kerja, dan Cara Mencegahnya

2026-09-28

Penipuan Dompet Digital_ Modus, Cara Kerja, dan Cara Mencegahnya.png

Kartu debit atau kredit Anda bisa tetap tersimpan rapi di dompet, tetapi datanya berpindah ke ponsel orang lain hanya dengan satu kode yang Anda bagikan. Inilah inti penipuan dompet digital (digital wallet fraud): pelaku tidak perlu mencuri perangkat Anda, cukup meyakinkan Anda untuk menyerahkan data kartu dan kode verifikasi. 

Setelah kartu terdaftar di dompet digital milik pelaku, pembayarannya berjalan seperti transaksi biasa. Artikel ini merangkum modus penipuan dompet digital yang paling sering terjadi, alasan penipuan ini sulit dikenali, dan langkah pencegahan yang bisa Anda terapkan sekarang. 

Key Takeaways

  • Penipuan dompet digital umumnya dimulai dari phishing atau rekayasa sosial yang memancing korban membagikan data kartu dan kode sekali pakai.
  • Tokenisasi mengamankan data kartu, tetapi tidak memastikan bahwa pengguna dompet adalah pemilik kartu yang sah.
  • Jangan pernah membagikan kode OTP, cek daftar dompet digital di aplikasi bank, dan segera laporkan transaksi yang mencurigakan.

Apa Itu Penipuan Dompet Digital atau e-Wallet?

Penipuan dompet digital terjadi ketika seseorang membayar lewat dompet digital memakai kredensial yang tidak berhak ia gunakan. 

Menurut Stripe, pelaku dapat menambahkan data kartu curian ke dompet miliknya, memanfaatkan kredensial kartu yang sudah ditokenisasi, atau mengambil alih akun dompet korban untuk mengakses metode pembayaran yang tersimpan. 

Dompet yang dimaksud di sini adalah layanan penyimpan kartu debit dan kredit, seperti Apple Pay, Google Pay, dan Samsung Pay yang disebut Fraud.com sebagai contoh.

Baca Juga: BIS Ungkap Potensi Baru XRP Ledger untuk Sistem Keuangan Digital

Tokenisasi mengganti nomor kartu asli dengan kode acak yang tidak berguna jika dicuri. Namun, Stripe menegaskan bahwa tokenisasi tidak memastikan orang yang memakai dompet adalah pemegang rekening yang sah. 

Celahnya ada pada tahap pendaftaran kartu ke dompet. Jika tahap ini berhasil dilewati pelaku, pembayarannya membawa token, kriptogram, dan autentikasi biometrik yang valid, sehingga terlihat sama seperti transaksi sah.

Kewaspadaan yang sama berlaku untuk semua akun keuangan digital, termasuk akun aset kripto. Jika Anda ingin berinvestasi lewat platform yang berizin OJK, buka akun di Bittime dan terapkan kebiasaan keamanan yang sama sejak awal. 

penipuan ewallet.jpeg

Image: Generated by AI

Modus Penipuan Dompet Digital yang Sering Terjadi

Phishing dan Pencurian Kode OTP

CommBank menggambarkan alurnya dengan jelas. Korban menerima SMS atau email yang tampak berasal dari bank, operator telepon, atau instansi pemerintah, lalu diarahkan ke situs palsu untuk mengisi data kartu. 

Sistem kemudian mengirim kode verifikasi (di CommBank disebut NetCode), dan korban diperdaya agar membagikannya. Dengan data kartu dan kode itu, pelaku mendaftarkan kartu ke dompet digital di ponsel, tablet, atau jam tangan miliknya. Menurut Tieto Banktech, kartu yang sudah terdaftar di dompet pelaku dapat dipakai tanpa PIN.

Baca Juga: Tokenized Stock Populer 2026: Saham Teknologi Jadi Favorit Investor

Rekayasa Sosial

Pelaku menelepon sambil mengaku sebagai petugas bank, lalu menyebut dompet digital korban telah diretas. Rasa panik dimanfaatkan agar korban menyerahkan kata sandi atau kode verifikasi, seperti contoh yang dipaparkan Stripe. Fraud.com menambahkan bahwa pelaku juga kerap menyamar sebagai layanan pelanggan agar korban percaya.

SIM Swapping

Pelaku menipu operator seluler agar memindahkan nomor telepon korban ke kartu SIM miliknya. Dengan begitu, pesan dan panggilan berisi kode sekali pakai jatuh ke tangan pelaku, dan kendali atas dompet digital korban bisa diambil alih, menurut Stripe.

Baca Juga: 10+ Coin AI Terbaik 2026: Ini Daftar Crypto Bertema Artificial Intelligence! 

Malware, Aplikasi Palsu, Wi-Fi Publik, dan Pencurian Perangkat

Fraud.com mencatat sejumlah jalur lain: malware yang mencuri data pembayaran, aplikasi atau situs dompet digital tiruan, penyadapan data lewat Wi-Fi publik, serta pencurian perangkat. Soal perangkat yang dicuri, Stripe menyebut bahwa kombinasi ponsel dan kode kunci layar sudah cukup bagi pelaku untuk menyalahgunakan dompet digital korban.

Mengapa Penipuan Ini Sulit Dikenali dan Bagaimana Bank Melawannya

Bagi pedagang, transaksi dari dompet yang dibobol nyaris tidak berbeda dari transaksi sah, sehingga sengketa dan chargeback baru muncul belakangan, kata Stripe. Bagi bank, pertahanan harus dipasang sejak kartu didaftarkan.

Tieto Banktech mengembangkan sistem Token Enrolment Monitoring (TEM) yang membandingkan setiap upaya pendaftaran kartu dengan kebiasaan nasabah, misalnya alamat IP, bahasa, dan lokasi. 

Jika ada yang janggal, prosesnya dihentikan dan bank menghubungi pemilik kartu. Berdasarkan data perusahaan tersebut, TEM saja menghentikan 70 hingga 80 persen upaya penipuan pendaftaran dompet digital. Sementara itu, kasus terkait pendaftaran dompet digital yang mereka tangani naik 100 persen dari 2024 ke 2025.

Baca Juga: 10 Tokenisasi Aset Kripto RWA Terbesar di Dunia

Gelombang phishing pada akhir musim panas 2025 menunjukkan cara kerja pertahanan berlapis ini. Sekitar 3.000 kasus dihentikan di TEM tanpa kerugian, sedangkan 600 kasus lolos dan berujung transaksi. 

Dari jumlah itu, 300 transaksi dihentikan oleh Card Transaction Monitoring (CTM), dan kerugian pada 300 sisanya berhasil ditekan sebagian. Angka-angka ini berasal dari layanan Tieto Banktech sendiri, jadi cocok dibaca sebagai gambaran pola, bukan statistik industri.

Cara Mencegah Penipuan Dompet Digital

  • Jangan bagikan kode verifikasi. Stripe mengingatkan bahwa bank tidak akan meminta nasabah membacakan kode dari SMS untuk menambahkan kartu ke dompet digital. CommBank menambahkan agar PIN dan kata sandi tidak diberikan kepada siapa pun, termasuk yang mengaku dari bank.
  • Curigai setiap tautan. Periksa dengan teliti SMS atau email berisi tautan, bahkan jika pesannya masuk ke utas yang sama dengan kontak resmi perusahaan.
  • Cek daftar dompet digital di aplikasi bank. Beberapa bank menyediakan fitur untuk meninjau dan menghapus dompet digital yang tidak dikenal, seperti fitur Review digital wallets milik CommBank. Cek apakah bank Anda punya fitur serupa.
  • Kunci perangkat dengan baik. Pakai kata sandi kuat, PIN, atau biometrik, dan selalu perbarui aplikasi serta sistem operasi.
  • Unduh dari sumber resmi. Pasang aplikasi dompet hanya dari toko aplikasi resmi dan hindari Wi-Fi publik saat bertransaksi.
  • Aktifkan notifikasi dan pantau mutasi. Notifikasi transaksi membantu Anda menangkap aktivitas janggal lebih cepat.

Baca Juga: Aplikasi Crypto Legal di Indonesia 2026: Cara Cek Platform Berizin OJK

Langkah yang Perlu Dilakukan Jika Menjadi Korban

Hubungi bank Anda secepatnya untuk memblokir kartu dan menghapus dompet digital yang tidak dikenal, lalu ganti kata sandi dan PIN. Setelah itu, laporkan kejadian ke Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) melalui iasc.ojk.go.id. OJK juga mengimbau masyarakat waspada terhadap situs palsu yang mengatasnamakan IASC.

Skala penipuan digital di Indonesia cukup besar. Sejak beroperasi pada 22 November 2024 hingga 14 Januari 2026, IASC menerima 432.637 aduan dengan total kerugian Rp9,1 triliun dan berhasil memblokir dana senilai Rp436,88 miliar, menurut siaran pers OJK. 

Hingga 29 April 2026, jumlah laporan naik menjadi 548.093 dan dana korban yang diblokir mencapai Rp614,3 miliar, seperti dilaporkan investortrust.id berdasarkan paparan OJK. Perlu dicatat, angka ini mencakup semua jenis penipuan keuangan digital, tidak khusus dompet digital.

Kesimpulan

Penipuan dompet digital memanfaatkan celah pada manusia dan pada tahap pendaftaran kartu, bukan pada enkripsi datanya. Karena itu, pertahanan paling efektif dimulai dari kebiasaan sederhana: tidak membagikan kode verifikasi, tidak sembarang membuka tautan, rutin memeriksa dompet digital yang terhubung ke kartu, dan segera melapor saat menemukan transaksi yang tidak dikenal. 

Bank dan penyedia layanan terus memperkuat sistem deteksi, tetapi kewaspadaan pengguna tetap menjadi lapisan pertama.

Cek harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), XRP, Solana (SOL), GRAM, dan BNB juga memecoin unggulan DOGE. Kamu bisa trading langsung di Bittime!

bittime biaya withdrawal murah

Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.

Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.

Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.

FAQ

Apakah dompet digital lebih aman daripada kartu biasa?

Secara umum ya, karena tokenisasi dan autentikasi perangkat mengurangi risiko, menurut Stripe. Meski begitu, celah tetap ada pada tahap pendaftaran kartu dan pada kelalaian pengguna.

Bisakah kartu saya didaftarkan ke dompet digital tanpa ponsel saya?

Bisa, jika pelaku memegang data kartu dan kode verifikasi yang didapat lewat phishing (CommBank). Karena itu, kode verifikasi tidak boleh dibagikan kepada siapa pun.

Bagaimana bank mendeteksi pendaftaran kartu yang mencurigakan?

Salah satu caranya dengan membandingkan alamat IP, bahasa, dan lokasi pendaftaran dengan kebiasaan nasabah, seperti pada sistem TEM milik Tieto Banktech. Jika ada yang janggal, proses dihentikan dan nasabah dihubungi.

Ke mana harus melapor jika terkena penipuan keuangan digital?

Hubungi bank Anda terlebih dahulu, lalu laporkan ke IASC OJK melalui iasc.ojk.go.id.

 

 

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

5 AI Pembuat PPT Gratis: Fitur, Batas Penggunaan, dan Pilihan Ekspor
5 AI Pembuat PPT Gratis: Fitur, Batas Penggunaan, dan Pilihan Ekspor

Temukan AI pembuat PPT gratis untuk presentasi: bandingkan Gamma, Canva, Slidesgo, SlidesAI, dan Manus beserta batas penggunaan dan ekspornya.

2026-09-28Baca