Cara Pasang Take Profit & Stop Loss di Bittime Futures Sebelum dan Setelah Open Position
2026-08-20
Trading futures memungkinkan trader mengambil posisi Long maupun Short dengan leverage, tetapi pergerakan harga yang cepat juga dapat memperbesar risiko kerugian. Karena itu, Take Profit (TP) dan Stop Loss (SL) menjadi bagian penting dari rencana exit sebelum posisi dibuka.
Di Bittime Futures, TP/SL dapat dipasang ketika membuat order maupun setelah posisi berhasil terbuka.
Pengguna juga dapat memilih harga pemicu tertentu dan, pada pengaturan yang tersedia, menggunakan Last Price atau Mark Price sebagai trigger.
Memahami cara pasang take profit futures dan cara pasang stop loss futures tidak hanya membantu mengotomatisasi penutupan posisi, tetapi juga membuat risiko dan target keuntungan lebih terukur.
Key Takeaways
- TP/SL futures dapat dipasang saat membuat Market atau Limit Order maupun setelah posisi terbuka melalui menu Positions di Bittime.
- Stop Loss digunakan untuk membatasi kerugian, sedangkan Take Profit digunakan untuk menutup posisi ketika target keuntungan tercapai.
- Level TP dan SL sebaiknya ditentukan berdasarkan struktur pasar dan toleransi risiko, bukan sekadar angka yang terlihat nyaman.
Apa Itu Take Profit dan Stop Loss di Futures?
Take Profit adalah order yang dirancang untuk menutup posisi ketika harga mencapai target keuntungan tertentu. Sementara Stop Loss menutup posisi ketika harga bergerak berlawanan hingga mencapai batas risiko yang telah ditetapkan.
Pada futures, kedua order tersebut sangat penting karena leverage dapat memperbesar dampak pergerakan harga terhadap margin. Bittime menjelaskan bahwa TP/SL dapat digunakan untuk menutup seluruh atau sebagian posisi secara otomatis berdasarkan harga pemicu yang ditentukan.
Contohnya, seorang trader membuka posisi Long BTC/USDT pada 100.000 USDT. Trader dapat menetapkan TP di 105.000 USDT dan SL di 97.000 USDT.
Jika harga mencapai target TP, posisi ditutup untuk merealisasikan keuntungan. Sebaliknya, jika harga turun ke level SL, posisi ditutup untuk membatasi kerugian.
Baca Juga: Cara Trading Futures di Bittime untuk Pemula
Cara Pasang TP SL Futures Sebelum Open Position
Salah satu kelebihan Bittime adalah pengguna dapat menetapkan TP dan SL bersamaan dengan order awal. Fitur ini tersedia untuk Market Order dan Limit Order.
Langkah-langkahnya
- Masuk ke halaman Futures dan pilih pasangan yang ingin diperdagangkan, misalnya BTC/USDT Perpetual.
- Pilih Market Order atau Limit Order.
- Tentukan jumlah posisi, harga entry jika menggunakan Limit Order, serta parameter trading lainnya.
- Aktifkan opsi TP/SL.
- Masukkan harga Take Profit dan Stop Loss.
- Pilih harga pemicu yang tersedia, seperti Last Price atau Mark Price.
- Periksa kembali seluruh parameter.
- Tekan Buy/Long atau Sell/Short untuk mengirim order.
Pada mekanisme ini, order TP/SL menjadi bagian dari strategi order yang akan aktif ketika order utama berhasil terisi.
Bittime mendukung mekanisme OTO dan OTOCO untuk pengaturan TP/SL melalui antarmuka order. Dalam OTOCO, ketika salah satu order sekunder—TP atau SL—tereksekusi, order lainnya akan dibatalkan otomatis.
Ubah peluang menjadi investasi. Registrasi di Bittime dan mulai diversifikasikan asetmu hari ini.
Cara Pasang Take Profit dan Stop Loss Setelah Open Position
Bagaimana jika posisi sudah terlanjur terbuka tetapi TP atau SL belum dipasang?
Bittime menyediakan opsi untuk menambahkan atau memodifikasi TP/SL setelah posisi aktif. Pengguna dapat membuka bagian Positions, lalu memilih tombol TP/SL pada posisi yang ingin dikelola.
Cara mengatur TP/SL setelah posisi terbuka
- Buka halaman Futures.
- Gulir ke bagian Positions.
- Cari posisi yang sedang terbuka.
- Klik TP/SL.
- Masukkan harga trigger untuk Take Profit dan/atau Stop Loss.
- Tentukan jenis eksekusi yang tersedia, seperti Market atau Limit.
- Tentukan jumlah posisi yang ingin ditutup.
- Konfirmasi pengaturan.
Perubahan TP/SL setelah posisi terbuka akan diterapkan pada posisi tersebut. Bittime juga menyatakan bahwa order TP/SL akan dibatalkan secara otomatis ketika posisi sudah ditutup.
Baca Juga: Cara Menghitung PnL Futures agar Tidak Salah Membaca
Cara Menentukan Level TP dan SL Futures
Mengetahui tombol yang harus ditekan saja belum cukup. Trader juga perlu menentukan di mana TP dan SL sebaiknya ditempatkan.
Untuk posisi Long, Stop Loss umumnya dapat ditempatkan di bawah support atau swing low yang menjadi batas invalidasi analisis.
Untuk posisi Short, SL dapat ditempatkan di atas resistance atau swing high. Sementara target Take Profit dapat mengacu pada area resistance berikutnya untuk posisi Long atau support berikutnya untuk posisi Short.
Pendekatan tersebut lebih rasional daripada menetapkan SL secara acak, misalnya selalu 2% di bawah entry untuk semua kondisi pasar.
Contoh TP SL BTC Futures
Misalnya trader membuka Long BTC Futures pada 100.000 USDT.
Rencana:
- Entry: 100.000 USDT
- Stop Loss: 97.000 USDT
- Take Profit: 106.000 USDT
Risiko per unit adalah 3.000 USDT, sementara potensi keuntungan mencapai 6.000 USDT. Dengan demikian, rasio risiko terhadap reward adalah 1:2.
Perhitungan sederhana ini membantu trader menentukan apakah suatu setup layak diambil sebelum membuka posisi. Bittime juga menyarankan agar stop loss dan target profit ditentukan bersamaan dengan rencana entry.
TP SL Sebelum Open Position vs Setelah Posisi Terbuka
Keduanya memiliki fungsi yang sama, tetapi waktu pemasangannya berbeda.
TP/SL sebelum open position cocok bagi trader yang sudah memiliki rencana lengkap. Entry, batas risiko, dan target keuntungan sudah ditentukan sebelum order dikirim.
Sementara TP/SL setelah posisi terbuka berguna ketika trader ingin menambahkan perlindungan setelah entry atau menyesuaikan target berdasarkan kondisi pasar terbaru.
Dari sisi disiplin, menetapkan TP dan SL sebelum entry dapat membantu mengurangi keputusan emosional ketika harga bergerak cepat. Bittime sendiri menekankan pentingnya menentukan stop loss dan target profit dalam perencanaan exit futures.
Baca Juga : Pemula Wajib Tahu! Ini Persiapan Sebelum Trading Futures Crypto
Cara Ubah TP SL Posisi Futures
Kondisi pasar dapat berubah setelah posisi terbuka. Karena itu, trader mungkin perlu melakukan ubah TP SL posisi futures.
Pada Bittime, pengguna dapat kembali ke bagian Positions, membuka pengaturan TP/SL, lalu mengubah level yang diinginkan. Perubahan tersebut berlaku terhadap posisi yang sedang dikelola.
Namun, mengubah SL hanya karena ingin menghindari posisi terkena stop merupakan kebiasaan yang berisiko. Jika level awal sudah ditentukan berdasarkan invalidasi analisis, memindahkannya semakin jauh dapat meningkatkan risiko di luar rencana.
Kesalahan yang Perlu Dihindari Saat Menggunakan TP/SL
Trader pemula sering menghadapi beberapa masalah ketika menggunakan take profit stop loss Bittime.
Pertama, menempatkan SL terlalu dekat dengan entry sehingga posisi mudah terkena fluktuasi normal. Kedua, menempatkan TP terlalu jauh tanpa mempertimbangkan resistance atau support terdekat. Ketiga, menggunakan leverage tinggi sambil mengabaikan jarak menuju likuidasi.
Bittime menjelaskan bahwa leverage memperbesar potensi keuntungan sekaligus kerugian, sedangkan kondisi margin perlu terus dipantau untuk menghindari risiko likuidasi.
Selain itu, trader perlu memahami apakah trigger menggunakan Mark Price atau Last Price karena keduanya dapat memberikan kondisi pemicu yang berbeda.
Baca Juga : Mark Price vs Last Price vs Index Price: Perbedaan dan Pengaruhnya
Mengapa TP/SL Penting dalam Manajemen Risiko?
TP/SL bukan jaminan profit. Fungsi utamanya adalah membantu trader menjalankan rencana keluar secara otomatis dan mengurangi ketergantungan pada keputusan spontan.
Stop Loss menentukan titik ketika analisis dianggap tidak lagi valid, sedangkan Take Profit menetapkan area untuk merealisasikan target. Dengan keduanya ditetapkan sejak awal, trader dapat menghitung risiko terhadap potensi reward sebelum membuka posisi.
Untuk futures, langkah ini semakin penting karena leverage dapat membuat perubahan kecil pada harga menghasilkan perubahan besar pada PnL.
Bittime juga menyarankan penggunaan Stop Loss, Take Profit, dan pengelolaan ukuran posisi sebagai bagian dari manajemen risiko.
Kesimpulan
Cara pasang take profit futures dan cara pasang stop loss futures di Bittime dapat dilakukan sebelum maupun setelah open position.
Sebelum entry, pengguna dapat mengaktifkan TP/SL ketika membuat Market atau Limit Order. Setelah posisi terbuka, TP/SL dapat ditambahkan atau dimodifikasi melalui bagian Positions.
Yang lebih penting daripada sekadar mengetahui langkah teknis adalah menentukan level berdasarkan struktur pasar, risiko yang sanggup ditanggung, dan target yang realistis. Pada futures, disiplin tersebut membantu trader menghindari keputusan emosional ketika pasar bergerak cepat.
Siap trading dengan peluang dua arah? Coba Bittime Futures dan mulai trading derivatif crypto langsung dari aplikasi Bittime
Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.
Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.
Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.
FAQ
Apa itu TP SL futures?
TP SL futures adalah pengaturan Take Profit dan Stop Loss untuk menutup posisi futures secara otomatis ketika harga mencapai level yang telah ditentukan.
Bagaimana cara pasang take profit futures di Bittime?
Pilih Market atau Limit Order, aktifkan opsi TP/SL, masukkan harga Take Profit dan pilih harga pemicu yang tersedia sebelum mengirim order.
Bagaimana cara pasang stop loss futures di Bittime setelah posisi terbuka?
Masuk ke halaman Futures, buka bagian Positions, pilih posisi yang aktif, klik TP/SL, lalu masukkan harga trigger dan parameter penutupan yang diperlukan.
Apakah TP dan SL bisa dipasang bersamaan?
Ya. Bittime memungkinkan TP dan SL diatur secara bersamaan pada Market Order maupun Limit Order yang mendukung fitur tersebut.
Apa yang dimaksud stop loss BTC futures?
Stop loss BTC futures adalah level harga yang digunakan untuk menutup posisi Bitcoin Futures ketika harga bergerak berlawanan dengan rencana trader sehingga kerugian dapat dibatasi.
Bisakah TP SL diubah setelah posisi futures terbuka?
Ya. TP/SL dapat ditambahkan atau dimodifikasi melalui bagian Positions setelah posisi terbuka, sesuai mekanisme yang tersedia pada akun dan mode posisi pengguna.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.



