Bittime Futures: Panduan Lengkap Trading Derivatif Kripto di Indonesia
2026-07-16
Pasar derivatif kripto terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan trader terhadap instrumen yang lebih fleksibel dibanding perdagangan aset digital secara langsung.
Salah satu perkembangan penting di Indonesia adalah hadirnya Bittime Futures, layanan perdagangan derivatif kripto yang dijalankan oleh Bittime sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) dan telah memperoleh izin penyelenggaraan futures melalui PT Central Finansial X (CFX) pada era pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Bagi investor yang baru mengenal crypto futures trading, memahami cara kerja, legalitas, hingga risiko leverage menjadi langkah penting sebelum mulai bertransaksi. Berikut panduan lengkap mengenai Bittime Futures.
Key Takeaways
- Bittime Futures merupakan layanan trading derivatif kripto yang dijalankan oleh Bittime sebagai PAKD dengan izin futures melalui CFX di bawah pengawasan OJK.
- Tersedia 49 pasangan perdagangan, leverage hingga 25x, serta pilihan Cross Margin dan Isolated Margin.
- Futures menawarkan peluang dari pergerakan harga naik maupun turun, tetapi penggunaan leverage memiliki risiko kerugian yang tinggi.
Apa Itu Bittime Futures?
Bittime Futures adalah layanan trading derivatif kripto yang memungkinkan pengguna memperdagangkan kontrak berdasarkan pergerakan harga aset kripto tanpa harus memiliki aset tersebut secara langsung.
Dalam perdagangan futures, trader dapat membuka posisi:
- Long, ketika memperkirakan harga akan naik.
- Short, ketika memperkirakan harga akan turun.
Berbeda dengan transaksi spot yang mengharuskan pembelian aset secara langsung, futures memungkinkan trader memperoleh eksposur terhadap perubahan harga menggunakan kontrak derivatif.
Secara sederhana, crypto futures trading adalah aktivitas memperdagangkan kontrak yang nilainya mengikuti harga aset kripto tertentu, seperti Bitcoin atau Ethereum.
Perbedaan Spot vs Futures
Berikut perbedaan utama antara perdagangan spot dan futures.
Contoh Trading Futures
Misalnya harga Bitcoin berada di Rp1,7 miliar.
Seorang trader memperkirakan harga akan naik sehingga membuka posisi Long menggunakan leverage 5x. Jika harga benar-benar naik, potensi keuntungan menjadi lebih besar dibanding modal awal.
Sebaliknya, apabila harga bergerak berlawanan, kerugian juga akan meningkat sesuai penggunaan leverage.
Baca Juga: Memahami Long Short Ratio: Perhitungan dan Contohnya
Legalitas Bittime Futures di Indonesia
Aspek legalitas menjadi salah satu faktor penting sebelum menggunakan platform perdagangan derivatif.
Bittime berstatus sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi oleh OJK dengan lisensi PAKD KEP-11/D.07/2025. Untuk layanan futures, izin penyelenggaraannya diterbitkan melalui PT Central Finansial X (CFX) sebagai bursa aset keuangan digital di Indonesia.
Dengan demikian, klaim yang tepat adalah:
Bittime menjadi PAKD pertama yang memperoleh izin futures dari CFX melalui proses perizinan penuh di era pengawasan OJK.
Hal ini berbeda dengan masa sebelumnya ketika pengawasan perdagangan aset kripto masih berada di bawah Bappebti sebelum dialihkan kepada OJK. Informasi tersebut diumumkan oleh Investor Daily dan dikonfirmasi melalui pengumuman resmi Bittime.
Berdasarkan laporan Indopremier melansir Kontan, Bittime berhasil menjadi yang pertama karena memperoleh persetujuan dari PT Central Finansial X (CFX) yang berada di bawah pengawasan OJK, sehingga izin perdagangan futures dapat diberikan secara penuh.
Proses ini dimungkinkan setelah OJK melalui POJK 23/2025 mengalihkan wewenang pengawasan derivatif aset digital dari Bappebti ke dirinya, sehingga perizinan kini sepenuhnya berada dalam kerangka regulator jasa keuangan.
Baca Juga: Cara Trading Crypto untuk Pemula dari Nol sampai Paham
Fitur Bittime Futures
Bittime Futures menghadirkan sejumlah fitur yang dirancang untuk mendukung aktivitas trading derivatif.
1. Mendukung 49 Pair Perdagangan
Pengguna dapat memperdagangkan 49 pasangan aset kripto, sehingga memiliki lebih banyak pilihan dibanding hanya berfokus pada beberapa aset utama.
Jumlah pasangan ini memungkinkan trader menyusun strategi sesuai kondisi pasar.
2. Leverage Hingga 25x
Salah satu fitur utama adalah leverage hingga 25x.
Leverage memungkinkan trader membuka posisi dengan nilai lebih besar dibanding modal yang dimiliki.
Sebagai ilustrasi:
- Modal Rp1 juta
- Leverage 10x
- Nilai posisi menjadi Rp10 juta
Namun perlu dipahami bahwa leverage memperbesar potensi keuntungan sekaligus kerugian.
Disclaimer Risiko: Perdagangan futures menggunakan leverage hingga 25x merupakan instrumen berisiko tinggi. Pergerakan harga yang kecil dapat menyebabkan kerugian signifikan, termasuk likuidasi posisi. Pastikan memahami mekanisme futures dan menerapkan manajemen risiko sebelum bertransaksi.
3. Cross Margin
Mode Cross Margin menggunakan seluruh saldo margin yang tersedia untuk membantu mempertahankan posisi terbuka.
Keuntungannya adalah peluang likuidasi dapat lebih kecil ketika pasar bergerak sementara melawan posisi.
Namun apabila kerugian terus membesar, saldo akun secara keseluruhan juga ikut terdampak.
Baca Juga: Cara Beli SpaceX Tokenized Stock (SPCXon): Panduan Token Saham SpaceX Ondo
4. Isolated Margin
Pada Isolated Margin, trader menentukan jumlah margin khusus untuk setiap posisi.
Jika posisi mengalami kerugian hingga batas margin tersebut, kerugian tidak otomatis mengurangi seluruh saldo akun.
Mode ini banyak digunakan trader yang ingin mengontrol risiko pada setiap transaksi.
5. Long dan Short Position
Futures memungkinkan trader memperoleh peluang baik ketika harga naik maupun turun.
Pilihan ini membuat futures menjadi instrumen yang lebih fleksibel dibanding perdagangan spot.
Cara Trading Crypto Futures di Bittime
Berikut langkah umum untuk mulai menggunakan Bittime Futures.

1. Buat Akun Bittime
Daftar akun melalui aplikasi Bittime kemudian selesaikan proses verifikasi identitas (KYC).
2. Aktifkan Layanan Futures
Pastikan akun telah memenuhi persyaratan untuk menggunakan layanan futures sesuai ketentuan yang berlaku.
3. Deposit Dana
Isi saldo akun menggunakan metode pembayaran yang tersedia.
4. Pilih Pair Perdagangan
Pilih salah satu dari 49 pasangan aset yang tersedia sesuai strategi trading.
5. Tentukan Leverage
Atur besaran leverage sesuai toleransi risiko.
Trader pemula umumnya disarankan menggunakan leverage yang lebih rendah agar risiko lebih terkendali.
6. Pilih Jenis Margin
Gunakan:
- Cross Margin apabila ingin menggunakan saldo margin secara keseluruhan.
- Isolated Margin apabila ingin membatasi risiko pada satu posisi.
7. Buka Posisi
Pilih:
- Long apabila memperkirakan harga naik.
- Short apabila memperkirakan harga turun.
8. Kelola Risiko
Gunakan fitur Stop Loss dan Take Profit agar posisi tetap terkendali sesuai rencana trading.
Baca Juga: 10 Tokenisasi Aset Kripto RWA Terbesar di Dunia
Apa Kelebihan Bittime Futures?
Beberapa keunggulan yang ditawarkan antara lain:
- Legalitas futures melalui proses perizinan penuh di era pengawasan OJK.
- Bittime merupakan PAKD yang telah memperoleh izin futures melalui CFX.
- Mendukung 49 pasangan perdagangan.
- Leverage hingga 25x.
- Tersedia pilihan Cross Margin dan Isolated Margin.
- Mendukung strategi long maupun short.
Meski demikian, futures tetap merupakan instrumen dengan tingkat risiko yang lebih tinggi dibanding perdagangan spot sehingga memerlukan pemahaman yang memadai.
Kesimpulan
Bittime Futures menjadi salah satu layanan trading derivatif kripto yang menghadirkan alternatif bagi investor Indonesia yang ingin memanfaatkan pergerakan harga aset digital melalui kontrak futures. Dengan dukungan 49 pair perdagangan, leverage hingga 25x, serta pilihan Cross Margin dan Isolated Margin, trader memiliki fleksibilitas lebih dalam menyusun strategi.
Dari sisi regulasi, Bittime merupakan Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi OJK, sementara izin penyelenggaraan futures diterbitkan melalui PT Central Finansial X (CFX) sebagai bursa aset keuangan digital.
Penting diingat bahwa penggunaan leverage memiliki risiko tinggi, sehingga setiap keputusan transaksi sebaiknya didasarkan pada pemahaman produk, manajemen risiko yang disiplin, dan kesiapan terhadap potensi kerugian.
Cek harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), XRP, Solana (SOL), Polygon (POL), dan BNB juga memecoin unggulan DOGE. Kamu bisa trading langsung di Bittime!
Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.
Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.
Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.
FAQ
Apa itu Bittime Futures?
Bittime Futures adalah layanan perdagangan derivatif kripto yang memungkinkan pengguna memperdagangkan kontrak berdasarkan pergerakan harga aset kripto tanpa harus memiliki asetnya secara langsung.
Apakah Bittime Futures legal di Indonesia?
Ya. Bittime merupakan PAKD yang terdaftar dan diawasi OJK, sedangkan izin penyelenggaraan futures diterbitkan melalui PT Central Finansial X (CFX).
Apa perbedaan spot dan futures?
Spot membeli aset kripto secara langsung, sedangkan futures memperdagangkan kontrak yang mengikuti pergerakan harga aset dan dapat menggunakan leverage.
Berapa leverage maksimum di Bittime Futures?
Bittime Futures menyediakan leverage hingga 25x. Penggunaan leverage meningkatkan potensi keuntungan sekaligus risiko kerugian.
Apa itu Cross Margin dan Isolated Margin?
Cross Margin menggunakan seluruh saldo margin untuk menopang posisi terbuka, sedangkan Isolated Margin membatasi risiko pada margin yang dialokasikan untuk satu posisi saja.
Apakah trading futures cocok untuk pemula?
Pemula sebaiknya mempelajari mekanisme futures dan memahami risiko leverage terlebih dahulu. Menggunakan leverage rendah dan menerapkan manajemen risiko dapat membantu mengurangi potensi kerugian.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.



