Solana Tantang Robinhood di Pasar RWA, Era Baru Tokenized Stock Dimulai?

2026-09-11

Solana Tantang Robinhood di Pasar RWA, Era Baru Tokenized Stock Dimulai.png

Perkembangan real world assets (RWA) memasuki fase baru ketika saham dan aset tradisional mulai digunakan bukan hanya sebagai instrumen investasi, tetapi juga sebagai bagian dari infrastruktur pasar crypto. 

Perkembangan terbaru di jaringan Solana memperlihatkan arah tersebut dengan semakin banyaknya saham tokenisasi yang tersedia dan bisa digunakan dalam ekosistem on-chain.

Pada 10 September 2026, Pump.fun memperkenalkan fitur Custom Pairs yang memungkinkan token baru dipasangkan dengan saham tokenisasi, logam mulia, maupun cryptocurrency utama. Sehari sebelumnya, 

Perkembangan ini membuat persaingan dengan Robinhood Chain semakin menarik. Jika Robinhood membangun ekosistem RWA yang lebih terintegrasi dalam satu jaringan, Solana justru berkembang melalui sejumlah pemain yang membangun lapisan berbeda secara terbuka.

Key Takeaways

  • Solana kini mendukung 93 pasangan tokenized assets, termasuk saham AS, melalui ekosistem Sunrise dan xStocks.
  • Pump.fun membuat saham tokenisasi dapat berfungsi sebagai quote asset, sehingga bisa menjadi bagian dari liquidity pool dan aktivitas trading on-chain.
  • Persaingan Solana dan Robinhood Chain menunjukkan bahwa masa depan RWA blockchain tidak hanya soal tokenisasi aset, tetapi juga bagaimana aset tersebut digunakan dalam DeFi.

Solana Mengubah Fungsi Saham Tokenisasi

Sebelumnya, saham tokenisasi cenderung dipandang sebagai representasi digital dari aset tradisional yang dapat diperjualbelikan di blockchain. Model terbaru di Solana memperluas fungsi tersebut.

Melalui Custom Pairs, Pump.fun memungkinkan kreator menggunakan tokenized stock sebagai pasangan perdagangan ketika menerbitkan token baru. 

image.png

Sebelumnya, SOL dan USDC menjadi pilihan utama sebagai aset dasar. Kini, aset seperti token saham Boeing, Alibaba, Costco, Pfizer, Tesla, Nvidia, hingga ETF S&P 500 dapat digunakan sebagai pasangan.

Dengan mekanisme tersebut, saham tokenisasi tidak lagi hanya menjadi aset yang dibeli dan disimpan. Saham tersebut dapat menjadi bagian dari mekanisme price discovery dan likuiditas untuk aset crypto lainnya.

Ini merupakan perkembangan penting bagi blockchain finance karena menunjukkan bagaimana aset tradisional dapat mulai berinteraksi langsung dengan ekonomi on-chain.

Baca Juga: Robinhood Chain Cetak Rekor US$85 Juta, Tokenized Stocks Jadi Raja

93 Ticker Menunjukkan Ekosistem RWA Semakin Luas

Sunrise dan Backpack Securities menjadi salah satu penggerak ekspansi tokenized assets di Solana. 

Pada September 2026, Sunrise menambahkan 20 saham baru, termasuk Boeing, Alibaba, Costco, Dell, IBM, Johnson & Johnson, Lockheed Martin, Reddit, Rivian, Shopify, dan UPS.

Dengan penambahan tersebut, jumlah pasangan tokenisasi yang dapat digunakan melalui Custom Pairs mencapai 93.

Menurut informasi yang diberikan Backpack, token saham tertentu dirancang agar dapat ditebus 1:1 dengan saham yang mendasarinya. 

Struktur seperti ini menjadi aspek penting karena nilai tokenized stock tidak hanya bergantung pada permintaan crypto, tetapi juga pada mekanisme backing, custody, redemption, dan hak ekonomi terhadap aset dasarnya.

Namun, detail seperti yurisdiksi yang memenuhi syarat, mekanisme kustodian, distribusi dividen, dan proses penebusan tetap perlu diperhatikan. Tokenisasi tidak otomatis berarti pemegang token memiliki hak yang sama seperti pemegang saham secara langsung.

Ingin punya eksposur ke saham Amerika? Daftar di Bittime dan mulai investasi lewat tokenized stock.

Robinhood Chain Hadir dengan Model Berbeda

Perkembangan Solana berlangsung ketika Robinhood memperkuat strategi RWA melalui Robinhood Chain, blockchain milik Robinhood yang dirancang untuk membawa aset dunia nyata ke jaringan on-chain.

Robinhood mengambil pendekatan yang relatif terintegrasi. Platform tersebut dapat mengontrol berbagai lapisan dalam ekosistemnya, mulai dari akses pengguna hingga infrastruktur blockchain dan produk tokenisasi.

Strategi ini berbeda dengan Solana. Di Solana, pengembangan tokenized assets melibatkan berbagai pihak seperti Sunrise, Backpack Securities, xStocks, Pump.fun, dan infrastruktur cross-chain.

Perbedaan tersebut menciptakan dua model yang menarik untuk diamati. Robinhood dapat menawarkan pengalaman yang lebih terkontrol dan terintegrasi, sedangkan Solana mengandalkan ekosistem terbuka dengan banyak aplikasi yang dapat membangun produk di atas jaringan yang sama.

Baca Juga: Tokenized Stocks Catat US$1,01 Miliar di Weekend, Saat Bursa AS Tutup

Dari Tokenized Assets ke DeFi

Perubahan paling penting mungkin bukan jumlah ticker, melainkan bagaimana tokenized assets mulai masuk ke aktivitas decentralized finance atau DeFi.

Ketika saham tokenisasi dapat digunakan sebagai quote asset, secara teori aset tersebut dapat berinteraksi dengan berbagai aplikasi on-chain. Konsep ini membuka kemungkinan penggunaan saham sebagai bagian dari liquidity pool, strategi perdagangan, maupun produk keuangan terprogram.

Pump.fun juga mengarahkan 50% pendapatan dari Custom Pairs ke mekanisme buyback-and-burn token PUMP. 

Artinya, peningkatan aktivitas perdagangan tokenized assets berpotensi menciptakan hubungan ekonomi langsung antara pertumbuhan pasar RWA dan token infrastruktur yang digunakan platform.

Meski demikian, model tersebut tetap bergantung pada volume. Jika aktivitas trading turun drastis, pendapatan, insentif, dan mekanisme buyback juga dapat berkurang.

Apa Arti Perkembangan Ini bagi Investasi Web3?

Bagi pelaku investasi Web3, perkembangan tersebut menunjukkan bahwa batas antara pasar crypto dan pasar tradisional semakin tipis.

Saham, ETF, dan aset lainnya dapat memperoleh format digital yang lebih mudah diprogram dan dipindahkan di blockchain. Namun, akses 24/7 dan composability tidak menghilangkan risiko.

Investor perlu membedakan antara harga saham yang menjadi acuan dengan struktur token yang merepresentasikannya. Aspek seperti siapa penerbit token, siapa kustodian saham, bagaimana redemption dilakukan, serta hak pemegang token menjadi bagian penting dari analisis.

Regulasi juga menjadi faktor besar. Tokenized securities berada di persimpangan antara aturan pasar modal dan teknologi blockchain. Karena itu, pertumbuhan RWA kemungkinan akan berjalan beriringan dengan perkembangan kerangka hukum di berbagai yurisdiksi.

Baca Juga: RWA Crypto 2026: Tokenisasi Aset Makin Populer?

Apakah Solana Bisa Menantang Robinhood Chain?

Solana memiliki keunggulan dari sisi ekosistem yang sudah luas. Kehadiran DEX, launchpad, infrastruktur tokenisasi, dan berbagai aplikasi DeFi memungkinkan saham tokenisasi langsung berinteraksi dengan aktivitas crypto yang sudah ada.

Robinhood memiliki keunggulan berbeda melalui basis pengguna retail dan integrasi layanan finansial yang sudah mapan.

Karena itu, persaingan keduanya kemungkinan tidak hanya ditentukan oleh jumlah tokenized stock. 

Faktor yang lebih penting adalah likuiditas, jumlah pengguna, kualitas backing, kepatuhan regulasi, dan seberapa jauh aset tersebut dapat digunakan dalam aplikasi keuangan on-chain.

Jika Solana mampu mempertahankan pertumbuhan ekosistem RWA sekaligus menyediakan infrastruktur DeFi yang dalam, jaringan ini berpotensi menjadi salah satu pusat penting tokenized assets.

Mulai trading SOL/IDR bersama Bittime di sini!

Kesimpulan

Ekspansi saham tokenisasi di Solana menunjukkan bahwa RWA mulai bergerak dari sekadar konsep tokenisasi menuju aset yang dapat digunakan sebagai bagian dari ekonomi on-chain.

Fitur Custom Pairs Pump.fun dan penambahan 20 ticker oleh Sunrise memperluas fungsi saham tokenisasi, sementara Robinhood Chain menghadirkan pendekatan yang lebih terintegrasi.

Persaingan ini dapat menjadi salah satu perkembangan penting dalam RWA blockchain pada 2026. 

Namun, keberhasilannya pada akhirnya akan ditentukan bukan hanya oleh jumlah aset yang tersedia, melainkan oleh likuiditas, utilitas, kepastian hukum, dan kepercayaan terhadap aset yang menjadi underlying.

bittime biaya withdrawal murah

Dapatkan eksposur ke saham perusahaan teknologi ternama melalui tokenized stock seperti AMZONTSLAXMSFTON atau GOOGLX di market Bittime.

Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.

Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.

Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.

FAQ

Apa itu RWA blockchain?

RWA blockchain adalah penggunaan teknologi blockchain untuk merepresentasikan aset dunia nyata seperti saham, obligasi, properti, komoditas, atau instrumen keuangan lainnya dalam bentuk token.

Apa hubungan Solana dengan saham tokenisasi?

Solana menjadi salah satu jaringan tempat berbagai penyedia infrastruktur menerbitkan dan memperdagangkan tokenized assets. Ekosistemnya kini mencakup token saham yang dapat digunakan dalam berbagai aktivitas on-chain.

Apa itu Robinhood Chain?

Robinhood Chain adalah blockchain yang dikembangkan Robinhood untuk mendukung ekosistem aset dunia nyata dan produk keuangan yang ditokenisasi.

Apa yang membuat perkembangan Pump.fun penting?

Pump.fun memungkinkan token baru menggunakan tokenized stock, logam, dan aset crypto sebagai quote asset melalui fitur Custom Pairs. Hal ini memperluas fungsi saham tokenisasi dari sekadar aset perdagangan menjadi bagian dari mekanisme likuiditas on-chain.

Apakah saham tokenisasi sama dengan memiliki saham secara langsung?

Tidak selalu. Hak ekonomi, kepemilikan, redemption, dividen, dan struktur hukum dapat berbeda tergantung penerbit token. Investor perlu memeriksa dokumen dan mekanisme masing-masing produk sebelum bertransaksi.

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

Jumlah Investor Kripto Indonesia Capai 22,93 Juta, Bagaimana dengan Nilai Transaksinya?
Jumlah Investor Kripto Indonesia Capai 22,93 Juta, Bagaimana dengan Nilai Transaksinya?

Jumlah investor kripto Indonesia mencapai 22,93 juta akun. Simak nilai transaksi Juli 2026, data OJK, dan perkembangan ekosistem kripto.

2026-09-11Baca