Robinhood Chain Cetak Rekor US$85 Juta, Tokenized Stocks Jadi Raja

2026-08-27

Robinhood Chain Cetak Rekor US$85 Juta, Tokenized Stocks Jadi Raja.png

Volume RWA Robinhood Chain menembus US$85,1 juta dalam satu hari pada 25 Agustus 2026. Data on-chain tersebut menunjukkan perubahan arah transaksi: saham tokenisasi atau tokenized stocks mengambil porsi terbesar, sedangkan aktivitas pasangan memecoin–saham turun jauh dibanding periode sebelumnya.

Rekor ini memberi gambaran tentang perkembangan pasar RWA. Robinhood Chain mulai digunakan untuk memperdagangkan token yang terkait saham perusahaan publik, bukan hanya aset dengan karakter spekulatif tinggi.

Key Takeaways

  • Volume RWA Robinhood Chain mencapai rekor US$85,1 juta pada 25 Agustus 2026.
  • Saham tokenisasi mencatat transaksi US$66,6 juta atau sekitar 78% dari volume harian.
  • Jumlah token saham Robinhood Chain telah melampaui 190 aset setelah tambahan 100 token baru.

Volume RWA Robinhood Chain Tembus US$85 Juta

Volume perdagangan aset dunia nyata atau real-world assets di Robinhood Chain mencapai US$85,1 juta pada 25 Agustus 2026. Menurut Cryptopolitan, catatan tersebut menjadi rekor tertinggi volume RWA harian di jaringan itu.

Saham tokenisasi menyumbang sekitar US$66,6 juta, setara hampir 78% dari seluruh transaksi harian. Data dashboard Dune yang dikutip Cryptopolitan memperlihatkan bahwa token saham kini menjadi kontributor utama, melampaui kategori RWA lain di Robinhood Chain.

Jenis aset

Volume perdagangan

Porsi volume

Saham tokenisasi

US$66,6 juta

Sekitar 78%

Pasangan memecoin–saham

US$10,4 juta

Sekitar 12%

ETF dan US Treasury tokenisasi

US$4,8 juta

Sekitar 5,6%

Komoditas tokenisasi

US$3,3 juta

Sekitar 3,9%

Total volume RWA

US$85,1 juta

100%

Perubahan struktur volume terlihat cukup tajam. Menurut Cryptopolitan, pasangan memecoin–saham menyumbang sekitar 73% dari volume Robinhood Chain pada 26 Juli, tetapi porsinya turun menjadi sekitar 12% pada 25 Agustus.

Perubahan ini belum dapat diartikan sebagai bukti adopsi institusional besar-besaran. Namun, pasar mulai melihat transaksi saham tokenisasi sebagai penggunaan yang semakin penting dalam ekosistem RWA.

Untuk mengikuti perkembangan aset kripto, RWA, dan tokenisasi secara lebih mudah, pengguna dapat membuat akun di Bittime

Robinhood Tokenized Stock.png

Tokenized stocks di Robinhood Chain. Sumber: Robinhood

Saham Tokenisasi Bertambah hingga 190 Aset

Robinhood Crypto menambahkan 100 token saham baru pada awal Agustus 2026. Dengan tambahan tersebut, jumlah token saham yang tersedia di Robinhood Chain telah melampaui 190 aset, sebagaimana diumumkan Robinhood Crypto.

Pilihan aset yang lebih banyak dapat memperluas aktivitas transaksi. Pengguna bisa memperdagangkan lebih banyak ticker melalui Robinhood Chain dan dompet self-custody yang kompatibel.

Saham tokenisasi memberi eksposur terhadap pergerakan harga saham perusahaan publik melalui token blockchain. Dalam beberapa struktur produk, token ini dapat ditransaksikan melalui infrastruktur on-chain di luar jam reguler bursa saham Amerika Serikat.

Aktivitas perdagangan juga meningkat menjelang laporan pendapatan Nvidia. Cryptopolitan melaporkan bahwa NVDA termasuk token saham yang aktif diperdagangkan ketika trader bersiap menghadapi rilis kinerja perusahaan teknologi tersebut.

Meski demikian, pengguna perlu meneliti struktur token sebelum membeli. Token saham tidak selalu memberikan hak yang identik dengan saham biasa, termasuk kepemilikan langsung, hak suara, pembagian dividen, atau mekanisme penebusan aset dasarnya.

Baca Juga: Pendanaan AI Nvidia $500 Miliar, Token AI Crypto Ikut Diuntungkan?

Uniswap Menjadi Pusat Likuiditas

Likuiditas saham tokenisasi di Robinhood Chain sebagian besar tersedia melalui Uniswap. Sekitar 99% likuiditas token saham berada di protokol tersebut, sedangkan Uniswap v4 mencakup sekitar 73% dari total likuiditas token saham, menurut data yang dilansir Cryptopolitan.

Likuiditas yang dalam dapat membantu pasar bekerja lebih efisien. Trader berpotensi menghadapi spread harga beli-jual yang lebih kecil serta slippage yang lebih rendah ketika melakukan transaksi dalam jumlah lebih besar.

Salah satu desain pasar yang dipakai adalah correlated pools. Dalam mekanisme ini, token saham individual dipasangkan dengan SPY, token yang mengikuti indeks S&P 500. Karena banyak saham berkapitalisasi besar sering bergerak searah dengan indeks saham AS, risiko impermanent loss bagi penyedia likuiditas berpotensi lebih rendah dibanding pool dengan dua aset yang tidak berkorelasi.

Sebanyak 10 pool terkait telah membukukan volume lebih dari US$33 juta dari lebih dari 11.000 trader dalam kira-kira 12 hari, menurut Cryptopolitan.

Namun, konsentrasi likuiditas pada satu protokol juga perlu diperhatikan. Gangguan sistem, perubahan struktur insentif, atau berkurangnya likuiditas di Uniswap dapat memengaruhi kualitas perdagangan token saham di Robinhood Chain.

Baca Juga: Tokenized Stocks vs Saham Biasa: Pengertian, Perbedaan, dan Cara Beli

Rekor Harian Belum Menentukan Tren

Volume US$85,1 juta mencerminkan tingginya minat pasar pada satu hari tertentu. Tetapi, rekor volume harian belum cukup untuk membuktikan bahwa pertumbuhan RWA di Robinhood Chain akan bertahan dalam jangka panjang.

Menurut Cryptopolitan, volume dasar Robinhood Chain berada di sekitar US$25 juta selama sebagian besar Agustus. Pasar perlu melihat apakah angka itu dapat bertahan atau naik ke sekitar US$40 juta setelah pengaruh katalis jangka pendek, termasuk laporan pendapatan Nvidia, mereda.

Kompetisi pada sektor saham tokenisasi juga semakin ketat. Cryptopolitan melaporkan Coinbase telah menghadirkan token saham Apple, Nvidia, Meta, dan Alphabet di Base. CEO Robinhood, Vlad Tenev, juga mendorong hadirnya kerangka regulasi Amerika Serikat yang lebih jelas untuk ekuitas tokenisasi.

Masa depan RWA tidak hanya ditentukan oleh nilai transaksi. Kepastian hukum, transparansi aset yang mendasari token, mekanisme penebusan, perlindungan pengguna, serta kesetaraan hak ekonomi akan menjadi penentu utama apakah saham tokenisasi dapat berkembang menjadi produk keuangan yang digunakan secara luas.

Baca Juga: 10 Situs Free Bitcoin Mining dan Faucet 2026, Mana yang Legit?

Kesimpulan

Robinhood Chain membukukan rekor volume RWA US$85,1 juta dengan transaksi saham tokenisasi senilai US$66,6 juta sebagai pendorong utamanya. Pergeseran volume dari pasangan memecoin–saham memberi sinyal positif bagi pasar RWA, tetapi konsistensi volume, kualitas likuiditas, kepastian regulasi, dan perlindungan pengguna tetap menjadi faktor yang menentukan keberlanjutan tren ini.

Pantau token saham AS: AMZONAMDONTSLAXNFLXON MSFTON dan lebih banyak lagi, kamu bisa mulai trading di Bittime.

bittime biaya withdrawal murah

Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.

Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.

Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.

FAQ

Berapa volume RWA Robinhood Chain?

Menurut Cryptopolitan, volume perdagangan RWA Robinhood Chain mencapai US$85,1 juta pada 25 Agustus 2026. Angka itu menjadi rekor tertinggi volume harian jaringan tersebut.

Aset apa yang mendominasi Robinhood Chain?

Saham tokenisasi mendominasi dengan volume sekitar US$66,6 juta atau hampir 78% dari total transaksi RWA harian. Data tersebut dikutip Cryptopolitan dari dashboard Dune.

Berapa jumlah token saham Robinhood Chain?

Robinhood Crypto telah menambahkan 100 token saham baru sehingga jumlah aset yang tersedia telah melampaui 190 token. Token tersebut dapat digunakan di Robinhood Chain dan dompet self-custody yang kompatibel.

Apakah token saham sama dengan saham biasa?

Tidak selalu. Hak kepemilikan, hak suara, dividen, dan mekanisme penebusan dapat berbeda, tergantung pada penerbit serta struktur hukum token.

Mengapa Uniswap penting bagi Robinhood Chain?

Menurut Cryptopolitan, Uniswap menyediakan sekitar 99% likuiditas saham tokenisasi di Robinhood Chain. Likuiditas tersebut membantu menyediakan pasar perdagangan yang lebih efisien bagi token saham.

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

Thailand Siapkan ETF Crypto, Bitcoin dan Ethereum Jadi Pilihan Awal
Thailand Siapkan ETF Crypto, Bitcoin dan Ethereum Jadi Pilihan Awal

SEC Thailand membuka konsultasi aturan ETF crypto. Bitcoin dan Ethereum menjadi aset awal dengan eksposur minimum 80%.

2026-08-27Baca