Saham yang Dibeli Trump: Daftar Trump Stock Portfolio Terbaru
2026-08-28
Saham yang dibeli Trump kembali menjadi perhatian setelah disclosure keuangan terbaru menunjukkan lebih dari 1.000 transaksi efek dilakukan melalui rekening investasi Presiden AS Donald Trump sepanjang Juni 2026. Dokumen tersebut mencakup ratusan pembelian dan penjualan saham di sektor teknologi, keuangan, energi, pertahanan, farmasi, hingga consumer goods.
Key Takeaways
- Lebih dari 1.000 transaksi tercatat pada Juni.
- Portofolio mencakup saham dari berbagai sektor.
- Rekening disebut dikelola pihak ketiga independen.
Saham yang Dibeli Trump dalam Disclosure Terbaru
Disclosure terbaru mencatat lebih dari 550 transaksi pembelian dan sekitar 450 transaksi penjualan sepanjang Juni 2026. Nilai keseluruhan transaksi dilaporkan berada dalam rentang sekitar US$78,1 juta hingga US$263,1 juta karena aturan disclosure federal menggunakan rentang nilai, bukan angka transaksi yang presisi.
Beberapa pembelian terbesar terdapat pada Berkshire Hathaway, Visa, dan Mastercard. Masing-masing mencatat transaksi pembelian bernilai setidaknya US$1 juta selama periode tersebut.

Nama Cintas juga muncul sebagai salah satu pembelian besar. Portofolio pada periode yang sama turut memperdagangkan berbagai perusahaan besar dari sektor teknologi, consumer, energi, pertahanan, dan keuangan.
Baca juga : Beli Saham AS via Kripto, Dapat Reward Harian 7% di Bittime
Daftar Trump Stock Portfolio yang Menarik Perhatian
Berikut beberapa perusahaan yang muncul dalam disclosure dan laporan terkait Trump stock portfolio terbaru:
- Berkshire Hathaway – pembelian US$1 juta-US$5 juta pada 18 Juni.
- Visa – termasuk salah satu pembelian bernilai lebih dari US$1 juta.
- Mastercard – termasuk transaksi pembelian besar.
- SpaceX – pembelian senilai US$15.001-US$50.000 pada 23 Juni.
- Palantir – mengalami beberapa transaksi beli dan jual sepanjang Juni.
- Apple – muncul dalam aktivitas perdagangan portofolio.
- Amazon – termasuk perusahaan besar yang diperdagangkan.
- Microsoft – masuk dalam daftar saham yang ditransaksikan.
- McDonald's – mewakili sektor consumer.
- Exxon Mobil dan Chevron – termasuk eksposur sektor energi.
- Lockheed Martin – mewakili sektor pertahanan.
Daftar tersebut tidak berarti seluruh saham mengalami penambahan posisi bersih. Disclosure mencatat pembelian sekaligus penjualan, sehingga sebuah perusahaan dapat muncul beberapa kali dengan jenis transaksi yang berbeda.
Baca juga : Netflix Kembali Rally, Saham NFLX Bisa Tembus US$95?
Trump Beli Saham SpaceX Setelah IPO
Salah satu transaksi yang paling menarik perhatian adalah pembelian saham SpaceX. Rekening investasi Trump membeli saham perusahaan tersebut senilai US$15.001-US$50.000 pada 23 Juni 2026, sekitar sebelas hari setelah SpaceX melakukan IPO.
IPO tersebut memberi SpaceX valuasi sekitar US$1,77 triliun. Investasi ini menjadi perhatian karena SpaceX memiliki kontrak dengan pemerintah AS dan membutuhkan berbagai persetujuan regulator federal.
Namun, nilai pasti kepemilikan tidak dapat ditentukan dari disclosure. Aturan federal mengharuskan nilai aset dan transaksi tertentu dilaporkan dalam rentang, bukan jumlah persis.
Baca juga : Meta Selesaikan Gugatan US$18 Miliar, Apa Dampaknya ke Saham META?
Saham Trump Juga Mencakup Energi dan Pertahanan
Portofolio saham Trump tidak hanya berfokus pada teknologi. Disclosure juga menunjukkan aktivitas perdagangan pada perusahaan energi seperti Exxon Mobil, Chevron, ConocoPhillips, Valero Energy, dan Occidental Petroleum.
Sektor pertahanan turut muncul, termasuk Lockheed Martin. Transaksi saham energi dan pertahanan mendapat perhatian lebih karena berlangsung ketika kebijakan pemerintah AS dan konflik Iran dapat berdampak langsung pada kedua industri tersebut.
Saham perusahaan farmasi seperti Eli Lilly dan Merck, serta perusahaan AI seperti Nvidia, juga tercatat dalam aktivitas investasi. Hal ini menunjukkan Trump portfolio memiliki eksposur yang tersebar di berbagai sektor ekonomi.
Baca juga : Lo Kheng Hong Beli Saham Ini, Cek Pilihan Investor Kawakan RI
Apakah Trump Memilih Sendiri Saham yang Dibeli?
Ini adalah konteks penting sebelum mengikuti investasi Trump. Pemerintah AS menyatakan rekening investasi tersebut dikelola secara independen oleh institusi keuangan pihak ketiga menggunakan strategi yang mereplikasi indeks yang diakui.
Menurut penjelasan tersebut, Trump maupun anggota keluarganya disebut tidak dapat menentukan kapan saham harus dibeli atau dijual. Karena itu, istilah “saham yang dibeli Trump” lebih tepat dipahami sebagai saham yang dibeli melalui rekening investasi yang dilaporkan atas namanya, bukan selalu keputusan stock picking pribadi.
Transaksi dalam jumlah besar juga dapat berasal dari strategi seperti direct indexing. Strategi seperti ini secara otomatis membeli dan menjual banyak saham untuk mengikuti indeks sekaligus mengelola pajak dan komposisi portofolio.
Baca juga : Saham MSTR Naik 4,9%, Strategy Siapkan US$1,59 Miliar
Perlukah Mengikuti Investasi Trump?
Disclosure pejabat publik dapat menjadi sumber informasi menarik, tetapi bukan sinyal beli otomatis. Waktu publikasi laporan dapat berbeda dengan tanggal transaksi sehingga harga saham mungkin sudah berubah ketika investor mengetahui aktivitas tersebut.
Kamu juga perlu mempertimbangkan fundamental perusahaan, valuasi, prospek industri, dan profil risiko sendiri. Jangan membeli saham hanya karena nama perusahaan muncul dalam Trump stock portfolio.
Jika kamu juga mengikuti perkembangan pasar crypto dan makro global, kamu bisa daftar di Bittime serta memantau berita terbaru untuk melihat bagaimana kebijakan AS memengaruhi Bitcoin, crypto, dan pasar aset berisiko. Gunakan informasi tersebut sebagai bahan riset, bukan rekomendasi investasi.
Kesimpulan
Disclosure terbaru menunjukkan saham yang dibeli Trump tersebar luas, termasuk Berkshire Hathaway, Visa, Mastercard, SpaceX, dan Palantir, sementara rekening investasinya juga memperdagangkan saham teknologi, energi, pertahanan, farmasi, dan consumer. Lebih dari 1.000 transaksi tercatat hanya dalam Juni 2026.
Namun, aktivitas tersebut tidak seharusnya dianggap sebagai rekomendasi saham langsung dari Trump. Portofolio disebut dikelola secara independen, sehingga pembaca tetap perlu melakukan riset sendiri sebelum mengikuti saham tertentu.
Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.
Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.
Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.
FAQ
Apa saja saham yang dibeli Trump terbaru?
Beberapa pembelian yang menonjol mencakup Berkshire Hathaway, Visa, Mastercard, SpaceX, dan Palantir. Disclosure juga memperlihatkan transaksi pada banyak perusahaan lain dari berbagai sektor.
Berapa banyak transaksi saham Trump pada Juni 2026?
Lebih dari 1.000 transaksi tercatat selama Juni 2026. Jumlah tersebut terdiri dari lebih dari 550 pembelian dan sekitar 450 penjualan.
Apakah Trump membeli saham SpaceX?
Ya. Disclosure menunjukkan pembelian saham SpaceX senilai US$15.001-US$50.000 pada 23 Juni 2026.
Apakah Trump memilih sendiri saham di portofolionya?
Pemerintah AS menyatakan portofolio tersebut dikelola institusi keuangan pihak ketiga secara independen. Trump dan keluarganya disebut tidak memberikan arahan mengenai pembelian atau penjualan saham.
Apakah aman mengikuti portofolio saham Trump?
Tidak ada jaminan keuntungan dari meniru transaksi tersebut. Disclosure memiliki jeda publikasi dan investor tetap harus mempertimbangkan fundamental, valuasi, serta toleransi risiko masing-masing.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.



