Harga IHSG Hari Ini dan Data All Time High (ATH) di 2026

2026-08-21
Harga IHSG Hari Ini dan Data All Time High (ATH) di 2026.webp

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bergerak positif pada perdagangan Jumat, 21 Agustus 2026. 

Hingga penutupan sesi I, IHSG berada di level 6.535,57, naik 33,99 poin atau 0,52% dari penutupan sebelumnya di 6.501,58. 

Penguatan tersebut terjadi setelah IHSG sehari sebelumnya melonjak 1,68% dan kembali menembus level psikologis 6.500. 

Namun, jika dibandingkan dengan harga all time high IHSG sebesar 8.022,76 yang tercatat pada 28 Agustus 2025, posisi indeks saat ini masih sekitar 18,53% di bawah rekor tersebut.

Poin Penting

  • Harga IHSG hari ini berada di level 6.535,57 pada penutupan sesi I Jumat, 21 Agustus 2026, naik 0,52%.

  • IHSG sempat bergerak hingga 6.543,99 pada sesi I, dengan nilai transaksi mencapai Rp8,96 triliun dan volume 26,65 miliar saham.

  • ATH IHSG masih berada di 8.022,76 pada 28 Agustus 2025, sehingga IHSG membutuhkan kenaikan sekitar 22,77% dari level 6.535,57 untuk kembali mencapai rekor tersebut.

Harga IHSG Hari Ini Berada di 6.535,57 pada Sesi I

Jika pertanyaan Anda adalah “berapa harga IHSG hari ini?”, data terbaru yang tersedia hingga penutupan sesi I menunjukkan level 6.535,57. IHSG naik 0,52% atau 33,99 poin dibandingkan posisi penutupan Kamis di 6.501,58.

Pergerakannya cukup stabil di zona hijau. 

IHSG dibuka pada level 6.524,07 dan sepanjang sesi I bergerak dalam rentang sekitar 6.507,40 hingga 6.543,99 sebelum berakhir di 6.535,57.

Dari sisi aktivitas pasar, volume perdagangan mencapai 26,65 miliar saham dengan nilai transaksi Rp8,96 triliun. 

Sebanyak 320 saham menguat, 268 saham melemah, sementara 196 saham bergerak stagnan.

Angka tersebut memberikan gambaran bahwa kenaikan IHSG tidak hanya berasal dari beberapa saham kecil. 

Penguatan juga ditopang sejumlah saham berkapitalisasi besar, terutama sektor perbankan.

Baca Juga : Bursa Saham Hari Ini: IHSG Berpeluang Menguat, Ini Saham Pilihan

Saham Bank dan Sektor Industri Menjadi Penggerak IHSG

Kinerja saham bank besar menjadi salah satu faktor penting di balik penguatan IHSG pada Jumat pagi. 

BBNI naik 2,79% menjadi Rp3.690, BBRI menguat 2,55% ke Rp3.220, BMRI naik 1,20% ke Rp4.200, sedangkan BBCA bertambah 0,78% menjadi Rp6.450.

Dari sisi sektor, industrial menjadi penguat terbesar dengan kenaikan 0,87%. Sektor energi menyusul dengan penguatan 0,82%, sedangkan infrastruktur naik 0,70% dan keuangan bertambah 0,65%.

Sebaliknya, tidak semua sektor bergerak positif. Sektor kesehatan terkoreksi 1,08%, teknologi turun 0,58%, dan transportasi melemah 0,08%. Artinya, kenaikan IHSG pada sesi I tetap memiliki distribusi yang tidak merata.

Menariknya, BBRI juga menjadi saham dengan nilai pembelian bersih asing terbesar dalam data sesi I, mencapai Rp379,24 miliar. BBCA menyusul Rp99,35 miliar, TPIA Rp94,31 miliar, BBNI Rp86,28 miliar, dan BMRI Rp50,96 miliar.

Baca Juga : Bitcoin Naik, Saham Coinbase hingga Strategy Ikut Terbang setelah Langkah Treasury AS

Kapan IHSG All Time High? Rekornya Masih 8.022,76

Untuk menjawab pertanyaan “kapan IHSG all time high?”, rekor tertinggi sepanjang sejarah yang tercatat pada data TradingView adalah 8.022,7580, yang dicapai pada 28 Agustus 2025.

Dengan demikian, meskipun artikel ini membahas data IHSG di 2026, ATH IHSG belum diperbarui menjadi rekor baru berdasarkan data yang tersedia. 

Level 8.022,76 tersebut masih menjadi patokan penting untuk mengukur seberapa jauh posisi IHSG saat ini dari puncak historis.

Pada level 6.535,57, IHSG masih berjarak sekitar 1.487,19 poin dari ATH tersebut. Secara persentase, indeks harus naik sekitar 22,77% dari level sesi I 21 Agustus 2026 untuk kembali mencapai 8.022,76.

Perhitungan tersebut juga memberikan perspektif yang lebih berguna daripada hanya mengatakan IHSG “masih jauh dari ATH”. 

Jika indeks mampu menghasilkan kenaikan sekitar 22,77% tanpa membentuk rekor baru terlebih dahulu, level 8.022,76 kembali menjadi area yang harus diuji.

Baca Juga : Prospek Saham KIJA 2026: Pasca Sucor Sekuritas Target Rp250

IHSG 2026 Belum Kembali ke ATH, tetapi Momentum Jangka Pendek Mulai Berubah

Harga IHSG Hari Ini dan Data All Time High (ATH) di 2026 - harga.webp

IHSG 10 Tahun Index | Sumber: TradingView

Ada perubahan menarik pada momentum jangka pendek. 

Pada Kamis, 20 Agustus, IHSG melonjak 1,68% ke 6.501,58 dengan nilai transaksi sekitar Rp15,8 triliun. Sebanyak 452 saham menguat, sedangkan 190 saham melemah dan 150 saham stagnan.

Sehari kemudian, IHSG kembali melanjutkan penguatan hingga 6.535,57 pada sesi I. 

Dengan demikian, indeks sudah mencatat kenaikan sekitar 0,52% hanya dalam sesi pertama setelah reli 1,68% sehari sebelumnya.

Namun, momentum dua hari tidak cukup untuk menyimpulkan bahwa IHSG telah kembali memasuki tren menuju ATH. 

Posisi 6.535,57 masih jauh dibawah 8.022,76, sehingga dibutuhkan serangkaian kenaikan yang jauh lebih panjang sebelum pasar dapat berbicara mengenai pencapaian rekor baru.

Di sisi teknikal, analis Phintraco Sekuritas sebelumnya menempatkan 6.500 sebagai pivot, dengan support 6.440 dan resistance 6.600 untuk perdagangan Jumat. 

Posisi IHSG yang telah melewati 6.500 pada sesi I membuat level tersebut semakin relevan untuk dipantau sebagai area penahan apabila terjadi koreksi.

Berapa Kenaikan yang Dibutuhkan IHSG untuk Kembali ke ATH?

Angka ini penting bagi investor karena memberikan ukuran konkret mengenai perjalanan IHSG menuju rekor sebelumnya.

Jika menggunakan level sesi I 21 Agustus sebesar 6.535,57 dan ATH 8.022,76, selisihnya adalah 1.487,19 poin. 

Dalam persentase, IHSG membutuhkan kenaikan sekitar 22,77% untuk kembali mencapai level tersebut.

Data

Level

IHSG sesi I, 21 Agustus 2026

6.535,57

Penutupan 20 Agustus 2026

6.501,58

Kenaikan sesi I

0,52%

ATH IHSG

8.022,76

Tanggal ATH

28 Agustus 2025

Jarak dari ATH

1.487,19 poin

Kenaikan yang dibutuhkan menuju ATH

±22,77%

Perhitungan tersebut bukan berarti IHSG pasti akan mencapai ATH. 

Angka tersebut hanya menunjukkan return yang secara matematis dibutuhkan apabila indeks bergerak dari 6.535,57 menuju 8.022,76.

Apa yang Perlu Dipantau Setelah IHSG Menembus 6.500?

Level 6.500 menjadi perhatian karena IHSG baru kembali berada di atas area tersebut setelah reli pada 20 Agustus. Apabila indeks mampu mempertahankan posisi di atasnya, momentum menuju resistance 6.600 menjadi lebih relevan.

Sebaliknya, apabila IHSG kembali turun di bawah 6.500, reli dua hari terakhir perlu dilihat lebih hati-hati. 

Pasar dapat kembali masuk ke fase konsolidasi sebelum menentukan arah berikutnya.

Selain level indeks, investor juga perlu melihat apakah kenaikan didukung oleh saham-saham berkapitalisasi besar dan volume transaksi yang meningkat. 

Kenaikan IHSG yang hanya ditopang segelintir saham tentu memiliki karakter berbeda dibandingkan reli yang diikuti sebagian besar sektor.

Dengan kata lain, mengejar ATH bukan hanya persoalan menghitung berapa persen kenaikan yang diperlukan. 

Yang lebih penting adalah melihat apakah struktur pasar mulai mendukung kenaikan tersebut.

Baca Juga : Harga Saham Moderna: Analisis dan Cara Beli Saham MRNA

Kesimpulan

Harga IHSG hari ini berada di level 6.535,57 pada penutupan sesi I Jumat, 21 Agustus 2026, naik 0,52% dari posisi sebelumnya. 

Penguatan didukung saham bank besar, sektor industrial, energi, infrastruktur, serta aliran pembelian asing pada sejumlah saham utama.

Namun, IHSG masih belum kembali mendekati rekor tertingginya. Data TradingView mencatat harga all time high IHSG sebesar 8.022,76 pada 28 Agustus 2025. Dari level 6.535,57, indeks membutuhkan kenaikan sekitar 22,77% untuk kembali menyentuh ATH tersebut.

Karena itu, fokus investor pada 2026 sebaiknya tidak hanya pada pertanyaan kapan ATH IHSG baru tercipta. 

Level 6.500 sebagai area penting dan resistance 6.600 menjadi titik yang lebih dekat untuk mengukur apakah momentum pemulihan saat ini benar-benar berlanjut.

Untuk yang ingin mendiversifikasi eksposur ke aset digital, kamu bisa mendaftar di Bittime dan memantau berbagai aset kripto dalam satu platform.

Baca Juga : Prospek Saham PADA dan INET 2026 Setelah ARA?

bittime biaya withdrawal murah

Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.

Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.

Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.

FAQ

Berapa harga IHSG hari ini?

Pada penutupan sesi I Jumat, 21 Agustus 2026, IHSG berada di level 6.535,57 atau naik 0,52%.

Kapan IHSG all time high?

Berdasarkan data TradingView yang dapat diakses, IHSG mencatat ATH 8.022,7580 pada 28 Agustus 2025.

Berapa harga all time high IHSG?

Harga all time high IHSG tercatat di level 8.022,76.

Apakah IHSG sudah mencetak ATH baru pada 2026?

Belum berdasarkan data yang tersedia. Rekor 8.022,76 pada 28 Agustus 2025 masih menjadi ATH yang tercatat.

Berapa persen IHSG harus naik untuk kembali ke ATH?

Dari level 6.535,57 pada sesi I 21 Agustus 2026, IHSG membutuhkan kenaikan sekitar 22,77% untuk mencapai 8.022,76.

Apa level penting IHSG setelah berada di atas 6.500?

Untuk perdagangan 21 Agustus, Phintraco Sekuritas menempatkan 6.500 sebagai pivot, dengan support 6.440 dan resistance 6.600.

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

Saham BBRI Hari Ini: Harga dan Perkembangan Terkini
Saham BBRI Hari Ini: Harga dan Perkembangan Terkini

Simak saham BBRI hari ini, harga terbaru, resistance Rp3.150, support Rp3.010, sentimen pasar, dan peluang saham BBRI terkini.

2026-08-21Baca