Daftar Saham Potensi Cuan Saat Piala Dunia 2026
2026-06-10
Piala Dunia FIFA 2026 bukan hanya ajang olahraga terbesar di dunia, tetapi juga berpotensi menjadi katalis ekonomi bagi berbagai sektor bisnis.
Turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini diperkirakan menarik jutaan wisatawan serta menghasilkan aktivitas ekonomi bernilai miliaran dolar.
Bagi investor, pertanyaannya bukan hanya siapa yang akan mengangkat trofi juara dunia, tetapi juga saham perusahaan mana yang berpotensi melonjak selama turnamen akbar sepak bola berlangsung.
Poin Penting
Visa, Coca-Cola, dan Adidas termasuk saham global yang berpotensi diuntungkan Piala Dunia 2026.
Hotel, Airbnb, dan maskapai penerbangan dapat menikmati lonjakan wisatawan selama turnamen.
Emiten media, ritel, serta konsumsi Indonesia berpotensi mendapat efek positif tidak langsung.
Daftar di Bittime sekarang dan mulai trading kripto dengan proses yang cepat, aman, dan mudah di aplikasi.
Visa Berpotensi Menikmati Lonjakan Jutaan Transaksi Pembayaran Selama Turnamen

Salah satu saham yang paling sering disebut sebagai penerima manfaat Piala Dunia adalah Visa.
Perusahaan pembayaran digital ini telah lama menjadi mitra resmi FIFA dan memiliki eksposur langsung terhadap peningkatan transaksi wisatawan selama turnamen berlangsung.
Setiap kali Piala Dunia digelar, jutaan pengunjung melakukan pembayaran untuk tiket pertandingan, hotel, transportasi, makanan, hingga belanja suvenir.
Semakin tinggi aktivitas ekonomi yang terjadi selama turnamen, semakin besar pula potensi peningkatan volume transaksi yang diproses Visa.
Bagi investor, keunggulan Visa adalah manfaat yang diperoleh tidak bergantung pada tim mana yang menang.
Selama aktivitas transaksi meningkat, perusahaan tetap berpeluang memperoleh keuntungan.
Baca juga : Harga Nasdaq tokenized ETF (QQQX)
Coca-Cola dan Adidas Mendapat Eksposur ke Miliaran Penonton Global

Piala Dunia merupakan salah satu acara dengan jumlah penonton terbesar di dunia.
Karena itu, sponsor resmi FIFA biasanya menjadi salah satu kelompok perusahaan yang paling diuntungkan dari sisi pemasaran.
Baca juga : Apa Itu KOon? Panduan Beli Coca-Cola Tokenized Stock di Bittime
Coca-Cola dan Adidas termasuk perusahaan yang memiliki hubungan panjang dengan FIFA.
Selama turnamen berlangsung, kedua perusahaan berpotensi memperoleh eksposur merek kepada miliaran penonton di berbagai negara.
Bagi Coca-Cola, momentum ini dapat membantu mendorong penjualan produk minuman selama berbagai acara terkait Piala Dunia.
Sementara itu, Adidas memiliki peluang meningkatkan penjualan jersey, perlengkapan olahraga, dan produk berlisensi resmi yang berkaitan dengan turnamen.
Meski demikian, investor perlu mempertimbangkan bahwa sebagian manfaat tersebut mungkin sudah tercermin dalam ekspektasi pasar sebelum turnamen dimulai.
Baca juga : Harga NVIDIA tokenized stock (NVDAX)
Marriott, Hilton, dan Airbnb Bisa Mendapat Manfaat dari Lonjakan Wisatawan
Sektor perhotelan menjadi salah satu penerima manfaat paling langsung dari penyelenggaraan Piala Dunia.
Jutaan pengunjung yang datang ke kota-kota tuan rumah membutuhkan akomodasi selama beberapa hari hingga beberapa minggu. Kondisi ini berpotensi meningkatkan tingkat okupansi hotel dan tarif kamar di berbagai lokasi penyelenggaraan.
Beberapa nama yang sering dikaitkan dengan peluang tersebut antara lain:
Marriott International
Hilton Worldwide
Airbnb
Jika jumlah wisatawan sesuai atau melebihi proyeksi, perusahaan-perusahaan tersebut berpotensi menikmati peningkatan pendapatan selama periode turnamen.
Baca juga : 7 Token Kripto Layak Dipantau Bertema Piala Dunia 2026 - Melihat Peluang Tersembunyi
Maskapai dan Transportasi Berpotensi Mendapat Kenaikan Permintaan Perjalanan
Selain hotel, sektor transportasi juga berpotensi menjadi salah satu pemenang.
Wisatawan yang datang dari berbagai negara akan menggunakan penerbangan internasional maupun domestik untuk berpindah antar kota penyelenggara pertandingan.
Perusahaan seperti:
United Airlines
Delta Air Lines
Air Canada
berpotensi mendapatkan manfaat dari peningkatan jumlah penumpang selama periode Piala Dunia.
Namun investor juga perlu memperhatikan faktor biaya operasional, khususnya harga bahan bakar, yang dapat mempengaruhi profitabilitas maskapai meskipun volume penumpang meningkat.
Cek harga token saham seperti Amazon Tokenized Stock Ondo (AMZON), Netflix Tokenized Stock Ondo (NFLXON), Microsoft Tokenized Ondo (MSFTON) dan lebih banyak lagi hanya di Bittime.
Puluhan Emiten Indonesia Berpotensi Mendapat Efek Tidak Langsung dari Demam Piala Dunia
Menurut laporan CNBC Indonesia, sejumlah emiten domestik berpotensi mendapatkan manfaat tidak langsung dari meningkatnya antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia 2026.
Sektor yang berpeluang terdampak positif meliputi:
Media dan penyiaran
Periklanan
Ritel
Makanan dan minuman
Consumer goods
Peningkatan aktivitas menonton pertandingan biasanya mendorong konsumsi makanan, minuman, paket data, hingga belanja produk promosi yang berkaitan dengan sepak bola.
Meski dampaknya mungkin tidak sebesar perusahaan global yang terlibat langsung dengan FIFA, sentimen positif terhadap sektor-sektor tersebut tetap layak diperhatikan investor.
Baca juga : Harga McDonalds tokenized Stocks (MCDX)
Piala Dunia 2026 Adalah Katalis Jangka Pendek, Bukan Alasan Membeli Saham Tanpa Analisis
Investor perlu memahami bahwa tidak semua saham yang berkaitan dengan Piala Dunia otomatis akan naik.
Dalam banyak kasus, pasar sudah mengantisipasi dampak positif suatu event jauh sebelum acara berlangsung.
Akibatnya, sebagian potensi keuntungan mungkin sudah tercermin pada harga saham sebelum pertandingan pertama dimainkan.
Karena itu, Piala Dunia sebaiknya dipandang sebagai katalis tambahan, bukan alasan utama membeli saham.
Faktor seperti pertumbuhan laba, valuasi, arus kas, posisi kompetitif, dan prospek bisnis jangka panjang tetap harus menjadi pertimbangan utama.
Kesimpulan: Tidak Semua Saham Terkait Piala Dunia Akan Menjadi Pemenang
Piala Dunia 2026 berpotensi menciptakan peluang investasi menarik di berbagai sektor.
Visa memiliki hubungan langsung dengan peningkatan transaksi pembayaran, Coca-Cola dan Adidas mendapatkan eksposur global yang besar, sementara hotel dan maskapai berpotensi menikmati lonjakan permintaan dari jutaan wisatawan.
Di Indonesia, sejumlah emiten media, konsumsi, dan ritel juga berpotensi memperoleh manfaat tidak langsung dari meningkatnya aktivitas ekonomi selama turnamen.
Namun seperti halnya tema investasi lainnya, investor perlu membedakan antara peluang dan kepastian.
Piala Dunia dapat menjadi katalis positif, tetapi fundamental perusahaan tetap menjadi faktor utama yang menentukan kinerja saham dalam jangka panjang.
Pantau terus token saham lainnya seperti AMZON, AMDON, TSLAX, NFLXON MSFTON dan lebih banyak lagi, habis kamu bisa mulai trading di exchange crypto terlengkap, Bittime.
Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.
Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.
Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.
FAQ
Apa saja saham yang berpotensi diuntungkan Piala Dunia 2026?
Visa, Coca-Cola, Adidas, Marriott, Hilton, Airbnb, serta sejumlah maskapai penerbangan.
Mengapa Visa diuntungkan Piala Dunia?
Karena peningkatan transaksi pembayaran dari wisatawan dan pengunjung turnamen.
Apakah saham hotel bisa mendapat manfaat?
Ya, karena meningkatnya permintaan akomodasi di kota-kota tuan rumah.
Apakah ada emiten Indonesia yang diuntungkan?
Beberapa emiten media, ritel, dan consumer goods berpotensi mendapat manfaat tidak langsung.
Apakah Piala Dunia cukup menjadi alasan membeli saham?
Tidak. Investor tetap perlu mempertimbangkan fundamental dan valuasi perusahaan.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.



