Kinerja Intel Q2 2026 Lampaui Ekspektasi, Bisnis Chip ASIC Tumbuh Pesat
2026-07-24
Intel melaporkan kinerja keuangan Q2 2026 yang jauh melampaui ekspektasi pasar, dengan pendapatan melonjak 25% menjadi $16,1 miliar, pertumbuhan tercepat sejak Q3 2011.
Laba per saham (EPS) mencapai 42 sen, dua kali lipat dari estimasi analis (21 sen).
Lonjakan ini didorong oleh booming infrastruktur AI yang meningkatkan permintaan prosesor server, serta pertumbuhan bisnis foundry yang naik 31% menjadi $5,8 miliar.
Saham Intel naik 4% dalam perdagangan after-hours dan telah melonjak 170% sepanjang 2026, meskipun sempat terkoreksi 28% di bulan Juli.
Poin Penting
Intel mencatat pertumbuhan pendapatan tercepat dalam 15 tahun dengan kenaikan 25% menjadi $16,1 miliar di Q2 2026, melampaui ekspektasi analis ($14,42 miliar).
Bisnis data center melonjak 59% menjadi $6,3 miliar didorong oleh permintaan AI, sementara bisnis foundry tumbuh 31% menjadi $5,8 miliar.
Saham Intel naik 4% setelah jam perdagangan dan telah melonjak 170% sepanjang tahun 2026, meskipun sempat turun 28% di bulan Juli akibat aksi ambil untung.
Rincian Kinerja Keuangan Intel Q2 2026

Sumber: Google Finance
Intel membukukan pertumbuhan yang solid di semua lini bisnis utama:
- Pendapatan Total: $16,1 miliar (+25% YoY), melampaui estimasi $14,42 miliar
- EPS (Adjusted): 42 sen, vs estimasi 21 sen
- Gross Margin: 42%, naik dari 2,5% di periode yang sama tahun lalu
- Operating Margin (Pro-forma): 17%—tertinggi sejak awal 2022
Pantau kinerja saham global dan kelola portofolio digital Anda. Daftar di Bittime, platform trading crypto terpercaya di Indonesia
Segmen Bisnis:
- Client Computing Group (PC): $8,9 miliar (+13% YoY)—masih unit terbesar
- Data Center & AI: $6,3 miliar (+59% YoY)—pertumbuhan tercepat
- Foundry: $5,8 miliar (+31% YoY)—meskipun belum mengumumkan pelanggan besar
Pertumbuhan data center yang eksplosif mencerminkan permintaan AI yang kuat, sementara bisnis foundry menunjukkan kemajuan signifikan dengan produksi chip untuk Fortinet, pelanggan pertama yang diumumkan di bawah kepemimpinan CEO Lip-Bu Tan.
CFO David Zinsner menyatakan bahwa Intel mengalami kendala pasokan karena permintaan data center melebihi kapasitas produksi.
Baca Juga : Investasi $10.000 di Intel Awal 2026: Juli 2026 Jadi Berapa?
Mengapa Bisnis ASIC Tumbuh Pesat?
Pertumbuhan bisnis ASIC (Application-Specific Integrated Circuit) Intel didorong oleh beberapa faktor:
1. Ledakan AI Infrastructure
Perusahaan hyperscaler dan penyedia cloud terus membangun pusat data AI, menciptakan permintaan besar untuk chip khusus.
2. Kontrak Jangka Panjang
Intel telah menandatangani 10 perjanjian jangka panjang dengan pelanggan, beberapa dengan harga terkunci, mirip dengan strategi yang digunakan di industri memori.
3. Kemajuan Teknologi Manufaktur
Proses manufaktur terbaru, 14A, lebih maju dibandingkan teknologi lama pada titik siklus yang sama.
4. Kapasitas Foundry yang Membaik
Intel Foundry mencatat $5,8 miliar penjualan, naik 31% secara tahunan.
Baca Juga : Tokenized Stock Populer 2026: Saham Teknologi Jadi Favorit Investor
Prospek dan Panduan Q3 2026
Intel memberikan panduan untuk Q3 2026 yang juga melampaui ekspektasi:
Panduan Intel Q3 2026 vs Estimasi Analis
CEO Lip-Bu Tan menyatakan,
"AI is driving unprecedented demand for compute.
As we continue to execute, Intel is well-positioned to capture sustainable growth across our CPU franchise."
CFO David Zinsner menambahkan bahwa Intel akan meningkatkan belanja modal secara signifikan tahun depan, terutama untuk peralatan pabrik, sebagai bagian dari transformasi menjadi produsen chip untuk perusahaan lain.
Namun, Intel memperkirakan penjualan PC akan flat di Q3 karena kelangkaan memori.
Perusahaan juga belum mengungkapkan pelanggan foundry besar, yang tetap menjadi katalis yang dinantikan investor.
Baca Juga : Rekomendasi Saham AS yang Bagus di Bulan Juli 2026
Respon Pasar dan Analis
Saham Intel naik 4% dalam perdagangan after-hours pada Kamis (23/7) setelah rilis laporan keuangan.
Sebelumnya, saham INTC sempat turun 28% di bulan Juli setelah reli 170% sejak awal 2026, mencerminkan aksi ambil untung dan kekhawatiran pasar tentang valuasi yang tinggi.
Analis Seaport Research, Jay Goldberg, menyoroti margin operasi pro-forma 17% sebagai level tertinggi sejak awal 2022.
"Intel's high fixed-cost model has considerable operating leverage. That has been working against the company for years, and should demonstrate what the company can do as it returns from near-dead," tulis Goldberg.
Ini menunjukkan bahwa Intel mulai menuai hasil dari transformasi yang dimulai beberapa tahun lalu.
Baca juga : Modal Rp10.000 Bisa Beli Saham AS? Ini Beda Tokenized Stocks dan Saham Biasa
Dampak bagi Investor dan Prospek Jangka Panjang
Bagi investor, laporan ini menegaskan bahwa Intel berhasil memanfaatkan gelombang AI untuk menghidupkan kembali bisnisnya.
Dengan pertumbuhan data center 59%, foundry 31%, dan panduan yang kuat, Intel menunjukkan bahwa transformasi CEO Lip-Bu Tan mulai membuahkan hasil. Namun, risiko tetap ada:
- Valuasi Tinggi: Saham telah naik 170% pada 2026, meningkatkan risiko koreksi.
- Ketergantungan pada AI: Seperti Nvidia dan AMD, kinerja Intel sangat terkait dengan siklus belanja AI.
- Foundry Customer: Belum adanya pelanggan foundry besar bisa menjadi hambatan jika tidak segera terwujud.
Cek harga token saham seperti Amazon Tokenized Stock Ondo (AMZNON), Netflix Tokenized Stock Ondo (NFLXON), Microsoft Tokenized Ondo (MSFTON) dan lebih banyak lagi hanya di Bittime.
Baca Juga : Saham PayPal (PYPL) Melonjak Usai Kabar Akuisisi, Masih Layak Dibeli?
Kesimpulan
Intel mencatatkan kinerja impresif di Q2 2026 dengan pertumbuhan pendapatan 25%, didorong oleh booming AI dan pertumbuhan bisnis ASIC/foundry.
Panduan yang kuat dan margin yang membaik menunjukkan transformasi perusahaan berjalan sesuai rencana.
Namun, saham yang sudah naik 170% di 2026 dan ketergantungan pada siklus AI tetap menjadi risiko yang perlu diwaspadai investor.
Dapatkan eksposur ke saham perusahaan teknologi ternama melalui tokenized stock seperti TSLAX, MSFTON atau GOOGLX di market Bittime.
Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.
Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.
Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.
FAQ
Berapa pendapatan Intel Q2 2026?
$16,1 miliar, naik 25% YoY dan melampaui estimasi $14,42 miliar.
Berapa EPS Intel Q2 2026?
42 sen (adjusted), dua kali lipat dari estimasi 21 sen.
Mengapa bisnis data center Intel tumbuh 59%?
Didorong oleh permintaan AI yang kuat dari perusahaan hyperscaler dan penyedia cloud.
Apa itu bisnis foundry Intel?
Bisnis manufaktur chip untuk perusahaan lain, yang tumbuh 31% menjadi $5,8 miliar di Q2 2026.
Siapa pelanggan foundry Intel yang baru diumumkan?
Fortinet, untuk memproduksi chip keamanan dengan teknologi manufaktur lama.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.



