Aturan Komisi Ojol 8% Resmi Berlaku, Tapi Driver Merasa Tidak Diuntungkan: Kenapa?
2026-07-02
Kebijakan komisi ojek online 8 persen mulai diterapkan pada 1 Juli 2026 dengan harapan dapat meningkatkan pendapatan mitra pengemudi.
Namun, hanya sehari setelah aturan berlaku, muncul keluhan driver ojol yang menyebut perubahan tersebut belum memberikan dampak nyata terhadap penghasilan mereka.
Menurut para pengemudi, persoalan utama bukan hanya besaran komisi yang dipotong aplikasi, tetapi juga berbagai biaya lain yang masih mengurangi pendapatan setiap kali menyelesaikan perjalanan.
Key Takeaways
- Komisi aplikator ojol resmi diturunkan menjadi 8 persen mulai 1 Juli 2026.
- Driver mengaku pendapatan belum meningkat karena masih ada berbagai potongan biaya di luar komisi.
- Pengemudi meminta pemerintah mengevaluasi tarif dasar perjalanan, bukan hanya memangkas komisi.
Daftar di Bittime sekarang dan mulai trading kripto dengan proses yang cepat, aman, dan mudah di aplikasi.
Apa Isi Aturan Komisi Ojol 8 Persen?
Mulai 1 Juli 2026, pemerintah bersama para perusahaan aplikasi menerapkan kebijakan baru yang membatasi potongan komisi menjadi maksimal 8 persen. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi yang selama ini mengeluhkan tingginya potongan dari setiap order.
Secara teori, kebijakan tersebut membuat bagian pendapatan yang diterima driver menjadi lebih besar dibanding sebelumnya. Dengan komisi yang lebih kecil, penghasilan bersih seharusnya ikut meningkat apabila tarif perjalanan dan komponen lainnya tetap sama.
Namun, implementasi di lapangan menunjukkan kondisi yang berbeda. Berdasarkan laporan Kompas, sejumlah pengemudi menyebut manfaat aturan tersebut belum benar-benar terasa karena masih terdapat berbagai komponen biaya lain yang tetap dipotong dari pendapatan mereka.
Baca Juga: Trump Ternyata Simpan Bitcoin Senilai US$50 Juta di Cold Wallet, Ini Faktanya
Mengapa Driver Ojol Masih Mengeluh?
Keluhan utama para pengemudi bukan lagi mengenai angka komisi resmi, melainkan total potongan yang mereka rasakan setelah menyelesaikan perjalanan.
Seorang pengemudi yang diwawancarai Kompas mengungkapkan bahwa meskipun komisi aplikasi telah turun menjadi 8 persen, penghasilan bersih tetap berkurang akibat adanya biaya lain yang masih dikenakan. Akibatnya, pendapatan harian tidak mengalami peningkatan yang signifikan.
Menurut para driver, berbagai potongan tersebut membuat angka komisi resmi menjadi kurang mencerminkan kondisi sebenarnya yang mereka terima setiap hari.
Selain itu, sebagian pengemudi juga mengaku masih harus menanggung berbagai biaya operasional yang terus meningkat, mulai dari bahan bakar, servis kendaraan, penggantian oli, ban, hingga cicilan kendaraan.
Dengan biaya hidup yang semakin tinggi, selisih pendapatan akibat penurunan komisi dinilai belum cukup membantu meningkatkan kesejahteraan.

Ilustrasi: Image generated by AI
Baca Juga: Bank Sentral Dunia Mulai Tinggalkan Dolar AS, Beralih ke Emas
Driver Minta Tarif Dasar Dinormalkan
Selain menyoroti potongan biaya, para pengemudi menyampaikan tuntutan lain yang dianggap lebih penting, yaitu normalisasi tarif dasar perjalanan.
Menurut mereka, tarif dasar merupakan komponen utama yang menentukan besarnya pendapatan. Apabila tarif awal terlalu rendah, pengurangan komisi tidak akan memberikan perubahan berarti terhadap penghasilan bersih.
Secara sederhana, pendapatan driver dihitung dari tarif perjalanan yang telah dikurangi berbagai komponen biaya. Ketika tarif dasar tidak mengalami penyesuaian, nominal yang diterima pengemudi tetap relatif kecil meskipun persentase komisi telah diturunkan.
Karena itu, sejumlah pengemudi meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap struktur tarif ojek online, bukan hanya fokus pada besaran komisi aplikator.
Baca juga : JHT Kena Pajak? Ini Skema Potongan Pajak dan Tarif Terbarunya
Potongan Biaya Apa Saja yang Dipermasalahkan?
Dalam praktiknya, pengemudi menyebut masih terdapat beberapa komponen biaya yang mengurangi pendapatan selain komisi utama.
Walaupun setiap aplikasi memiliki kebijakan yang berbeda, para driver menilai berbagai biaya tambahan termasuk pajak aplikasi membuat total pemotongan menjadi lebih besar daripada angka komisi yang diumumkan pemerintah.
Di sisi lain, sebagian pengemudi juga menyoroti berbagai program promosi yang memengaruhi nilai pendapatan bersih. Mereka berharap seluruh komponen potongan dapat dijelaskan secara lebih transparan agar mitra pengemudi memahami perhitungan yang diterapkan pada setiap perjalanan.
Mengapa Tarif Dasar Menjadi Sorotan?
Tarif dasar menjadi perhatian karena merupakan sumber utama pendapatan pengemudi.
Apabila tarif perjalanan tetap rendah, penurunan komisi hanya memberikan tambahan penghasilan dalam jumlah terbatas. Sebaliknya, kenaikan tarif dasar akan langsung meningkatkan nominal yang diterima driver, meskipun persentase komisi tidak berubah.
Pengemudi juga menilai kondisi ekonomi saat ini sudah berbeda dibanding beberapa tahun lalu. Harga bahan bakar, suku cadang kendaraan, serta biaya perawatan mengalami kenaikan sehingga tarif dasar dinilai perlu dievaluasi agar lebih sesuai dengan biaya operasional yang sebenarnya.
Baru mulai investasi crypto? Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) bisa jadi pilihan awal yang populer untuk dipantau dan diperdagangkan di Bittime.
Kesimpulan
Pemberlakuan aturan komisi ojol 8 persen merupakan langkah awal untuk meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi.
Namun, berdasarkan pengalaman sejumlah driver di lapangan, kebijakan tersebut belum memberikan dampak yang signifikan terhadap pendapatan karena masih terdapat berbagai potongan biaya lain yang harus ditanggung.
Para pengemudi berharap evaluasi berikutnya tidak hanya membahas besaran komisi aplikator, tetapi juga mencakup transparansi seluruh komponen potongan dan penyesuaian tarif dasar perjalanan.
Cek harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), XRP, Solana (SOL), Polygon (POL), dan BNB juga memecoin unggulan DOGE. Kamu bisa trading langsung di Bittime!
Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.
Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.
Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.
FAQ
Apa itu aturan komisi ojol 8 persen?
Aturan ini membatasi potongan komisi perusahaan aplikasi menjadi maksimal 8 persen mulai 1 Juli 2026 sebagai upaya meningkatkan pendapatan mitra pengemudi.
Mengapa driver ojol masih mengeluh setelah aturan baru berlaku?
Pengemudi mengaku masih dikenai berbagai potongan biaya lain sehingga pendapatan bersih belum meningkat secara signifikan.
Apa tuntutan utama para driver ojol?
Selain meminta transparansi potongan biaya, mereka juga mengusulkan normalisasi tarif dasar perjalanan agar pendapatan lebih sesuai dengan biaya operasional.
Apakah semua aplikasi menerapkan sistem potongan yang sama?
Tidak. Setiap perusahaan aplikasi memiliki struktur biaya dan kebijakan operasional yang dapat berbeda, meskipun tetap harus mengikuti ketentuan yang berlaku.
Mengapa tarif dasar dianggap lebih penting daripada penurunan komisi?
Tarif dasar menentukan besarnya nilai awal setiap perjalanan. Jika tarif terlalu rendah, pengurangan komisi hanya memberikan tambahan pendapatan yang terbatas.
Apakah aturan komisi 8 persen otomatis meningkatkan penghasilan driver?
Tidak selalu. Besarnya pendapatan yang diterima pengemudi juga dipengaruhi oleh tarif perjalanan, biaya operasional, serta komponen potongan lain yang berlaku.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.



