Apa Itu Euclid Protocol? Unified Liquidity Layer yang Ingin Menyatukan DeFi
2026-03-15
DeFi punya masalah fundamental yang belum terpecahkan sejak awal: likuiditas yang tersebar di puluhan blockchain berbeda, tidak bisa saling mengakses satu sama lain tanpa jembatan yang mahal dan berisiko.
Dari $98 miliar TVL yang ada di seluruh ekosistem DeFi, sebagian besar terkunci di pool yang terisolasi, menciptakan gesekan harga, slippage tinggi, dan pengalaman yang frustrasi bagi pengguna.
Euclid Protocol hadir dengan tesis yang berbeda dari semua solusi sebelumnya: bukan memindahkan likuiditas antar chain, tapi menciptakan satu lapisan tunggal di mana semua likuiditas bisa diakses dari mana saja tanpa harus kemana-mana.
Key Takeaways
Euclid bukan bridge dan bukan aggregator, tapi liquidity consensus layer yang menyatukan pool dari 40+ network dalam satu venue.
Phase 2 private mainnet sudah live sejak 10 Maret 2026 dengan 18M+ transaksi testnet dan 1,2 juta wallet terhubung.
TGE dijadwalkan H1 2026 dengan Passport sebagai tiket akses, minting sudah ditutup di 155.000.
Daftar di Bittime sekarang dan mulai trading kripto dengan proses yang cepat, aman, dan mudah di aplikasi.
Masalah yang Ingin Dipecahkan Euclid Protocol
Selama bertahun-tahun, industri crypto memperlakukan likuiditas sebagai sumber daya terbatas yang harus diperebutkan oleh proyek-proyek melalui insentif dan marketing.
Pendekatan ini menciptakan fragmentasi di seluruh jaringan, dengan aset yang sama membutuhkan pool likuiditas terpisah di chain yang berbeda.
Untuk mengilustrasikan masalahnya: jika ada pool $1 juta di 10 chain, kamu hanya bisa trading melawan $1 juta likuiditas, meski $10 juta likuiditas sebenarnya ada.
Sebelum Euclid, pasar yang terfragmentasi berarti setiap chain harus membangun likuiditasnya dari nol.
Fragmentasi likuiditas saat ini mengunci lebih dari $30 miliar di seluruh chain.
Untuk melakukan swap sederhana seperti ETH ke SOL ke POL ke USDC ke USDT dalam satu transaksi, dengan sistem yang ada sekarang kamu membutuhkan beberapa bridge, swap, dan biaya yang sangat besar — menjadikannya tidak praktis.
Baca juga : Apa Itu World Mobile Token (WMTX)? Kripto DePIN yang Ingin Menghubungkan Dunia
Apa Itu Euclid Protocol?
Euclid Protocol adalah lapisan infrastruktur terdesentralisasi yang dirancang untuk menyatukan likuiditas di seluruh ekosistem blockchain yang terfragmentasi seperti Ethereum, Solana, dan Cosmos.
Protokol ini menghilangkan kebutuhan untuk bridging tradisional dengan menyediakan virtual liquidity pools, atomic cross-chain swaps, dan messaging protocol yang memungkinkan settlement cepat dan akses likuiditas yang dalam tanpa memindahkan aset antar chain.
Georges Chouchani, founder Euclid Protocol, menggambarkan visinya dengan analogi yang tepat: Euclid bukan seperti broker yang mencari jalur terbaik untuk menyelesaikan perdagangan — Euclid adalah New York Stock Exchange di mana semua broker dari seluruh dunia bertransaksi karena ini adalah venue paling likuid yang bisa diakses.

Baca juga: Apa Itu WAR Meme Coin? Analisis WAR Token, Harga Terbaru, dan Potensi di Pasar Crypto
Cara Kerja: Tiga Komponen Inti
Euclid bekerja melalui tiga lapisan infrastruktur yang saling terhubung:
Pertama, Lumen sebagai Virtual Settlement Layer: satu sumber kebenaran tunggal yang mengkoordinasikan likuiditas di seluruh jaringan dan menegakkan safeguard finalitas. Ini adalah "buku besar" pusat yang mencatat semua state likuiditas tanpa perlu memindahkan aset fisik.

Kedua, Virtual Liquidity Pools (VLPs): struktur yang secara virtual menyatukan likuiditas sehingga pengguna di satu chain bisa mengakses agregat likuiditas yang lebih dalam tanpa secara fisik memindahkan aset antar chain.

Ketiga, Euclid Messaging Protocol (EMP): komunikasi antara pool on-chain dan virtual counterpart-nya, dibangun di atas IBC dan dirancang untuk bekerja melampaui satu ekosistem.

Hasilnya adalah dukungan untuk gasless, signature-free swaps dengan sub-3-second settlements dan uptime tinggi, serta kemampuan bagi proyek untuk meluncurkan token yang bisa diperdagangkan di 40+ chain secara instan.
Baca juga : Apa itu BSB Token? Mengenal Ekosistem dan Potensi Block Street (BSB)
Empat Produk Utama
Euclid Swap memungkinkan cross-chain trading sementara aset tetap berada di jaringan aslinya. Pengguna bisa melakukan swap lintas chain tanpa harus berpindah wallet atau membayar bridge fees karena settlement terjadi secara virtual.
Euclid Launch memberikan kreator token akses langsung ke shared liquidity pool saat peluncuran, artinya platform bisa meluncurkan sekali dan tidak perlu membangun ulang likuiditas di tempat lain. Ini menyelesaikan salah satu tantangan terbesar untuk proyek baru: cold start problem dalam membangun likuiditas.
Planet Euclid adalah lapisan misi dan reward protokol, tempat Passport holder berinteraksi dengan ekosistem untuk mendapatkan insentif dan berpartisipasi dalam program komunitas.
Euclid Scan adalah block explorer khusus untuk memantau aktivitas cross-chain di seluruh jaringan Euclid.
Baca juga : FaucetPay.io: Panduan Pemula dan Daftar Faucet Crypto Terlengkap
Perkembangan Terkini: Phase 2 Private Mainnet
Euclid Protocol meluncurkan phase kedua private mainnet-nya pada 10 Maret 2026, bekerja untuk memvalidasi pasar yang terpadu dalam kondisi produksi nyata.
Phase pertama mainnet diluncurkan pada 24 Februari untuk Passport holder terdaftar dengan transaksi live di seluruh jaringan nyata.
Platform mencatat baseline testnet lebih dari 18 juta transaksi dan 350.000 monthly active users.
Phase 2 menjalankan Euclid Swap, Euclid Launch, dan Planet Euclid secara bersamaan sebagai stress test sesungguhnya terhadap kedalaman dan stabilitas platform.
Pendanaan dan Tim Euclid Protocol
Euclid Protocol didukung oleh KuCoin Ventures dengan total sekitar $4,1 juta dalam pendanaan, termasuk $3,5 juta seed round.
Proyek ini diposisikan sebagai infrastruktur serius yang berpotensi menjadi fondasi untuk transfer cross-chain dan efisiensi kapital.
Euclid Passport dan Akses
Passport minting sudah ditutup secara permanen di 155.000. Namun akses masih tersedia melalui secondary market. Passport berfungsi sebagai tiket akses ke Phase 2 mainnet dan program reward Planet Euclid, dan kemungkinan akan memainkan peran dalam distribusi TGE yang dijadwalkan di H1 2026.
Kesimpulan
TGE Euclid dijadwalkan pada H1 2026, dengan testnet yang sudah mencapai lebih dari 1 juta wallet aktif sebagai fondasi komunitas yang sudah terbentuk sebelum token diluncurkan.
Cara Beli Crypto di Bittime?
Ingin trading jual beli Bitcoin dan investasi crypto dengan mudah? Bittime siap membantu! Sebagai exchange crypto Indonesia yang terdaftar resmi di Bappebti, Bittime memastikan setiap transaksi aman dan cepat.
Mulai dengan registrasi dan verifikasi identitas, lalu lakukan deposit minimal Rp10.000. Setelah itu, kamu bisa langsung beli aset digital favoritmu!
Cek kurs BTC to IDR, ETH to IDR, SOL to IDR dan aset kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Selain itu, kunjungi Bittime Blog untuk mendapatkan berbagai update menarik dan informasi edukatif seputar dunia crypto. Temukan artikel terpercaya tentang Web3, teknologi blockchain, dan tips investasi aset digital yang dirancang untuk memperkaya pengetahuan kamu dalam dunia kripto.
FAQ
Apa itu Euclid Protocol?
Euclid adalah unified liquidity layer yang memungkinkan trading cross-chain dari 40+ network tanpa bridge, dengan settlement virtual yang mempertahankan aset di chain aslinya.
Apa bedanya Euclid dengan bridge biasa?
Euclid tidak memindahkan aset antar chain. Virtual Liquidity Pools menyatukan likuiditas secara virtual sehingga pengguna bisa akses pool dari chain manapun tanpa bridging.
Kapan TGE Euclid Protocol?
TGE dijadwalkan pada H1 2026, dengan Passport sebagai tiket akses yang minting-nya sudah ditutup permanen di 155.000 dan kini hanya tersedia di secondary market.
Apa itu Euclid Passport?
Passport adalah NFT akses ekosistem Euclid yang memberikan akses ke Phase 2 mainnet, Planet Euclid rewards, dan kemungkinan distribusi TGE. Minting sudah ditutup di 155.000.
Seberapa besar ekosistem Euclid saat ini?
Euclid mencatat 18 juta transaksi testnet, 1,2 juta wallet terhubung, dan 350.000 monthly active users sebelum mainnet Phase 2 diluncurkan pada 10 Maret 2026.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.



