Trump Dorong Suku Bunga The Fed 1%, Ini Dampaknya bagi Bitcoin dan Pasar Crypto

2026-09-17
Trump Dorong Suku Bunga The Fed 1%, Ini Dampaknya bagi Bitcoin dan Pasar Crypto.webp

Permintaan Donald Trump agar Federal Reserve menurunkan suku bunga hingga level 1% kembali menarik perhatian pasar keuangan global, termasuk industri cryptocurrency.

Setelah The Fed menaikkan suku bunga, Trump menyampaikan pandangan bahwa tingkat bunga yang jauh lebih rendah akan membantu perekonomian Amerika Serikat. 

Pernyataan tersebut langsung memicu diskusi mengenai dampaknya terhadap aset berisiko, terutama Bitcoin.

Bagi investor crypto, kebijakan moneter Amerika Serikat merupakan salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan. 

Perubahan suku bunga dapat mempengaruhi likuiditas global, kekuatan dolar AS, serta keputusan investor dalam memilih aset.

Namun, hubungan antara suku bunga dan harga Bitcoin tidak bersifat sederhana. Suku bunga rendah dapat menjadi katalis positif, tetapi kondisi ekonomi secara keseluruhan tetap menjadi faktor penentu.

Key Takeaways

  • Donald Trump meminta Federal Reserve penurunan suku bunga Amerika Serikat hingga sekitar 1% atau lebih rendah, The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin.

  • Penurunan suku bunga dapat meningkatkan likuiditas pasar dan berpotensi mendukung aset berisiko, tetapi bergantung pada inflasi, kondisi ekonomi, dan respons investor.

  • Hubungan antara Bitcoin dan The Fed semakin kuat karena kebijakan moneter Amerika Serikat mempengaruhi dolar, arus modal global, dan sentimen terhadap aset digital.

Mengapa Trump Mendorong Suku Bunga The Fed Turun ke 1%?

Trump Dorong Suku Bunga The Fed 1%, Ini Dampaknya bagi Bitcoin dan Pasar Crypto - image.webp

Ilustrasi: Sumber AI

Permintaan Trump minta suku bunga 1 persen berkaitan dengan pandangannya bahwa biaya pinjaman yang lebih rendah dapat membantu aktivitas ekonomi Amerika Serikat.

Secara teori, suku bunga rendah dapat membuat kredit lebih murah bagi bisnis dan konsumen. 

Kondisi tersebut dapat mendorong investasi, konsumsi, dan meningkatkan jumlah uang yang beredar dalam perekonomian.

Namun, Federal Reserve memiliki kewenangan independen dalam menentukan kebijakan moneter. Keputusan The Fed biasanya mempertimbangkan berbagai indikator seperti:

Faktor Ekonomi

Mengapa Dipertimbangkan The Fed

Inflasi

Menentukan apakah tekanan harga masih membutuhkan kebijakan ketat

Pasar tenaga kerja

Mengukur kondisi lapangan pekerjaan

Pertumbuhan ekonomi

Menilai kesehatan ekonomi secara keseluruhan

Stabilitas keuangan

Memastikan sistem keuangan tetap berjalan

Karena itu, meskipun ada tekanan politik untuk menurunkan bunga, keputusan akhir tetap bergantung pada evaluasi ekonomi bank sentral.

Baca Juga : Kraken vs Hyperliquid: Perpetual Futures Terregulasi Mulai Ubah Pasar Crypto Amerika

The Fed Justru Naikkan Suku Bunga, Berlawanan dengan Dorongan Trump

Federal Reserve sebelumnya menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,75%–4%. 

Keputusan tersebut menjadi kenaikan pertama dalam tiga tahun terakhir dan dilakukan ketika inflasi masih menjadi perhatian utama.

Trump kemudian mengkritik keputusan tersebut dan menyatakan bahwa suku bunga seharusnya berada jauh lebih rendah.

Perbedaan antara posisi Trump dan kebijakan The Fed dapat terlihat sebagai berikut:

Faktor

Kondisi

Target Trump

Suku bunga sekitar 1% atau lebih rendah

Kisaran suku bunga setelah keputusan Fed

3,75%–4%

Selisih

Sekitar 2,75–3 poin persentase

Dampak potensial

Perubahan besar terhadap biaya modal dan likuiditas pasar

Perbedaan tersebut menunjukkan adanya perdebatan mengenai arah kebijakan moneter Amerika Serikat.

Baca Juga : BTC Minggu Ini: Fed dan CLARITY Act Jadi Penentu Harga Bitcoin

Dampak Fed Rate ke Bitcoin: Mengapa Suku Bunga Berpengaruh?

Hubungan Bitcoin dan The Fed semakin kuat karena cryptocurrency kini menjadi bagian dari pasar aset global.

Pada awal kemunculannya, Bitcoin sering dianggap sebagai aset yang tidak bergantung pada sistem keuangan tradisional. 

Namun, meningkatnya partisipasi investor institusi membuat Bitcoin semakin sensitif terhadap faktor makroekonomi.

Ketika suku bunga tinggi, investor biasanya lebih tertarik menyimpan dana pada instrumen dengan imbal hasil seperti obligasi karena risikonya lebih rendah.

Sebaliknya, ketika suku bunga turun, sebagian investor mulai mencari aset dengan potensi pertumbuhan lebih tinggi.

Perubahan Kebijakan

Dampak Potensial terhadap Bitcoin

Suku bunga turun

Likuiditas dapat meningkat dan investor mencari aset alternatif

Imbal hasil obligasi turun

Sebagian modal dapat berpindah ke aset berisiko

Dolar melemah

Bitcoin dapat menjadi alternatif penyimpan nilai

Modal institusi meningkat

Permintaan terhadap Bitcoin dapat bertambah

Inilah alasan mengapa pasar sering memperhatikan dampak Fed rate ke Bitcoin.

Yuk mulai invest dan trading Bittime, Register di Bittime dengan proses yang cepat, aman, dan mudah.

Jika Suku Bunga The Fed Turun ke 1%, Apakah Bitcoin Bisa Naik?

Skenario Trump Fed rate cut hingga 1% akan menjadi perubahan besar dibandingkan kondisi saat ini.

Secara teori, bunga rendah dapat menciptakan kondisi yang lebih mendukung bagi aset berisiko karena meningkatkan likuiditas.

Namun, penurunan suku bunga tidak otomatis menyebabkan Bitcoin naik.

Pasar biasanya melihat alasan di balik keputusan tersebut.

Skenario

Kemungkinan Respons Pasar

Bunga turun karena inflasi terkendali

Investor dapat melihatnya sebagai sinyal positif

Bunga turun karena ekonomi melemah

Investor mungkin tetap berhati-hati

Likuiditas meningkat

Aset berisiko berpotensi mendapatkan dukungan

Ketidakpastian ekonomi tinggi

Permintaan risiko dapat tetap rendah

Karena itu, prediksi Bitcoin naik tetap membutuhkan konfirmasi dari berbagai faktor lain.

Baca Juga : Bitcoin Turun September 2026, CLARITY Act Jadi Pemicu Utama?

Likuiditas Crypto Menjadi Faktor Kunci Pergerakan Pasar

Salah satu alasan utama investor memperhatikan kebijakan suku bunga AS adalah pengaruhnya terhadap likuiditas.

Ketika The Fed memperketat kebijakan, biaya modal meningkat dan investor cenderung mengurangi eksposur terhadap aset berisiko.

Sebaliknya, kebijakan yang lebih longgar dapat meningkatkan aliran modal ke pasar.

Dalam ekosistem crypto, perubahan likuiditas dapat mempengaruhi:

Faktor Pasar

Dampak

Volume perdagangan

Aktivitas pasar dapat meningkat

Investor institusi

Minat terhadap aset digital dapat bertambah

Permintaan Bitcoin

Potensi perubahan tekanan beli

Valuasi crypto

Dapat mengalami perubahan mengikuti arus modal

Karena itu, trader dan investor sering menggunakan kebijakan The Fed sebagai salah satu indikator dalam membaca arah pasar.

Bitcoin dan The Fed dalam Siklus Pasar Crypto

Pergerakan Bitcoin tidak hanya ditentukan oleh suku bunga.

Pasar crypto memiliki siklus sendiri yang dipengaruhi oleh beberapa faktor:

Faktor

Peran terhadap Siklus Bitcoin

Kebijakan The Fed

Mengatur kondisi likuiditas global

Bitcoin halving

Mengurangi jumlah Bitcoin baru yang masuk pasar

Investasi institusi

Meningkatkan permintaan jangka panjang

Sentimen investor

Menentukan tingkat optimisme pasar

Dalam beberapa siklus sebelumnya, periode kebijakan moneter longgar sering bertepatan dengan meningkatnya minat terhadap aset berisiko.

Namun, setiap siklus memiliki kondisi berbeda sehingga investor perlu melihat kombinasi berbagai indikator.

Baca Juga : Benarkah HYPE Bisa Jadi Raja Altcoin Season 2026?

Apakah Fed Rate Cut Selalu Positif untuk Crypto?

Meskipun banyak investor menganggap penurunan bunga sebagai katalis positif, dampaknya tidak selalu sama.

Jika pemangkasan bunga terjadi karena ekonomi stabil dan inflasi terkendali, pasar dapat merespons positif.

Namun, jika bunga turun karena kekhawatiran resesi, investor bisa memilih bertahan pada aset yang lebih aman.

Oleh karena itu, harga Bitcoin terbaru tetap dipengaruhi oleh kombinasi faktor seperti:

Faktor

Pengaruh

Kebijakan moneter

Mempengaruhi likuiditas

Kondisi ekonomi global

Menentukan selera risiko

Regulasi crypto

Mempengaruhi kepercayaan investor

Arus modal institusi

Menentukan permintaan pasar


 

Siap trading dengan peluang dua arah? Coba Bittime Futures dan mulai trading derivatif crypto langsung dari aplikasi Bittime

Apa Arti Kebijakan Trump bagi Masa Depan Bitcoin?

Permintaan Trump terhadap suku bunga 1% memberikan sentimen baru bagi pasar cryptocurrency.

Investor kini memperhatikan apakah kebijakan moneter Amerika Serikat akan bergerak menuju kondisi yang lebih longgar.

Namun, arah Bitcoin tetap bergantung pada keputusan Federal Reserve, kondisi ekonomi global, dan perilaku investor.

Suku bunga rendah dapat menjadi salah satu faktor pendukung bagi pasar crypto, tetapi bukan satu-satunya penentu.

bittime biaya withdrawal murah

Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.

Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.

Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.

FAQ

Mengapa Trump meminta suku bunga The Fed turun menjadi 1%?

Trump menyatakan bahwa suku bunga rendah dapat membantu aktivitas ekonomi Amerika Serikat dengan menurunkan biaya pinjaman dan meningkatkan aktivitas investasi.

Apa hubungan Bitcoin dan The Fed?

Bitcoin semakin berkaitan dengan kebijakan The Fed karena perubahan suku bunga memengaruhi likuiditas, dolar AS, dan keputusan investor terhadap aset berisiko.

Apakah suku bunga The Fed 1% bisa membuat Bitcoin naik?

Suku bunga rendah dapat mendukung Bitcoin melalui peningkatan likuiditas, tetapi kenaikan harga tetap bergantung pada kondisi ekonomi dan sentimen pasar.

Apakah Fed rate cut selalu membuat harga crypto naik?

Tidak selalu. Dampaknya bergantung pada alasan pemangkasan bunga, kondisi ekonomi, dan respons investor global.

Faktor apa saja yang mempengaruhi harga Bitcoin terbaru?

Harga Bitcoin dipengaruhi oleh kebijakan moneter, arus dana institusi, regulasi crypto, kondisi ekonomi global, serta sentimen pasar.

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

Dolar AS Bisa Berubah? Investor Soroti American Reserve Modernization Act
Dolar AS Bisa Berubah? Investor Soroti American Reserve Modernization Act

American Reserve Modernization Act mendorong Bitcoin masuk kerangka reserve AS dan memicu perhatian investor terhadap arah dolar serta pasar global.

2026-09-17Baca