Solana Kembali ke $77: Saatnya Akumulasi atau Tunggu $70?

2026-07-17

Solana Kembali ke $77: Akumulasi atau Tunggu $70?

Solana kembali ke US$77 setelah kehilangan momentum di tengah aksi profit taking. Area tersebut sempat menjadi support jangka pendek, tetapi pergerakan terbaru menunjukkan bahwa SOL masih berisiko turun menuju US$73–US$74, bahkan US$70 jika tekanan jual berlanjut.

Key Takeaways

  • SOL turun ke sekitar US$77 setelah mencatat kenaikan 4,74% dalam 30 hari, sehingga koreksi dapat dibaca sebagai profit taking dan konsolidasi.
  • Area US$76,50–US$77 merupakan pivot jangka pendek, sedangkan US$73–US$74 dan US$70 menjadi support berikutnya.
  • Akumulasi bertahap lebih terukur daripada membeli sekaligus karena arah pasar belum kembali bullish secara meyakinkan.

Harga Solana Hari Ini: Apakah Masih di US$77?

Pada 16 Juli 2026, Solana diperdagangkan di sekitar US$77 setelah turun 0,82% dalam 24 jam. SOL bergerak di antara US$76,69 dan US$78,88, memperlihatkan konsolidasi setelah reli sebelumnya.

Pergerakan terbaru menunjukkan bahwa level US$77 belum mampu bertahan. Pada 17 Juli 2026, harga SOL berada di sekitar US$75,29 dengan rentang perdagangan harian US$75,07–US$77,40. 

Kapitalisasi pasarnya tercatat sekitar US$43,85 miliar dengan volume perdagangan 24 jam sekitar US$1,68 miliar.

Solana Kembali ke $77: Akumulasi atau Tunggu $70?

Perubahan tersebut penting bagi pembaca yang mencari “harga Solana hari ini”. US$77 kini lebih tepat diperlakukan sebagai area yang perlu direbut kembali daripada support yang sudah terkonfirmasi.

Selama SOL belum kembali menutup perdagangan di atas US$77, pembeli belum sepenuhnya menguasai arah jangka pendek. Kondisi ini tidak otomatis menandakan tren turun panjang, tetapi menunjukkan bahwa momentum reli sedang melemah.

Baca juga : Prediksi Solana Juli: $80 Penentu, Target $120

Mengapa Solana Turun ke 77 Dollar?

Penurunan Solana tidak muncul setelah satu berita negatif besar. Koreksi terjadi ketika pelaku pasar mulai mengamankan keuntungan dan belum menemukan katalis baru yang cukup kuat untuk mempertahankan harga di atas US$80.

Profit Taking Setelah Kenaikan 4,74%

SOL masih mencatat kenaikan sekitar 4,74% dalam periode 30 hari ketika koreksi menuju US$77 terjadi. Karena itu, istilah “rally 4,7%” perlu dipahami sebagai kenaikan bulanan, bukan lonjakan satu hari.

Setelah harga naik, trader jangka pendek biasanya mulai menjual sebagian posisi untuk merealisasikan keuntungan. 

Tekanan tersebut dapat menahan reli meskipun fundamental proyek tidak mengalami perubahan besar.

Profit taking cenderung menghasilkan beberapa pola:

  • Harga tertahan di dekat resistance.
  • Volume beli tidak lagi meningkat.
  • Trader mulai memasang target lebih rendah.
  • Posisi leverage panjang dilikuidasi saat support ditembus.
  • Pasar bergerak sideways sebelum menentukan tren baru.

Pada kasus SOL, kegagalan bertahan di atas US$78–US$80 memperlihatkan bahwa permintaan belum cukup kuat untuk menyerap seluruh tekanan jual.

Volume Masih Besar, tetapi Momentum Melemah

Saat SOL berada di sekitar US$77, volume perdagangan 24 jam masih mencapai sekitar US$2,08 miliar. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pasar tetap aktif dan koreksi belum identik dengan keluarnya seluruh minat investor.

Namun, volume tinggi tidak selalu bullish. Investor perlu membandingkan arah harga dengan struktur volume. 

Harga yang turun ketika volume jual meningkat menunjukkan distribusi, sedangkan koreksi ringan dengan volume yang terus menyusut dapat menandakan tekanan jual mulai mereda.

Pada 17 Juli 2026, volume SOL tercatat sekitar US$1,68 miliar, turun dibandingkan periode sebelumnya. Penurunan aktivitas ini memperlihatkan bahwa pasar masih menunggu pemicu baru.

Yuk mulai invest dan trading Bittime, Register di Bittime dengan proses yang cepat, aman, dan mudah.

Pasar Menunggu Arah Bitcoin

Sebagai altcoin berkapitalisasi besar, SOL tetap dipengaruhi arah Bitcoin dan sentimen pasar kripto. 

Ketika Bitcoin bergerak tanpa tren kuat, trader cenderung mengurangi eksposur pada altcoin atau memilih transaksi jangka pendek.

Solana dapat memiliki fundamental jaringan yang positif, tetapi harga SOL masih dapat melemah apabila pasar global memasuki fase risk-off. 

Karena itu, pembacaan teknikal SOL perlu disandingkan dengan dominasi Bitcoin, arus modal stablecoin, serta performa Ethereum dan altcoin besar lainnya.

Baca juga : Harga JTO Diprediksi Menguat Berkat Revenue Sharing dan Buyback

Apa Itu Solana dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Solana adalah blockchain Layer 1 yang dirancang untuk menjalankan pembayaran, aplikasi kripto, DeFi, NFT, perdagangan on-chain, dan berbagai program terdesentralisasi. SOL menjadi aset native yang digunakan untuk membayar biaya transaksi, staking, dan mengamankan jaringan.

Salah satu komponen penting Solana adalah Proof of History atau PoH. Teknologi ini bukan pengganti mekanisme konsensus, melainkan jam kriptografis yang membantu validator menyepakati urutan transaksi secara efisien.

PoH menghasilkan rangkaian bukti yang menunjukkan bahwa suatu data telah ada sebelum bukti berikutnya dibuat dan bahwa waktu tertentu telah berlalu. 

Struktur tersebut membantu jaringan mengurutkan transaksi tanpa mengharuskan semua validator terus berkomunikasi untuk menentukan waktu setiap kejadian.

Solana menggabungkan PoH dengan sistem validator berbasis staking. Pemilik SOL dapat mendelegasikan token kepada validator, sedangkan validator memproses transaksi dan berpartisipasi dalam pengamanan jaringan.

Secara sederhana, cara kerja Solana dapat diringkas sebagai berikut:

  1. Pengguna mengirim transaksi melalui wallet atau aplikasi.
  2. Validator menerima dan memeriksa transaksi tersebut.
  3. PoH membantu memberikan urutan waktu yang dapat diverifikasi.
  4. Transaksi diproses melalui program on-chain.
  5. Validator memberikan suara terhadap status ledger.
  6. Transaksi mencapai konfirmasi setelah jaringan menyepakati hasilnya.

Arsitektur ini memungkinkan Solana melayani aplikasi dengan aktivitas tinggi. Namun, performa teknis yang kuat tidak membuat harga SOL selalu naik. Harga tetap ditentukan oleh permintaan, likuiditas, sentimen, penggunaan jaringan, dan kondisi ekonomi yang lebih luas.

Baca juga : Apa Itu United Oasis Reserve (UXR)? Koin Solana Viral di 2026

Analisis Teknikal Solana 2026: Level Penting SOL

Analisis teknikal tidak memberikan kepastian, tetapi membantu memetakan titik yang mungkin memicu reaksi pembeli dan penjual.

US$76,50–US$77 sebagai Pivot Jangka Pendek

Area US$76,50–US$77 sebelumnya berfungsi sebagai support terdekat. Selama harga bertahan di atasnya, SOL memiliki peluang menguji resistance US$79–US$80.

Karena harga kemudian turun ke sekitar US$75,29, fungsi area tersebut berubah. US$77 kini menjadi resistance atau pivot yang perlu direbut kembali.

Sinyal pemulihan akan lebih kuat apabila:

  • SOL kembali menembus US$77.
  • Harga membentuk penutupan harian di atas US$78.
  • Volume beli meningkat.
  • Area US$76,50 berhasil dipertahankan saat retest.
  • Bitcoin dan pasar altcoin ikut menguat.

Tanpa kondisi tersebut, kenaikan menuju US$77 dapat berakhir sebagai pantulan sementara.

US$73–US$74 sebagai Support Berikutnya

Apabila SOL tetap gagal merebut US$77–US$80, area US$73–US$74 menjadi support teknikal berikutnya. Zona ini sebelumnya menarik minat beli dan dapat menjadi tempat pasar menguji kekuatan permintaan.

Support bukan garis yang menjamin harga akan memantul. Anggap support sebagai zona tempat probabilitas respons pembeli dapat meningkat.

Tanda-tanda respons positif di area ini meliputi:

  • Penolakan harga dari bawah yang cepat.
  • Candle harian dengan ekor bawah panjang.
  • Volume beli meningkat setelah penurunan.
  • Harga membentuk higher low.
  • Tekanan jual mulai melemah.

Apabila US$73 ditembus dengan volume besar, peluang menuju US$70 akan meningkat.

US$70 sebagai Support Psikologis dan Menengah

US$70 merupakan angka bulat yang mudah diperhatikan trader. Level tersebut juga menjadi support menengah yang relevan jika koreksi dari US$77 berlanjut.

Banyak order beli cenderung berkumpul di sekitar angka bulat. Namun, kondisi tersebut juga membuat area US$70 rentan menjadi sasaran likuiditas. Harga dapat turun sebentar di bawah level itu sebelum kembali naik.

Investor yang menunggu tepat di US$70 menghadapi dua risiko:

  • Harga berbalik sebelum mencapai US$70 sehingga peluang masuk terlewat.
  • Harga menembus US$70 dan terus turun sehingga pembelian dilakukan terlalu cepat.

Karena itu, keputusan tidak sebaiknya bergantung pada satu angka tunggal.

Resistance US$78–US$80

SOL perlu kembali menembus US$78–US$80 untuk mengembalikan momentum bullish jangka pendek. Penutupan yang tegas di atas US$80 dengan volume meningkat dapat membuka peluang menuju area harga yang lebih tinggi.

Sebaliknya, penolakan berulang di US$80 menunjukkan bahwa penjual masih mempertahankan area tersebut.

Solana Kembali ke $77: Akumulasi atau Tunggu $70?Sumber AI Generated Image

Solana Akumulasi di Harga 77 atau Tunggu 70?

Jawabannya bergantung pada profil risiko dan horizon investasi. Investor jangka panjang biasanya tidak perlu menebak titik terendah secara presisi, sedangkan trader jangka pendek membutuhkan konfirmasi teknikal yang lebih ketat.

Pilihan 1: Mulai Akumulasi Bertahap

Akumulasi bertahap dapat dipertimbangkan apabila investor masih percaya pada prospek Solana dan siap menghadapi volatilitas. Dana dibagi ke beberapa zona agar keputusan tidak bergantung pada satu harga.

Contoh pembagian yang bersifat ilustratif:

  • Sebagian kecil saat harga berada di US$75–US$77.
  • Tambahan posisi apabila harga bertahan di US$73–US$74.
  • Porsi berikutnya di sekitar US$70.
  • Dana cadangan jika harga menembus US$70.

Pendekatan ini mengurangi risiko membeli seluruh posisi sebelum koreksi selesai. Kekurangannya, harga rata-rata tetap dapat turun apabila pasar memasuki tren bearish yang lebih dalam.

Pilihan 2: Menunggu Konfirmasi di Atas US$80

Investor konservatif dapat menunggu SOL kembali menembus dan mempertahankan US$80. Harga masuk memang menjadi lebih tinggi, tetapi probabilitas pemulihan tren juga dapat meningkat.

Strategi ini cocok bagi pembeli yang mengutamakan konfirmasi daripada mendapatkan harga termurah.

Konfirmasi sebaiknya tidak hanya berupa lonjakan sesaat. Perhatikan penutupan harian, volume, retest, dan kondisi pasar kripto secara keseluruhan.

Pilihan 3: Menunggu Area US$70

Menunggu US$70 dapat memberikan rasio risiko dan potensi imbal hasil yang lebih menarik apabila level tersebut bertahan. Namun, tidak ada jaminan SOL akan menyentuhnya.

Pembeli yang menunggu US$70 perlu menentukan tindakan sebelum harga tiba:

  • Berapa besar dana yang akan digunakan?
  • Apakah pembelian dilakukan langsung atau bertahap?
  • Apa rencana jika US$70 ditembus?
  • Berapa lama posisi akan dipertahankan?
  • Kerugian maksimum apa yang sanggup diterima?

Tanpa rencana tersebut, angka US$70 hanya menjadi perkiraan emosional, bukan strategi.

Mana yang Lebih Rasional?

Bagi investor jangka panjang, akumulasi bertahap umumnya lebih terukur daripada memilih antara membeli seluruhnya di US$77 atau menunggu seluruhnya di US$70.

Bagi trader jangka pendek, menunggu konfirmasi di atas US$77–US$80 atau reaksi kuat pada US$73–US$74 dapat memberikan struktur transaksi yang lebih jelas.

Hindari menggunakan leverage tinggi hanya karena SOL telah turun. Harga yang terlihat murah masih dapat menjadi lebih murah ketika support utama gagal.

Baca juga : Analisis Harga Solana (SOL) ke $100: Tantangan dan Peluang

Prediksi Harga Solana Setelah Koreksi

Prediksi harga sebaiknya disusun dalam beberapa skenario, bukan satu target pasti.

Skenario Bearish: US$67–US$70

Skenario bearish menjadi lebih mungkin apabila SOL kehilangan US$73–US$74 dan Bitcoin ikut melemah. Di bawah area tersebut, harga dapat menguji US$70, lalu US$67–US$68 sebagai zona teknikal berikutnya.

Pemicu skenario bearish dapat berupa:

  • Penurunan pasar kripto secara luas.
  • Arus dana keluar dari produk investasi SOL.
  • Penurunan aktivitas jaringan.
  • Gangguan keamanan pada aplikasi besar.
  • Tekanan makroekonomi.
  • Likuidasi posisi leverage.

Skenario Netral: US$73–US$82

Dalam skenario netral, SOL bergerak sideways sambil menunggu katalis baru. Harga dapat berulang kali menguji US$73–US$74 dan US$80 tanpa menghasilkan breakout berkelanjutan.

Konsolidasi semacam ini dapat berlangsung selama beberapa hari atau minggu. Trader perlu menghindari mengejar harga di tengah rentang tanpa rencana risiko.

Convert 1 SOL to IDR - Solana to Indonesian Rupiah Exchange Rate

Skenario Bullish: US$85–US$92

Skenario bullish membutuhkan harga kembali di atas US$80 dengan volume yang lebih kuat. Setelah breakout terkonfirmasi, SOL dapat menguji area US$85 sebelum bergerak menuju US$90–US$92.

Kenaikan akan lebih sehat apabila didukung oleh pertumbuhan aktivitas jaringan, arus modal institusional, sentimen Bitcoin yang positif, dan peningkatan likuiditas pasar.

Kisaran tersebut merupakan skenario analitis, bukan jaminan hasil investasi.

Baca juga : Agentic Economy dan Peran Sana AI di Ekosistem Solana

Prospek Solana Jangka Panjang

Prospek Solana tidak hanya bergantung pada pergerakan harga harian. Jaringan ini terus digunakan untuk DeFi, stablecoin, pembayaran, perdagangan aset tokenisasi, NFT, dan aplikasi konsumen.

Pada Mei 2026, nilai real-world assets di jaringan Solana dilaporkan melampaui US$2,8 miliar. Supply stablecoin mencapai sekitar US$16,4 miliar, sedangkan volume perpetual bulanan berada di sekitar US$64,6 miliar. 

Produk ETF spot Solana di Amerika Serikat juga tercatat memiliki aset kelolaan sekitar US$1,13 miliar pada akhir bulan tersebut.

Angka tersebut menunjukkan bahwa aktivitas ekosistem tetap berkembang meskipun harga SOL mengalami koreksi. Namun, investor perlu membedakan pertumbuhan jaringan dari kenaikan harga token.

Harga SOL dapat memperoleh dukungan jangka panjang apabila:

  • Permintaan staking meningkat.
  • Penggunaan stablecoin dan pembayaran bertambah.
  • Aplikasi menghasilkan aktivitas ekonomi nyata.
  • Infrastruktur validator semakin stabil.
  • Tokenisasi aset berkembang.
  • Pengembang dan pengguna tetap bertahan.
  • Permintaan SOL tumbuh lebih cepat daripada penerbitan token.

Sebaliknya, prospek dapat melemah jika ekosistem kehilangan likuiditas, aplikasi berpindah ke jaringan lain, gangguan jaringan kembali terjadi, atau pertumbuhan penggunaan tidak menciptakan permintaan yang cukup terhadap SOL.

Baca juga : Cara Kerja AMM di Solana DEX: Mengapa Likuiditas Kecil Bisa Berbahaya

Risiko Membeli SOL Saat Koreksi

Membeli ketika harga turun dapat memberikan peluang, tetapi juga membawa risiko menangkap harga yang masih berada dalam tren turun.

Risiko yang perlu diperhatikan meliputi:

  • Support US$70 dapat gagal bertahan.
  • SOL memiliki volatilitas tinggi.
  • Harga sangat dipengaruhi Bitcoin.
  • Aplikasi ekosistem dapat mengalami exploit.
  • Aktivitas spekulatif dapat turun cepat.
  • Perubahan regulasi dapat memengaruhi permintaan.
  • Staking tidak menghilangkan risiko penurunan harga.
  • Fundamental jaringan tidak selalu langsung tercermin pada token.

Investor sebaiknya menentukan ukuran posisi berdasarkan kemampuan menanggung kerugian, bukan berdasarkan keyakinan bahwa harga pasti kembali ke puncak sebelumnya.

Mulai trading SOL/IDR bersama Bittime di sini!

Cara Memantau Peluang Akumulasi Solana

Sebelum membeli SOL, pantau kombinasi data harga dan fundamental:

  • Penutupan harian terhadap US$77 dan US$80.
  • Respons harga di US$73–US$74.
  • Kekuatan support US$70.
  • Perubahan volume perdagangan.
  • Tren Bitcoin dan Ethereum.
  • Aktivitas stablecoin di Solana.
  • Arus masuk atau keluar produk investasi SOL.
  • Data transaksi dan pendapatan jaringan.
  • Berita keamanan ekosistem.

Kesimpulan

Solana kembali ke US$77 setelah kenaikan sekitar 4,74% dalam 30 hari memicu profit taking. Namun, data pada 17 Juli 2026 menunjukkan harga telah bergerak ke sekitar US$75,29, sehingga US$77 kini menjadi level yang perlu direbut kembali.

Dari sisi teknikal, US$73–US$74 menjadi support terdekat, sedangkan US$70 merupakan zona psikologis dan support menengah. Jika SOL kembali menembus US$78–US$80 dengan volume kuat, momentum pemulihan dapat berlanjut menuju US$85 atau lebih tinggi.

Investor tidak harus memilih secara mutlak antara membeli di US$77 atau menunggu US$70. Akumulasi bertahap dapat mengurangi risiko salah menentukan titik terendah, sedangkan trader konservatif dapat menunggu konfirmasi tren.

Fundamental Solana masih didukung aktivitas DeFi, stablecoin, RWA, dan adopsi institusional. Meski demikian, prospek jangka panjang tidak menghilangkan risiko koreksi jangka pendek. Pantau struktur harga dan kondisi pasar sebelum mengambil keputusan.

bittime biaya withdrawal murah

Tertarik trading Solana? Selain pasangan SOL/IDR, Bittime juga menyediakan SOL/USDT untuk memudahkan strategi trading dan investasimu.

Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.

Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.

Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.

FAQ

Mengapa harga Solana turun ke US$77?

SOL turun akibat profit taking setelah mencatat kenaikan sekitar 4,74% dalam 30 hari. Lemahnya momentum beli dan kegagalan bertahan di atas US$80 turut menekan harga.

Apakah US$77 masih menjadi support Solana?

US$77 sebelumnya menjadi support jangka pendek, tetapi harga telah bergerak ke bawah level tersebut. Area itu kini perlu direbut kembali agar momentum pemulihan menguat.

Apakah Solana bisa turun ke US$70?

Bisa, terutama apabila support US$73–US$74 ditembus dengan tekanan jual besar. Namun, US$70 hanya skenario teknikal dan tidak pasti tercapai.

Lebih baik membeli SOL sekarang atau menunggu US$70?

Akumulasi bertahap dapat menjadi pilihan yang lebih terukur daripada membeli sekaligus atau menunggu satu harga tertentu. Keputusan tetap perlu disesuaikan dengan horizon investasi dan toleransi risiko.

Bagaimana prospek Solana dalam jangka panjang?

Solana memiliki ekosistem yang aktif di sektor DeFi, pembayaran, stablecoin, RWA, dan aplikasi on-chain. Prospeknya tetap bergantung pada pertumbuhan pengguna, stabilitas jaringan, persaingan, dan kemampuan aktivitas tersebut menciptakan permintaan SOL.

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

CASHCAT Melejit 35.000% Kini Terkoreksi, Whale Jual Rugi Rp2,6 Miliar: Apa Selanjutnya?
CASHCAT Melejit 35.000% Kini Terkoreksi, Whale Jual Rugi Rp2,6 Miliar: Apa Selanjutnya?

CASHCAT koreksi 39% usai reli 35.000%, whale jual rugi $2,6 juta. Simak analisis harga, level support, dan prospek token meme Robinhood Chain.

2026-07-17Baca