Prediksi Harga Bitcoin 6 Januari 2026 Terbaru

2026-01-05
Prediksi Harga Bitcoin 6 Januari 2026 Terbaru

Pergerakan harga Bitcoin pada awal Januari 2026 kembali menjadi perhatian pelaku pasar kripto. Setelah melewati fase koreksi pada akhir 2026, Bitcoin mulai menunjukkan tanda stabilisasi dengan pergerakan harga yang lebih terkontrol. Kondisi ini membuat banyak investor dan trader mencermati arah pasar dengan lebih hati hati.

Bitcoin dikenal sebagai aset kripto dengan volatilitas tinggi. Oleh karena itu, memahami pergerakan harga harian, indikator teknikal, serta sentimen pasar menjadi hal penting sebelum mengambil keputusan. Artikel ini membahas prediksi harga Bitcoin pada 6 Januari 2026 berdasarkan data BTC IDR terbaru, disajikan secara netral dan informatif.

Performa Harga Bitcoin Hari Ini (BTC IDR)

Berdasarkan data perdagangan 6 Januari 2026, harga Bitcoin di pasar BTC IDR berada di kisaran Rp1.560.250.212 per BTC, mencatat kenaikan harian sekitar 1,61 persen. Dalam periode 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak cukup dinamis dengan harga tertinggi di sekitar Rp1.562.311.516 dan harga terendah di area Rp1.525.864.984.

Pergerakan ini menunjukkan bahwa minat beli mulai kembali muncul setelah periode konsolidasi yang cukup panjang. Meski demikian, kenaikan harga masih tergolong bertahap dan belum disertai lonjakan volume yang ekstrem. Hal ini mengindikasikan bahwa pasar masih berada dalam fase menunggu konfirmasi arah yang lebih jelas.

Baca Juga: 7 Cara Trading Crypto Jitu untuk Pemula, Lengkap dengan Tips dan Trik-nya

Dari sudut pandang struktur pasar, pergerakan Bitcoin saat ini mencerminkan keseimbangan antara pembeli dan penjual. Tidak terlihat tekanan jual besar, namun dorongan beli juga belum cukup kuat untuk memicu kenaikan tajam.

image.png
Sumber: Bittime.com

Grafik harian memperlihatkan candlestick yang relatif pendek, menandakan volatilitas yang lebih terkendali dibandingkan periode sebelumnya.

Pergerakan Historis Bitcoin Menjelang Awal 2026

Jika melihat ke belakang, Bitcoin mengalami koreksi bertahap sejak kuartal terakhir 2026. Penurunan harga terjadi secara relatif terukur dan tidak disertai aksi jual besar besaran. Kondisi ini menunjukkan bahwa koreksi lebih bersifat penyesuaian pasar setelah reli sebelumnya.

Memasuki Desember 2026 hingga awal Januari 2026, Bitcoin mulai membentuk zona harga yang lebih stabil di kisaran Rp1,45 miliar hingga Rp1,50 miliar. Area ini kemudian berfungsi sebagai support yang cukup kuat, sebelum harga kembali bergerak naik ke atas Rp1,55 miliar.

Baca Juga: Strategi Trading Kripto buat Pemula, Jangan Lakuin Ini!

Dalam konteks historis, fase seperti ini sering disebut sebagai fase konsolidasi atau akumulasi. Pada fase ini, pelaku pasar cenderung lebih selektif dan tidak terburu buru mengambil posisi besar, sambil menunggu sinyal lanjutan dari pasar.

Namun, penting untuk diingat bahwa tidak semua fase konsolidasi berakhir dengan kenaikan. Oleh karena itu, analisis teknikal tetap diperlukan untuk membaca peluang dan risiko.

Analisis Teknikal Bitcoin Menjelang 6 Januari 2026

Dari sisi teknikal, Bitcoin mulai menunjukkan sinyal yang cukup konstruktif. RSI 14 berada di kisaran 62, yang menandakan momentum positif namun belum masuk ke area jenuh beli. Kondisi ini memberikan ruang bagi potensi pergerakan lanjutan tanpa tekanan koreksi langsung.

Sementara itu, indikator MACD menunjukkan histogram yang mulai menguat, dengan garis MACD bergerak mendekati area positif. Pola ini sering dikaitkan dengan potensi kelanjutan tren naik dalam jangka pendek, selama tidak ada tekanan jual mendadak.

image.png
Sumber: Bittime.com

Dari sisi level teknikal penting:

  • Support terdekat berada di kisaran Rp1,52 miliar hingga Rp1,50 miliar
  • Resistance jangka pendek berada di area Rp1,58 miliar hingga Rp1,60 miliar

Selama harga bertahan di atas area support, struktur pasar Bitcoin masih tergolong sehat dalam jangka pendek. Cek Harga Bitcoin terkini.

Faktor yang Mempengaruhi Harga Bitcoin Saat Ini

Beberapa faktor utama yang memengaruhi pergerakan harga Bitcoin pada awal Januari 2026 antara lain:

  • Sentimen awal tahun, di mana investor cenderung lebih berhati hati dalam membuka posisi
  • Kondisi ekonomi global dan kebijakan moneter yang memengaruhi minat terhadap aset berisiko
  • Struktur pasar kripto, khususnya setelah periode koreksi sebelumnya
  • Tekanan teknikal di area resistance yang membuat pergerakan harga cenderung melambat

Baca Juga: Prediksi Harga Ethereum (ETH) 2026: Prospek Jangka Panjang  

Kombinasi faktor tersebut membuat pergerakan Bitcoin saat ini lebih stabil dibandingkan periode volatil sebelumnya.

Prediksi Harga Bitcoin 6 Januari 2026

Dengan mempertimbangkan data harga BTC IDR terbaru, indikator teknikal, serta kondisi pasar saat ini, harga Bitcoin pada 6 Januari 2026 diperkirakan masih bergerak dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan stabil hingga positif.

Dalam skenario moderat, Bitcoin berpotensi bergerak di rentang Rp1,52 miliar hingga Rp1,60 miliar. Jika harga mampu menembus resistance secara konsisten, peluang penguatan lanjutan tetap terbuka. Sebaliknya, jika tekanan jual kembali meningkat, area Rp1,50 miliar menjadi level penting yang perlu diperhatikan.

Baca Juga: 7 Pekerjaan WFH untuk Fresh Graduate, Prospek Menjanjikan! 

Seperti biasa, prediksi harga bersifat dinamis dan dapat berubah mengikuti perkembangan pasar.

Kesimpulan

Prediksi harga Bitcoin pada 6 Januari 2026 menunjukkan pasar yang relatif stabil setelah melewati fase koreksi sebelumnya. Harga BTC IDR yang bertahan di kisaran Rp1,56 miliar mencerminkan keseimbangan antara permintaan dan penawaran, dengan indikator teknikal yang mulai mengarah positif.

Bagi pelaku pasar, kondisi ini menegaskan pentingnya memahami level support dan resistance serta memantau indikator teknikal secara berkala. Bitcoin tetap menjadi aset kripto utama yang pergerakannya sering menjadi acuan bagi pasar secara keseluruhan.

Untuk memantau pergerakan harga Bitcoin dan aset kripto lainnya secara real time, banyak pengguna memanfaatkan platform seperti BittimeJika kamu ingin mengikuti dinamika pasar kripto dengan lebih praktis, kamu dapat mendaftar dan bergabung di Bittime melalui Bittime.com sesuai kebutuhan.

Cara Beli Crypto di Bittime

Cara Beli NEW.webp

Ingin trading jual beli Bitcoin dan investasi crypto dengan mudah? Bittime siap membantu! Sebagai exchange crypto Indonesia yang terdaftar resmi di Bappebti, Bittime memastikan setiap transaksi aman dan cepat.

Mulai dengan registrasi dan verifikasi identitas, lalu lakukan deposit minimal Rp10.000. Setelah itu, kamu bisa langsung beli aset digital favoritmu!

Cek kurs BTC to IDRETH to IDRSOL to IDR dan aset kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.

Selain itu, kunjungi Bittime Blog untuk mendapatkan berbagai update menarik dan informasi edukatif seputar dunia crypto. Temukan artikel terpercaya tentang Web3, teknologi blockchain, dan tips investasi aset digital yang dirancang untuk memperkaya pengetahuan tentang kripto.

FAQ

Berapa harga Bitcoin pada 6 Januari 2026?

Harga Bitcoin berada di kisaran Rp1,56 miliar per BTC berdasarkan data BTC IDR terbaru.

Apakah Bitcoin sedang dalam tren naik?

Saat ini Bitcoin berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan stabil.

Di mana level support Bitcoin saat ini?

Support terdekat berada di area Rp1,50 miliar hingga Rp1,52 miliar.

Apa indikator teknikal yang paling diperhatikan?

RSI dan MACD sering digunakan untuk membaca momentum jangka pendek.

Apakah prediksi harga Bitcoin bisa berubah?

Ya, prediksi harga dapat berubah sewaktu waktu mengikuti kondisi pasar.

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

Prediksi Harga Polyhedra Network (ZKJ): Prospek Jangka Pendek hingga Panjang
Prediksi Harga Polyhedra Network (ZKJ): Prospek Jangka Pendek hingga Panjang

Dalam artikel ini, kita akan menganalisis harga ZKJ berdasarkan chart terbaru, serta prediksi harga Polyhedra Network (ZKJ) jangka pendek, menengah, dan panjang. 

2026-01-07Baca