Harga BTC Turun, Berikut Cara Beli & Staking USDT untuk Hindari Portofolio Negatif
2025-12-19
Harga BTC turun cukup tajam dalam beberapa hari terakhir, menyeret mayoritas altcoin ke zona merah. Situasi seperti ini sering membuat portofolio investor terlihat negatif, terutama bagi yang terlalu besar eksposurnya ke aset berisiko.
Tapi tenang saja, selalu ada strategi defensif yang bisa dilakukan, salah satunya dengan mengamankan dana ke stablecoin seperti USDT dan memanfaatkannya untuk staking.
Artikel ini akan membahas kondisi pasar kripto terkini, penyebab harga Bitcoin turun, serta cara beli & staking USDT untuk hindari portofolio negatif, khususnya bagi investor ritel yang ingin lebih aman di tengah volatilitas.
Harga Bitcoin (BTC) Hari Ini
Pada Kamis, 18 Desember 2025, pasar kripto mengalami tekanan cukup dalam. Kapitalisasi pasar kripto global turun lebih dari 2% dan kini berada di kisaran USD 2,91 triliun. Bitcoin sebagai aset kripto terbesar juga ikut melemah.
Harga BTC tercatat turun sekitar 1,7% ke level $86.000-an. Penurunan ini sekaligus membawa Bitcoin ke titik terendah dalam sepekan terakhir.
Bukan hanya BTC, aset besar lain seperti Ethereum, BNB, Solana, Dogecoin, hingga XRP juga kompak terkoreksi di kisaran 3-4%.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar di kalangan investor, apakah Bitcoin sudah mendekati bottom, atau justru masih berpotensi turun lebih dalam?
Baca Juga: Prediksi Harga Ethereum (ETH) 2026: Prospek Jangka Panjang
Sentimen Global Jadi Pemicu Harga BTC Turun
Salah satu penyebab utama harga BTC turun adalah melemahnya sentimen global. Wall Street, khususnya indeks Nasdaq, mengalami koreksi akibat menurunnya antusiasme terhadap saham teknologi dan sektor AI.
Kripto yang selama ini dianggap aset berisiko tinggi kembali menunjukkan korelasi dengan pasar saham. Saat saham teknologi terkoreksi, kripto ikut terseret. Sebaliknya, aset safe haven seperti emas dan perak justru menguat dan menarik arus dana investor global.
Selain itu, secara teknikal Bitcoin juga sempat membentuk pola Bart Simpson, yaitu lonjakan cepat, bergerak datar, lalu jatuh tajam. Pola ini sering diartikan sebagai sinyal lemahnya minat beli jangka pendek.
Baca Juga: 10 Cara Menghasilkan Uang dari Internet Tanpa Modal, Cocok untuk Pemula
USDT Jadi Pilihan Saat Harga BTC Turun

Di tengah kondisi pasar yang tidak menentu, stablecoin seperti USDT sering menjadi “tempat parkir” dana yang aman. Nilainya dipatok ke dolar AS, sehingga relatif stabil dibandingkan kripto lain yang fluktuatif.
Dengan mengonversi sebagian aset ke USDT, investor bisa:
- Mengurangi risiko penurunan nilai portofolio.
- Menunggu momen entry yang lebih aman.
- Tetap mendapatkan potensi imbal hasil lewat staking.
Strategi ini cukup populer saat pasar sedang koreksi atau sideways.
Baca Juga: 7 Pekerjaan WFH untuk Fresh Graduate, Prospek Menjanjikan!
Perbedaan OTC dan Trading di Bursa
OTC atau Over The Counter adalah layanan pembelian aset kripto secara langsung dari penyedia, tanpa melalui order book di exchange.
Berbeda dengan trading biasa di bursa kripto:
- Harga OTC bersifat tetap dan disepakati di awal.
- Tidak terpengaruh fluktuasi pasar secara langsung.
- Cocok untuk transaksi dengan nominal besar.
Layanan OTC biasanya dipilih oleh trader berpengalaman maupun institusi yang ingin menghindari slippage dan biaya tersembunyi.
Baca Juga: WFA Nataru 2025/2026 Resmi Berlaku untuk ASN, Cek Tanggalnya!
Keunggulan Layanan OTC Bittime
Bittime menyediakan layanan OTC kripto untuk beli USDT dengan berbagai keunggulan, antara lain:
1. Transaksi Lebih Praktis: Kamu tidak perlu repot membaca order book atau menyesuaikan harga pasar.
2. Harga Bisa Nego: Harga USDT bisa dinegosiasikan sesuai volume transaksi, sehingga lebih fleksibel.
3. Layanan Private: Transaksi dilakukan secara privat dan tidak memengaruhi pergerakan harga pasar.
4. Tanpa Hidden Fee: Harga yang disepakati adalah harga final, tanpa biaya tambahan tersembunyi.
5. Proses Cepat: Transaksi OTC di Bittime bisa selesai dalam waktu kurang dari 30 menit.
Baca Juga: Diskon Steam Winter Sale 2025: Pilihan Game Terbaik di Akhir Tahun
Cara Beli USDT Murah di OTC Bittime
Berikut langkah singkat membeli USDT lewat layanan OTC Bittime:
1. Daftar dan Verifikasi Akun: Buat akun Bittime dan selesaikan proses KYC.
2. Konsultasi dengan Tim OTC: Diskusikan kebutuhan dan volume transaksi dengan tim Bittime.
3. Sepakati Harga: Lakukan negosiasi harga hingga mencapai kesepakatan terbaik.
4. Proses Transaksi: Setelah harga disetujui, transaksi diproses dengan cepat dan aman.
Baca Juga: FC Mobile Codes 19 Desember 2025: Cara Redeem Hadiah
Cara Staking USDT di Bittime
Selain menyimpan USDT, kamu juga bisa melakukan staking agar aset kamu tidak “nganggur”.
Langkah staking USDT di Bittime cukup mudah:
1. Masuk ke menu staking di halaman utama.
2. Cari dan pilih USDT.
3. Masukkan jumlah aset yang ingin di-stake.
4. Cek estimasi bunga dan durasi staking.
5. Setujui perjanjian dan konfirmasi.
Dengan staking USDT, kamu bisa mendapatkan bunga secara berkala tanpa harus terpapar volatilitas harga kripto.
Baca Juga: PUBG Mobile Codes 19 Desember 2025: Kode Redeem Terbaru
Kesimpulan
Saat harga BTC turun dan pasar kripto berada di bawah tekanan, strategi defensif menjadi sangat penting.
Mengamankan dana ke USDT lewat layanan OTC bisa membantu menghindari kerugian akibat fluktuasi harga. Ditambah dengan staking USDT, investor tetap bisa memperoleh penghasilan pasif sambil menunggu kondisi pasar membaik.
Bagi investor yang ingin menjaga portofolio tetap sehat, kombinasi beli USDT dan staking bisa menjadi solusi cerdas di tengah pasar yang tidak pasti.
FAQ
Apa penyebab utama harga BTC turun saat ini?
Harga BTC turun karena melemahnya sentimen global, koreksi saham teknologi, dan tekanan teknikal di pasar kripto.
Kenapa USDT cocok saat pasar kripto turun?
USDT adalah stablecoin dengan nilai stabil, sehingga bisa melindungi portofolio dari volatilitas ekstrem.
Apa keunggulan beli USDT lewat OTC?
Harga lebih stabil, bisa dinegosiasikan, tanpa slippage, dan minim biaya tersembunyi.
Apakah staking USDT aman untuk pemula?
Relatif aman karena tidak terpengaruh fluktuasi harga, asalkan menggunakan platform tepercaya.
Apakah strategi USDT cocok untuk jangka panjang?
Cocok sebagai strategi defensif dan pengelolaan risiko, terutama saat pasar kripto sedang tidak stabil.a
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.



