Pendanaan First Round DeepSeek Capai Rp119 Triliun, Tencent dan CATL Ikut Caplok
2026-06-04
DeepSeek, startup AI asal China yang dikenal dengan model open-source-nya, baru saja menyelesaikan pendanaan putaran pertama (first round) senilai sekitar Rp119 triliun.
Pendanaan DeepSeek first round 119 triliun ini termasuk salah satu yang terbesar di sektor AI China tahun ini. Investor besar seperti Tencent dan CATL ikut ambil bagian.
Key Takeaways
- Pendanaan mencapai sekitar 50 miliar yuan atau Rp119 triliun dengan valuasi pasca-pendanaan hingga Rp950 triliun.
- Pendiri DeepSeek menyuntikkan dana pribadi besar untuk mempertahankan kontrol perusahaan.
- Tencent dan CATL menjadi investor eksternal terbesar di ronde ini.
Daftar di Bittime sekarang dan mulai trading kripto dengan proses yang cepat, aman, dan mudah di aplikasi.
Apa yang Terjadi di Balik Pendanaan Besar DeepSeek?
Pendanaan ini selesai dalam waktu singkat, hanya sekitar dua minggu. Total dana yang terkumpul sekitar 50 miliar yuan.
Pendiri DeepSeek, Liang Wenfeng, menyumbang 20 miliar yuan dari kantong pribadinya sendiri, yaitu 40 persen dari total pendanaan. Langkah ini memastikan tim pendiri tetap pegang kendali utama perusahaan.
Investor lain yang ikut adalah Tencent dengan rencana suntikan 10 miliar yuan dan CATL sekitar 5 miliar yuan. Kedua perusahaan ini kemungkinan besar jadi investor eksternal terbesar.
Ada juga rumor partisipasi dari NetEase, JD.com, serta beberapa investor lain seperti IDG Capital. Total investor diperkirakan kurang dari 10 pihak.
DeepSeek selama ini lebih suka funding sendiri lewat bisnis hedge fund pendirinya. Sekarang mereka membuka pintu untuk modal eksternal demi percepatan pengembangan model AI yang lebih efisien dan murah.
Baca juga : Apa Itu Question AI? Aplikasi Belajar AI yang Bantu Kerjakan PR dengan Mudah
Profil DeepSeek dan Model AI Mereka
DeepSeek didirikan tahun 2023 di Hangzhou oleh Liang Wenfeng, yang sebelumnya bergerak di bidang trading kuantitatif.
Perusahaan ini cepat dikenal karena model AI open-source seperti DeepSeek-V3 yang performanya kompetitif meski biaya operasional lebih rendah dibanding kompetitor Barat.
Keunggulan utama mereka adalah efisiensi. Model mereka dirancang hemat komputasi, cocok di tengah keterbatasan akses chip canggih akibat restriksi ekspor dari Amerika Serikat. P
endanaan besar ini diharapkan membantu DeepSeek tingkatkan infrastruktur komputasi dan rekrut talenta lebih banyak.
Baca juga : OpenAI vs Anthropic: GPT-5.5 Cyber Masuk 9 Bank UK, Regulator Khawatir
Analisis Pendanaan DeepSeek dan Valuasi Startup AI China
Valuasi DeepSeek pasca-pendanaan diperkirakan mencapai 350-400 miliar yuan, atau sekitar Rp560-640 triliun (bisa naik hingga Rp950 triliun di batas atas). Angka ini menunjukkan lonjakan signifikan dibanding valuasi sebelumnya.
Investor Utama dalam Pendanaan Ini:
- Pendiri Liang Wenfeng: 20 miliar yuan
- Tencent: 10 miliar yuan
- CATL: 5 miliar yuan
- Investor lain (NetEase, JD.com, dll): sisanya
Pendanaan ini mencerminkan tren valuasi startup AI China yang sedang naik. Banyak perusahaan AI lokal mendapatkan dukungan kuat dari korporasi teknologi dan industri besar.
Tencent membawa kekuatan distribusi, sementara CATL mendukung dari sisi infrastruktur energi dan baterai untuk data center.
Simak juga pergerakan harga AI coin populer seperti Bittensor (TAO) yang tersedia untuk diperdagangkan langsung di Bittime.
Prospek DeepSeek Setelah Suntikan Dana Besar
Dengan dana segar sebanyak ini, DeepSeek punya ruang lebih luas untuk ekspansi. Mereka bisa bangun infrastruktur komputasi sendiri, kembangkan model baru, dan mungkin ciptakan produk berbayar yang lebih matang.
Prospek jangka panjang terlihat positif karena fokus pada open-source dan efisiensi. Di tengah persaingan global AI, DeepSeek bisa jadi pemain penting yang menawarkan alternatif lebih terjangkau. Namun, tantangan tetap ada, seperti regulasi, kompetisi ketat, dan kebutuhan inovasi berkelanjutan.
Investor besar seperti Tencent dan CATL juga memberi nilai tambah strategis, bukan hanya uang. Ini bisa membantu DeepSeek akses pasar lebih luas dan kolaborasi teknologi.
Baca juga : Muak dengan AI Google? DuckDuckGo Kasih Extension Pencarian Tanpa AI
Kesimpulan
Pendanaan first round DeepSeek senilai Rp119 triliun menandai babak baru bagi perusahaan ini. Dengan dukungan Tencent, CATL, dan komitmen pendiri yang kuat, DeepSeek siap bersaing lebih serius di kancah AI global.
Valuasi startup AI China seperti ini menunjukkan betapa dinamisnya industri ini saat ini. Ke depan, kita bisa pantau bagaimana mereka ubah suntikan dana ini jadi inovasi nyata yang bermanfaat.
Setelah mengetahui perkembangan AI, kini saatnya cari tahu crypto berbasis AI di Bittime seperti aset digital AI, AGI, RENDER, TAO dan lebih banyak lagi coin AI.
Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.
Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.
Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.
FAQ
Berapa total pendanaan DeepSeek first round?
Sekitar 50 miliar yuan atau Rp119 triliun. Ini adalah putaran pendanaan eksternal pertama mereka.
Siapa saja investor utama DeepSeek?
Pendiri Liang Wenfeng, Tencent, CATL, serta kemungkinan NetEase dan JD.com.
Berapa valuasi DeepSeek setelah pendanaan?
Antara 350-400 miliar yuan (sekitar Rp560-640 triliun), bisa mencapai Rp950 triliun di batas atas.
Mengapa pendanaan ini penting bagi startup AI China?
Ini menunjukkan kepercayaan investor lokal terhadap talenta AI China dan strategi efisiensi model open-source.
Apa rencana DeepSeek ke depan?
Memperkuat infrastruktur, kembangkan model AI baru, dan ekspansi bisnis dengan dana segar yang besar.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.



