Kalshi Bidik Futures Minyak WTI Perpetual Pertama di AS

2026-09-04

Kalshi Bidik Futures Minyak WTI Perpetual Pertama di AS (1).png

Kalshi dilaporkan tengah menyiapkan langkah baru di pasar derivatif Amerika Serikat dengan mengajukan kontrak futures minyak WTI perpetual kepada Commodity Futures Trading Commission (CFTC). 

Jika mendapat persetujuan, produk tersebut akan menjadi futures perpetual pertama yang terkait minyak dan diperdagangkan di platform teregulasi AS.

Menurut laporan Reuters, pengajuan dapat dilakukan paling cepat pekan depan. Kontrak yang direncanakan akan menawarkan perdagangan 24 jam sehari selama lima hari dalam sepekan (24/5). 

Langkah ini menjadi bagian dari strategi Kalshi untuk memperluas bisnisnya dari prediction market menuju berbagai instrumen derivatif.

Key Takeaways

  • Kalshi bersiap mengajukan kontrak WTI crude oil perpetual futures kepada CFTC.
  • Jika disetujui, produk ini berpotensi menjadi futures minyak perpetual pertama yang diperdagangkan pada platform teregulasi AS.
  • Perpetual futures menawarkan fleksibilitas tanpa tanggal kedaluwarsa, tetapi leverage juga dapat memperbesar risiko kerugian.

Mengapa Kalshi Membidik Futures Minyak WTI?

West Texas Intermediate (WTI) merupakan salah satu acuan utama harga minyak mentah dunia. 

Kontrak futures WTI sendiri telah lama menjadi instrumen penting bagi trader, perusahaan energi, dan investor untuk melakukan hedging maupun spekulasi terhadap perubahan harga minyak.

Yang berbeda dari rencana Kalshi adalah struktur perpetual futures. Berbeda dengan kontrak futures konvensional yang memiliki tanggal jatuh tempo, kontrak perpetual tidak memiliki expiration date. 

Trader dapat mempertahankan posisi selama memenuhi persyaratan margin dan mekanisme pendanaan yang berlaku.

Konsep ini sudah populer di pasar kripto, terutama melalui bursa offshore dan decentralized exchanges (DEX). Namun, penerapannya pada komoditas seperti minyak di pasar Amerika Serikat menghadirkan tantangan regulasi yang lebih kompleks.

Kalshi melihat peluang tersebut sebagai cara untuk menghadirkan instrumen yang lebih fleksibel kepada trader AS sekaligus memperluas kategori aset yang tersedia di platformnya.

Baca Juga: Regulasi Crypto Futures di Indonesia, AS, Eropa, dan Asia: Panduan Lengkap

Apa Arti Futures Perpetual bagi Trader?

Daya tarik utama perpetual futures adalah trader tidak perlu melakukan rollover dari satu kontrak ke kontrak berikutnya ketika kontrak mendekati masa kedaluwarsa.

Pada futures minyak tradisional, trader harus memperhatikan expiration dan proses pergantian kontrak. Dalam kontrak perpetual, posisi dapat dipertahankan secara berkelanjutan selama kondisi margin terpenuhi.

Namun, fleksibilitas tersebut datang bersama mekanisme funding dan risiko leverage. Ketika pasar bergerak berlawanan dengan posisi trader, kerugian dapat meningkat dengan cepat.

Contohnya, trader yang mengambil posisi long pada WTI berharap harga minyak naik. Jika harga turun tajam, posisi dapat mengalami kerugian dan berpotensi terkena likuidasi apabila margin tidak lagi mencukupi.

Karena itu, perpetual futures bukan hanya menawarkan akses yang lebih fleksibel, tetapi juga membutuhkan manajemen risiko yang lebih ketat.

Jadikan peluang hari ini sebagai langkah awal investasi. Daftar di Bittime dan mulai bangun portofoliomu.

CFTC Menjadi Penentu Utama

Rencana Kalshi tidak dapat dipisahkan dari perkembangan kebijakan CFTC terkait perdagangan futures sepanjang waktu.

Pada 2026, regulator tersebut membuka konsultasi mengenai kemungkinan memperluas perdagangan futures menjadi 24/7 serta mengizinkan perpetual contracts yang terkait dengan komoditas energi yang dapat disimpan atau dikirim secara fisik, termasuk crude oil.

CFTC sebelumnya juga menghentikan sementara self-certification kontrak CME Group yang dirancang untuk menawarkan perdagangan crude oil futures 24/7. 

Langkah tersebut menunjukkan bahwa regulator masih mengevaluasi bagaimana produk futures dengan jam perdagangan lebih panjang dan struktur perpetual harus memenuhi hukum komoditas AS.

Dengan latar belakang tersebut, pengajuan Kalshi akan menjadi ujian penting bagi pendekatan regulator terhadap derivatif minyak generasi baru.

Baca Juga: SEC Perbarui Aturan, Saham Digital Berbasis Blockchain Segera Hadir?

Kalshi Ingin Menantang Bursa Tradisional

Ekspansi ke WTI menunjukkan bahwa strategi Kalshi semakin jauh dari sekadar prediction market.

Perusahaan sebelumnya telah mengajukan produk perpetual yang terkait indeks saham dan logam, serta dilaporkan mengeksplorasi kontrak untuk valuta asing dan suku bunga. 

CFTC sendiri menyatakan bahwa kontrak yang melibatkan kelas aset baru akan dinilai berdasarkan karakteristik masing-masing produk.

Jika WTI perpetual mendapat lampu hijau, Kalshi dapat memperoleh posisi strategis dalam pasar derivatif AS. Produk tersebut juga dapat menjadi jembatan antara karakteristik perpetual futures yang populer di pasar kripto dengan infrastruktur pasar keuangan yang teregulasi.

Permintaan terhadap produk semacam ini sudah terlihat di platform offshore seperti Hyperliquid, tempat perpetual futures telah menjadi instrumen perdagangan yang sangat populer.

Apa Dampaknya bagi Pasar Minyak?

Kehadiran futures minyak perpetual dapat meningkatkan fleksibilitas bagi trader dalam mengambil posisi terhadap harga WTI. 

Perdagangan 24/5 juga berpotensi membuat respons pasar terhadap berita geopolitik, data persediaan minyak, keputusan OPEC+, atau gangguan pasokan menjadi lebih cepat.

Namun, peningkatan akses tidak selalu berarti pasar menjadi lebih stabil.

Leverage yang tinggi dapat meningkatkan volume perdagangan sekaligus memperbesar volatilitas ketika banyak posisi dilikuidasi secara bersamaan. 

Karena itu, dampaknya terhadap price discovery WTI akan bergantung pada likuiditas, struktur kontrak, mekanisme funding, dan jumlah peserta pasar.

Bagi industri energi, instrumen tersebut juga berpotensi menarik jika dapat digunakan sebagai alternatif hedging. Tetapi untuk mencapai fungsi tersebut, kontrak harus memiliki likuiditas dan basis harga yang cukup kuat.

Baca Juga : Selat Hormuz Kembali Terancam, Akankah Harga Minyak Melonjak?

Persaingan dan Tantangan Regulasi

Kalshi menghadapi peluang besar, tetapi juga risiko regulasi. Produk perpetual minyak berada di persimpangan antara inovasi derivatif, perlindungan investor, dan aturan komoditas AS.

Kalshi juga sedang menghadapi sengketa hukum terpisah terkait prediction market dan event contracts di beberapa negara bagian. 

Situasi tersebut membuat perkembangan bisnis perusahaan tidak hanya bergantung pada inovasi produk, tetapi juga kemampuan mempertahankan posisi hukumnya di hadapan regulator dan pengadilan.

Jika pengajuan WTI perpetual disetujui, keputusan tersebut dapat menjadi preseden penting bagi produk perpetual berbasis komoditas lainnya di AS.

Kesimpulan

Rencana Kalshi mengajukan futures minyak WTI perpetual menunjukkan bahwa struktur perpetual mulai bergerak melampaui pasar kripto. Jika CFTC memberikan persetujuan, Kalshi berpotensi menjadi platform teregulasi AS pertama yang menawarkan perpetual futures berbasis minyak.

Bagi trader, produk tersebut menawarkan posisi tanpa expiration dan potensi perdagangan yang lebih fleksibel. Namun, leverage, funding, likuidasi, serta risiko regulasi tetap menjadi faktor utama.

Dengan demikian, pertanyaan terbesar bukan hanya apakah futures WTI perpetual akan diluncurkan, tetapi apakah produk tersebut mampu membangun likuiditas dan menjadi alternatif serius bagi kontrak minyak tradisional.

bittime biaya withdrawal murah

Siap trading dengan peluang dua arah? Coba Bittime Futures dan mulai trading derivatif crypto langsung dari aplikasi Bittime

Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.

Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.

Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.

FAQ

Apa itu futures minyak WTI perpetual?

Futures minyak WTI perpetual adalah kontrak derivatif yang mengikuti harga West Texas Intermediate tetapi tidak memiliki tanggal kedaluwarsa. Posisi dapat dipertahankan selama persyaratan margin terpenuhi.

Apakah Kalshi sudah meluncurkan WTI perpetual futures?

Belum. Kalshi dilaporkan sedang menyiapkan pengajuan kepada CFTC dan proses persetujuan regulator masih diperlukan sebelum produk dapat diperdagangkan.

Apa kelebihan perpetual futures?

Keuntungan utamanya adalah tidak adanya expiration date sehingga trader tidak perlu melakukan rollover kontrak secara berkala. Namun, mekanisme funding dan leverage tetap harus diperhatikan.

Mengapa rencana Kalshi penting bagi pasar AS?

Jika disetujui, WTI perpetual dapat menjadi perpetual futures berbasis minyak pertama yang diperdagangkan pada platform teregulasi AS. Hal ini dapat menjadi preseden bagi pengembangan derivatif perpetual untuk aset lainnya.

Apakah futures minyak perpetual berisiko?

Ya. Leverage dapat memperbesar keuntungan sekaligus kerugian. Pergerakan harga minyak yang cepat dapat menyebabkan margin tergerus dan posisi mengalami likuidasi.

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

FRNT Stablecoin Wyoming Gunakan Blockchain, Apakah Model Ini Bisa Diikuti Negara Lain?
FRNT Stablecoin Wyoming Gunakan Blockchain, Apakah Model Ini Bisa Diikuti Negara Lain?

FRNT stablecoin Wyoming memakai Chainlink Proof of Reserve. Simak cara kerja, aturan cadangan, manfaat, risiko, dan peluang ditiru pemerintah lain.

2026-09-03Baca