Kalshi dan Polymarket Jadi Sorotan CFTC, Insentif Trading Berisiko Diperketat?

2026-08-13

Kalshi dan Polymarket Jadi Sorotan CFTC, Insentif Trading Berisiko Diperketat?

Kalshi dan Polymarket kembali menjadi sorotan setelah CFTC mengeluarkan advisory mengenai program insentif di prediction market. 

Regulator AS memperingatkan bahwa sejumlah program untuk mendorong volume, likuiditas, dan aktivitas market maker dapat menimbulkan masalah kepatuhan jika dirancang atau dilaporkan secara tidak memadai. Namun, langkah ini belum berarti CFTC melarang insentif trading secara menyeluruh.

Key Takeaways

  • CFTC memperingatkan adanya peningkatan filing program insentif yang memiliki kekurangan prosedural atau substantif.
  • Insentif berbasis volume dapat meningkatkan risiko wash trading, pre-arranged trading, dan manipulasi pasar.
  • Kalshi dan Polymarket US merupakan Designated Contract Markets yang berada di bawah pengawasan CFTC.

Mengapa Kalshi dan Polymarket Jadi Sorotan CFTC?

Pada 12 Agustus 2026, CFTC mengingatkan Designated Contract Markets atau DCM mengenai kewajiban mereka ketika mengajukan program market maker, likuiditas, trading, dan berbagai bentuk insentif.

Regulator menemukan peningkatan filing berdasarkan Regulation 40.6(a) yang dinilai memiliki kekurangan prosedural maupun substantif. Kondisi tersebut dapat menyulitkan regulator untuk memastikan ketentuan program telah dijelaskan secara memadai dan memenuhi prinsip kepatuhan pasar.

Isu ini relevan bagi regulasi Kalshi dan regulasi Polymarket. Kalshi berstatus DCM sejak November 2020, sementara QCX yang beroperasi sebagai Polymarket US memperoleh status DCM pada Juli 2025. 

Dengan demikian, keduanya harus mengikuti kerangka pengawasan federal yang berlaku untuk bursa derivatif terdaftar.

Baca juga : Coinsbuy Diretas: US$7,9 Juta Aset Ethereum dan Tron Raib

Apa Masalah dengan Insentif Trading Prediction Market?

Program reward pada dasarnya digunakan untuk meningkatkan partisipasi dan likuiditas. Masalah muncul ketika hadiah mendorong trader melakukan transaksi hanya untuk mencapai target volume.

CFTC menilai struktur seperti ini dapat meningkatkan risiko wash trading, transaksi yang telah diatur sebelumnya, serta praktik trading manipulatif atau mengganggu pasar. Program market maker juga menjadi perhatian jika menggunakan stipend atau rebate yang secara efektif menjamin keuntungan bersih atau menutup kerugian peserta.

Polymarket US sendiri pernah mengajukan Daily Trading Incentive Program yang bertujuan meningkatkan partisipasi, keterlibatan berulang, dan likuiditas melalui aktivitas trading yang dikategorikan bona fide.

Untuk mengikuti perkembangan regulasi prediction market, crypto, dan kebijakan aset digital AS, kamu bisa daftar di Bittime dan cek berita terbaru agar tidak tertinggal perubahan regulasi yang dapat mempengaruhi pasar.

Apakah Aturan CFTC Prediction Market Akan Diperketat?

Untuk saat ini, advisory tersebut lebih tepat disebut penegasan standar kepatuhan, bukan larangan baru terhadap program insentif. CFTC meminta operator memberikan informasi yang cukup agar program dapat dievaluasi berdasarkan Regulation 40.5 dan 40.6.

Meski demikian, arah regulasi prediction market AS memang sedang berkembang. Pada Juni 2026, CFTC mengusulkan perubahan terkait jenis event contract tertentu dan proses penilaian apakah sebuah kontrak bertentangan dengan kepentingan publik.

Artinya, pertumbuhan prediction market kemungkinan akan diiringi pengawasan lebih detail terhadap struktur produk, mekanisme trading, pelaporan, dan program yang bertujuan meningkatkan volume.

Baca juga : Apa Itu TTWO Tokenized Stock? Saham Take-Two Interactive

Kalshi vs Polymarket, Apa Dampaknya bagi Pengguna?

Bagi pengguna, perubahan terpenting mungkin bukan hilangnya prediction market, tetapi bagaimana platform mendesain reward dan likuiditas. Program yang terlalu agresif berpotensi harus diperbaiki agar tidak mendorong transaksi semu atau perilaku manipulatif.

Pengawasan yang lebih jelas juga bisa menjadi positif bagi industri. Standar kepatuhan yang konsisten dapat membuat volume dan probabilitas yang ditampilkan prediction market lebih mencerminkan aktivitas pasar yang sebenarnya.

Baca juga : Konflik Ondo Finance Memanas, Ibu Pendiri Nathan Allman Gugat CEO

Kesimpulan

Sorotan terhadap Kalshi dan Polymarket tidak berarti CFTC sedang menutup prediction market atau melarang seluruh bentuk insentif. 

Fokus regulator saat ini adalah memastikan program peningkatan volume dan likuiditas tidak menciptakan ruang untuk wash trading, manipulasi, atau aktivitas yang menyesatkan.

Ke depan, operator prediction market kemungkinan harus lebih disiplin dalam merancang dan melaporkan program insentif. Bagi pengguna, perkembangan regulasi ini penting dipantau karena dapat menentukan bagaimana prediction market AS berkembang.

bittime biaya withdrawal murah

Yuk mulai trading crypto dari aset terbesar seperti BTC/IDR dan ETH/IDR langsung di aplikasi Bittime.

Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.

Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.

Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.

FAQ

Apa itu Kalshi?

Kalshi adalah prediction market yang beroperasi sebagai Designated Contract Market di bawah pengawasan CFTC. Status DCM-nya diberikan pada 2020.

Apakah Polymarket diawasi CFTC?

Polymarket US beroperasi melalui QCX LLC yang tercatat sebagai DCM sejak Juli 2025.

Apakah CFTC melarang insentif trading?

Tidak. Advisory terbaru berfokus pada standar pengajuan dan kepatuhan program insentif, bukan larangan menyeluruh.

Mengapa insentif volume dianggap berisiko?

Reward berbasis volume dapat mendorong transaksi semata-mata untuk mengejar target, sehingga meningkatkan risiko wash trading atau manipulasi.

Apakah aturan prediction market AS akan berubah?

Kemungkinan kerangka regulasinya terus berkembang. CFTC telah mengajukan proposal regulasi baru terkait event contracts pada Juni 2026.

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

WLFI Tunda Penjualan Token Resort Trump di Maldives, Ada Apa?
WLFI Tunda Penjualan Token Resort Trump di Maldives, Ada Apa?

WLFI menunda penjualan token resort Trump di Maldives. Ketahui alasan penundaan, mekanisme token RWA, serta dampaknya bagi strategi World Liberty Financial.

2026-08-14Baca