IPO Anthropic Dikabarkan Pilih Nasdaq, Incar Listing Oktober

2026-09-14

IPO Anthropic Dikabarkan Pilih Nasdaq, Incar Listing Oktober.png

Angka $100 miliar biasanya cuma muncul dalam kesepakatan merger raksasa energi atau proyek infrastruktur negara. Kini, angka itu disematkan pada rencana penggalangan dana Anthropic, perusahaan di balik chatbot Claude, yang tengah bersiap melantai di bursa saham. 

Kabar terbaru menyebut Anthropic telah menjatuhkan pilihan pada Nasdaq sebagai tempat IPO-nya, dengan target waktu paling cepat Oktober 2026. Kabar ini pertama kali diungkap Business Insider dan kemudian dikonfirmasi ulang oleh sumber-sumber yang dikutip Reuters

Namun perlu digarisbawahi, baik Anthropic maupun pihak Nasdaq sampai saat ini masih memilih bungkam. Belum ada pernyataan resmi yang membenarkan keputusan bursa tersebut, apalagi soal harga saham, jumlah lembar yang dilepas, atau tanggal pasti pencatatan.

Baca Juga: BIS Ungkap Potensi Baru XRP Ledger untuk Sistem Keuangan Digital

Anthropic Resmi Ajukan Draft S-1, Bidik Momentum Sebelum Pemilu

Anthropic AI.jpeg

Ilustrasi: Generated Image

Proses menuju IPO ini sebenarnya sudah berjalan sejak awal Juni 2026. Saat itu, Anthropic mengumumkan telah mengajukan dokumen S-1 secara rahasia kepada Securities and Exchange Commission (SEC) di Amerika Serikat. Pengajuan rahasia ini memberi Anthropic opsi untuk melanjutkan proses IPO setelah regulator merampungkan peninjauan berkas.

Perusahaan sendiri menegaskan bahwa kondisi pasar akan jadi penentu apakah penawaran saham ini benar-benar terealisasi. 

Jumlah saham dan kisaran harga pun belum ditetapkan hingga kini. Dokumen S-1 rahasia ini berbeda dengan prospektus publik yang memuat laporan keuangan teraudit, daftar risiko, struktur kepemilikan, dan syarat penawaran lengkap — dan dokumen publik itu belum juga dirilis.

Reuters memperkirakan roadshow investor baru akan dimulai pertengahan Oktober paling cepat. Sumber yang sama menyebut proses listing kemungkinan rampung tak lama sebelum pemilu paruh waktu (midterm) November, meski jadwal ini masih bisa bergeser. 

Baca Juga: Peneliti Anthropic Resign, Ini Peringatannya soal Bahaya AI di Masa Depan

Prospektus publik sendiri diperkirakan baru terbit akhir September, yang berarti investor hanya punya waktu sempit untuk mempelajari dokumen sebelum pemasaran saham dimulai.

Pemilihan Nasdaq juga punya makna simbolis tersendiri. Bursa ini sebelumnya menjadi tuan rumah debut SpaceX pada 2026, sementara New York Stock Exchange (NYSE) terus bersaing memperebutkan pencatatan perusahaan-perusahaan raksasa lain. 

Nasdaq dan NYSE memang punya mekanisme berbeda dalam menentukan harga pembukaan di hari perdagangan pertama, sebuah detail yang bisa berpengaruh besar mengingat permintaan terhadap saham Anthropic diperkirakan sangat tinggi.

Sebelum ambil keputusan investasi apa pun terkait tren IPO perusahaan teknologi, ada baiknya kamu siapkan dulu portofolio aset kripto yang solid. Kamu bisa mulai dengan Bittime, platform pertukaran aset kripto lokal yang sudah berizin dan diawasi Bappebti.

Valuasi Rp32.000 Triliun dan Bayang-Bayang Nvidia di Balik Layar

Bagian paling mencolok dari kabar ini tentu soal angka. Reuters melaporkan Anthropic membidik dana segar hingga $100 miliar dengan valuasi menyentuh $2 triliun — setara sekitar Rp32.000 triliun jika dikonversi ke rupiah. 

Kalau angka ini benar terealisasi, IPO Anthropic berpotensi menjadi penawaran saham perdana terbesar sepanjang sejarah pasar modal, melampaui rekor SpaceX senilai $86,3 miliar yang baru dibukukan pertengahan 2026.

Menariknya, Nvidia dikabarkan tak sekadar jadi penonton. Produsen chip AI terbesar dunia ini disebut mempertimbangkan investasi hingga $10 miliar sebagai anchor investor dalam IPO Anthropic. 

Baca Juga: 10+ Coin AI Terbaik 2026: Ini Daftar Crypto Bertema Artificial Intelligence! 

Langkah ini, jika terwujud, akan makin mempererat hubungan bisnis keduanya — mengingat Nvidia selama ini menjadi salah satu pemasok utama unit pemrosesan grafis (GPU) yang jadi tulang punggung operasional model AI seperti Claude.

Sebagai perbandingan, valuasi resmi terakhir Anthropic tercatat $965 miliar usai putaran pendanaan Seri H senilai $65 miliar pada Mei 2026. 

Artinya, target $2 triliun yang beredar sekarang jauh melampaui angka resmi tersebut — jadi wajar kalau banyak analis menyarankan pembaca menganggapnya sebagai skenario batas atas, bukan patokan pasti.

Pertumbuhan Pendapatan Melejit, Tapi Kerugian Juga Menganga

Di balik gemerlap angka valuasi, ada catatan yang tak kalah penting buat calon investor. Run-rate pendapatan tahunan Anthropic tercatat melampaui $65 miliar pada akhir Juli 2026, melonjak drastis dari sekitar $9 miliar di penghujung 2025. 

Lonjakan ini setara lebih dari tujuh kali lipat dalam hitungan bulan — pertumbuhan yang jarang ditemukan di sektor mana pun selain AI generatif.

Namun pertumbuhan secepat itu punya harga. Anthropic dilaporkan mencatat kerugian bersih sekitar $42 miliar sepanjang 2025, terutama akibat biaya komputasi yang membengkak untuk melatih dan mengoperasikan model-model Claude. 

Prospektus publik nantinya diharapkan mengungkap apakah margin dan efisiensi biaya membaik sepanjang 2026, atau justru kerugian ini masih berlanjut.

Baca Juga: 10 Tokenisasi Aset Kripto RWA Terbesar di Dunia

Beberapa nama besar di industri perbankan investasi turut terlibat menggarap transaksi ini, termasuk Morgan Stanley, Goldman Sachs, JPMorgan, dan Citigroup. 

Selain soal keuangan, investor juga bakal menyoroti ketergantungan Anthropic pada penyedia komputasi awan seperti Amazon dan Google, serta bagaimana perusahaan menangani isu tata kelola dan risiko keamanan model AI-nya — topik yang belakangan makin sering disorot menjelang rencana listing ini.

Menariknya, langkah Anthropic ini justru berlawanan arah dengan sikap OpenAI. CEO OpenAI, Sam Altman, sebelumnya menegaskan perusahaannya tidak akan melantai di bursa sepanjang 2026, dengan alasan kekhawatiran terhadap risiko sistem AI yang kian canggih. 

Perbedaan sikap ini menggambarkan bagaimana raksasa-raksasa AI kini mulai mengambil jalan strategi yang berbeda-beda soal status kepemilikan mereka ke depan.

Baca Juga: Futures Trading untuk Pemula: Cara Kerja, Tips, dan Risikonya

Kesimpulan

Rencana IPO Anthropic di Nasdaq masih berstatus kabar dari sumber tak resmi, tapi sinyalnya sudah cukup kuat: pengajuan S-1 rahasia sudah berjalan, target Oktober 2026 mulai mengerucut, dan valuasi yang dibicarakan bisa mencetak rekor baru di pasar modal. 

Di sisi lain, pertumbuhan pendapatan yang melesat tujuh kali lipat berjalan beriringan dengan kerugian puluhan miliar dolar, sehingga investor perlu menunggu prospektus resmi sebelum menilai apakah valuasi $2 triliun ini realistis atau sekadar ekspektasi pasar yang kelewat optimistis.

Setelah mengetahui perkembangan AI, kini saatnya cari tahu crypto berbasis AI di Bittime seperti aset digital AIAGIRENDERTAOVVV, dan lebih banyak lagi coin AI.

bittime biaya withdrawal murah

Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.

Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.

Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.

FAQ

Kapan IPO Anthropic diperkirakan berlangsung? Sumber yang dikutip Reuters memperkirakan roadshow dimulai pertengahan Oktober 2026, dengan proses listing rampung sebelum pemilu midterm November. Namun jadwal ini belum resmi dan masih bisa berubah.

Berapa valuasi Anthropic yang dibidik dalam IPO ini? Anthropic dikabarkan membidik valuasi sekitar $2 triliun dengan target dana hingga $100 miliar, jauh di atas valuasi resmi terakhirnya sebesar $965 miliar pada Mei 2026.

Benarkah Nvidia akan berinvestasi di IPO Anthropic? Nvidia dilaporkan mempertimbangkan investasi hingga $10 miliar sebagai anchor investor, meski belum ada konfirmasi resmi dari kedua belah pihak.

Apakah Anthropic sudah untung secara finansial? Belum. Anthropic dilaporkan masih mencatat kerugian bersih sekitar $42 miliar pada 2025 akibat biaya komputasi tinggi, meski run-rate pendapatannya melonjak tujuh kali lipat sepanjang tahun tersebut.

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

Apa Itu Recursive Self-Improvement? Mengenal RSI AI
Apa Itu Recursive Self-Improvement? Mengenal RSI AI

Memahami RSI dalam AI, recursive self-improvement, AlphaEvolve, AI agents, AGI, dan risiko ketika AI mulai membantu mengembangkan AI generasi berikutnya.

2026-09-13Baca