Harga Bitcoin Bertahan Meski Perang AS-Iran Memanas, Whale Borong BTC

2026-07-23

Harga Bitcoin Bertahan di $65.900 Meski Perang AS-Iran Memanas, Whale Borong BTC.png

Harga Bitcoin (BTC) menunjukkan ketahanan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global. Pada perdagangan terbaru, BTC mampu bertahan di sekitar level US$65.900, meskipun konflik militer antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas.

Biasanya, eskalasi konflik global dapat meningkatkan tekanan jual pada aset berisiko seperti cryptocurrency karena investor cenderung mencari instrumen yang lebih aman. 

Namun, Bitcoin justru menunjukkan stabilitas berkat kombinasi beberapa faktor, mulai dari arus masuk ETF Bitcoin spot, aktivitas akumulasi whale, hingga pemulihan teknikal setelah penurunan sebelumnya.

Di tengah ketidakpastian pasar, perhatian investor kini tertuju pada apakah Bitcoin mampu mempertahankan level psikologis US$65.000 dan melanjutkan tren pemulihan menuju area harga yang lebih tinggi.

Key Takeaways

  • Bitcoin bertahan di sekitar US$65.900 meskipun konflik AS-Iran meningkat dan pasar global menghadapi tekanan risiko.

  • ETF Bitcoin spot mencatat arus masuk sekitar US$227 juta dalam lima sesi perdagangan terakhir, memberikan dukungan permintaan.

  • Whale Bitcoin menambah sekitar 48.000 BTC saat koreksi pasar, menunjukkan adanya akumulasi dari pemegang besar.

Apa yang Terjadi dengan Harga Bitcoin?

Bitcoin saat ini berada dalam fase konsolidasi setelah sebelumnya mengalami tekanan hingga turun di bawah US$60.000 pada awal Juli.

Pada perdagangan terbaru, BTC bergerak dalam kisaran US$65.919 hingga mencapai level tertinggi harian sekitar US$66.872. Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa pembeli masih mempertahankan kendali meskipun sentimen pasar dipengaruhi oleh konflik geopolitik.

Level US$65.000 menjadi perhatian utama karena dianggap sebagai area penting secara teknikal maupun psikologis. Selama Bitcoin mampu bertahan di atas level tersebut, peluang melanjutkan pemulihan masih terbuka.

Namun, jika tekanan jual meningkat dan BTC kehilangan support tersebut, pasar dapat kembali menguji area harga yang lebih rendah.

Baca Juga: Mengapa Bitcoin dan Ethereum Tetap Stabil Meski Konflik AS-Iran Kembali Memanas?

Mengapa Bitcoin Bertahan di $65.900 di Tengah Perang AS-Iran?

Ketahanan Bitcoin di tengah konflik AS-Iran dipengaruhi oleh beberapa faktor.

Pertama, investor institusional masih menunjukkan minat terhadap Bitcoin melalui produk ETF. Arus modal dari ETF memberikan permintaan tambahan yang membantu menahan tekanan jual.

Kedua, aktivitas whale menunjukkan bahwa investor besar justru memanfaatkan koreksi harga untuk melakukan akumulasi. Kondisi ini mengindikasikan bahwa sebagian pelaku pasar melihat penurunan sebagai peluang membeli.

Ketiga, Bitcoin telah mengalami pemulihan setelah sebelumnya turun mendekati level US$60.000. Momentum teknikal yang mulai membaik membantu BTC tetap berada di atas area support penting.

Meskipun demikian, konflik geopolitik tetap menjadi faktor risiko yang dapat memengaruhi sentimen pasar dalam jangka pendek.

Mulai perjalanan finansialmu sekarang. Daftar di Bittime dan bangun portofolio investasi dengan mudah.

Bagaimana Eskalasi Konflik AS-Iran Terbaru?

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat setelah adanya laporan mengenai operasi militer AS yang masih berlangsung di kawasan tersebut.

Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa kampanye militer tetap berjalan dan memberikan peringatan terkait kemungkinan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran di Pickaxe Mountain.

Iran kemudian memberikan ancaman balasan apabila fasilitas tersebut menjadi target serangan. Situasi ini meningkatkan kekhawatiran bahwa konflik dapat meluas ke wilayah Timur Tengah.

Laporan mengenai kemungkinan gencatan senjata selama sepuluh hari belum sepenuhnya meredakan situasi karena aktivitas militer masih terjadi di beberapa wilayah sekitar, termasuk Bahrain, Kuwait, dan Yordania.

Ketidakpastian geopolitik tersebut biasanya meningkatkan volatilitas pasar keuangan, termasuk cryptocurrency.

Baca Juga: Posisi Short Bitcoin dan Ethereum Membesar, Sinyal Harga Kripto Akan Turun?

Berapa Besar Arus Masuk ETF Bitcoin?

Salah satu faktor yang mendukung harga BTC adalah meningkatnya permintaan melalui ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat.

Pada 20 Juli, ETF Bitcoin spot mencatat arus masuk bersih sekitar US$226,92 juta, menandai sesi kelima berturut-turut dengan aliran dana positif.

Beberapa produk ETF yang mencatat pemasukan terbesar antara lain:

  • BlackRock iShares Bitcoin Trust (IBIT) dengan sekitar US$116 juta.
  • ARK Invest 21Shares Bitcoin ETF (ARKB) dengan sekitar US$72,74 juta.

Arus masuk ETF menjadi indikator bahwa investor institusional masih memiliki kepercayaan terhadap Bitcoin meskipun kondisi makro global sedang tidak stabil.

Permintaan institusional ini memberikan dukungan tambahan terhadap harga BTC dan membantu mengurangi tekanan dari aksi jual jangka pendek.

Konversi 1 BTC menjadi IDR - Kurs Bitcoin ke Rupiah

Siapa yang Mengoleksi Bitcoin di Tengah Konflik?

Di tengah volatilitas pasar, aktivitas whale Bitcoin menunjukkan tren akumulasi.

Data menunjukkan bahwa wallet yang memiliki antara 1.000 hingga 10.000 BTC menambah sekitar 48.000 Bitcoin dalam satu bulan terakhir. Total kepemilikan kelompok whale tersebut kini mencapai sekitar 3,09 juta BTC.

Selain itu, laporan lain menunjukkan whale telah mengakumulasi lebih dari 270.000 BTC dalam periode dua minggu sebelumnya pada Juli.

Akumulasi ini menjadi sinyal penting karena whale biasanya memiliki pengaruh besar terhadap arah pasar. 

Ketika investor besar membeli dalam jumlah besar saat harga mengalami koreksi, hal tersebut dapat menunjukkan keyakinan terhadap prospek jangka panjang Bitcoin.

Baca Juga: Strategy Tak Beli Bitcoin untuk Pertama Kalinya, Apa Penyebabnya?

Bagaimana Analisis Teknikal Bitcoin Saat Ini?

Secara teknikal, Bitcoin masih berada dalam struktur pemulihan dengan pola channel naik pada grafik empat jam.

Indikator momentum menunjukkan kondisi yang relatif positif. Garis MACD masih berada di atas garis sinyal, sementara indikator ADX menunjukkan tren yang masih memiliki kekuatan.

Namun, Bitcoin membutuhkan konfirmasi lebih lanjut untuk melanjutkan kenaikan.

Area penting yang perlu diperhatikan investor adalah:

  • Support utama: US$65.000.
  • Support berikutnya: sekitar US$63.458 berdasarkan level Fibonacci 61,8%.
  • Resistance utama: US$66.956.
  • Target lanjutan: sekitar US$69.116 jika breakout berhasil.

Jika BTC mampu menembus resistance US$66.956 dengan volume kuat, peluang menuju area US$69.000 semakin terbuka.

Sebaliknya, penurunan di bawah US$65.000 dapat meningkatkan risiko koreksi lebih dalam.

Mulai trading BTC/IDR bersama Bittime di sini!

Apa Level Support dan Resistance BTC?

Level US$65.000 menjadi titik kunci bagi Bitcoin saat ini. Area tersebut berfungsi sebagai batas psikologis yang menunjukkan apakah pembeli masih mampu mempertahankan momentum.

Jika Bitcoin bertahan di atas level tersebut, pasar dapat melihat peluang pengujian ulang resistance US$66.956.

Namun, apabila konflik geopolitik menyebabkan tekanan jual meningkat, BTC berpotensi turun menuju support berikutnya di sekitar US$63.458.

Pergerakan harga selanjutnya kemungkinan akan sangat bergantung pada kombinasi faktor teknikal, arus ETF, serta perkembangan konflik global.

Baca Juga: Target Bitcoin $150K Bernstein Tetap Meski Pullback 54%

Bagaimana Dampak Konflik ke Pasar Kripto?

Konflik AS-Iran memberikan dampak langsung terhadap sentimen risiko global. Ketika ketidakpastian meningkat, investor biasanya mengurangi eksposur terhadap aset yang dianggap volatil.

Namun, Bitcoin menunjukkan karakter yang berbeda dalam kondisi ini. Selain dipandang sebagai aset berisiko, sebagian investor juga melihat Bitcoin sebagai alternatif aset digital yang tidak bergantung pada sistem keuangan tradisional.

Meski demikian, Bitcoin tetap sensitif terhadap kondisi makro seperti kebijakan suku bunga, harga energi, dan sentimen pasar global.

Jika konflik semakin meluas dan menyebabkan tekanan ekonomi, volatilitas Bitcoin kemungkinan meningkat.

Trade BTC Futures di Bittime! Ubah analisismu menjadi peluang dengan trading Future dengan memanfaatkan posisi Long atau Short.

Kesimpulan: Apakah Bitcoin Bisa Terus Bertahan?

Bitcoin berhasil menunjukkan ketahanan dengan bertahan di sekitar US$65.900 meskipun konflik AS-Iran meningkatkan ketidakpastian global.

Dukungan dari ETF Bitcoin spot dan akumulasi whale menjadi faktor utama yang membantu menjaga momentum BTC. Aktivitas pembelian dari investor besar menunjukkan bahwa sebagian pasar masih melihat Bitcoin memiliki prospek positif dalam jangka menengah hingga panjang.

Namun, level US$65.000 tetap menjadi area penting yang harus dipertahankan. Jika Bitcoin mampu melewati resistance US$66.956, peluang menuju US$69.000 semakin besar.

Sebaliknya, eskalasi konflik geopolitik yang lebih luas dapat meningkatkan tekanan jual dan menguji kembali kekuatan pasar.

Dengan kondisi saat ini, arah Bitcoin akan bergantung pada keseimbangan antara sentimen global, permintaan institusional, dan kekuatan teknikal di level support utama.

bittime biaya withdrawal murah

Bitcoin sudah tersedia dan siap diperdagangkan di Bittime dengan pair BTC/USDT, selain itu ada juga aset lain di jaringan BRC20 Bitcoin, seperti SATS dan ORDI.

Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.

Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.

Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.

FAQ

Apa yang terjadi dengan harga Bitcoin saat konflik AS-Iran meningkat?

Bitcoin tetap stabil di sekitar US$65.900 meskipun konflik AS-Iran meningkat karena mendapat dukungan dari ETF Bitcoin dan aktivitas akumulasi whale.

Mengapa Bitcoin bisa bertahan di $65.900?

Bitcoin bertahan karena adanya permintaan institusional melalui ETF, pembelian dari whale, dan momentum pemulihan teknikal setelah koreksi sebelumnya.

Berapa besar arus masuk ETF Bitcoin terbaru?

ETF Bitcoin spot mencatat arus masuk bersih sekitar US$226,92 juta dalam satu sesi perdagangan dan melanjutkan tren positif selama lima sesi.

Siapa yang mengoleksi Bitcoin saat harga mengalami koreksi?

Kelompok whale dengan kepemilikan 1.000 hingga 10.000 BTC tercatat menambah sekitar 48.000 Bitcoin dalam satu bulan terakhir.

Apa level support dan resistance Bitcoin saat ini?

Support utama Bitcoin berada di sekitar US$65.000, sedangkan resistance penting berada di US$66.956 dengan target berikutnya sekitar US$69.116.

Apakah Bitcoin bisa naik setelah bertahan di US$65.900?

Bitcoin memiliki peluang melanjutkan kenaikan jika mampu mempertahankan support US$65.000 dan menembus resistance dengan volume perdagangan yang kuat.

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

Prediksi Claude AI: Harga Bitcoin Bisa Tembus $110.000 Jika CLARITY Act Sah
Prediksi Claude AI: Harga Bitcoin Bisa Tembus $110.000 Jika CLARITY Act Sah

Claude AI prediksi Bitcoin $110.000 jika CLARITY Act lolos. Simak 3 skenario harga BTC, analisis teknikal, dan faktor pendorong pasar kripto di sini.

2026-07-23Baca