BNB Melemah setelah Dugaan Hack Binance, Penjualan Panik Tekan Harga
2026-10-30
Hanya butuh 35 menit bagi BNB Token untuk kehilangan 6,3% nilainya, dilansir CryptoTicker. Harga BNB turun setelah miliaran dolar aset kripto keluar dari dompet panas Binance. Dugaan hack Binance itu memicu penjualan panik di pasar kripto pada Kamis (29/10/2026).
Key Takeaways
- BNB turun 4,32% dalam 24 jam ke Rp12.941.567,62, dengan volume perdagangan melonjak 167,1%.
- Dana senilai miliaran dolar dikuras dari dompet panas Binance. Tether dan Circle membekukan sebagian besar stablecoin terkait.
- Binance menyatakan dana pengguna aman, tetapi total kerugian dan status penarikan dana belum sepenuhnya jelas.
Harga BNB Hari Ini Tertekan Aksi Jual

Menurut data CoinMarketCap, BNB diperdagangkan di Rp12.941.567,62, turun 4,32% dalam 24 jam. BNB masih bertahan di peringkat keempat dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp1,7 kuadriliun. Volume 24 jam mencapai Rp77,5 triliun, naik 167,1%. Harga terendah dalam 24 jam berada di Rp12.370.961.
Dalam dolar AS, BNB sempat menyentuh USD 678,13 sebelum naik tipis ke USD 703,55. Pada saat yang sama, Bitcoin turun 3,25% ke USD 79.117, dilansir Tokenpost.
Grafik per jam menunjukkan pola khas penjualan panik: satu candle merah panjang menyeret harga turun tajam, lalu rebound sebagian. Harga BNB juga masih sekitar 48% di bawah rekor tertingginya, Rp24.834.770 pada 13 Oktober 2025.
Bagi pembaca yang ingin memantau pergerakan BNB dan aset lain lewat platform terdaftar dan diawasi OJK, akun bisa dibuat lewat Bittime.
Apa yang Diketahui soal Dugaan Hack Binance

Aset kripto dalam jumlah besar keluar dari dompet terkait Binance di jaringan Ethereum, Bitcoin, dan Tron. Angka kerugiannya masih berbeda-beda:
- Glassnode, dikutip Investing.com, memperkirakan sekitar USD 5,3 miliar dikuras.
- Data Arkham menunjukkan dompet terkait peretas memegang sekitar USD 5,875 miliar dalam 65 token, dilansir KuCoin.
- Estimasi awal analis lebih rendah, berkisar USD 2,5 miliar hingga lebih dari USD 3 miliar, menurut Bitcoin.com.
Penerbit stablecoin bergerak cepat. Tether membekukan lebih dari 1,567 miliar USDT dan Circle sekitar USD 823 juta USDC, dilansir CoinDesk. Binance menyebut total dana terkait yang dibekukan sekitar USD 2,54 miliar.
Menurut CoinDesk, dompet Binance 14 yang jadi pusat serangan tercantum dalam bukti cadangan Binance per 1 Oktober. Saat itu dompet tersebut memegang 1,26 miliar USDT dan 89.475 ETH. Pelaku diduga memakai mekanisme delegasi EIP-7702 dan alamat yang didanai lewat Tornado Cash, dilansir KuCoin.
Pendiri Binance Changpeng Zhao menyebut kejadian ini terlihat seperti peretasan, tetapi dana pengguna aman. Co-founder Yi He juga menegaskan Binance akan menanggung kerugian, dilansir Bitcoin.com.

Menurut Investing.com, Binance menghentikan sementara penarikan dana untuk pemeriksaan keamanan. Sumber yang dirujuk belum memuat kabar pembukaan kembali layanan itu. Rincian lengkap dugaan peretasan Binance ini juga dibahas di blog Bittime.
Kenapa BNB dan Pasar Ikut Anjlok
Token BNB sendiri tidak dicuri, dilansir CryptoTicker. Namun BNB terkait erat dengan operasi Binance, sehingga kepercayaan pasar terhadap bursa langsung memengaruhi harganya.
Tekanan merembet ke aset lain. Pada 29 Oktober, Bitcoin sempat turun mendekati USD 78.000 dan Ether di bawah USD 2.250, dengan likuidasi USD 659 juta. Solana ikut turun di bawah USD 100. Posisi beli berleverage jadi korban utama karena harga jatuh lebih cepat daripada kemampuan trader menambah margin.
Situasi seperti ini membuat penjualan panik crypto mudah menular. Aset yang tidak terkait langsung dengan insiden pun ikut terjual karena pasangan perdagangannya bergantung pada Bitcoin dan Ether. Karena itu, trader yang memantau BNB USDT perlu mencermati volatilitas yang tinggi.
Baca Juga:
- Dugaan Peretasan Binance: US$5,7 Miliar Aset Kripto Berpindah Jadi Sorotan
- FOMC Meeting: The Fed Tahan Suku Bunga, Apa Dampaknya ke Kripto?
- Bittime Soroti Legalitas Platform dan Perlindungan Konsumen
Hal yang Perlu Dicermati Investor
Beberapa hal menentukan arah sentimen dalam beberapa hari ke depan:
- Kepastian resmi. Total kerugian dan penyebab insiden masih diselidiki.
- Status penarikan. Pengumuman resmi Binance soal layanan penarikan perlu dipantau.
- Aliran dana pelaku. Sebagian aset masih bergerak, sehingga pembekuan tambahan mungkin terjadi.
- Level harga. Area Rp12,37 juta dan USD 678,13 menjadi acuan titik terendah terbaru.
Informasi ini bukan saran investasi. Keputusan transaksi tetap perlu disesuaikan dengan profil risiko masing-masing.
Kesimpulan
BNB melemah karena kepercayaan terhadap Binance terguncang, bukan karena token BNB dicuri. Dugaan hack ini menyeret pasar kripto lewat likuidasi dan aksi jual panik.
Pernyataan Binance bahwa dana pengguna aman dan kerugian akan ditanggung sempat meredam kekhawatiran. Namun angka final kerugian dan status layanan penarikan baru akan menentukan apakah tekanan jual mereda.
Cek harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), XRP, Solana (SOL), GRAM, dan BNB juga memecoin unggulan DOGE. Kamu bisa trading langsung di Bittime!
Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.
Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.
Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.
FAQ
Berapa harga BNB hari ini dalam dolar AS?
Pada saat penulisan, CoinMarketCap mencatat BNB di USD 711,14, turun 4,76% dalam 24 jam. Angkanya berubah cepat selama volatilitas tinggi.
Apakah dana pengguna Binance aman?
Pernyataan resmi Binance menyebut dana pengguna aman dan seluruh kerugian akan ditanggung. Verifikasi independen atas klaim itu belum tersedia, dan rincian insiden masih diselidiki.
Apakah penarikan dana di Binance sudah dibuka kembali?
Binance menghentikan sementara penarikan untuk pemeriksaan keamanan. Sumber yang dirujuk belum memuat pembukaan kembali, jadi pengumuman resmi di kanal Binance perlu dicek langsung.
Apakah penurunan BNB sama seperti kasus FTX?
CryptoTicker menilai reaksi pasar mirip dengan runtuhnya FTX pada 2022. Perbedaannya, Binance memegang aset pelanggan jauh lebih besar dan punya riwayat menanggung kerugian.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.



