Hardware Wallet Ledger Diduga Dimodifikasi, Pengguna Kripto Perlu Waspada

2026-10-30

Hardware Wallet Ledger Diduga Dimodifikasi, Pengguna Kripto Perlu Waspada.png

Dua laporan kehilangan aset dengan total sekitar SGD 3,5 juta mendorong Kepolisian Singapura (SPF) mengeluarkan peringatan pada 28 Oktober 2026. 

Hasil penyelidikan awal menunjukkan Ledger hardware wallet yang dibeli di sebagian toko ritel Singapura memuat malicious hardware, yaitu komponen berbahaya yang membuat seed phrase dicuri tanpa disadari pemiliknya.

Key Takeaways

  • SPF mencatat setidaknya dua kasus sejak 10 September 2026 dengan kerugian sekitar SGD 3,5 juta.
  • Komponen berbahaya di perangkat bisa menangkap recovery phrase atau private key, sehingga aset dapat dipindahkan tanpa izin pemilik.
  • Ledger menyebut chip, sistem operasi, dan servernya tidak dikompromi. Masalah ada di jalur distribusi.

Peringatan SPF soal Ledger Hardware Wallet dari Toko Ritel

Dalam rilis resminya, SPF menyebut ada setidaknya dua kasus sejak 10 September 2026. Nilai kerugiannya sekitar SGD 3,5 juta, setara kira-kira USD 2,7 juta berdasarkan konversi Unchained. 

Penyelidikan awal menemukan komponen di dalam perangkat yang mampu menangkap recovery phrase atau private key. Dengan data itu, pihak tidak berwenang bisa mengakses dompet korban dan memindahkan asetnya.

SPF sudah menghubungi Ledger, yang kini meninjau kasus tersebut. Penyelidikan polisi masih berjalan. Rilis SPF tidak menyebut nama toko maupun model perangkat, jadi belum jelas unit mana saja yang bermasalah.

Angka SGD 3,5 juta juga hanya mencakup kasus yang dilaporkan di Singapura. Pengguna yang ingin bertransaksi lewat platform terdaftar dan diawasi OJK bisa mendaftar di Bittime, Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang menyediakan perdagangan Spot, Staking, dan Futures.

Cara Kerja Ledger Hardware Implant

Ledger menjelaskan, kelompok kriminal terorganisasi membeli perangkat asli selama berbulan-bulan. Mereka memasang komponen tersembunyi, lalu menjualnya kembali lewat reseller di Asia Tenggara, dilansir Bankless. Komponen itu dirancang mencuri 24 kata recovery phrase ketika pengguna menyiapkan perangkat.

Menurut CoinDesk, implan tersebut mengirim kunci dompet lewat jaringan seluler. Temuan peneliti Ledger yang diberitakan Unchained mengarah ke hal serupa: sebuah komponen tambahan membaca recovery phrase saat tampil di layar, lalu mengirimkannya lewat LTE. 

Laporan Investing.com menyebut pemeriksaan Ledger Flex yang dibeli di Bandara Changi menemukan konektor layar yang dimodifikasi, chip seluler, dan kartu SIM.

Ledger menegaskan chip, sistem operasi, dan servernya tidak dikompromi. Perusahaan menyebut kasus ini serangan distribusi lokal, bukan serangan rantai pasok yang sistemik. Meski begitu, bagi pemilik perangkat, Ledger wallet disusupi tetap berarti seed phrase bisa bocor sejak proses setup.

Baca Juga:

Kaitan dengan Kasus CryptoBilis dan Penjualan di Indonesia

Ledger mulai menyelidiki laporan pencurian pada 9 Oktober 2026. Kasus awalnya terkait CryptoBilis, reseller resmi yang beroperasi di Malaysia, Indonesia, dan Filipina, dilansir KuCoin. 

Pada 13 Oktober, Ledger meminta reseller dan distributor di Indonesia, Singapura, Thailand, Filipina, Vietnam, Malaysia, dan Hong Kong menghentikan penjualan serta menarik stok dari rak.

Skala kerugian regional masih simpang siur. Peneliti on-chain memperkirakan kerugian hingga USD 93 juta di lebih dari 300 wallet, tetapi Ledger belum mengonfirmasi angka itu, dilansir Bankless. Estimasi media lain berkisar USD 86 juta hingga USD 102 juta.

SPF tidak menjelaskan apakah dua kasus Singapura berkaitan dengan klaster CryptoBilis. Di sisi lain, Ledger menyatakan sampel perangkat yang diperiksa dari toko dan gudang di Jerman bersih. 

Perusahaan juga menyiapkan aturan reseller baru, termasuk kewajiban melaporkan produk mencurigakan dan larangan menjual ulang perangkat retur.

Langkah Aman bagi Pemilik Hardware Wallet

Soal keamanan hardware wallet, SPF memberi tiga imbauan:

  1. Pantau informasi resmi. Ikuti advisory dari penyedia wallet masing-masing.
  2. Hentikan pemakaian perangkat yang dicurigai. Jangan memasukkan recovery phrase atau bertransaksi lewat perangkat itu. Jika curiga kunci sudah bocor, pindahkan sisa aset ke wallet baru dengan recovery phrase baru yang dibuat di perangkat aman, lalu hubungi penyedia lewat kanal dukungan resmi.
  3. Jangan bagikan seed phrase. Ini berlaku untuk siapa pun, termasuk pihak yang mengaku mewakili penyedia wallet, exchange, atau penegak hukum.

Pemahaman dasar soal keamanan aset kripto, mulai dari legalitas platform sampai keamanan akun, tetap perlu diperhatikan sebelum memutuskan di mana aset disimpan.

Kesimpulan

Peringatan SPF menunjukkan perangkat yang dirancang untuk melindungi aset pun bisa menjadi celah jika diubah sebelum sampai ke pembeli. Penyelidikan masih berlangsung dan belum ada rincian soal toko, model, maupun kaitannya dengan kasus regional. 

Hingga ada kepastian, pengguna perlu mengikuti imbauan resmi dan memperlakukan seed phrase sebagai data yang tidak boleh dibagikan kepada siapa pun.

Cek harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), XRP, Solana (SOL), GRAM, dan BNB juga memecoin unggulan DOGE. Kamu bisa trading langsung di Bittime!

bittime biaya withdrawal murah

Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.

Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.

Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.

FAQ

Apakah semua Ledger yang dijual di Singapura terdampak?
Belum ada data yang menyatakan demikian. SPF hanya menyebut sebagian perangkat dari beberapa toko ritel. Ledger menambahkan bahwa sampel dari toko dan gudang di Jerman yang diperiksa dinyatakan bersih.

Apakah pembeli di Indonesia ikut terdampak?
Indonesia termasuk tujuh wilayah tempat Ledger meminta penjualan dihentikan pada 13 Oktober 2026. Sumber yang dirujuk dalam artikel ini belum memuat rincian korban per negara.

Apakah kerugian SGD 3,5 juta sama dengan estimasi USD 93 juta?
Tidak. Angka SGD 3,5 juta hanya mencakup dua kasus yang dilaporkan ke SPF. Estimasi USD 93 juta berasal dari peneliti on-chain untuk skala regional dan belum dikonfirmasi Ledger.

Bagaimana membeli hardware wallet dengan lebih aman?
Beli langsung dari toko resmi produsen atau reseller yang ditunjuk, dan periksa kondisi kemasan. Waspadai perangkat yang tampak sudah dipakai atau disertai recovery phrase yang sudah tertulis. Praktik ini umum dalam keamanan hardware wallet, bukan temuan khusus dari kasus ini.

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

BNB Melemah setelah Dugaan Hack Binance, Penjualan Panik Tekan Harga
BNB Melemah setelah Dugaan Hack Binance, Penjualan Panik Tekan Harga

BNB turun 4,32% ke Rp12,94 juta setelah dugaan hack Binance. Dana pengguna diklaim aman, tapi penjualan panik masih menekan pasar kripto.

2026-10-30Baca