ETH Dominance Menguat: Trader Mulai Beralih dari Bitcoin ke Ethereum?

2026-07-06

ETH Dominance Menguat: Trader Mulai Beralih dari Bitcoin ke Ethereum?

Dalam beberapa pekan terakhir, perbincangan tentang ETH dominance kembali ramai di kalangan trader kripto. Banyak yang bertanya: apakah Ethereum mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan setelah sekian lama tertindih oleh dominasi Bitcoin? 

Pertanyaan ini semakin relevan mengingat harga ETH yang sempat terpuruk di bawah $1.600 kini mulai menunjukkan pemulihan.

Key Takeaways

  • ETH dominance saat ini berada di sekitar 9,8%, jauh di bawah puncaknya yang pernah mencapai 17% pasca peluncuran spot ETF Ethereum pada pertengahan 2024.
  • Bitcoin dominance mendominasi dengan 57-58% pasar, mencerminkan pergeseran struktural investor menuju aset yang dianggap lebih aman.
  • Meski ada sinyal teknis bullish, masih banyak faktor fundamental yang menekan ETH/BTC ratio, termasuk arus ETF dan fragmentasi nilai ekonomi oleh Layer 2.

Apa Itu ETH Dominance dan Mengapa Penting?

Bagi yang baru terjun di dunia kripto, memahami apa itu ETH dominance adalah langkah awal yang krusial. ETH dominance adalah rasio antara kapitalisasi pasar Ethereum dengan total kapitalisasi pasar seluruh kripto, dikalikan 100%.

Misalnya, jika total pasar kripto bernilai $2,6 triliun dan kapitalisasi pasar ETH sekitar $213 miliar, maka ETH dominance berada di sekitar 8,2%. Angka ini terus berfluktuasi seiring perubahan harga dan masuknya aset kripto baru ke pasar.

ETH Dominance Menguat: Trader Mulai Beralih dari Bitcoin ke Ethereum?

(Sumber: Generated-AI image) 

Mengapa metrik ini penting? ETH dominance adalah barometer sentimen pasar. Ketika ETH dominance naik, itu sering menandakan altcoin season—periode dimana investor mulai beralih dari Bitcoin ke altcoin, termasuk Ethereum. Sebaliknya, ketika ETH dominance turun, itu menandakan capital rotation kembali ke Bitcoin atau menyebar ke kompetitor Layer 1 lainnya.

Bagi trader, memahami ETH dominance chart sama pentingnya dengan memahami harga ETH itu sendiri. Ini membantu mengidentifikasi kapan waktu yang tepat untuk masuk atau keluar dari posisi, serta mengelola risiko portofolio.

Baca juga : Bitcoin di Bulan Juli: Secara Historis Sering Naik, Tapi Kali Ini Ada yg Beda

ETH Dominance Naik: Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Lalu, apakah benar ETH dominance naik dalam beberapa waktu terakhir? Jawabannya: tidak sesederhana itu.

Data menunjukkan bahwa ETH dominance sempat menyentuh level 17% pada pertengahan 2024, tak lama setelah peluncuran spot ETF Ethereum. Namun sejak itu, angkanya terus tergerus hingga mencapai 9,8% di pertengahan 2026.

Faktor-faktor yang Menekan ETH Dominance

ETF Bitcoin Lebih Diminati Institusi

ETF Bitcoin spot yang diluncurkan sejak 2024 terus menarik miliaran dolar inflow institusional. Sementara itu, ETF Ethereum mencatat outflow beruntun selama 17 hari di 2026, dengan BlackRock's ETHA memimpin arus keluar $13,1 juta. Meskipun sempat terjadi inflow kecil di awal Juli 2026—$14,9 juta pada 1 Juli dan $29 juta pada 2 Juli—semuanya berasal dari satu manajer aset saja: BlackRock. Ini bukan sinyal pembalikan struktural, melainkan sekadar "noise" di tengah tren bearish.

Tidak Ada "Treasury Effect" untuk Ethereum

Berbeda dengan Bitcoin yang diserap oleh perusahaan seperti Strategy (sebelumnya MicroStrategy) sebagai treasury reserve, Ethereum belum memiliki akumulasi institusional berskala besar yang berfungsi sebagai penyangga harga jangka panjang.

Layer 2 Mengurangi Nilai Ekonomi Mainnet

Ekosistem Layer 2 seperti Arbitrum, Base, dan Optimism memang meningkatkan efisiensi transaksi, tetapi sekaligus mengurangi fee yang mengalir ke mainnet Ethereum. Ini melemahkan narasi "ultrasound money" Ethereum karena ETH yang dibakar (burn) semakin berkurang. Michael Saylor bahkan menyebut fragmentasi nilai ekonomi ini sebagai salah satu tantangan terbesar Ethereum.

Korelasi Tinggi dengan Nasdaq

ETH memiliki korelasi 0,78 dengan Nasdaq 100, jauh lebih tinggi dibanding Bitcoin yang hanya 0,55. Ketika pasar saham teknologi melemah, ETH cenderung ikut terjungkal lebih dalam.

Belum Ada Upgrade Besar di Mainnet

Upgrade Glamsterdam yang dijadwalkan pada akhir Agustus 2026—menargetkan 10.000 TPS dan penurunan gas fee 78%—masih dalam tahap pengembangan dan belum masuk mainnet. Selama upgrade besar belum terealisasi, Ethereum kesulitan bersaing dengan narasi "digital gold" Bitcoin.

Baca juga : Inflasi Juni 2026 3,34%, Melebihi Estimasi: Apa Dampaknya ke Masyarakat?

ETH Dominance Chart: Membaca Sinyal dari Grafik

Bagi trader yang mengandalkan analisis teknikal, ETH dominance chart menyediakan petunjuk berharga tentang arah pasar selanjutnya.

ETH Dominance Menguat: Trader Mulai Beralih dari Bitcoin ke Ethereum?

Level-level Kunci yang Perlu Diperhatikan

  • Support di 9,5%: Jika ETH dominance mampu bertahan di atas level ini, ada peluang untuk rebound menuju resistance berikutnya.
  • Resistance di 11-13%: Untuk benar-benar bisa disebut "ETH dominance menguat", Ethereum perlu menembus level ini. Menurut beberapa analis, ETH/BTC pair perlu mencapai 11% dominance untuk membalikkan tren struktural.
  • Target jangka panjang 17%: Ini adalah level support historis yang pernah menjadi fondasi ETH dominance sebelum tergerus.

Sinyal Teknis yang Muncul

Menariknya, meskipun ETH dominance sedang tertekan, beberapa indikator teknis justru menunjukkan potensi pembalikan. ETH/BTC ratio yang sempat menyentuh 0,026—level yang sama dengan saat sinyal beli muncul di masa lalu—kini memicu perhatian para analis.

Seorang analis, Michaël van de Poppe, menyebut bahwa tren penurunan ETH mungkin sudah berakhir, dengan level kunci di 0,026 terhadap BTC. 

Yang lebih menarik, indikator TD Sequential pada timeframe bulanan telah memancarkan sinyal beli—sinyal yang sama yang muncul pada September 2022 dan Maret 2025, yang kemudian diikuti oleh rally ETH sebesar 235% dan 182%.

Baca juga : CROSS Token Distribusi 4 Juli: Apakah Koin Ini Akhirnya Legit?

ETH vs BTC Dominance: Perbandingan yang Tak Terelakkan

Diskusi tentang ETH dominance tidak akan lengkap tanpa membandingkannya dengan BTC dominance. Kedua metrik ini bergerak seperti dua sisi mata uang—ketika yang satu naik, yang lain cenderung turun.

Kondisi Terkini ETH vs BTC

  • Bitcoin dominance: 57,8% (per Juli 2026)
  • Ethereum dominance: 9,8% (per Juli 2026)
  • ETH/BTC ratio: 0,02737 (terendah 10 bulan)

Gap ini adalah yang terlebar dalam beberapa tahun. Perbandingan ini menunjukkan bahwa untuk setiap $100 yang masuk ke pasar kripto, hampir $58 masuk ke Bitcoin, sementara hanya sekitar $10 yang masuk ke Ethereum.

Baca juga : Tokenisasi Saham AS: Hold Saham AS Favoritmu, Dapat Reward 7% Setiap Hari

Mengapa Trader Beralih (atau Tidak Beralih)?

Pertanyaan besar dalam judul artikel ini adalah: "Trader Mulai Beralih dari Bitcoin ke Ethereum?"

Jawabannya: belum signifikan.

Data menunjukkan bahwa aliran modal masih lebih banyak mengarah ke BTC dibanding aset kripto lainnya, termasuk ETH. Namun, ada beberapa faktor yang bisa menjadi katalis perubahan:

  1. Sinyal Teknis Bullish: Munculnya sinyal beli langka di timeframe bulanan
  2. Upgrade Glamsterdam: Target 10.000 TPS dan pengurangan gas fee 78% yang dijadwalkan Agustus 2026
  3. Peningkatan Aktivitas On-Chain: New smart contract deployment di Ethereum meningkat 303% dibanding rata-rata 90 hari
  4. Posisi Short yang Terkumpul: Dengan banyaknya posisi short di area $1.500, kondisi untuk short squeeze mulai terbentuk

Namun, para trader yang bijak tahu bahwa potensi pembalikan belum tentu berarti tren sudah berubah. ETH masih diperdagangkan sekitar 65 persen di bawah puncak historisnya. Bitcoin, meskipun juga turun dari puncaknya, hanya mengalami drawdown sekitar 50 persen.

Nah, di tengah dinamika ETH vs BTC yang terus berubah ini, memiliki akses ke informasi terkini dan platform trading yang tepat menjadi kunci. Untuk memantau pergerakan ETH dominance dan harga ETH, serta mendapatkan wawasan pasar terbaru, Anda bisa mengandalkan Bittime

Sebagai platform perdagangan aset kripto yang telah resmi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bittime tidak hanya menawarkan keamanan dan kenyamanan bertransaksi, tetapi juga menyediakan akses ke berbagai aset digital, logam mulia digital, hingga saham global yang di tokenisasi. 

Dengan lebih dari 300 pilihan koin dan 380 pasangan trading, Bittime menjadi tempat yang tepat untuk memulai atau mengembangkan perjalanan investasi kripto Anda.

Baca juga : Investasi Saham US Jangka Panjang 2026: 5 Saham Growth Prospek Tinggi & Cuan!

Harga ETH: Apakah $2.000 Masih Terjangkau?

Tentu saja, diskusi tentang ETH dominance tidak bisa dipisahkan dari harga ETH. Saat artikel ini ditulis, ETH diperdagangkan di kisaran $1.750, menguat tipis 0,53% dalam 24 jam terakhir. Harga ini masih jauh dari level psikologis $2.000 yang sempat hilang awal tahun ini.

Skenario Bullish

Jika ETH dominance benar-benar menguat dan menembus resistance di 11%, beberapa analis memperkirakan ETH bisa mengincar level $2.000. Standard Chartered bahkan mempertahankan pandangan bahwa ETH bisa mencapai $4.000 pada akhir 2026. Namun, perlu diingat bahwa prediksi ini muncul di tengah ketidakpastian pasar yang tinggi.

Skenario Bearish

Di sisi lain, jika ETH dominance terus tertekan, harga ETH berisiko menguji support di $1.700 dan bahkan $1.400-$1.530. ETH/BTC ratio yang masih berada di bawah 200-week moving average di level 0,048 menunjukkan bahwa tekanan terhadap ETH masih besar.

Bagi trader yang ingin memantau pergerakan ETH dominance dan harga ETH secara real-time, tersedia berbagai platform seperti TradingView (dengan ticker ETH.D), CoinMarketCap, dan CoinGecko.

Baca juga : Kemitraan Baru Palantir dan Nvidia Fokus pada AI Enterprise, Apa Artinya?

Apa Arti ETH Dominance bagi Portofolio Anda?

Memahami ETH dominance bukan sekadar latihan akademis—ini adalah alat praktis untuk manajemen portofolio.

Ketika ETH Dominance Naik

  • Sinyal: Altcoin season mungkin akan datang
  • Tindakan: Pertimbangkan untuk menambah eksposur ke ETH dan altcoin terpilih
  • Risiko: Jangan terbawa euforia; pastikan kenaikan didukung fundamental

Ketika ETH Dominance Turun

  • Sinyal: Bitcoin masih menjadi raja; altcoin underperform
  • Tindakan: Fokus pada Bitcoin atau stablecoin; kurangi eksposur altcoin
  • Risiko: Jangan panik jual; tren bisa berbalik kapan saja

Strategi yang Bisa Diterapkan

  1. Dollar Cost Averaging (DCA): Akumulasi ETH secara bertahap di level-level support
  2. Pantau ETH/BTC Ratio: Jika ratio mendekati level terendah historis, ini bisa menjadi area akumulasi yang menarik
  3. Diversifikasi: Jangan menaruh semua telur dalam satu keranjang—baik Bitcoin maupun Ethereum memiliki kasus penggunaan yang berbeda

Kesimpulan: ETH Dominance Menguat—Mitosis atau Sekadar Harapan?

Setelah menelaah berbagai data dan analisis, kita bisa menarik beberapa kesimpulan:

Pertama, secara angka, ETH dominance belum menunjukkan penguatan signifikan. Angka 9,8% masih jauh dibawah level 17% yang pernah dicapai. Gap dengan Bitcoin dominance yang mencapai 57-58% adalah yang terlebar dalam beberapa tahun.

Kedua, ada sinyal-sinyal teknis yang menarik—mulai dari ETH/BTC ratio di level kritis 0,026 hingga indikator TD Sequential yang memancarkan sinyal beli langka di timeframe bulanan. Ini menunjukkan bahwa potensi pembalikan memang ada, tetapi belum terkonfirmasi.

Ketiga, faktor fundamental masih berat di pihak Ethereum. Arus ETF yang masih didominasi Bitcoin, fragmentasi nilai oleh Layer 2, dan belum terealisasinya upgrade besar menjadi hambatan struktural yang tidak bisa diabaikan.

Jadi, apakah trader mulai beralih dari Bitcoin ke Ethereum? Jawabannya: belum secara masif. Namun, bagi trader yang jeli, kondisi saat ini mungkin menawarkan peluang akumulasi yang menarik—dengan catatan, risiko tetap harus dikelola dengan bijak.

Yuk cek harga Bitcoin (BTC)Ethereum (ETH)XRPSolana (SOL)Polygon (POL), dan BNB juga memecoin unggulan DOGE. Kamu bisa trading langsung di Bittime!

bittime biaya withdrawal murah

Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.

Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.

Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.

FAQ

Apa itu ETH dominance?

ETH dominance adalah persentase kapitalisasi pasar Ethereum terhadap total kapitalisasi pasar seluruh aset kripto. Metrik ini dihitung dengan membagi kapitalisasi pasar ETH dengan total kapitalisasi pasar kripto, lalu dikalikan 100%.

Mengapa ETH dominance penting bagi trader?

ETH dominance membantu trader mengidentifikasi arah aliran modal dan sentimen pasar. Kenaikan ETH dominance sering menandakan altcoin season, sementara penurunan menandakan preferensi terhadap Bitcoin atau kompetitor Layer 1 lainnya.

Apakah ETH dominance benar-benar menguat di 2026?

Data menunjukkan ETH dominance justru turun dari 17% (pertengahan 2024) menjadi sekitar 9,8% di pertengahan 2026. Meskipun ada sinyal teknis bullish, secara fundamental ETH masih tertekan.

Apa perbedaan ETH dominance dan BTC dominance?

ETH dominance mengukur pangsa pasar Ethereum, sementara BTC dominance mengukur pangsa pasar Bitcoin. Keduanya adalah metrik kompetitif—ketika BTC dominance naik, ETH dominance cenderung turun, dan sebaliknya.

Bagaimana cara melihat ETH dominance chart?

ETH dominance chart dapat diakses melalui platform seperti TradingView (ticker ETH.D), CoinMarketCap, dan CoinGecko. Grafik ini menampilkan pergerakan pangsa pasar Ethereum dari waktu ke waktu.

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

GORP Naik Tajam, Di Mana Bisa Beli Global Oil Recovery Program (GORP)?
GORP Naik Tajam, Di Mana Bisa Beli Global Oil Recovery Program (GORP)?

GORP coin naik tajam di Solana. Simak apa itu Global Oil Recovery Program, harga GORP, cara beli GORP, serta risiko investasinya.

2026-07-06Baca