DeepSeek Bersiap Masuk Bursa, IPO Berpotensi Digelar 2027

2026-07-15

DeepSeek Bersiap Masuk Bursa, IPO Berpotensi Digelar 2027.png

Persaingan industri kecerdasan buatan (AI) memasuki babak baru ketika perusahaan DeepSeek mulai mempersiapkan langkah menuju pasar modal. 

Setelah menyelesaikan putaran pendanaan senilai lebih dari US$7 miliar, DeepSeek masuk bursa menjadi salah satu agenda yang paling banyak diperbincangkan di sektor teknologi China

Meski prosesnya masih berada pada tahap awal, berbagai laporan menyebut perusahaan tersebut tengah menyusun strategi untuk melakukan penawaran saham perdana atau IPO dalam beberapa tahun ke depan.

Key Takeaways

  • DeepSeek dikabarkan mulai menyiapkan proses IPO setelah menyelesaikan pendanaan sekitar US$7 miliar dengan valuasi sekitar US$50 miliar.
  • Perusahaan AI asal China itu disebut mempertimbangkan pengajuan IPO pada 2026 dengan potensi pencatatan saham sekitar 2027, tergantung persetujuan regulator dan kondisi pasar.
  • Dana hasil pendanaan dan potensi IPO akan digunakan untuk memperluas infrastruktur AI, mengembangkan model generasi berikutnya, serta memperkuat daya saing melawan OpenAI dan perusahaan AI global lainnya.

Mengapa DeepSeek Mulai Menyiapkan IPO?

DeepSeek dikenal sebagai salah satu startup AI paling menonjol dari China. Berbeda dengan banyak perusahaan rintisan AI lainnya, DeepSeek pada awalnya berkembang menggunakan pendanaan internal dari pendirinya, Liang Wenfeng, melalui hedge fund High-Flyer.

Strategi tersebut memberi perusahaan keleluasaan dalam mengembangkan model AI tanpa tekanan dari investor eksternal. Namun, meningkatnya kebutuhan komputasi untuk melatih model AI generasi terbaru membuat kebutuhan modal ikut melonjak.

Yuk daftar di Bittime dengan proses cepat, aman, dan mudah supaya bisa trading dan invest!

Menurut laporan Yahoo Finance yang mengutip The Information, DeepSeek telah mulai mempersiapkan struktur internal untuk mendukung proses IPO. 

Persiapan tersebut mencakup perubahan tata kelola perusahaan, penguatan tim keuangan, hingga penyusunan strategi menuju perusahaan publik. 

Meski demikian, keputusan akhir mengenai waktu pencatatan saham masih bergantung pada kondisi pasar dan persetujuan regulator.

Sementara itu, CoinPaper dan Crypto.news melaporkan bahwa perusahaan mempertimbangkan pengajuan IPO pada 2026 dengan target pencatatan saham yang berpotensi berlangsung pada 2027.

Baca Juga: Siapa di Balik DeepSeek AI dan Siapa yang Mendanainya? Ini Penjelasannya!

Pendanaan US$7 Miliar Menjadi Titik Balik DeepSeek

Persiapan menuju bursa tidak terlepas dari keberhasilan DeepSeek memperoleh pendanaan dalam jumlah besar.

Berdasarkan laporan Reuters dan The Wall Street Journal, perusahaan berhasil menghimpun pendanaan sekitar US$7 miliar hingga US$7,4 miliar pada putaran investasi pertamanya dari investor eksternal. Putaran tersebut menempatkan valuasi DeepSeek di kisaran US$50 miliar hingga US$52 miliar.

Beberapa nama besar yang dikabarkan ikut berpartisipasi dalam pendanaan tersebut antara lain Tencent, CATL, JD.com, NetEase, serta sejumlah dana investasi yang didukung pemerintah China.

Tidak lama setelah pendanaan tersebut rampung, muncul laporan bahwa DeepSeek kembali mempertimbangkan penggalangan dana baru dengan valuasi yang diperkirakan meningkat hingga sekitar US$71 miliar

Informasi ini menunjukkan tingginya minat investor terhadap perusahaan AI yang berkembang pesat di China.

Menurut Reuters, tambahan modal tersebut akan digunakan untuk memperluas kapasitas komputasi, membangun pusat data baru, merekrut talenta AI, mengembangkan model AI generasi berikutnya, hingga mempercepat riset chip AI buatan sendiri.

Baca Juga: Kenapa DeepSeek AI Lebih Efisien dari GPT-4? Ini Penjelasannya!

Mengapa DeepSeek Membutuhkan Modal Sangat Besar?

Industri AI saat ini memasuki fase yang membutuhkan investasi sangat besar.

Melatih foundation model modern memerlukan ribuan GPU berperforma tinggi, infrastruktur pusat data, konsumsi energi yang besar, serta tim peneliti yang terdiri dari ilmuwan AI kelas dunia.

Karena itu, kebutuhan modal DeepSeek tidak hanya untuk membiayai operasional perusahaan, tetapi juga untuk membangun fondasi teknologi jangka panjang.

Selain memperluas kapasitas komputasi, perusahaan juga disebut mulai mengembangkan chip AI sendiri. Langkah ini dinilai penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap pemasok chip luar negeri sekaligus meningkatkan efisiensi biaya dalam jangka panjang, terutama di tengah pembatasan ekspor chip AI canggih ke China.

Di sisi lain, DeepSeek juga terus mengembangkan model AI terbaru, layanan enterprise, API komersial, hingga teknologi AI Agent yang membutuhkan sumber daya komputasi dalam jumlah besar.

Baca Juga: Apa Kegunaan dari DeepSeek AI?

IPO DeepSeek Berpotensi Mengubah Persaingan AI Global

Apabila rencana IPO berjalan sesuai jadwal, DeepSeek berpotensi menjadi salah satu perusahaan AI dengan nilai kapitalisasi terbesar di Asia.

Pendanaan baru dan akses terhadap pasar modal akan memberi perusahaan fleksibilitas lebih besar untuk mempercepat ekspansi bisnis, meningkatkan investasi riset, dan memperluas layanan AI ke pasar global.

Dalam konteks industri, langkah tersebut juga memperlihatkan semakin ketatnya persaingan antara perusahaan AI China dan Amerika Serikat.

Saat ini, OpenAI, Google DeepMind, Anthropic, xAI, hingga Meta terus menggelontorkan investasi besar untuk mengembangkan model AI yang lebih canggih. 

DeepSeek berusaha menempatkan diri sebagai salah satu pemain utama melalui pendekatan open-source yang dikombinasikan dengan penguatan infrastruktur komputasi.

Bagi investor, rencana IPO DeepSeek 2027 menjadi salah satu indikator penting untuk melihat bagaimana perusahaan AI mulai beralih dari fase penelitian menuju bisnis yang lebih matang dan berorientasi komersial.

Baca Juga: Apa Itu DeepSeek AI: Pengganti ChatGPT dari China, Wajib Tahu!

Kesimpulan

Rencana DeepSeek masuk bursa menunjukkan bahwa perusahaan AI asal China tersebut sedang memasuki fase baru dalam pertumbuhannya. 

Setelah memperoleh pendanaan lebih dari US$7 miliar, DeepSeek kini mulai menyiapkan fondasi menuju perusahaan publik melalui penguatan tata kelola dan struktur organisasi.

Meski jadwal pencatatan saham masih bersifat tentatif, berbagai laporan menyebut pengajuan IPO dapat dimulai pada 2026 dengan peluang listing sekitar 2027 apabila kondisi pasar dan regulasi mendukung. 

Jika terealisasi, IPO ini berpotensi menjadi salah satu penawaran saham terbesar di sektor AI China sekaligus memperkuat posisi DeepSeek dalam persaingan global melawan OpenAI, Google DeepMind, Anthropic, dan pemain AI besar lainnya.

bittime biaya withdrawal murah

Setelah mengetahui perkembangan AI, kini saatnya cari tahu crypto berbasis AI di Bittime seperti aset digital AIAGIRENDERTAOVVV, dan lebih banyak lagi coin AI. 

Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.

Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.

Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.

FAQ

Kapan DeepSeek diperkirakan melakukan IPO?

Beberapa laporan menyebut DeepSeek dapat mulai mengajukan IPO pada 2026, sementara pencatatan saham berpotensi berlangsung sekitar 2027. Jadwal tersebut masih bergantung pada persetujuan regulator dan kondisi pasar.

Mengapa DeepSeek membutuhkan pendanaan miliaran dolar?

Dana tersebut digunakan untuk memperluas kapasitas komputasi, membangun pusat data, mengembangkan model AI baru, merekrut talenta, serta mendukung pengembangan chip AI.

Berapa valuasi DeepSeek saat ini?

Setelah putaran pendanaan terbaru, valuasi DeepSeek dilaporkan berada di kisaran US$50 miliar hingga US$52 miliar. Beberapa laporan juga menyebut valuasi perusahaan dapat meningkat hingga sekitar US$71 miliar pada putaran pendanaan berikutnya.

Siapa pendiri DeepSeek?

DeepSeek didirikan oleh Liang Wenfeng, yang juga dikenal sebagai pendiri hedge fund High-Flyer dan menjadi penyandang dana utama perusahaan pada tahap awal pengembangannya.

Mengapa IPO DeepSeek penting bagi industri AI?

IPO akan memberi DeepSeek akses terhadap pendanaan publik dalam skala besar untuk mempercepat pengembangan teknologi AI, memperluas infrastruktur komputasi, dan meningkatkan daya saing di pasar global.

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

Harga Emas Antam Logam Mulia Turun, Spread Capai Rp263.000, Masih Layak Investasi?
Harga Emas Antam Logam Mulia Turun, Spread Capai Rp263.000, Masih Layak Investasi?

Harga emas Antam turun menjadi Rp2.615.000 per gram, sementara spread mencapai Rp263.000. Apakah emas Antam masih layak dibeli? Simak analisisnya.

2026-07-15Baca