Bitcoin Berpotensi Turun, Data CoinGlass Ungkap Level Risiko BTC
2026-09-02
Bitcoin kembali berada di bawah tekanan setelah data pasar derivatif menunjukkan adanya potensi likuidasi besar jika BTC kehilangan level support tertentu.
Berdasarkan data CoinGlass yang dikutip ChainCatcher pada 1 September 2026, Bitcoin berpotensi menghadapi tekanan jual lebih besar apabila harganya turun di bawah $74.986.
Data tersebut menunjukkan bahwa posisi long senilai sekitar $1,76 miliar berpotensi mengalami likuidasi kumulatif di bursa kripto terpusat atau CEX utama apabila BTC menembus level tersebut.
Kondisi ini membuat area $74.986 menjadi salah satu level penting yang perlu diperhatikan dalam prediksi Bitcoin jangka pendek.
Di sisi lain, risiko tidak hanya berada di bawah harga saat ini. Jika Bitcoin justru berhasil menembus $82.366, posisi short dengan nilai likuidasi kumulatif sekitar $1,274 miliar berpotensi terkena tekanan.
Key Takeaways
- CoinGlass menunjukkan risiko likuidasi long sekitar $1,76 miliar jika BTC turun di bawah $74.986.
- Level $82.366 menjadi area penting karena breakout di atasnya dapat memicu likuidasi short sekitar $1,274 miliar.
- Prediksi Bitcoin dalam jangka pendek sangat bergantung pada kemampuan BTC bertahan di antara dua level likuidasi tersebut.
CoinGlass Prediksi Bitcoin: Mengapa BTC Berpotensi Turun?
Pada data yang dikutip ChainCatcher, Bitcoin berada di sekitar $76.963,8 dengan penurunan 1,91%. Dengan posisi tersebut, BTC hanya berjarak sekitar $2.000 dari level $74.986 yang menjadi area dengan potensi likuidasi long besar.
Secara mekanisme pasar, semakin banyak posisi leverage yang terkonsentrasi di satu area harga, semakin besar potensi volatilitas ketika level tersebut ditembus.
Jika BTC turun melewati $74.986, posisi long yang menggunakan leverage dapat dipaksa ditutup oleh bursa karena margin tidak lagi mencukupi.
Likuidasi tersebut berpotensi menciptakan tekanan jual tambahan. Trader yang posisinya dilikuidasi harus menjual aset untuk menutup kerugian, sehingga penurunan harga dapat semakin cepat apabila likuidasi terjadi secara berantai.
Karena itu, harga Bitcoin menurut CoinGlass tidak hanya perlu dilihat dari arah pergerakan BTC, tetapi juga dari konsentrasi leverage di pasar derivatif.
Baca Juga: Yen Jepang Melemah, Bitcoin Bisa Ikut Tertekan? Ini Alasannya
Level $74.986 Jadi Support Penting Bitcoin
Level $74.986 menjadi perhatian utama dalam skenario bearish. Data CoinGlass memperkirakan cumulative liquidation intensity posisi long mencapai sekitar $1,76 miliar jika BTC bergerak di bawah level tersebut.
Angka tersebut tidak berarti seluruh $1,76 miliar pasti akan langsung dilikuidasi. Istilah liquidation intensity menggambarkan potensi konsentrasi likuidasi berdasarkan posisi yang tersedia di pasar. Realisasi likuidasi tetap bergantung pada pergerakan harga dan kondisi pasar saat itu.
Namun, besarnya potensi likuidasi menunjukkan bahwa penurunan di bawah $74.986 dapat meningkatkan volatilitas Bitcoin secara signifikan.
Jika support tersebut gagal dipertahankan, perhatian pasar kemungkinan akan beralih ke level support berikutnya. Dalam kondisi seperti ini, trader biasanya tidak hanya mengamati harga spot, tetapi juga open interest, volume futures, funding rate, dan perubahan posisi leverage.
Pantau perkembangan Bitcoin dan aset crypto lainnya dengan mendaftar di Bittime dan ikuti update pasar terbaru.
Bagaimana Jika Bitcoin Justru Naik ke $82.366?
Skenario bullish tetap terbuka. CoinGlass menunjukkan bahwa apabila BTC berhasil menembus $82.366, cumulative liquidation intensity posisi short di CEX utama berpotensi mencapai sekitar $1,274 miliar.
Kondisi ini menciptakan situasi yang berlawanan dengan skenario bearish. Ketika harga naik melewati area dengan konsentrasi posisi short, trader yang bertaruh harga turun dapat mengalami likuidasi.
Pembelian paksa untuk menutup posisi short kemudian dapat memberikan dorongan tambahan terhadap harga.
Fenomena tersebut dikenal sebagai short squeeze.
Dengan demikian, rentang antara $74.986 dan $82.366 menjadi area yang penting dalam membaca prediksi CoinGlass. Penembusan salah satu batas tersebut dapat memperbesar volatilitas karena memicu likuidasi posisi leverage.
Baca Juga: Apakah Prediction Market Bitcoin Aman? Studi Stanford Temukan Risiko Manipulasi
Apa Arti Data CoinGlass bagi Prediksi Bitcoin?
Data CoinGlass lebih tepat digunakan sebagai indikator risiko daripada target harga Bitcoin.
Platform tersebut memberikan gambaran mengenai posisi derivatif dan potensi likuidasi, tetapi tidak dapat memastikan apakah BTC akan benar-benar turun ke $74.986 atau naik menuju $82.366.
Untuk membaca arah pasar secara lebih komprehensif, investor perlu menggabungkan data likuidasi dengan faktor lain seperti arus dana ETF Bitcoin, aktivitas whale, volume spot, kondisi makroekonomi, kebijakan suku bunga, serta sentimen pasar.
Hal ini penting karena likuidasi biasanya menjadi konsekuensi dari pergerakan harga, bukan satu-satunya penyebab pergerakan tersebut.
Jika sentimen pasar berubah bearish dan BTC kehilangan support, konsentrasi posisi long dapat mempercepat penurunan. Sebaliknya, jika muncul katalis positif dan BTC menembus resistance, posisi short yang menumpuk dapat memperkuat kenaikan.
Konversi 1 BTC menjadi IDR - Kurs Bitcoin ke Rupiah
Prediksi Bitcoin: Waspadai Volatilitas di Dua Sisi
Berdasarkan data yang dikutip ChainCatcher, belum tepat menyimpulkan bahwa Bitcoin pasti akan mengalami penurunan. Namun, risiko bearish menjadi lebih signifikan apabila BTC gagal mempertahankan area $74.986.
Sebaliknya, penembusan $82.366 dapat mengubah struktur jangka pendek menjadi lebih positif karena terdapat potensi likuidasi short sekitar $1,274 miliar.
Situasi ini menunjukkan bahwa pasar Bitcoin sedang berada di area yang sensitif terhadap leverage. Trader perlu mewaspadai pergerakan tajam di kedua arah karena likuidasi dapat memperbesar momentum yang sudah terbentuk.
Dengan harga BTC berada di sekitar $76.963 berdasarkan data yang diberikan, level $74.986 dan $82.366 menjadi dua area utama yang layak dipantau dalam perkembangan Bitcoin berikutnya.
Mulai trading BTC/IDR bersama Bittime di sini!
Kesimpulan
CoinGlass menunjukkan adanya potensi likuidasi long sekitar $1,76 miliar apabila Bitcoin turun di bawah $74.986. Sementara itu, breakout di atas $82.366 dapat membuka potensi likuidasi short sekitar $1,274 miliar.
Artinya, prediksi Bitcoin saat ini tidak hanya berkaitan dengan apakah BTC naik atau turun, tetapi juga bagaimana pasar leverage merespons pergerakan tersebut.
Selama BTC berada di antara kedua level tersebut, volatilitas dan perubahan open interest menjadi indikator penting untuk menentukan arah berikutnya.
Bitcoin sudah tersedia dan siap diperdagangkan di Bittime dengan pair BTC/USDT, selain itu ada juga aset lain di jaringan BRC20 Bitcoin, seperti SATS dan ORDI.
Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.
Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.
Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.
FAQ
Apakah CoinGlass memprediksi Bitcoin pasti turun?
Tidak. Data CoinGlass menunjukkan area dengan potensi likuidasi besar, bukan kepastian arah harga Bitcoin. Risiko bearish meningkat jika BTC menembus $74.986.
Berapa level penting Bitcoin menurut CoinGlass?
Dua level yang disoroti adalah $74.986 sebagai area dengan potensi likuidasi long sekitar $1,76 miliar dan $82.366 sebagai area dengan potensi likuidasi short sekitar $1,274 miliar.
Mengapa Bitcoin bisa turun setelah posisi long dilikuidasi?
Likuidasi posisi long dapat meningkatkan tekanan jual karena posisi trader ditutup secara otomatis. Jika terjadi dalam jumlah besar, proses tersebut dapat mempercepat volatilitas dan penurunan harga.
Apakah Bitcoin bisa naik jika menembus $82.366?
Penembusan $82.366 dapat meningkatkan risiko short squeeze karena posisi short berpotensi mengalami likuidasi. Namun, breakout tetap perlu dikonfirmasi dengan volume dan indikator pasar lainnya.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.



