Harga PENGU Turun Setelah Rally, Ini Strategi Entry yang Tepat

2026-09-01

Harga PENGU Turun Setelah Rally, Ini Strategi Entry yang Tepat.png

Harga PENGU memasuki September 2026 setelah melewati reli tajam pada Agustus. Dengan kurs tengah BI sekitar Rp17.703 per US$1 pada 1 September 2026, harga PENGU yang berada di sekitar US$0,00606 pada 18 Agustus setara Rp107. 

Kemudian sempat mencapai US$0,01053 atau sekitar Rp187 pada 25 Agustus. Setelah itu, harga kembali terkoreksi sehingga pasar kini mulai mencari level entry price PENGU yang lebih aman setelah reli tersebut. 

Koreksi ini terjadi setelah PENGU naik 62,1% dalam tujuh hari. BeInCrypto mengaitkan reli tersebut dengan spekulasi IPO Pudgy Penguins, promosi exchange, serta ekspansi penjualan merchandise melalui Walmart dan Target.

Key Takeaways

  • PENGU terkoreksi setelah reli 62,1% dan kini bergerak di sekitar Rp155-Rp157.
  • Area Rp150-Rp155 menjadi support terdekat, sedangkan Rp160-Rp165 menjadi resistance penting.
  • Entry lebih konservatif dapat menunggu pantulan support atau breakout Rp165 dengan volume yang menguat.

Harga PENGU Hari Ini dan Pergerakan Setelah Rally

harga PENGU.png

Harga PENGU saat ini berada di sekitar Rp156,40, dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp9,83 triliun dan volume perdagangan 24 jam mencapai Rp2,09 triliun. CoinMarketCap mencatat suplai beredar PENGU sebanyak 62,86 miliar token dari maksimum 88,88 miliar PENGU.

Pergerakan PENGU sepanjang Agustus menunjukkan perubahan sentimen yang berlangsung sangat cepat. Berdasarkan data historis Investing.com dan dikonversikan menggunakan kurs sekitar Rp17.703 per US$1, PENGU ditutup di sekitar Rp107 pada 18 Agustus. 

Harga kemudian naik menjadi sekitar Rp158 pada 21 Agustus dan Rp174 pada 24 Agustus. PENGU bahkan sempat menyentuh Rp187 pada 25 Agustus sebelum memasuki fase koreksi.

Data Bitget menunjukkan pola yang sama. PENGU ditutup di sekitar Rp176 pada 23 Agustus, kemudian berada di sekitar Rp174 pada 24 Agustus. Harga selanjutnya turun menjadi sekitar Rp166 pada 25 Agustus dan Rp163 pada 28 Agustus.

Baca Juga: Pendanaan AI Nvidia $500 Miliar, Token AI Crypto Ikut Diuntungkan?

Dengan demikian, pertanyaan “apakah PENGU sudah koreksi?” memiliki jawaban yang cukup jelas: sudah. Dari puncak sekitar Rp186 pada 25 Agustus ke penutupan sekitar Rp154 pada 31 Agustus, PENGU mengalami penurunan sekitar 17,3%.

Pada 31 Agustus, PENGU juga sempat turun 1,18% ke sekitar Rp165. Penurunan tersebut tidak lepas dari aksi ambil untung sebagai salah satu faktor yang menekan harga setelah reli kuat.

Catatan: seluruh konversi US$ ke rupiah di atas menggunakan asumsi kurs Rp17.703 per US$1, sehingga angka rupiah merupakan hasil konversi dan dapat berbeda dari harga PENGU yang ditampilkan langsung dalam rupiah oleh platform perdagangan.

Analisis PENGU: Support dan Resistance September 2026

Chart PENGU yang menjadi acuan analisis menunjukkan harga sempat bergerak dari sekitar Rp105 hingga mendekati Rp185. Setelah mencapai puncak tersebut, harga membentuk rangkaian penurunan dan kini berada di sekitar Rp155.

Struktur ini memberikan beberapa level penting.

Support Rp150-Rp155

Area Rp150-Rp155 merupakan support pertama yang perlu diperhatikan. Harga beberapa kali bertahan di area tersebut setelah mengalami tekanan jual.

Jika PENGU mampu mempertahankan area ini dan membentuk candle bullish dengan volume yang meningkat, peluang rebound menuju Rp160 kembali terbuka.

Sebaliknya, penutupan yang konsisten di bawah Rp150 dapat memperbesar risiko koreksi menuju area Rp142-Rp145.

Support Rp142-Rp145

Area ini menjadi support berikutnya. Posisi tersebut penting karena sebelumnya harga sempat melakukan rebound setelah mengalami koreksi.

Jika Rp150 gagal dipertahankan, trader dapat mengamati respons harga di sekitar Rp142-Rp145 sebelum menentukan entry berikutnya.

Baca Juga: Tokenized Stocks vs Saham Biasa: Pengertian, Perbedaan, dan Cara Beli

Resistance Rp160-Rp165

Area Rp160-Rp165 menjadi resistance jangka pendek. PENGU perlu menembus area ini untuk menunjukkan bahwa tekanan jual setelah rally mulai berkurang.

Breakout yang disertai volume tinggi akan memberikan konfirmasi yang lebih kuat dibandingkan sekadar kenaikan intraday.

Resistance Rp170-Rp175 dan Rp180-Rp185

Jika Rp165 berhasil ditembus, target resistance berikutnya berada di sekitar Rp170-Rp175.

Area Rp180-Rp185 menjadi resistance yang jauh lebih berat karena berdekatan dengan puncak reli pada chart. Harga perlu membangun momentum baru untuk kembali menguji wilayah tersebut.

Baca Juga: 10 Situs Free Bitcoin Mining dan Faucet 2026, Mana yang Legit?

pengu.png

Strategi Entry PENGU: Kapan Beli PENGU?

Strategi beli PENGU sebaiknya mengikuti respons harga terhadap support dan resistance, bukan mengejar candle hijau setelah kenaikan besar. Ini terutama penting untuk token dengan volatilitas tinggi seperti PENGU.

Skenario 1: Entry di Support

Trader agresif dapat mengamati area Rp150-Rp155 sebagai zona entry potensial apabila harga menunjukkan tanda pembalikan.

Konfirmasi yang dapat diperhatikan antara lain candle bullish, rejection dari support, serta volume pembelian yang meningkat. Jika support tersebut jebol, posisi perlu dievaluasi kembali karena skenario rebound menjadi lebih lemah.

Skenario 2: Entry Setelah Breakout

Trader yang lebih konservatif dapat menunggu harga menembus Rp160-Rp165.

Breakout yang valid akan lebih menarik apabila harga mampu bertahan di atas resistance dan volume ikut meningkat. Dalam skenario tersebut, Rp170-Rp175 dapat menjadi area target awal, sedangkan Rp180-Rp185 menjadi resistance berikutnya.

Baca Juga: 10+ Coin AI Terbaik 2026: Ini Daftar Crypto Bertema Artificial Intelligence! 

Skenario 3: Menunggu Koreksi Lebih Dalam

Jika PENGU kehilangan support Rp150, tidak ada keharusan untuk langsung membeli. Area Rp142-Rp145 dapat menjadi zona yang diamati berikutnya.

Pendekatan ini memiliki risiko kehilangan rebound apabila harga tiba-tiba berbalik naik, tetapi membantu menghindari entry ketika struktur harga sedang melemah.

Perlu dicatat, level tersebut merupakan analisis teknikal berdasarkan chart yang diberikan, bukan jaminan harga akan mencapai level tertentu.

Untuk mengikuti perdagangan PENGU dan aset kripto lainnya, pengguna dapat mendaftar di Bittime.

Apakah Harga PENGU Akan Naik Lagi?

Peluang kenaikan PENGU masih terbuka, tetapi katalis yang membawa harga naik pada Agustus perlu dibedakan dari perkembangan fundamental yang sudah terkonfirmasi.

Salah satu katalis terbesar adalah spekulasi IPO Pudgy Penguins. Pada 23 Agustus, CEO Luca Netz mengunggah sejumlah emoji. 

Sebagian trader menafsirkan emoji gedung sebagai petunjuk menuju bursa saham, tetapi tidak ada pernyataan dalam unggahan tersebut yang secara langsung mengonfirmasi IPO. BeInCrypto juga mencatat belum ada pernyataan pendaftaran, bank investasi, atau bursa tujuan yang diumumkan. 

Rencana tersebut memang memiliki dasar sebelumnya. Dalam wawancara dengan Decrypt pada Agustus 2025, Netz mengatakan ia ingin Pudgy Penguins melantai di bursa dalam dua tahun, yang berarti target waktunya mengarah ke 2027. Ia juga menyebut tenggat tersebut bergantung pada pertumbuhan pendapatan perusahaan. 

Namun, ada satu hal yang perlu diperhatikan investor PENGU. Token PENGU tidak sama dengan saham Pudgy Penguins.

Baca Juga: 10 Tokenisasi Aset Kripto RWA Terbesar di Dunia

Pendapatan dari merchandise masuk ke perusahaan dan pemegang PENGU tidak otomatis memiliki klaim atas pendapatan tersebut atau saham perusahaan jika IPO benar-benar terjadi. BeInCrypto menekankan bahwa pemisahan hukum antara ekuitas perusahaan dan token akan menjadi persoalan penting apabila rencana IPO diwujudkan. 

Karena itu, kenaikan PENGU akibat spekulasi IPO lebih tepat dibaca sebagai katalis sentimen, bukan bukti bahwa token akan mendapatkan manfaat finansial langsung dari IPO.

Secara teknikal, skenario bullish akan kembali menguat jika harga mampu merebut Rp160-Rp165 dan kemudian menembus Rp170-Rp175. Sebaliknya, kegagalan mempertahankan Rp150 dapat membuat pasar menguji support Rp142-Rp145.

Baca Juga: Futures Trading untuk Pemula: Cara Kerja, Tips, dan Risikonya

Kesimpulan

Harga PENGU telah mengalami koreksi setelah reli tajam pada Agustus dan kini memasuki fase yang lebih menentukan. Area Rp150-Rp155 menjadi support utama, sementara Rp160-Rp165 merupakan resistance terdekat yang perlu ditembus untuk menghidupkan kembali momentum bullish. 

Strategi entry yang lebih disiplin adalah menunggu pantulan terkonfirmasi di support atau breakout resistance dengan volume kuat, karena spekulasi IPO masih belum didukung dokumen resmi dan PENGU tidak otomatis menjadi saham Pudgy Penguins.

Cek harga Bitcoin (BTC)Ethereum (ETH)XRPSolana (SOL)GRAM, dan BNB juga memecoin unggulan DOGE. Kamu bisa trading langsung di Bittime!

bittime biaya withdrawal murah

Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.

Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.

Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.

FAQ

Berapa harga PENGU hari ini?

Harga PENGU berada di sekitar Rp156,40 berdasarkan data CoinMarketCap yang digunakan dalam artikel ini. Harga kripto berubah setiap saat. 

Apakah PENGU sudah mengalami koreksi?

Sudah. Dari puncak sekitar US$0,01053 pada 25 Agustus ke sekitar US$0,00871 pada 31 Agustus, PENGU terkoreksi sekitar 17,3%. 

Kapan waktu yang tepat untuk membeli PENGU?

Area Rp150-Rp155 dapat diamati untuk mencari pantulan, sedangkan breakout Rp160-Rp165 dapat menjadi alternatif entry yang lebih konservatif.

Apakah harga PENGU akan naik lagi?

Peluang rebound tetap ada jika support bertahan dan harga mampu menembus resistance, tetapi arah berikutnya tetap bergantung pada volume, sentimen pasar, dan katalis baru.

Apakah IPO Pudgy Penguins akan membuat PENGU naik?

Spekulasi IPO dapat meningkatkan sentimen terhadap PENGU, tetapi pemegang PENGU tidak otomatis mendapatkan saham atau hak atas pendapatan perusahaan jika IPO terjadi. BeInCrypto mencatat hingga akhir Agustus belum ada dokumen pendaftaran IPO, bank investasi, atau bursa tujuan yang diumumkan. 

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

HONEY Token Pump, Akankah Harga Hivemapper Lanjut Naik?
HONEY Token Pump, Akankah Harga Hivemapper Lanjut Naik?

HONEY token melonjak! Simak analisis harga Hivemapper, prediksi tren berikutnya, peluang kenaikan, serta risiko yang perlu diperhatikan investor.

2026-09-01Baca