Beli ETH 8 Tahun Lalu, Ini Perbandingan Harganya Sekarang
2026-09-29
Harga Ethereum menunjukkan perubahan besar dalam delapan tahun terakhir. Seorang investor awal yang disebut membeli ETH sekitar 18,80 dolar per token kini telah merealisasikan profit sekitar 8,8 juta dolar setelah menjual sebagian kepemilikannya.
Perbandingan harga ETH 8 tahun lalu dengan harga ETH sekarang memperlihatkan besarnya dampak investasi jangka panjang. Namun, kisah ini juga perlu dibaca bersama risiko volatilitas, waktu pembelian, dan keputusan investor dalam mengelola asetnya.
Key Takeaways
- Investor tersebut membeli 3.000 ETH dengan harga rata-rata 18,80 dolar sekitar delapan tahun lalu.
- Ia telah menjual 2.000 ETH dengan nilai total sekitar 6,19 juta dolar.
- Total profit terealisasi dan nilai kepemilikan tersisa diperkirakan mencapai 8,8 juta dolar.
Harga ETH 8 Tahun Lalu dan Sekarang
Menurut pemantauan Lookonchain yang diberitakan TechFlow, investor awal Ethereum tersebut membeli 3.000 ETH dengan harga rata-rata 18,80 dolar per ETH. Nilai modal awalnya diperkirakan sekitar 56.500 dolar AS.
Harga tersebut tidak sama dengan harga penutupan ETH pada 29 September 2018. Data historis Yahoo Finance mencatat ETH ditutup di sekitar 231,63 dolar pada tanggal tersebut.
Karena itu, keterangan “membeli ETH delapan tahun lalu dengan harga 18,80 dolar” kemungkinan merujuk pada harga akumulasi atau harga pembelian awal investor dalam periode sebelumnya, bukan harga pasar ETH tepat pada 29 September 2018.
Pada 29 September 2026, beberapa penyedia data mencatat harga ETH berada di kisaran 2.660–2.710 dolar. Investing.com menampilkan harga sekitar 2.689,11 dolar, sedangkan sumber lain mencatat angka 2.672,49–2.701,36 dolar pada waktu yang berbeda.
Perbedaan tersebut terjadi karena harga kripto berubah setiap saat dan setiap platform menggunakan sumber likuiditas serta waktu pembaruan yang berbeda.
Baca Juga: Cara Beli ETH di Bittime
Perbandingan nilai
Perhitungan ini menggunakan angka yang dilaporkan TechFlow, Odaily, dan sumber yang mengutip data Lookonchain.
Jika hanya membandingkan harga pembelian 18,80 dolar dengan harga ETH sekitar 2.680 dolar, nilainya meningkat sekitar 142 kali. Perhitungan tersebut belum memasukkan biaya transaksi, pajak, waktu pembelian setiap token, serta perubahan harga selama proses akumulasi dan penjualan.
Jika menggunakan harga jual rata-rata 3.096 dolar, pengaliannya mencapai sekitar 165 kali dari harga pembelian. Sementara itu, laporan Lookonchain menyebut total imbal hasil investor sekitar 156 kali. Perbedaan tersebut dapat muncul karena pembulatan dan metode perhitungan profit yang digunakan.
Di tengah aktivitas jual-beli aset digital, Anda dapat memantau pasar dan mengelola transaksi melalui Bittime.
Investor Jual 1.000 ETH Lagi
Pada 29 September 2026, investor tersebut menjual lagi 1.000 ETH dengan nilai sekitar 2,68 juta dolar AS. Setelah transaksi itu, jumlah ETH yang telah dijual mencapai 2.000 token dengan harga rata-rata sekitar 3.096 dolar per ETH.
Nilai total penjualan 2.000 ETH diperkirakan mencapai 6,19 juta dolar AS. Investor tersebut masih menyimpan 1.000 ETH dengan nilai sekitar 2,67 juta dolar AS berdasarkan harga saat laporan dibuat.
Aktivitas ini menunjukkan bahwa pemegang awal Ethereum dapat memilih merealisasikan profit secara bertahap. Penjualan sebagian aset juga membuat investor tetap memiliki eksposur terhadap kenaikan harga ETH berikutnya.
Baca Juga: Aplikasi Crypto Legal di Indonesia 2026: Cara Cek Platform Berizin OJK
Tidak ada identitas pemilik
Laporan yang tersedia tidak menyebutkan nama pemilik dompet. Sumber hanya menggambarkannya sebagai investor awal Ethereum atau ETH OG yang aktivitasnya dipantau melalui data blockchain.
Karena transaksi blockchain bersifat publik, siapa pun dapat melihat pergerakan alamat tertentu melalui penjelajah blok. Namun, alamat dompet tidak otomatis mengungkap identitas pribadi pemiliknya.
Bukan bukti seluruh investor menjual
Satu transaksi besar tidak dapat digunakan untuk menyimpulkan bahwa semua investor awal Ethereum sedang melepas kepemilikan. Aktivitas tersebut hanya menggambarkan keputusan satu alamat atau satu kelompok alamat yang dipantau.
Penjualan ETH dalam jumlah besar juga tidak selalu berarti pemiliknya memiliki pandangan bearish. Investor dapat menjual untuk mengambil profit, membayar kewajiban, melakukan diversifikasi, atau memindahkan dana ke aset lain.
Baca Juga: Tokenized Stock Populer 2026: Saham Teknologi Jadi Favorit Investor

Pelajaran dari Profit ETH
Kisah investor ini sering digunakan untuk menggambarkan potensi investasi jangka panjang di aset kripto. Namun, beberapa konteks penting perlu diperhatikan.
Harga beli menentukan hasil
Investor tersebut membeli ETH pada harga rata-rata yang sangat rendah dibandingkan harga pasar saat ini. Selisih harga pembelian menjadi faktor utama yang mendorong besarnya profit.
Investor yang membeli di harga berbeda akan memperoleh hasil yang berbeda pula. Performa masa lalu tidak menjamin keuntungan pada periode berikutnya.
Waktu jual juga berpengaruh
Investor itu tidak menjual seluruh 3.000 ETH dalam satu transaksi. Ia menjual 2.000 ETH secara bertahap dan masih memegang 1.000 ETH.
Strategi tersebut membuat nilai profit terealisasi dan nilai kepemilikan tersisa berubah mengikuti harga ETH pada setiap transaksi. Harga jual rata-rata juga dapat berbeda dari harga pasar pada satu hari tertentu.
Volatilitas tetap tinggi
Ethereum pernah mengalami kenaikan dan penurunan tajam sepanjang sejarahnya. Data CoinDesk mencatat ETH mengalami koreksi besar pada 2018 setelah kenaikan kuat pada 2017 dan awal 2018.
Karena itu, investor yang ingin membeli ETH perlu memahami kemungkinan penurunan harga, risiko likuiditas, risiko bursa, serta perubahan kondisi pasar. Keputusan investasi tidak sebaiknya hanya didasarkan pada kisah profit dari satu dompet.
Baca Juga: 10+ Coin AI Terbaik 2026: Ini Daftar Crypto Bertema Artificial Intelligence!
Cara Menghitung Profit dari ETH
Perhitungan dasar profit dapat menggunakan rumus berikut:
\text{Profit} = (\text{Harga jual} - \text{Harga beli}) \times \text{Jumlah ETH}
Jika seseorang membeli 1 ETH pada harga 18,80 dolar dan menjualnya pada harga 2.680 dolar, profit kotor per ETH adalah:
2.680 - 18,80 = 2.661,20\text{ dolar}
Untuk 3.000 ETH, nilai pembelian awal berdasarkan harga rata-rata tersebut sekitar 56.400 dolar. Angka ini mendekati estimasi 56.500 dolar yang diberitakan karena pembulatan.
Perhitungan nyata dapat berbeda setelah memasukkan:
- Biaya perdagangan.
- Biaya jaringan.
- Pajak.
- Perbedaan harga antarplatform.
- Waktu pembelian bertahap.
- Harga jual yang berbeda pada setiap transaksi.
- Nilai tukar dolar terhadap rupiah.
Jadi, angka profit sekitar 8,8 juta dolar perlu dipahami sebagai estimasi berdasarkan data on-chain dan harga pasar saat laporan dibuat, bukan laporan keuangan terperinci milik pemegang dompet.
Baca Juga: 10 Tokenisasi Aset Kripto RWA Terbesar di Dunia
Kesimpulan
Investor awal Ethereum tersebut membeli 3.000 ETH dengan harga rata-rata 18,80 dolar per token, lalu menjual 2.000 ETH dengan nilai sekitar 6,19 juta dolar. Ia masih memiliki 1.000 ETH dan total profit yang dilaporkan mencapai sekitar 8,8 juta dolar.
Kisah ini menunjukkan bagaimana harga ETH berubah dari puluhan dolar menjadi ribuan dolar dalam beberapa tahun. Namun, hasil tersebut berasal dari kombinasi harga beli, waktu kepemilikan, keputusan jual, dan toleransi risiko yang tidak sama bagi setiap investor.
Cek harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), XRP, Solana (SOL), GRAM, dan BNB juga memecoin unggulan DOGE. Kamu bisa trading langsung di Bittime!
Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.
Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.
Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.
FAQ
Berapa harga ETH 8 tahun lalu?
Investor dalam laporan tersebut membeli ETH dengan harga rata-rata 18,80 dolar per token. Harga tersebut merupakan harga akumulasi investor dan tidak sama dengan harga penutupan ETH pada 29 September 2018, yang tercatat sekitar 231,63 dolar.
Berapa harga ETH sekarang?
Pada 29 September 2026, harga ETH berada di kisaran sekitar 2.660–2.710 dolar menurut beberapa penyedia data. Harga dapat berbeda karena pasar bergerak real-time dan setiap platform menggunakan waktu pembaruan yang berbeda.
Berapa modal awal investor tersebut?
Investor itu membeli 3.000 ETH dengan harga rata-rata 18,80 dolar, sehingga modal awalnya diperkirakan sekitar 56.500 dolar.
Berapa profit dari ETH yang sudah dijual?
Investor tersebut telah menjual 2.000 ETH dengan harga rata-rata sekitar 3.096 dolar dan memperoleh hasil sekitar 6,19 juta dolar. Total profit yang dilaporkan, termasuk nilai ETH yang masih dimiliki, mencapai sekitar 8,8 juta dolar.
Berapa ETH yang masih dimiliki investor itu?
Setelah menjual total 2.000 ETH, investor tersebut masih menyimpan sekitar 1.000 ETH. Nilainya diperkirakan sekitar 2,67 juta dolar berdasarkan harga saat laporan dibuat.
Apakah kisah ini berarti semua orang bisa memperoleh profit yang sama dari ETH?
Tidak. Hasil investasi bergantung pada harga beli, waktu jual, jumlah modal, biaya transaksi, kondisi pasar, dan kemampuan menahan volatilitas.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.




