Arbitrum Cetak Rekor Baru, Prediksi Harga Arbitrum Akhir Tahun 2026

2026-09-07

Arbitrum Cetak Rekor Baru, Prediksi Harga Arbitrum Akhir Tahun 2026.png

Angka $0,07 sempat jadi titik terendah ARB pada Juni lalu, dan banyak trader mulai kehilangan minat pada token layer-2 ini. Namun dalam hitungan minggu, harga Arbitrum berbalik arah drastis, melonjak ratusan persen hingga menyentuh level tertinggi sejak awal tahun. 

Pemicunya bukan pembaruan teknologi Arbitrum sendiri, melainkan kesuksesan jaringan lain yang kebetulan dibangun di atas fondasinya: Robinhood Chain.

Key Takeaways

  • ARB melonjak lebih dari 45% dalam sehari, menembus $0,20 dan mencatat kapitalisasi pasar di atas $1,2 miliar, level tertinggi sejak awal tahun ini.
  • Reli didorong oleh Robinhood Chain, layer-2 milik Robinhood yang dibangun di atas teknologi Arbitrum dan menyumbang fee hingga 240 kali lipat dari jaringan Arbitrum sendiri.
  • Token unlock 92,6 juta ARB pada 16 September dan berakhirnya subsidi gas Robinhood Chain jadi dua ujian besar bagi keberlanjutan reli ini.

Kronologi Lonjakan Harga Arbitrum dalam Sepekan Terakhir

harga ARB.png

Harga ARB/IDR di Bittime

Reli token ARB terjadi bertahap dan cukup cepat. Berdasarkan data yang dihimpun Gate News dari PANews, ARB melonjak 44,1% dalam 24 jam pada 6 September, diperdagangkan di harga $0,1901. Sebelumnya, token ini sempat naik 10,95% hanya dalam 30 menit ke $0,1652, lalu melesat 54% dalam sepekan menuju $0,1418.

Benzinga mencatat momentum ini terus berlanjut hingga ARB menyentuh $0,2051, naik hampir 200% dari titik terendahnya tahun ini, dengan kapitalisasi pasar tembus $1,2 miliar. Bahkan menurut laporan Yahoo Finance, ARB sempat melonjak lebih dari 45% hanya dalam sehari, memperpanjang reli yang membuat harganya lebih dari dua kali lipat dalam sepekan.

Per 7 September 2026, harga ARB terpantau berkonsolidasi di kisaran $0,17–$0,19 setelah sempat menyentuh $0,2025 dalam 24 jam terakhir menurut data CoinMarketCap, menandakan sudah ada koreksi sekitar 10% dari puncaknya. 

Meski begitu, ARB masih tercatat naik lebih dari 100% dalam sepekan menurut CoinGecko, jauh mengungguli kinerja pasar kripto secara keseluruhan yang hanya naik sekitar 2,7% di periode yang sama.

Kalau kamu ingin memanfaatkan momentum volatilitas altcoin seperti ARB, langkah pertama yang perlu disiapkan adalah akun trading yang andal. Kamu bisa langsung daftar di Bittime untuk mulai memantau pergerakan token dan bertransaksi dengan lebih mudah.

Robinhood Chain, Mesin di Balik Reli Arbitrum

Arbitrum and robinhood chain.png

Robinhood Chain adalah kunci dari seluruh cerita ini. Jaringan layer-2 milik Robinhood ini diluncurkan Juli lalu menggunakan teknologi Arbitrum Nitro, dan pertumbuhannya jauh melampaui ekspektasi. 

Menurut Benzinga, data yang dihimpun DeFi Llama menunjukkan hampir 200 dApp DeFi sudah diluncurkan di jaringan ini, dipimpin oleh Morpho Blue, Steakhouse Financial, Uniswap, dan Lighter, dengan total value locked (TVL) terkumpul lebih dari $908 juta. Suplai stablecoin di jaringan ini, yang didominasi USD Coin (USDC), juga melonjak hingga $964 juta.

Yang membuat pasar bereaksi keras adalah selisih pendapatan antara Robinhood Chain dan Arbitrum One, jaringan utama Arbitrum sendiri. Menurut laporan Yahoo Finance, Robinhood Chain sempat menghasilkan fee sekitar 240 kali lipat dari fee jaringan Arbitrum sendiri, sementara open interest ARB melonjak dari $110 juta pada Agustus menjadi lebih dari $290 juta.

Baca Juga: Pendanaan AI Nvidia $500 Miliar, Token AI Crypto Ikut Diuntungkan?

Ada juga laporan dari CryptoRank yang mencatat Robinhood Chain sempat mencetak rekor fee harian $4,45 juta pada 2 September, dengan lonjakan lebih dari $10 juta fee dalam periode 31 Agustus–1 September saja, meningkat 109% antarsesi. Padahal sepanjang Agustus, fee harian jaringan ini biasanya berada di bawah $400.000.

Mekanisme di balik semua ini bernama Arbitrum Expansion Program (AEP), sebuah skema yang mengalirkan 10% dari pendapatan bersih rantai berbasis teknologi Arbitrum kembali ke ekosistem Arbitrum, dengan rincian 8% masuk ke treasury ArbitrumDAO dan 2% ke Arbitrum Developer Guild. 

Analisis dari Coinpaper menegaskan hal penting di sini: dana yang disebut sebagai "pendapatan Robinhood Chain" tidak otomatis mengalir langsung ke kantong pemegang token ARB, melainkan ke DAO. Meski begitu, pasar tetap membaca ini sebagai sentimen bullish murni untuk ARB.

Baca Juga: BIS Ungkap Potensi Baru XRP Ledger untuk Sistem Keuangan Digital

Analisis Teknikal dan Risiko Token Unlock

Secara teknikal, Benzinga menjelaskan grafik harian ARB membentuk support kuat di $0,0708 pada Juni, Juli, dan Agustus, tanda para bear enggan membuka posisi di bawah harga tersebut. 

Setelah itu, token ini berhasil menembus resistance penting di $0,1497, level tertinggi pada 9 Mei tahun ini, dan melesat di atas moving average 50 hari, sinyal klasik bahwa bull sedang mendominasi pasar.

Namun risikonya juga nyata. Relative Strength Index (RSI) ARB sempat bergerak ke angka 84, jauh masuk zona overbought, disertai pembentukan pola candlestick shooting star yang biasanya jadi pertanda potensi pembalikan arah. Jika koreksi terjadi, level support kunci $0,1497 kemungkinan jadi area pertahanan berikutnya.

Ada dua momen krusial yang perlu diwaspadai investor dalam waktu dekat:

  • Token unlock 16 September 2026 — sekitar 92,6 juta ARB atau setara 0,93% dari total suplai akan dilepas ke pasar, terdiri dari alokasi tim, calon tim, penasihat, dan investor. Ini berpotensi menambah tekanan jual jangka pendek.
  • Berakhirnya subsidi gas Robinhood Chain — subsidi berjangka 90 hari ini diperkirakan berakhir akhir September. Jika fee Robinhood Chain anjlok setelah subsidi dicabut, narasi utama di balik reli ARB bisa ikut memudar.

Sebagai konteks fundamental jangka panjang, laporan progres Arbitrum Foundation semester I 2026 mencatat pendapatan DAO sebesar $6,19 juta dari kombinasi fee transaksi, lelang sequencer Timeboost, dan lisensi Arbitrum Expansion Program, dengan margin kotor pendapatan protokol di atas 97%. 

Jaringan ini juga memproses 478 juta transaksi sepanjang semester tersebut, menjadikan total transaksi sepanjang masa tembus 2,7 miliar.

Baca Juga: 10 Situs Free Bitcoin Mining dan Faucet 2026, Mana yang Legit?

Prediksi Harga Arbitrum Akhir 2026

Soal proyeksi ke depan, penting dipahami bahwa prediksi harga kripto jenis apa pun sifatnya spekulatif dan bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti sentimen pasar. 

Beberapa platform analisis teknikal memperkirakan ARB masih berpotensi bergerak di rentang moderat hingga akhir tahun, dengan skenario terbaik bergantung pada apakah Robinhood Chain bisa mempertahankan momentum fee-nya pasca subsidi berakhir.

Yang jelas, secara historis ARB masih jauh dari level tertinggi sepanjang masa di $2,40 yang pernah dicatat pada Januari 2024. Reli saat ini lebih tepat disebut pemulihan tajam dari titik terendah tahun ini di $0,0707, bukan pencapaian rekor baru sepanjang sejarah token ini. 

Skenario paling realistis adalah pergerakan sideways dengan volatilitas tinggi, mengikuti perkembangan dua katalis risiko yang sudah dibahas di atas.

Baca Juga: 10+ Coin AI Terbaik 2026: Ini Daftar Crypto Bertema Artificial Intelligence! 

Kesimpulan

Reli ARB kali ini murni digerakkan oleh kesuksesan Robinhood Chain, bukan perbaikan fundamental Arbitrum One yang justru TVL dan fee-nya masih tertekan. Pasar menghargai potongan pendapatan yang mengalir ke ekosistem Arbitrum lewat skema Arbitrum Expansion Program, meski dana tersebut sebenarnya masuk ke DAO, bukan langsung ke kantong pemegang token. 

Ke depan, dua momen penting, yakni unlock 92,6 juta ARB pada 16 September dan berakhirnya subsidi gas Robinhood Chain, akan menentukan apakah reli ini punya fondasi yang tahan lama atau sekadar euforia jangka pendek yang cepat mereda.

Cek harga Bitcoin (BTC)Ethereum (ETH)XRPSolana (SOL)GRAM, dan BNB juga memecoin unggulan DOGE. Kamu bisa trading langsung di Bittime!

bittime biaya withdrawal murah

Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.

Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.

Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.

FAQ

Kenapa harga Arbitrum (ARB) naik drastis belakangan ini? 

Kenaikan didorong oleh lonjakan aktivitas Robinhood Chain, layer-2 berbasis teknologi Arbitrum yang menghasilkan fee jauh lebih besar dari jaringan Arbitrum sendiri. Arbitrum mendapat potongan 10% dari pendapatan tersebut lewat skema Arbitrum Expansion Program.

Apakah pendapatan Robinhood Chain langsung masuk ke pemegang token ARB? 

Tidak, dana tersebut mengalir ke treasury ArbitrumDAO dan Developer Guild, bukan langsung ke kantong pemegang token ARB.

Apa risiko utama yang bisa menghentikan reli ARB? 

Token unlock sebesar 92,6 juta ARB pada 16 September dan berakhirnya subsidi gas Robinhood Chain akhir September adalah dua faktor risiko utama jangka pendek.

Apakah harga ARB saat ini sudah mendekati rekor tertinggi sepanjang masa? 

Belum, harga ARB masih jauh dari all-time high di $2,40 yang tercatat pada Januari 2024, meski sudah naik signifikan dari titik terendah tahun ini.

Apakah prediksi harga Arbitrum bisa dijadikan patokan pasti untuk investasi? 

Tidak, prediksi harga kripto bersifat spekulatif dan selalu berpotensi meleset karena volatilitas pasar yang tinggi, sehingga riset mandiri tetap diperlukan sebelum berinvestasi.

 

 

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

Solana Disalip Robinhood Chain? Volume DEX Meledak, Apa Bisa Bertahan Lama?
Solana Disalip Robinhood Chain? Volume DEX Meledak, Apa Bisa Bertahan Lama?

Robinhood Chain mencatat volume DEX harian lebih tinggi dari Solana. Simak alasan pertumbuhan transaksi, likuiditas, dan masa depan ekosistemnya.

2026-09-08Baca