Solana Targetkan Upgrade V1 pada 9 September, Apa yang Perlu Diketahui?
2026-09-08
Solana bersiap melakukan salah satu perubahan penting pada struktur transaksinya melalui upgrade Solana V1.
Fitur yang dikenal sebagai Solana Transaction V1 ini ditargetkan aktif di mainnet pada 9 September 2026, dengan perubahan utama berupa peningkatan ukuran maksimum transaksi dari 1.232 byte menjadi 4.096 byte.
Kenaikan tersebut membuat kapasitas data per transaksi menjadi sekitar 3,3 kali lebih besar. Bagi pengguna biasa, upgrade ini tidak mengharuskan migrasi aset atau tindakan khusus.
Namun, bagi developer, wallet, RPC, explorer, dan aplikasi yang berinteraksi langsung dengan jaringan Solana, Transaction V1 membawa sejumlah perubahan teknis yang perlu dipersiapkan.
Key Takeaways
- Upgrade Solana September 2026 menargetkan peningkatan ukuran transaksi dari 1.232 menjadi 4.096 byte.
- Transaction V1 dapat membantu aplikasi Solana menangani transaksi yang lebih kompleks, termasuk zero-knowledge proof, multisig besar, dan transaksi dengan banyak instruksi.
- Solana 9 September 2026 masih merupakan target aktivasi, bukan jadwal yang sepenuhnya final. Dokumentasi resmi masih mencatat fitur tersebut sebagai belum aktif.
Apa Itu Upgrade Solana V1?
Upgrade Solana V1 memperkenalkan format transaksi baru yang dirancang untuk mengatasi batas ukuran transaksi yang selama ini berada di 1.232 byte. Dokumentasi resmi Solana menyebut format v1 meningkatkan batas tersebut menjadi 4.096 byte.
Batas lama berasal dari ukuran paket jaringan yang disesuaikan dengan minimum MTU IPv6. Akibatnya, transaksi yang memiliki banyak instruksi, tanda tangan, atau data kompleks dapat kehabisan ruang sebelum seluruh operasi dapat dimasukkan ke dalam satu transaksi.
Dengan V1, developer mendapatkan ruang sekitar 3,3 kali lebih besar. Hal ini dapat membuka peluang bagi aplikasi yang membutuhkan transaksi dengan data lebih berat, seperti zero-knowledge proof, multisignature, batching, serta skema tanda tangan tertentu secara on-chain.
Salah satu manfaat pentingnya adalah kemampuan memasukkan lebih banyak operasi ke dalam satu transaksi atomik. Pada Solana, transaksi diproses secara atomik sehingga jika salah satu instruksi gagal, perubahan transaksi secara keseluruhan dikembalikan.
Baca Juga: Solana Terapkan Upgrade, Ini yang Harus Kamu Ketahui
Kapan Jadwal Upgrade Solana V1?
Jadwal upgrade Solana saat ini menargetkan 9 September 2026 untuk aktivasi Transaction V1 di mainnet. Jacob Creech, Vice President of Technology Solana Foundation, sebelumnya menyebut tanggal tersebut sebagai target aktivasi, sementara implementasinya masuk dalam rollout Agave 4.2.
Namun, ada satu hal penting yang perlu diperhatikan. Dokumentasi resmi Solana masih mencatat Transaction V1 sebagai fitur yang belum aktif, sehingga 9 September sebaiknya dipahami sebagai target, bukan kepastian mutlak.
Fitur ini sebelumnya telah melalui tahap pengujian. Artinya, perubahan tersebut bukan sekadar konsep, tetapi sudah masuk ke dalam proses implementasi jaringan.
Pantau perkembangan Solana dan aset crypto lainnya dengan mendaftar di Bittime dan ikuti update pasar terbaru.
Bagaimana Solana Transaction V1 Mengubah Transaksi?
Selain meningkatkan ukuran transaksi, V1 mengubah cara data transaksi disusun.
Pada format v0, Solana menggunakan Address Lookup Tables (ALT) untuk mereferensikan alamat akun menggunakan indeks sehingga ukuran transaksi dapat ditekan. V1 menghapus penggunaan ALT dan memasukkan alamat akun secara langsung ke dalam transaksi.
Perubahan ini memiliki trade-off. Ruang 4.096 byte memang jauh lebih besar, tetapi aplikasi yang sebelumnya sangat bergantung pada ALT dapat menggunakan lebih banyak ruang ketika alamat akun ditulis secara langsung.
Solana juga tidak menaikkan batas runtime menjadi lebih banyak akun hanya karena ukuran transaksi bertambah.
Batas yang diberlakukan saat ini tetap 64 akun per transaksi. Jadi, peningkatan ukuran transaksi lebih ditujukan untuk menampung data dan instruksi yang lebih kompleks, bukan sekadar memperbanyak jumlah akun.
V1 juga memindahkan informasi mengenai resource seperti compute-unit limit dan priority fee ke konfigurasi transaksi. Perubahan ini memungkinkan validator membaca informasi tersebut lebih langsung ketika memproses transaksi.
Baca Juga: SOL Tembus $100! Ini Alasan Harga Solana Bisa Lanjut Rally
Apa Dampaknya bagi Developer dan Pengguna Solana?
Dampak paling besar akan dirasakan oleh developer dan penyedia infrastruktur.
RPC provider, blockchain explorer, indexer, wallet, dan aplikasi analytics harus mendukung Transaction V1. Jika software masih hanya memahami transaksi legacy atau v0, proses membaca blok yang berisi transaksi v1 dapat mengalami error atau menampilkan informasi yang tidak tepat.
Untuk pengguna biasa, kondisinya jauh lebih sederhana. Legacy dan v0 tetap dapat digunakan, sehingga pengguna tidak perlu memindahkan SOL, melakukan migrasi token, atau mengklaim aset tertentu hanya karena upgrade ini aktif.
Dengan kata lain, V1 merupakan format tambahan yang dapat digunakan aplikasi ketika membutuhkan kapasitas lebih besar.
Mulai trading SOL/IDR bersama Bittime di sini!
Apakah Upgrade Ini Bisa Mendorong Harga SOL?
Dampak upgrade Solana terhadap token SOL sebaiknya tidak dilihat sebagai katalis harga secara langsung.
Peningkatan kapasitas transaksi dapat memperkuat fundamental jaringan karena developer memperoleh ruang lebih besar untuk membangun aplikasi kompleks. Dalam jangka panjang, hal tersebut berpotensi meningkatkan utilitas jaringan dan aktivitas on-chain.
Namun, harga SOL tetap dipengaruhi banyak faktor lain, seperti arus modal crypto, aktivitas DeFi, volume perdagangan, sentimen pasar, kondisi makroekonomi, serta perkembangan upgrade Solana lainnya.
Selain itu, transaksi berukuran lebih besar dapat meningkatkan konsumsi bandwidth. Solana memperkirakan transaksi besar dapat membutuhkan priority fee yang lebih tinggi ketika jaringan mengalami persaingan sumber daya, meskipun V1 tidak memperkenalkan biaya tambahan khusus berdasarkan jumlah byte.
Karena itu, upgrade ini lebih tepat dianggap sebagai peningkatan infrastruktur jaringan daripada alasan tunggal untuk memprediksi kenaikan harga SOL.
Apa Arti Upgrade Ini bagi Masa Depan Solana?
Jika berhasil diterapkan dengan baik, Transaction V1 dapat mengurangi salah satu keterbatasan praktis pada mainnet Solana. Developer tidak lagi harus memecah sebagian operasi kompleks hanya karena transaksi melebihi batas 1.232 byte.
Potensi manfaatnya mencakup aplikasi trading dengan rute kompleks, multisig, transaksi privat atau berbasis kriptografi, serta aplikasi yang membutuhkan batching dalam satu operasi atomik.
Namun, keberhasilan upgrade tidak hanya bergantung pada ukuran 4.096 byte. Adopsi developer, kesiapan RPC, kompatibilitas wallet, serta kemampuan infrastruktur membaca format baru akan menentukan seberapa besar manfaat sebenarnya.
Baca juga : Harga SOL Bullish, Saatnya Beli atau Tunggu Pullback?
Kesimpulan
Solana Transaction V1 merupakan upgrade yang cukup signifikan karena meningkatkan ukuran maksimum transaksi dari 1.232 byte menjadi 4.096 byte. Target aktivasi pada 9 September 2026 dapat memberikan ruang lebih besar bagi aplikasi yang membutuhkan transaksi kompleks.
Bagi pengguna, tidak ada migrasi wajib. Bagi developer dan operator infrastruktur, justru terdapat pekerjaan teknis untuk memastikan wallet, RPC, explorer, dan aplikasi mampu membaca serta mengirim transaksi V1.
Tertarik trading SOL? Selain pasangan SOL/IDR, Bittime juga menyediakan SOL/USDT untuk memudahkan strategi trading dan investasimu.
Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.
Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.
Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.
FAQ
Apa itu upgrade Solana V1?
Solana V1 adalah format transaksi baru yang meningkatkan batas ukuran transaksi dari 1.232 byte menjadi 4.096 byte dan mengubah cara resource serta alamat akun disusun.
Kapan Solana Transaction V1 diluncurkan?
Solana Transaction V1 ditargetkan aktif pada 9 September 2026. Namun, dokumentasi resmi masih mencatat aktivasi mainnet sebagai pending sehingga jadwal dapat berubah.
Apakah pengguna harus melakukan migrasi SOL?
Tidak. Pengguna tidak perlu memindahkan SOL atau melakukan migrasi khusus. Format legacy dan v0 tetap dapat digunakan setelah V1 tersedia.
Seberapa besar kapasitas transaksi Solana setelah V1?
Ukuran maksimum meningkat dari 1.232 byte menjadi 4.096 byte, atau sekitar 3,3 kali lebih besar.
Apakah upgrade Solana V1 otomatis membuat harga SOL naik?
Tidak otomatis. Upgrade dapat memperkuat kemampuan jaringan dan utilitas Solana, tetapi harga SOL tetap dipengaruhi aktivitas on-chain, sentimen pasar, likuiditas, kondisi makro, dan faktor lainnya.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.



