Apa Itu Quantus (QTC)? Mengenal Blockchain Quantum-resistant

2026-09-30

_Apa Itu Quantus (QTC)_ Mengenal Blockchain Quantum-resistant.png

Lebih dari 7.000 GPU langsung menambang begitu mainnet Quantus menyala pada Rabu, 9 September 2026. Angka itu datang dari tim Quantus sendiri, dan untuk jaringan yang baru hidup, jumlahnya terhitung besar. Lalu apa itu Quantus, dan kenapa penambang berebut koin QTC yang saat peluncuran hanya bisa didapat lewat mining?

Quantus Network mengusung blockchain Layer 1 yang dirancang tahan serangan komputer kuantum. Artikel ini membahas cara kerjanya, tokenomics QTC, data pasar terbaru, sampai risiko yang perlu dicermati.

Key Takeaways

  • Quantus (QTC) adalah blockchain Layer 1 Proof-of-Work dengan pasokan maksimum 21 juta koin dan tanda tangan digital ML-DSA yang dirancang tahan komputer kuantum.
  • Sebanyak 73% QTC hanya bisa lahir lewat mining, sedangkan 27% dicetak saat genesis untuk investor, tim, dan perusahaan dengan jadwal vesting.
  • Mainnet baru berjalan sejak 9 September 2026, likuiditas pasar masih tipis, dan klaim teknisnya sebagian besar berasal dari pihak proyek sendiri.

Apa Itu Quantus (QTC)?

Quantus adalah blockchain Layer 1 yang menyasar satu fungsi utama: uang elektronik peer-to-peer yang aman dari serangan kuantum, privat, dan bisa diskalakan. Nama Quantus diambil dari bahasa Latin yang berarti "seberapa banyak", menurut whitepaper Quantus v0.4.1.

Whitepaper yang ditulis Christopher Smith dan Jonathan Angle itu menegaskan bahwa Quantus bukan platform smart contract umum. Karakternya lebih dekat ke Bitcoin, Monero, atau Zcash daripada Ethereum dan Solana.

Jaringan ini dibangun di atas Substrate, kerangka blockchain buatan Parity Technologies, tim di balik Polkadot. Konsensusnya Proof-of-Work dengan target waktu blok 12 detik, dan koin QTC punya batas pasokan 21 juta seperti Bitcoin.

Mainnet resmi hidup pada 9 September 2026. Dompet resminya tersedia di iOS dan Android, dengan status beta publik.

Kalau kamu ingin mulai mengenal aset kripto lewat platform lokal, kamu bisa mendaftar di Bittime, exchange kripto berizin OJK. Cek ketersediaan aset yang kamu incar langsung di platform sebelum bertransaksi.

Kenapa Komputer Kuantum Dianggap Ancaman bagi Blockchain?

Bitcoin dan Ethereum mengamankan transaksi dengan kriptografi kurva eliptik (ECDSA). Menurut whitepaper Quantus, algoritma Shor pada komputer kuantum yang cukup kuat bisa menurunkan private key dari public key, sehingga penyerang dapat memalsukan transaksi.

Whitepaper yang sama mencatat estimasi Google Quantum AI pada Maret 2026: di bawah 500.000 qubit fisik untuk membobol kunci kurva eliptik 256-bit, turun sekitar 20 kali lipat dari estimasi terbaik sebelumnya.

Tidak ada yang tahu kapan komputer kuantum sekuat itu hadir. Whitepaper menyebut kemungkinannya dalam lima tahun, tetapi perkiraan tersebut datang dari pihak yang menjual solusinya.

Menurut Quantus, blockchain lama menghadapi migrasi yang rumit karena setiap pemilik koin harus memindahkan asetnya ke alamat pasca-kuantum. Quantus menghindari masalah itu dengan hanya mendukung tipe alamat pasca-kuantum sejak awal.

Quantus.jpeg

Baca Juga: BIS Ungkap Potensi Baru XRP Ledger untuk Sistem Keuangan Digital

Cara Kerja Blockchain Quantus

Tanda Tangan ML-DSA

Setiap transaksi ditandatangani dengan ML-DSA (sebelumnya bernama CRYSTALS-Dilithium), standar NIST FIPS 204. Dompet Quantus memakai ML-DSA-65 secara default, sedangkan ML-DSA-87 dengan tingkat keamanan tertinggi bisa dipilih pengguna. Komunikasi antarnode diamankan dengan ML-DSA-87 dan ML-KEM-768.

Harga dari Keamanan Ekstra

Tanda tangan pasca-kuantum jauh lebih besar. Tanda tangan ML-DSA-87 berukuran 4.627 byte, sedangkan ECDSA hanya 65 byte. Satu transfer transparan dengan ML-DSA-87 memakan sekitar 7,3 KB, sehingga satu blok berkapasitas 3,75 MB hanya muat sekitar 510 transfer atau sekitar 43 transaksi per detik.

Wormhole Address dan Bukti ZK

Untuk mengatasinya, Quantus memakai wormhole address. Ribuan transaksi diringkas menjadi satu bukti zero-knowledge (Plonky2) yang diverifikasi langsung di chain, tanpa Layer 2. Transaksi lewat jalur ini disebut encrypted karena hubungan antara pengirim dan penerima terputus di on-chain.

Whitepaper Quantus menyebut skema agregasi dua lapis saat ini mencapai sekitar 430 QTPS untuk transaksi terenkripsi, dengan batas teoretis sekitar 2.800 QTPS. Itu throughput teoretis dari dokumen proyek, bukan hasil uji publik.

Proof-of-Work dengan Poseidon2

Konsensusnya mirip Bitcoin, tetapi fungsi hash SHA-256 diganti Poseidon2 supaya lebih cocok dengan sistem bukti ZK. Perubahan ini untuk efisiensi ZK, bukan untuk keamanan kuantum.

Baca Juga: Tokenized Stock Populer 2026: Saham Teknologi Jadi Favorit Investor

Tokenomics QTC

Kebijakan moneter QTC diatur dalam whitepaper Quantus v0.4.1:

  • Pasokan maksimum: 21.000.000 QTC.
  • Emisi: reward blok dihitung dari (pasokan maksimum dikurangi pasokan beredar) dibagi 50.000.000, sehingga kurvanya menurun halus tanpa halving mendadak.
  • Genesis: 27% (5.670.000 QTC) dicetak sekali di awal, sedangkan 73% (15.330.000 QTC) hanya bisa didapat lewat mining.
  • Investor, pendiri, dan tim: 23% dari total pasokan, terkunci setahun pertama sejak mainnet, lalu vesting linear selama 36 bulan lewat vesting pallet on-chain.
  • Perusahaan: 4% dari total pasokan. Sebanyak 1% likuid saat genesis untuk likuiditas awal, sisanya 3% terkunci dan vesting dengan jadwal yang sama.
  • Tanpa dev tax: penambang menerima reward blok secara penuh.

Soal biaya, transfer transparan dengan ML-DSA-65 sekitar 0,0062 QTC dan seluruhnya ke penambang. Transaksi terenkripsi dikenai 0,04% dengan minimum 0,01 QTC, separuh untuk penambang dan separuh dibakar.

Pembakaran fee mengurangi pasokan beredar dan masuk ke anggaran reward blok, sehingga reward tidak habis sementara batas 21 juta tetap terjaga. Alokasi di atas berbeda dari versi whitepaper sebelumnya, jadi cek versi terbaru sebelum mengutipnya.

Baca Juga: 10+ Coin AI Terbaik 2026: Ini Daftar Crypto Bertema Artificial Intelligence! 

Perkembangan Terbaru dan Data Pasar QTC

Blog resmi Quantus melaporkan lebih dari 53.000 blok dalam seminggu pertama tanpa gangguan. Hash power rata-rata 11,2 TH/s, dan 2.371 pengguna aktif harian tercatat di dompet seluler pada hari peluncuran. Sebanyak 16.463 QTC sudah diterbitkan, dan 4.011 bukti ZK diverifikasi untuk 19.248 pembayaran privat.

Sebelum peluncuran, Eiger, Neodyme, dan Hashcloak melakukan audit independen, sementara Immunefi menggelar kompetisi audit publik pada Agustus 2026, menurut whitepaper Quantus.

Soal perdagangan, BSCN melaporkan Quantus memilih NEAR Intents sebagai venue pertama QTC, tanpa tanggal listing yang terkonfirmasi. Di sisi lain, CoinGecko per 30 September 2026 baru mencatat satu pasar, yaitu QTC/USDT di SafeTrade, dengan harga sekitar US83,97 dan volume 24 jam sekitar US1,16 juta.

Harga QTC naik lebih dari 115% dalam 24 jam, dengan rentang harian US36,10 sampai US92,57. Market cap belum ditampilkan karena suplai beredar belum dilaporkan. Angka pasar berubah cepat, jadi cek ulang sebelum mengambil keputusan.

Baca Juga: 10 Tokenisasi Aset Kripto RWA Terbesar di Dunia

Risiko yang Perlu Dicermati

  • Usia proyek sangat muda. Mainnet baru berjalan sejak 9 September 2026, dan sebagian besar klaim performa berasal dari pihak proyek.
  • Risiko implementasi. Whitepaper Quantus mengakui tidak ada proses yang menghilangkan risiko bug sepenuhnya, termasuk celah pada circuit ZK yang berpotensi memicu inflasi koin.
  • Risiko algoritma. ML-DSA relatif baru. Jika cacat ditemukan, jaringan harus beralih ke algoritma lain.
  • Waktu kedatangan komputer kuantum belum pasti. Ancamannya bisa datang lebih lambat dari perkiraan, dan itu melemahkan urgensi proyek.
  • Likuiditas tipis. Menurut data CoinGecko, kedalaman order book sisi jual di SafeTrade hanya sekitar US$88 dalam rentang 2% dari harga, sehingga pesanan kecil pun bisa menggeser harga.

Artikel ini bersifat edukasi dan bukan rekomendasi investasi. Aset kripto berisiko tinggi dan harganya sangat fluktuatif, jadi lakukan riset sendiri dan gunakan hanya dana yang siap kamu tanggung risikonya.

Kesimpulan

Quantus menawarkan jawaban atas satu pertanyaan spesifik: bagaimana menjaga uang digital tetap aman ketika komputer kuantum sudah cukup kuat membobol kriptografi lama. Kombinasi ML-DSA, bukti ZK, Proof-of-Work, dan pasokan 21 juta membuat proyek ini mudah dikenali di antara blockchain lain.

Meski begitu, Quantus masih berusia beberapa minggu dengan likuiditas tipis dan banyak klaim yang belum teruji lama. Pantau pembaruan resmi, baca whitepaper versi terbaru, dan cek ulang data pasar sebelum mengambil keputusan.

Cek harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), XRP, Solana (SOL), GRAM, dan BNB juga memecoin unggulan DOGE. Kamu bisa trading langsung di Bittime!

bittime biaya withdrawal murah

Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.

Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.

Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.

FAQ

Apa itu Quantus (QTC)?

Quantus adalah blockchain Layer 1 Proof-of-Work yang memakai tanda tangan pasca-kuantum ML-DSA. QTC adalah koin bawaannya dengan pasokan maksimum 21 juta.

Apakah Quantus benar-benar kebal terhadap komputer kuantum?

Quantus mengklaim aman karena memakai standar NIST FIPS 204. Whitepaper-nya sendiri mengakui algoritma yang baru ini bisa saja menyimpan celah yang baru ketahuan kelak.

Bagaimana cara mendapatkan QTC?

Saat peluncuran, QTC hanya bisa didapat lewat mining, dan CoinGecko kini mencatat perdagangan di SafeTrade. Quantus juga menyebut NEAR Intents sebagai venue pertama tanpa tanggal listing.

Berapa total suplai QTC?

Total suplai QTC dibatasi 21 juta koin. Sebanyak 73% lahir lewat mining dan 27% dicetak saat genesis untuk investor, tim, dan perusahaan.

Apakah Quantus aman untuk investasi?

Tidak ada jaminan keamanan atau keuntungan, karena proyek masih berusia beberapa minggu dengan likuiditas tipis. Lakukan riset sendiri dan hanya gunakan dana yang siap menanggung risiko.

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

Apakah DOTF Coin Legit? Cek Digital Oil Trust Fund dan Risikonya
Apakah DOTF Coin Legit? Cek Digital Oil Trust Fund dan Risikonya

Apakah DOTF coin legit? Cek klaim Digital Oil Trust Fund, data DEX Solana, tokenomics, dan risiko likuiditas sebelum membeli.

2026-09-30Baca