Strategic Bitcoin Reserve AS Terhambat, Ada Apa?

2026-07-07

Strategic Bitcoin Reserve AS Terhambat, Ada Apa.png

Pemerintah Amerika Serikat sebenarnya sudah mengambil langkah besar dengan mengumumkan US Bitcoin Reserve sebagai bagian dari strategi aset digital nasional. Namun lebih dari setahun setelah kebijakan itu diumumkan, Strategic Bitcoin Reserve masih belum beroperasi sepenuhnya. 

Penyebabnya bukan karena kekurangan Bitcoin, melainkan proses hukum, pembagian kewenangan, serta tata kelola yang masih diperdebatkan di tingkat federal. Situasi ini menjadi perhatian karena Amerika Serikat saat ini merupakan salah satu pemegang Bitcoin terbesar di dunia.

Key Takeaways

  • Pemerintah AS masih menguasai sekitar 328 ribu BTC yang sebagian besar berasal dari aset sitaan.
  • Perebutan kewenangan antara Treasury dan Commerce menjadi salah satu penghambat utama implementasi Strategic Bitcoin Reserve.
  • Rancangan American Reserve Modernization Act (ARMA) diproyeksikan menjadi dasar hukum permanen bagi cadangan Bitcoin nasional.

 

Mengapa Strategic Bitcoin Reserve AS Belum Berjalan?

Presiden Donald Trump menandatangani Executive Order 14233 pada Maret 2025 sebagai dasar pembentukan Strategic Bitcoin Reserve. 

Kebijakan tersebut menandai perubahan besar dalam pendekatan pemerintah AS terhadap Bitcoin, dari sebelumnya rutin melelang aset sitaan menjadi mempertimbangkannya sebagai bagian dari cadangan strategis negara.

Meski demikian, implementasi kebijakan belum benar-benar berjalan. Hingga pertengahan 2026, belum terdapat lembaga resmi yang ditetapkan sebagai pengelola cadangan tersebut maupun prosedur operasional yang bersifat permanen. 

Menurut laporan Coindoo, pemerintah masih menyelesaikan berbagai persoalan administratif dan hukum sebelum reserve dapat berfungsi secara penuh.

Salah satu prinsip utama yang dipegang pemerintah adalah kebijakan budget neutral, yakni tidak menggunakan dana pajak atau anggaran negara untuk membeli Bitcoin. Dengan demikian, aset yang masuk ke dalam cadangan saat ini sebagian besar berasal dari hasil penyitaan dalam berbagai kasus kriminal dan perdata.

Baca Juga: Cara Beli Bitcoin dengan Harga Murah di Bittime

Treasury vs Commerce, Siapa yang Berhak Mengelola Bitcoin?

Hambatan terbesar justru muncul dari dalam pemerintahan sendiri. Awalnya, banyak pihak memperkirakan US Department of the Treasury akan menjadi pengelola utama cadangan Bitcoin nasional karena selama ini menangani aset sitaan pemerintah.

Namun dalam perkembangannya, US Department of Commerce juga disebut memiliki kepentingan untuk mengambil peran tersebut. Perbedaan pandangan mengenai kewenangan, tanggung jawab, hingga model pengelolaan aset digital menyebabkan proses implementasi berjalan lebih lambat dari yang diperkirakan.

Selain itu, Office of Legal Counsel di bawah Department of Justice (DOJ) masih mengkaji apakah pemerintah federal memiliki dasar hukum yang cukup kuat untuk menyimpan Bitcoin dalam jangka panjang. 

Aturan penyitaan aset selama ini umumnya mengharuskan aset hasil sitaan segera dijual melalui proses lelang. Karena itu, perubahan fungsi Bitcoin menjadi aset cadangan nasional memerlukan interpretasi hukum baru.

Baca Juga: Tokenisasi Saham AS: Hold Saham AS Favoritmu, Dapat Reward 7% Setiap Hari

Pemerintah AS Kini Memegang Sekitar 328 Ribu BTC

Bitcoin Unsplash.png

Sumber: Unsplash

Berdasarkan data yang dikutip Coindoo, pemerintah Amerika Serikat saat ini menguasai sekitar 328.352 BTC dengan nilai mencapai lebih dari US$21 miliar berdasarkan harga pasar saat artikel tersebut diterbitkan.

Mayoritas Bitcoin tersebut berasal dari penyitaan berbagai kasus besar, termasuk operasi penegakan hukum terhadap aktivitas kriminal di dunia digital. Selama bertahun-tahun, pemerintah AS memilih melelang sebagian besar Bitcoin sitaan.

Kini pendekatannya mulai berubah. Pemerintah menilai penjualan aset digital pada masa lalu berpotensi menghilangkan keuntungan yang sangat besar seiring kenaikan harga Bitcoin dalam beberapa tahun terakhir. Estimasi internal bahkan menyebut potensi keuntungan yang hilang mencapai sekitar US$17 miliar apabila aset tersebut dipertahankan.

Perubahan paradigma ini memperlihatkan bahwa Bitcoin mulai dipandang sebagai aset strategis jangka panjang, bukan sekadar barang sitaan yang harus segera dikonversi menjadi uang tunai.

Baca Juga: 10+ Coin AI Terbaik 2026: Ini Daftar Crypto Bertema Artificial Intelligence! 

Peran ARMA dalam Masa Depan Bitcoin Reserve AS

Agar Strategic Bitcoin Reserve memiliki kepastian hukum yang lebih kuat, perhatian kini tertuju pada American Reserve Modernization Act (ARMA). Rancangan undang-undang tersebut dipandang sebagai langkah lanjutan yang dapat memberikan fondasi permanen bagi kebijakan cadangan Bitcoin nasional.

Jika disahkan, ARMA diproyeksikan akan menetapkan Treasury sebagai kustodian resmi Bitcoin pemerintah, mewajibkan audit independen secara berkala, menghadirkan laporan cadangan (proof of reserve), serta mengatur penyimpanan aset dalam jangka panjang.

Baca Juga: 10 Tokenisasi Aset Kripto RWA Terbesar di Dunia

Beberapa usulan dalam rancangan tersebut juga membuka peluang pemerintah mengakumulasi hingga satu juta BTC dalam beberapa tahun ke depan melalui mekanisme yang tetap menjaga prinsip netral terhadap anggaran negara. Meski demikian, seluruh ketentuan tersebut masih menunggu pembahasan dan persetujuan Kongres.

Bagi pasar kripto, kepastian regulasi menjadi faktor penting karena akan menentukan arah kebijakan pemerintah AS terhadap Bitcoin dalam jangka panjang sekaligus memberikan sinyal kepada negara-negara lain yang mulai mempertimbangkan strategi serupa.

Baca Juga: Cara Beli SpaceX Tokenized Stock (SPCXon): Panduan Token Saham SpaceX Ondo

Kesimpulan

Strategic Bitcoin Reserve menjadi salah satu kebijakan aset digital paling ambisius yang pernah diambil pemerintah Amerika Serikat. Namun implementasinya masih tertahan akibat persoalan hukum, tata kelola, dan pembagian kewenangan antarlembaga.

Selama hambatan tersebut belum terselesaikan, pemerintah diperkirakan akan tetap mempertahankan Bitcoin hasil sitaan sebagai cadangan awal sambil menunggu dasar hukum yang lebih permanen melalui ARMA. Keberhasilan proses ini berpotensi membentuk standar baru dalam pengelolaan aset digital oleh negara di masa depan.

Baca Juga: 9 Kelebihan Investasi Emas Digital yang Menguntungkan 2026 (XAUT & PAXG)

 

bittime biaya withdrawal murah

Cek harga Bitcoin (BTC)Ethereum (ETH)XRPSolana (SOL)Polygon (POL), dan BNB juga memecoin unggulan DOGE. Kamu bisa trading langsung di Bittime!

Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.

Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.

Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.

FAQ

Apa itu Strategic Bitcoin Reserve?

Strategic Bitcoin Reserve adalah rencana pemerintah Amerika Serikat untuk menyimpan Bitcoin sebagai cadangan strategis nasional. Cadangan tersebut terutama berasal dari aset hasil penyitaan.

Berapa jumlah Bitcoin yang dimiliki pemerintah AS?

Pemerintah AS diperkirakan menguasai sekitar 328.352 BTC. Sebagian besar aset tersebut diperoleh melalui proses penegakan hukum.

Mengapa Strategic Bitcoin Reserve belum berjalan?

Implementasi masih tertunda karena adanya kajian hukum serta belum adanya kesepakatan mengenai lembaga yang akan mengelola cadangan tersebut.

Apa itu American Reserve Modernization Act (ARMA)?

ARMA merupakan rancangan undang-undang yang bertujuan memberikan dasar hukum permanen bagi pengelolaan Strategic Bitcoin Reserve dan tata kelola aset digital pemerintah.

Apakah pemerintah AS membeli Bitcoin menggunakan uang pajak?

Tidak. Kebijakan yang berlaku saat ini menerapkan prinsip budget neutral sehingga tidak menggunakan dana pajak untuk pembelian Bitcoin.

 

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

Harga Emas Turun Usai Serangan AS di Iran, Suku Bunga Berubah?
Harga Emas Turun Usai Serangan AS di Iran, Suku Bunga Berubah?

Harga emas melemah setelah serangan AS di Iran. Telusuri dampak harga minyak, inflasi, dolar global, arah suku bunga, serta prospek emas sepanjang 2026.

2026-07-08Baca