Cara Dapat Side Income dari Futures Trading, Apa Risikonya?
2026-09-09
Empat dari sepuluh pekerja Indonesia kini punya penghasilan tambahan di luar gaji utama, menurut survei Litbang Kompas awal 2026. Ada yang jualan online, ada yang bikin konten, tapi belakangan makin banyak juga yang mulai cari side income dari futures trading kripto.
Bedanya dengan trading spot biasa, instrumen ini memungkinkan profit dari dua arah pergerakan harga lewat posisi long dan short, asal paham cara pakainya. Sebelum ikut terjun, penting memahami dulu strategi dasar serta risiko yang menyertainya supaya tidak asal coba-coba.
Key Takeaways
- Futures trading kripto memungkinkan profit dari posisi long (harga naik) maupun short (harga turun), beda dengan trading spot yang hanya untung saat harga naik.
- Leverage bisa memperbesar potensi profit sekaligus kerugian, jadi wajib dibarengi manajemen risiko yang disiplin.
- Transaksi aset kripto di Indonesia sudah diawasi resmi oleh OJK sejak masa transisi tuntas Januari 2026, jadi pastikan trading lewat platform berizin.
Apa Itu Futures Trading dan Bagaimana Cara Kerjanya?
Futures trading adalah aktivitas jual beli kontrak yang nilainya mengikuti harga aset tertentu, tanpa perlu memiliki aset itu secara langsung. Bedanya dengan trading spot, kamu tidak sekadar beli-jual koin, tapi bertransaksi berdasarkan spekulasi arah harga ke depan.
Ada dua posisi utama dalam futures trading. Posisi long diambil kalau kamu memprediksi harga bakal naik, sedangkan posisi short diambil kalau kamu memprediksi harga bakal turun. Kombinasi long dan short inilah yang membuat futures trading berbeda dari trading spot — kamu tetap punya peluang profit meski pasar sedang lesu.
Instrumen ini juga umumnya memakai sistem leverage, yaitu fasilitas yang memungkinkan kamu membuka posisi lebih besar dari modal yang disetor. Contohnya, dengan modal Rp1 juta dan leverage 10x, kamu bisa mengontrol posisi senilai Rp10 juta.
Menariknya, kalau kamu ingin coba mulai dari langkah paling aman, buka akun trading futures kripto di Bittime, platform berizin OJK yang menyediakan fitur futures dengan berbagai pasangan aset populer.
Strategi Dapat Profit Futures Trading Kripto
Cara mendapatkan profit futures crypto tidak melulu soal menebak arah harga. Berikut beberapa strategi futures trading yang biasa dipakai trader berpengalaman:
- Manfaatkan leverage secara bertahap. Leverage kecil lebih aman untuk pemula karena risiko likuidasi lebih rendah dibanding leverage besar. Kenaikan atau penurunan harga yang sama akan terasa jauh lebih besar dampaknya pada modal saat leverage tinggi dipakai.
- Pahami funding rate. Pada kontrak perpetual, ada biaya periodik antara trader long dan short yang berfungsi menjaga harga kontrak tetap dekat dengan harga spot. Funding rate positif berarti trader long membayar trader short, dan sebaliknya kalau negatif.
- Gunakan strategi hedging. Kalau kamu sudah punya aset kripto di spot, posisi short di futures bisa dipakai untuk menahan potensi kerugian saat harga sedang turun, tanpa harus menjual aset spot tersebut.
- Pantau tren pasar sebelum masuk posisi. Baca pergerakan harga, ikuti berita terkini, dan hindari membuka posisi besar hanya berdasarkan sentimen sesaat.
- Tetapkan batas risiko di awal. Tentukan stop loss dan ukuran posisi sebelum transaksi, bukan setelah harga bergerak melawan prediksi.
Kuncinya, disiplin menjalankan strategi jauh lebih penting daripada sekadar mengejar leverage tinggi untuk profit instan.
Baca Juga: 9 Kelebihan Investasi Emas Digital yang Menguntungkan 2026 (XAUT & PAXG)
Risiko dan Legalitas Trading Futures di Indonesia
Sisi lain dari potensi profit besar adalah risiko yang sepadan. Leverage bekerja dua arah — memperbesar untung saat prediksi benar, tapi juga mempercepat kerugian saat prediksi meleset. Posisi bisa kena likuidasi dan modal habis dalam waktu singkat kalau tidak dikelola dengan manajemen risiko yang tepat.
Soal legalitas, trading futures kripto di Indonesia sudah punya payung hukum yang lebih jelas dibanding beberapa tahun lalu. Pengawasan aset kripto resmi berpindah dari Bappebti ke OJK, dengan masa transisi yang dinyatakan tuntas 20 Januari 2026.
Sejak itu, aset kripto diklasifikasikan sebagai Aset Keuangan Digital berdasarkan POJK Nomor 27 Tahun 2024, dan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 menegaskan platform kripto berstatus lembaga jasa keuangan resmi di bawah OJK.
Baca Juga: 10+ Coin AI Terbaik 2026: Ini Daftar Crypto Bertema Artificial Intelligence!
Jumlah investornya pun terus bertambah. Data OJK yang dihimpun Coinvestasi mencatat akun konsumen aset keuangan digital dan aset kripto tembus 21,70 juta per April 2026, naik 1,57% dibanding bulan sebelumnya. Ini jadi indikasi kalau makin banyak orang mulai serius melihat instrumen ini, bukan cuma sekadar coba-coba.
Meski begitu, status legal platform tetap jadi hal pertama yang wajib dicek sebelum menyetor dana — pastikan trading futures dilakukan di exchange yang benar-benar berizin OJK, bukan platform abal-abal yang mengaku legal.
Baca Juga: 10 Tokenisasi Aset Kripto RWA Terbesar di Dunia
Kesimpulan
Futures trading bisa jadi salah satu cara dapat side income dari pasar kripto berkat fleksibilitas posisi long dan short serta leverage yang memperbesar daya beli modal. Tapi potensi profit itu berbanding lurus dengan risikonya — leverage tinggi tanpa manajemen risiko yang disiplin justru bisa menghabiskan modal lebih cepat dari yang dibayangkan.
Selama dijalankan dengan strategi yang matang dan lewat platform berizin OJK, futures trading kripto tetap bisa jadi pilihan side income yang masuk akal di era digital ini.
Cek harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), XRP, Solana (SOL), GRAM, dan BNB juga memecoin unggulan DOGE. Kamu bisa trading langsung di Bittime!
Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.
Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.
Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.
FAQ
Apa bedanya futures trading dengan spot trading kripto?
Trading spot hanya untung saat harga naik karena kamu benar-benar memiliki asetnya, sedangkan futures trading memungkinkan profit dari posisi long maupun short tanpa harus memiliki aset secara langsung.
Bagaimana cara profit dari posisi short di futures trading?
Posisi short menghasilkan profit ketika harga aset turun, karena kamu membuka kontrak jual di harga tinggi lalu menutupnya di harga yang lebih rendah.
Apakah trading futures kripto legal di Indonesia?
Legal, selama dilakukan di platform yang sudah berizin resmi dari OJK sesuai POJK Nomor 27 Tahun 2024 dan UU Nomor 4 Tahun 2026.
Apa risiko terbesar dari leverage di futures trading?
Risiko terbesarnya adalah likuidasi, yaitu posisi ditutup paksa dan modal bisa habis dalam waktu singkat kalau harga bergerak jauh melawan prediksi.
Apa itu funding rate dalam futures trading kripto?
Funding rate adalah biaya periodik antara trader long dan short pada kontrak perpetual yang berfungsi menjaga harga kontrak tetap dekat dengan harga spot.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.


