Saham GoPro Meledak Setelah Dibeli Youtuber, Ini Faktornya

2026-09-01

Saham GoPro Meledak Setelah Dibeli Youtuber, Ini Faktornya.png

Saham GoPro (GPRO) melonjak hingga 46% dalam semalam, padahal performanya sepanjang tahun ini masih merah 57%. Pemicunya satu nama yang jarang muncul di laporan investor: Markiplier, YouTuber gaming yang belakangan juga jadi sutradara film, resmi jadi pemegang saham GoPro terbesar lewat kepemilikan 8,5% saham Kelas A.

Kabar Markiplier beli saham GoPro ini pertama kali dilaporkan Bloomberg pada Senin (31/8), dan langsung memicu lonjakan volume perdagangan hingga 20 kali lipat rata-rata lima sesi sebelumnya. 

Ia tercatat memegang 13,5 juta lembar saham, senilai sekitar US$18,4 juta pada harga penutupan — namun ia menegaskan posisinya murni sebagai investor pasif, bukan pemegang saham aktivis yang mengincar kursi direksi.

Key Takeaways

  • Saham GoPro melonjak hingga 46% (naik lagi di after-hours) usai Markiplier ungkap kepemilikan 8,5% saham Kelas A dan resmi jadi pemegang saham tunggal terbesar.
  • Markiplier berstatus investor pasif — kekuatan suara tetap dikuasai pendiri Nick Woodman lewat struktur saham dua kelas GoPro.
  • Reli ini terjadi di tengah fundamental GoPro yang masih rapuh: status going concern, peringatan delisting Nasdaq, dan PHK 23% karyawan tahun ini.

Markiplier Jadi Pemegang Saham Terbesar GoPro, Kok Bisa?

Berdasarkan dokumen Schedule 13G yang diajukan ke SEC, kepemilikan Markiplier di GoPro sebenarnya sudah terjadi sejak 13 Juli 2026, tapi baru diungkap ke publik pada 20 Agustus 2026. 

Dengan 8,5% saham Kelas A, posisinya membuatnya jadi pemegang saham tunggal terbesar GoPro — mengalahkan investor institusional lain seperti BlackRock, yang lebih dulu mengumumkan kepemilikan 6,4% lewat filing terpisah akhir Juli.

Ada satu detail penting yang bikin status "pemegang saham terbesar" ini perlu dipahami lebih jauh: GoPro punya struktur saham dua kelas. Satu saham Kelas B setara 10 suara, sementara satu saham Kelas A cuma setara 1 suara. 

Baca Juga: Pendanaan AI Nvidia $500 Miliar, Token AI Crypto Ikut Diuntungkan?

Artinya, meski Markiplier unggul secara kepemilikan ekonomi, kendali suara di perusahaan tetap dipegang pendiri Nick Woodman, yang menguasai sekitar 63% hak suara lewat trust keluarganya yang memegang hampir 25 juta saham Kelas B.

TS2.tech mencatat lonjakan saham GPRO stock ini juga diikuti volume perdagangan raksasa: 142,5 juta lembar saham berpindah tangan dalam satu hari, 20,4 kali lipat rata-rata lima sesi sebelumnya dan 10,6 kali lipat dari total saham yang dipegang Markiplier sendiri.

Fenomena saham meledak gara-gara sentimen investor kayak gini sebenarnya nggak asing buat siapa pun yang biasa mantengin pasar aset volatil — termasuk crypto. Kalau kamu tertarik ikut memantau pergerakan aset-aset dengan dinamika serupa, kamu bisa mulai eksplorasi trading di Bittime, platform exchange crypto yang sudah berizin resmi OJK. 

GoPro saham.png

Harga saham GoPro hari ini. Sumber: TradingView

Alasan Personal di Balik Investasi Markiplier ke Saham GoPro

Beda dari investor institusional pada umumnya, alasan Markiplier terjun ke saham GoPro ini cukup personal. Mark Fischbach — nama asli Markiplier — mengaku merasa saham GPRO undervalued dan ingin perusahaan yang produknya ia pakai bertahun-tahun ini bisa terus bertahan.

Ketertarikannya makin kuat setelah ia berkesempatan mencoba Mission 1 Pro ILS, kamera sinema mini terbaru GoPro. Ia sempat berusaha melihat kamera itu langsung di pameran NAB, April lalu, tapi ditolak akses. Menurut PetaPixel, ia terus mengejar informasi soal produk ini sampai akhirnya diundang langsung ke kantor GoPro di California.

Baca Juga: Tokenized Stocks vs Saham Biasa: Pengertian, Perbedaan, dan Cara Beli

Markiplier bukan orang baru di dunia investasi kreatif. Tahun ini ia juga terjun ke perfilman lewat film horor Iron Lung, yang meraup lebih dari US$50 juta box office dari modal cuma US$3 juta — didistribusikan sendiri olehnya, hal yang cukup tidak biasa buat kreator YouTube. 

Ia juga tercatat berinvestasi di Strada, perusahaan penyedia alat berbagi file besar khusus untuk filmmaker, jadi pola investasinya di GoPro sejalan dengan minatnya yang makin serius di dunia produksi film.

Reli Saham GoPro vs Fundamental yang Masih Rapuh

Lonjakan saham GoPro ini penting dilihat berimbang, karena kondisi fundamental perusahaan sebetulnya masih jauh dari baik. Menurut laporan Yahoo Finance/247wallst, GoPro secara resmi menyatakan substantial doubt atas kemampuannya bertahan dalam 12 bulan ke depan — pernyataan yang bahkan turut ditandatangani auditornya, PwC.

Beberapa sinyal tekanan lain yang masih membayangi GoPro:

  • Peringatan delisting dari Nasdaq sejak 21 Juli 2026 karena harga saham bertahan di bawah US$1 selama 30 hari beruntun, dengan masa tenggang 180 hari untuk pulih.
  • PHK 23% tenaga kerja global sepanjang tahun ini sebagai bagian efisiensi biaya.
  • Pendapatan kuartal II 2026 anjlok 31% jadi US$105 juta, dengan rugi bersih US$51 juta dan kas tersisa cuma US$27,3 juta.
  • Krisis kelangkaan chip memori global yang menaikkan biaya komponen, ditambah komitmen pembelian non-cancelable senilai US$24,5 juta yang makin membebani arus kas.
  • CEO Nick Woodman bahkan sempat "meminjamkan" sekitar US$20 juta ke perusahaannya sendiri lewat pembelian saham.

Satu sisi positif yang layak dicatat: pendapatan dari langganan dan layanan justru naik 11% jadi US$29 juta, kini menyumbang 28% dari total pendapatan kuartalan — satu-satunya segmen yang tumbuh di tengah tekanan penjualan kamera.

Analis 247wallst menyoroti posisi GoPro yang kalah skala dari kompetitor sekelas Sony (dominan di rantai pasok sensor imaging) dan Garmin (dominan di perangkat outdoor). Reli akibat satu nama besar seperti Markiplier dianggap sebagai sentimen investor sesaat, bukan solusi struktural atas masalah cash burn dan status going concern yang masih menghantui GoPro.

Baca Juga: 10 Situs Free Bitcoin Mining dan Faucet 2026, Mana yang Legit?

Kesimpulan

Lonjakan saham GoPro yang dipicu Markiplier menunjukkan betapa besar pengaruh sentimen investor terhadap saham micro-cap, terutama saat sosok populer terlibat langsung. Namun di balik euforia kenaikan harga, fundamental GoPro sendiri masih diliputi risiko serius — mulai dari status going concern, ancaman delisting Nasdaq, hingga arus kas yang terus menipis. 

Cek harga Bitcoin (BTC)Ethereum (ETH)XRPSolana (SOL)GRAM, dan BNB juga memecoin unggulan DOGE. Kamu bisa trading langsung di Bittime!

bittime biaya withdrawal murah

Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.

Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.

Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.

FAQ

Kenapa saham GoPro bisa melonjak drastis? 

Saham GoPro melonjak setelah YouTuber Markiplier mengungkap kepemilikan 8,5% saham Kelas A lewat filing SEC, menjadikannya pemegang saham tunggal terbesar. Lonjakan ini disertai volume perdagangan yang meroket hingga 20 kali lipat rata-rata harian.

Berapa persen saham GoPro yang dimiliki Markiplier? 

Markiplier memiliki 8,5% saham Kelas A GoPro, setara 13,5 juta lembar saham senilai sekitar US$18,4 juta. Kepemilikan ini sudah terjadi sejak 13 Juli 2026, namun baru diungkap ke publik 20 Agustus 2026.

Apakah Markiplier punya kendali atas GoPro? 

Tidak. Markiplier berstatus investor pasif, dan karena struktur saham dua kelas GoPro, kendali suara mayoritas tetap dipegang pendiri Nick Woodman lewat kepemilikan saham Kelas B.

Bagaimana kondisi keuangan GoPro saat ini? 

GoPro menyatakan status going concern, mendapat peringatan delisting Nasdaq, dan mencatat rugi bersih US$51 juta di kuartal II 2026. Perusahaan juga sudah melakukan PHK 23% karyawan tahun ini.

Apa alasan Markiplier membeli saham GoPro? 

Markiplier menyebut ia merasa saham GoPro undervalued dan ingin perusahaan yang produknya ia pakai untuk syuting film tetap bertahan. Ketertarikannya juga dipicu kamera sinema mini terbaru GoPro, Mission 1 Pro ILS.

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

Harga Emas Turun: Apakah Koreksi Berlanjut atau Jadi Peluang Beli?
Harga Emas Turun: Apakah Koreksi Berlanjut atau Jadi Peluang Beli?

Harga emas turun pada September 2026 akibat tekanan Fed dan dolar AS. Simak analisis koreksi, prediksi harga emas, dan peluang beli.

2026-09-01Baca