Prediksi Harga Bitcoin 23 Februari 2026: Fase Konsolidasi Menuju Breakout?

2026-02-22

Prediksi Harga Bitcoin 23 Februari 2026 Fase Konsolidasi Menuju Breakout.png

Bittime Pergerakan pasar aset digital kembali menunjukkan dinamika yang menarik menjelang akhir pekan. Berdasarkan analisis harga Bitcoin (BTC/IDR) hari ini, aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar tersebut sedang berada dalam fase yang membutuhkan pengamatan ekstra.

Bagi para trader pemula, mengetahui prediksi harga bitcoin 23 februari 2026 menjadi langkah krusial untuk menentukan strategi perdagangan harian yang tepat.

Saat ini, harga Bitcoin tertahan di kisaran Rp 1.150.573.186, mencatatkan kenaikan tipis yang mengisyaratkan adanya tarik ulur antara pembeli dan penjual. 

Kondisi pasar yang tampak tenang ini sering kali menipu pengamat pemula. Analisis teknikal pada grafik empat jam menunjukkan adanya pembentukan pola spesifik.

Key Takeaways

  • Bitcoin saat ini diperdagangkan stabil di kisaran Rp 1,15 miliar dengan pergerakan sideways dan volume transaksi yang cenderung rendah.
  • Indikator teknikal mengonfirmasi penyempitan volatilitas, yang secara historis menjadi sinyal awal sebelum terjadinya penembusan harga secara tajam.
  • Level support terdekat berada di Rp 1.144.184.109, sementara resistance kunci yang harus segera diuji ada di level Rp 1.161.202.080.

Sinyal Konsolidasi dari Indikator Bollinger Bands

BTC IDR.png

Cek harga BTC/IDR hari ini

Berdasarkan grafik pergerakan harga BTC IDR, memperlihatkan pola penyempitan yang sangat jelas pada indikator Bollinger Bands. Jarak antara pita atas dan pita bawah semakin merapat, sebuah kondisi yang sering disebut sebagai squeeze

Pola ini menandakan bahwa volatilitas pasar sedang mengalami penurunan drastis. Kondisi mendatar seperti ini umumnya mencerminkan keraguan di kalangan pelaku institusional maupun ritel untuk mengambil posisi dalam jumlah dominan.

Harga yang saat ini berada sedikit di atas pita tengah memberikan harapan kecil bagi momentum positif. Penyempitan pita ini patut diwaspadai karena lazimnya berujung pada pergerakan harga yang sangat reaktif. 

Begitu ada katalis pasar atau berita ekonomi makro yang memicu lonjakan volume, harga bisa saja menembus salah satu sisi batas dengan kekuatan penuh. Trader perlu memasang kewaspadaan tinggi menghadapi potensi perubahan tren dalam hitungan jam ke depan.

Baca Juga: Ngaji.ai: Apa Itu dan Mengapa Penggunanya Melonjak di Ramadan 2026?

Momentum Bullish Lemah Berdasarkan Indikator MACD

Mengevaluasi indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD), kita bisa melihat adanya indikasi pergerakan naik, meskipun kekuatannya masih tergolong cukup lemah. 

Garis MACD perlahan berhasil menyilang ke atas garis sinyal, dan keduanya kini merangkak tipis di atas zona nol. Histogram hijau yang terbentuk juga masih sangat pendek, mengonfirmasi bahwa dominasi pembeli belum sepenuhnya menguasai sentimen pasar secara keseluruhan.

Kelemahan momentum ini selaras dengan volume perdagangan harian yang terlihat stagnan tanpa adanya lonjakan transaksi sejak pertengahan bulan. 

Tanpa dukungan likuiditas dan partisipasi pasar yang masif, setiap upaya untuk mendorong harga melambung kemungkinan akan tertahan oleh tekanan jual di area resistensi. Pasar masih sangat membutuhkan sentimen positif yang jauh lebih kuat untuk bisa mengonfirmasi fase kenaikan yang solid dan berkelanjutan.

Bitcoin support resistance.png

Support dan Resistance

Untuk menyusun strategi eksekusi besok, pemetaan batas harga menjadi sangat esensial. Titik resistance pertama yang harus diawasi ketat berada di level Rp 1.161.202.080. 

Jika area penahan ini berhasil ditembus dengan dorongan volume tinggi, target psikologis berikutnya yang rasional untuk diuji berada di kisaran Rp 1.175.000.000. Menembus level ini akan memberikan sinyal konfirmasi bahwa tren penguatan telah kembali.

Sebaliknya, skenario pelemahan juga harus selalu diantisipasi dengan mencermati level support pertama di Rp 1.144.184.109. Area ini berfungsi sebagai bantalan penahan harga jangka pendek yang cukup krusial. 

Apabila kepanikan jual meningkat dan harga anjlok di bawah titik tersebut, support kedua di Rp 1.127.166.137 akan menjadi garis pertahanan terakhir sebelum pasar terperosok ke fase koreksi yang lebih dalam.

Baca Juga: Prediksi Harga Bitcoin 22 Februari 2026: Analisis Support dan Resistance BTC

Kesimpulan

Prospek arah harga Bitcoin untuk 23 Februari 2026 sangat bergantung pada bagaimana pasar merespons fase konsolidasi saat ini. Rentang pergerakan diproyeksikan akan terbatas di area Rp 1,14 miliar hingga Rp 1,16 miliar. 

Meskipun indikator teknikal menyiratkan bias positif tipis, absennya volume transaksi yang meyakinkan membuat pergerakan agresif sulit terjadi. Pendekatan wait and see adalah langkah paling rasional, sambil menunggu harga menguji salah satu batas level psikologis dengan konfirmasi volume yang nyata.

Baca Juga: Kode Roblox Knockout Terbaru Februari 2026 — Daftar Lengkap & Hadiah Gratis

FAQ

Apa arti fase konsolidasi harga dalam aktivitas trading?

Konsolidasi adalah periode ketika pergerakan harga suatu aset cenderung mendatar dalam rentang yang relatif sempit. Hal ini menunjukkan adanya keseimbangan antara kekuatan penawaran dan permintaan sebelum munculnya tren pergerakan arah yang baru.

Apakah tepat untuk melakukan pembelian saat volume pasar rendah?

Membeli aset saat volume sedang rendah memiliki risiko tersendiri karena harga sangat rentan terhadap manipulasi atau perubahan arah yang tiba-tiba. Trader profesional umumnya menyarankan untuk menunggu konfirmasi breakout yang disertai volume tinggi sebelum membuka posisi.

Indikator teknikal apa yang ideal digunakan pada pasar sideways?

Bollinger Bands sangat efektif digunakan untuk melihat tingkat volatilitas dan mendeteksi penyempitan pergerakan harga. Selain itu, indikator jenis osilator seperti RSI juga berguna untuk mencari titik jenuh beli atau jenuh jual di dalam rentang harga yang terbatas.

Cara Beli Crypto di Bittime?

bittime biaya withdrawal murah

Ingin trading jual beli Bitcoin dan investasi crypto dengan mudah? Bittime siap membantu! Sebagai exchange crypto Indonesia yang terdaftar resmi di Bappebti, Bittime memastikan setiap transaksi aman dan cepat.

Mulai dengan registrasi dan verifikasi identitas, lalu lakukan deposit minimal Rp10.000. Setelah itu, kamu bisa langsung beli aset digital favoritmu!

Cek kurs BTC to IDR, ETH to IDR, SOL to IDR dan aset kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.

Selain itu, kunjungi Bittime Blog untuk mendapatkan berbagai update menarik dan informasi edukatif seputar dunia crypto. Temukan artikel terpercaya tentang Web3, teknologi blockchain, dan tips investasi aset digital yang dirancang untuk memperkaya pengetahuan kamu dalam dunia kripto.

 

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

Prediksi Harga Bitcoin 22 Februari 2026: Analisis Support dan Resistance BTC
Prediksi Harga Bitcoin 22 Februari 2026: Analisis Support dan Resistance BTC

Pergerakan harga Bitcoin di bursa Bittime menunjukkan fase konsolidasi yang cukup ketat dalam beberapa jam terakhir. Berdasarkan data pasar, harga btc hari ini bertahan di level Rp1.145.264.881, mencatatkan kenaikan tipis sebesar 0,31% dalam 24 jam.

2026-02-21Baca