Prediksi Harga Bitcoin 22 Februari 2026: Analisis Support dan Resistance BTC

2026-02-21

Prediksi Harga Bitcoin 22 Februari 2026 Analisis Support dan Resistance BTC (1).png

Bittime Pergerakan harga Bitcoin di bursa Bittime menunjukkan fase konsolidasi yang cukup ketat dalam beberapa jam terakhir. Berdasarkan data pasar, harga btc hari ini bertahan di level Rp1.145.264.881, mencatatkan kenaikan tipis sebesar 0,31% dalam 24 jam. 

Banyak trader kini mulai mengamati dengan saksama mengenai prediksi harga bitcoin (BTC) 22 Februari 2026, mengingat struktur chart pada timeframe 4 jam memperlihatkan penyempitan volatilitas yang biasanya menjadi pendahulu dari pergerakan besar.

Situasi pasar saat ini mencerminkan sikap "wait and see" dari para investor besar maupun retail. Meskipun volume perdagangan harian mencapai angka Rp24,3 triliun di pair BTC/IDR, fluktuasi harga cenderung terbatas dalam rentang yang sempit. 

Jika melihat data historis pergerakan mingguan, Bitcoin tampak sedang berusaha membangun pondasi yang kuat di atas level psikologis Rp1,14 Miliar sebelum mencoba menguji kembali area resistance di atasnya.

Key Takeaways

  • Bitcoin sedang berada dalam fase konsolidasi lateral (sideways) dengan volatilitas yang rendah, didukung oleh indikator Bollinger Bands yang mulai menyempit.

     

  • Area support kunci berada di Rp1.123.245.930, sementara resistance terdekat yang harus ditembus untuk konfirmasi bullish berada di level Rp1.155.789.858.

     

  • Indikator MACD menunjukkan momentum netral menuju positif, mengindikasikan adanya potensi akumulasi sebelum terjadinya lonjakan harga jangka pendek.

 

Analisis Indikator Bollinger Bands

BTC IDR.png

Cek harga Bitcoin BTC/IDR hari ini

Mengamati chart BTC/IDR pada timeframe 4 jam, indikator Bollinger Bands (20, 2) menunjukkan fenomena yang dikenal oleh para trader sebagai "squeeze". Garis pita atas dan bawah tampak mulai merapat menuju garis tengah (basis) yang berada di angka Rp1.139.517.894. 

Secara teknikal, penyempitan ini menandakan bahwa pasar sedang mengumpulkan tenaga. Semakin lama harga bergerak menyamping di dalam rentang sempit ini, biasanya semakin kuat dorongan harga saat terjadi penembusan (breakout) nantinya.

Posisi harga saat ini yang berada sedikit di atas garis tengah Bollinger menunjukkan adanya tekanan beli yang masih mampu mengimbangi aksi jual. 

Namun, tanpa adanya volume yang signifikan, harga kemungkinan besar masih akan tertahan di antara level Rp1.123.000.000 hingga Rp1.155.000.000. 

Bagi trader harian, kondisi ini menuntut kesabaran karena entry yang terlalu dini di tengah area konsolidasi seringkali terjebak dalam "noise" pasar yang tidak menentu arahnya.

Sinyal MACD dan Momentum Pasar Saat Ini

Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) pada chart memberikan gambaran yang cukup menarik. Meskipun histogram masih menunjukkan batang hijau yang tipis di angka 185.224, garis MACD dan garis sinyal terlihat berhimpitan di dekat level nol. 

Ini adalah indikasi klasik dari hilangnya momentum tren yang kuat, baik itu tren naik maupun tren turun. Pasar sedang mencari katalis baru untuk menentukan arah pergerakan selanjutnya pada akhir pekan ini.

Dalam konteks teknikal, jika garis MACD berhasil memotong garis sinyal ke atas (golden cross) dengan sudut yang tajam, hal tersebut bisa memicu minat beli baru. Sebaliknya, jika harga gagal bertahan di atas Rp1,14 Miliar dan MACD melandai ke area negatif, maka koreksi menuju level support di Rp1,12 Miliar menjadi skenario yang sangat mungkin terjadi. 

Pengamatan pada volume perdagangan (Volume SMA 9) yang berada di level 1.03 juga mengonfirmasi bahwa partisipasi pasar belum meledak, sehingga pergerakan harga masih cenderung stabil dan organik.

Memahami Area Support dan Resistance Penting

Untuk menentukan prediksi harga bitcoin (BTC) 22 Februari 2026, kita harus memetakan level-level krusial yang terlihat pada chart Bittime. Level support bawah di Rp1.123.245.930 menjadi benteng pertahanan terakhir bagi pembeli. 

Jika level ini ditembus dengan volume tinggi, maka Bitcoin berisiko meluncur ke area Rp1,1 Miliar yang lebih dalam. Sejauh ini, setiap kali harga mendekati angka Rp1,12 Miliar, muncul respon beli yang cukup kuat untuk mendorong harga kembali naik.

Di sisi atas, Bitcoin menghadapi hambatan di Rp1.155.789.858. Level ini merupakan resistance yang terbentuk dari puncak-puncak kecil sebelumnya. 

Penembusan di atas angka ini akan membuka jalan bagi Bitcoin untuk menguji level tertinggi 24 jam di Rp1.156.713.015 dan kemungkinan berpotensi memicu FOMO (fear of missing out) bagi trader yang telah menunggu di luar pasar. 

Stabilitas harga di atas Rp1,14 Miliar saat ini sangat krusial untuk menjaga struktur pasar tetap dalam kondisi netral-bullish.

Bitcoin Price support resistance.jpg

Dinamika Global dan Dampaknya pada Harga BTC Hari Ini

Meskipun chart teknikal memberikan panduan visual, faktor fundamental global di tahun 2026 tetap memegang peranan penting. Bitcoin di periode ini sudah semakin matang sebagai aset institusional. 

Adopsi yang lebih luas melalui ETF spot dan integrasi sistem pembayaran global membuat pergerakannya lebih dipengaruhi oleh data makroekonomi seperti tingkat inflasi dan kebijakan suku bunga bank sentral. Kondisi likuiditas global yang stabil di awal tahun 2026 memberikan dukungan tidak langsung bagi aset berisiko termasuk kripto.

Selain itu, psikologi pasar di akhir pekan seringkali memiliki pola unik. Volume transaksi biasanya cenderung menurun dibandingkan hari kerja, namun volatilitas bisa tiba-tiba melonjak karena likuiditas yang lebih tipis di order book. 

Oleh karena itu, pergerakan Bitcoin pada hari Minggu, 22 Februari nanti kemungkinan besar akan sangat bergantung pada penutupan candle harian pada Sabtu malam. Jika Bitcoin mampu ditutup di atas Rp1.145.000.000, maka optimisme pasar untuk hari berikutnya akan meningkat secara signifikan.

Prediksi Harga Bitcoin (BTC) 22 Februari 2026

Berdasarkan kombinasi analisis Bollinger Bands yang menyempit dan MACD yang netral, prediksi harga bitcoin (BTC) 22 Februari 2026 diperkirakan akan bergerak dalam rentang Rp1.135.000.000 hingga Rp1.165.000.000. 

Skenario yang paling memungkinkan adalah pergerakan sideways yang cenderung naik (mildly bullish) jika Bitcoin mampu mempertahankan posisinya di atas garis tengah Bollinger Bands.

Ada potensi terjadinya "fakeout" atau penembusan palsu sebelum arah sebenarnya ditentukan. Jika terjadi tekanan jual mendadak, harga mungkin akan menyentuh Rp1.128.000.000 sebelum memantul kembali ke area Rp1.140.000.000. 

Sebaliknya, jika sentimen positif menguat, target realistis untuk kenaikan besok berada di kisaran Rp1.158.000.000. Trader disarankan untuk tetap memperhatikan konfirmasi volume saat harga mendekati level-level resistance yang disebutkan di atas.

Kesimpulan

Kondisi pasar Bitcoin saat ini mencerminkan fase jeda setelah fluktuasi yang terjadi di awal bulan Februari. Dengan harga yang masih tertahan di kisaran Rp1,14 Miliar, indikator teknikal menyarankan sikap waspada namun tetap optimis. 

Bollinger Bands yang menyempit mengisyaratkan bahwa masa tenang ini tidak akan berlangsung lama, dan sebuah pergerakan besar kemungkinan besar sedang dalam proses pembentukan. Tetap perhatikan level support di Rp1,12 Miliar sebagai batas risiko dan resistance di Rp1,15 Miliar sebagai sinyal konfirmasi kenaikan lebih lanjut.

FAQ

Apa penyebab harga Bitcoin stagnan hari ini?

Harga Bitcoin saat ini sedang dalam fase konsolidasi atau "sideways". Hal ini terjadi karena keseimbangan antara kekuatan pembeli (demand) dan penjual (supply) di pasar, serta kurangnya katalis berita besar yang dapat menggerakkan harga secara drastis dalam jangka pendek.

Apakah sekarang waktu yang tepat untuk membeli Bitcoin?

Secara teknikal, membeli saat harga berkonsolidasi di atas support kuat bisa menjadi strategi akumulasi. Namun, sangat disarankan untuk menunggu konfirmasi breakout di atas level resistance Rp1.155.000.000 untuk memastikan bahwa tren naik telah benar-benar dimulai kembali.

Bagaimana pengaruh volume perdagangan terhadap prediksi harga besok?

Volume perdagangan yang rendah saat ini menunjukkan bahwa pasar sedang kekurangan tenaga untuk melakukan penembusan. Jika besok volume tiba-tiba melonjak bersamaan dengan kenaikan harga, itu adalah sinyal valid bahwa harga akan melanjutkan tren naik ke level yang lebih tinggi.

Apa level support terpenting untuk dipantau?

Level support terpenting saat ini berada di Rp1.123.245.930. Selama Bitcoin mampu bertahan di atas angka tersebut, struktur pasar jangka pendek masih dianggap cukup aman dari ancaman penurunan yang lebih dalam (bearish reversal).

 

Cara Beli Crypto di Bittime

bittime biaya withdrawal murah

Ingin trading jual beli Bitcoin dan investasi crypto dengan mudah? Bittime siap membantu! Sebagai exchange crypto Indonesia yang terdaftar resmi di Bappebti, Bittime memastikan setiap transaksi aman dan cepat.

Mulai dengan registrasi dan verifikasi identitas, lalu lakukan deposit minimal Rp10.000. Setelah itu, kamu bisa langsung beli aset digital favoritmu!

Cek kurs BTC to IDR, ETH to IDR, SOL to IDR dan aset kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.

Selain itu, kunjungi Bittime Blog untuk mendapatkan berbagai update menarik dan informasi edukatif seputar dunia crypto. Temukan artikel terpercaya tentang Web3, teknologi blockchain, dan tips investasi aset digital yang dirancang untuk memperkaya pengetahuan kamu dalam dunia kripto.

 

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

Prediksi Harga Bitcoin (BTC) 21 Februari 2026
Prediksi Harga Bitcoin (BTC) 21 Februari 2026

Bagaimana prediksi harga Bitcoin (BTC) 21 Februari 2026? Apakah tren naik akan berlanjut atau justru kembali terkoreksi?Baca artikel ini untuk mengetahuinya!

2026-02-20Baca