Prediksi Harga Bitcoin (BTC) 1 Februari 2026
2026-01-30Setelah beberapa hari bergerak di bawah area psikologis $90.000, harga BTC justru semakin melemah dan mencatat penurunan tajam dalam sepekan terakhir. Apakah penurunan ini hanya koreksi sehat atau sinyal fase bearish yang lebih dalam?
Dalam artikel ini, kita akan membahas performa harga BTC hari ini, sejarah pergerakan Bitcoin, penyebab utama turunnya harga, hingga prediksi harga Bitcoin (BTC) 1 Februari 2026. Baca artikel ini untuk mengetahui selengkapnya!
Key Takeaways
- Bitcoin mengalami koreksi tajam akibat likuidasi leverage besar-besaran.
- Ketidakpastian makro global membuat investor cenderung menghindari aset berisiko.
- Area $83.000 menjadi support kunci yang menentukan arah BTC selanjutnya.
Performa Harga BTC Hari Ini 1 Februari 2026

Berdasarkan grafik BTC/USDT terbaru, harga BTC hari ini diperdagangkan di kisaran $82.866. Dalam 7 hari terakhir, BTC mencatat penurunan sekitar -7,60%, lebih buruk dibandingkan penurunan pasar kripto global yang berada di kisaran -6,80%.
Secara teknikal, tekanan jual terlihat cukup kuat, dengan candle merah mendominasi pergerakan harga. Volume perdagangan juga meningkat saat harga turun, menandakan distribusi dan likuidasi masih berlangsung.
Selain itu, meski sempat terjadi pantulan kecil (dead cat bounce), tren jangka pendek masih condong ke arah bearish.
Baca Juga: Emas vs Bitcoin: Prediksi Aset Terbaik di 2026
Historis Pergerakan Harga Bitcoin
Bitcoin (BTC) telah melalui perjalanan harga yang sangat ekstrem sejak pertama kali diluncurkan. Aset kripto terbesar ini pernah mencetak all-time high (ATH) di level $126.080, sementara all-time low (ATL) berada di $67,81.
Dengan harga saat ini, Bitcoin berada sekitar 34,39% di bawah ATH, tetapi masih mencatatkan kenaikan luar biasa lebih dari 121.890% dibandingkan harga terendahnya.
Data ini menegaskan bahwa volatilitas adalah karakter utama Bitcoin, dan fase koreksi merupakan bagian normal dari siklus pasar.
Baca Juga: Prediksi Harga Moonbirds (BIRB) 2026: Prospeknya di Ekosistem Solana
Analisis Harga BTC Hari Ini
Lalu, apa penyebab penurunan harga BTC hari ini? Mari kita lihat analisis beberapa penyebabnya:
1. Leverage Unwind Besar-Besaran (Dampak Bearish)
Salah satu faktor utama kejatuhan harga BTC adalah gelombang likuidasi besar di pasar derivatif. Dalam 24 jam terakhir, total likuidasi di pasar kripto mencapai $1,75 miliar, dengan posisi long menyumbang sekitar 94% dari total tersebut.
Khusus Bitcoin, nilai likuidasi long mencapai sekitar $826 juta. Situasi ini menciptakan efek domino. Saat harga mulai turun, posisi leverage dipaksa ditutup, memicu order jual tambahan, dan akhirnya mempercepat penurunan harga.
Kondisi ini merupakan ciri khas koreksi tajam setelah euforia bullish berlebihan.
2. Ketidakpastian Makro Global (Dampak Bearish)
Dari sisi makro, volatilitas pasar Asia meningkat setelah pernyataan politik dari Donald Trump terkait potensi government shutdown dan rencana pengumuman calon Ketua Federal Reserve. Ketidakpastian ini membuat pasar global bersikap defensif.
Investor cenderung mengurangi eksposur pada aset berisiko tinggi, termasuk kripto. Bitcoin, sebagai aset high-beta, terkena dampak lebih besar dibandingkan instrumen keuangan lain. Tekanan ini juga terlihat pada futures indeks saham AS yang ikut melemah.
3. Breakdown Teknikal Penting (Dampak Bearish)
Secara teknikal, Bitcoin telah menembus ke bawah SMA 30-hari di area $90.971 dan kini bergerak jauh di bawah SMA 7-hari di $88.043. Hal ini menegaskan perubahan tren jangka pendek menjadi bearish.
Indikator RSI 14-hari berada di level 34,4, mendekati area oversold. Meski ini membuka peluang pantulan teknikal, RSI rendah juga bisa bertahan cukup lama saat pasar berada dalam tren turun. Support Fibonacci terdekat berada di sekitar $83.250, yang kini menjadi level krusial.
Baca Juga: Prediksi Harga Brevis (BREV) 2026-2030: Analisis Terbaru
Prediksi Harga Bitcoin (BTC) 1 Februari 2026
Berdasarkan analisis teknikal dan sentimen pasar saat ini, berikut prediksi harga Bitcoin (BTC) untuk 1 Februari 2026:
- Jika token BTC mampu bertahan di atas $83.000, peluang rebound jangka pendek menuju area $85.500–$87.000 masih terbuka.
- Namun, jika support $83.000 ditembus secara valid, BTC berpotensi melanjutkan penurunan ke area $80.000–$78.500.
Selama harga masih berada di bawah $90.000, tren jangka pendek tetap dianggap bearish.
Faktor-faktor yang Memengaruhi Harga Bitcoin
Beberapa faktor utama yang dapat memengaruhi pergerakan harga BTC selanjutnya adalah sebagai berikut:
1. Leverage dan Derivatif: Tingginya penggunaan leverage membuat pergerakan harga BTC sangat sensitif terhadap likuidasi.
2. Kondisi Makro Ekonomi: Kebijakan moneter, suku bunga, dan stabilitas politik global sangat memengaruhi minat investor terhadap aset kripto.
3. Analisis Teknikal: Level support-resistance, moving average, dan indikator momentum menjadi acuan utama trader.
4. Sentimen Pasar: Fear & Greed Index, arus dana, dan psikologi pasar berperan besar dalam jangka pendek.
Baca Juga: Prediksi Harga Clovis (CLO) 2026-2030: Prospek Jangka Panjang
Skenario Potensial Pergerakan BTC
Berdasarkan prediksi harga di atas, berikut skenario potensial pergerakan harga BTC:
Skenario Bullish
BTC bertahan di atas $83.000 dan memantul ke area $88.000 jika tekanan jual mereda.
Skenario Konservatif
Harga bergerak sideways di kisaran $82.000–$85.000 sambil menunggu katalis baru.
Skenario Bearish
Breakdown di bawah $83.000 membuka jalan ke area $80.000 atau lebih rendah.
Baca Juga: Prediksi Harga Bounce Token (AUCTION) 2026-2030: Analisis Chart Terbaru
Kesimpulan
Prediksi harga Bitcoin (BTC) untuk 1 Februari 2026 menunjukkan bahwa pasar masih berada dalam fase koreksi yang cukup dalam. Likuidasi leverage besar, ketidakpastian makro, dan breakdown teknikal menjadi kombinasi yang menekan harga BTC.
Meski demikian, area $83.000 kini menjadi titik penentuan penting. Reaksi harga di level ini akan sangat menentukan apakah Bitcoin mampu melakukan pemulihan jangka pendek atau justru melanjutkan tren turun.
Baca Juga: Prediksi Harga Oasis (ROSE) 2026: Potensi Token Privacy & AI
Cara Beli Crypto di Bittime
Ingin trading jual beli Bitcoin dan investasi crypto dengan mudah? Bittime siap membantu! Sebagai exchange crypto Indonesia yang terdaftar resmi di Bappebti, Bittime memastikan setiap transaksi aman dan cepat.
Mulai dengan registrasi dan verifikasi identitas, lalu lakukan deposit minimal Rp10.000. Setelah itu, kamu bisa langsung beli aset digital favoritmu!
Cek kurs BTC to IDR, ETH to IDR, SOL to IDR dan aset kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Selain itu, kunjungi Bittime Blog untuk mendapatkan berbagai update menarik dan informasi edukatif seputar dunia crypto. Temukan artikel terpercaya tentang Web3, teknologi blockchain, dan tips investasi aset digital yang dirancang untuk memperkaya pengetahuan tentang kripto.
FAQ
Kenapa harga Bitcoin turun tajam minggu ini?
Penurunan dipicu oleh likuidasi posisi leverage besar-besaran dan sentimen risk-off akibat ketidakpastian makro.
Apakah Bitcoin sudah oversold?
RSI mendekati oversold, namun kondisi ini bisa bertahan jika tren turun berlanjut.
Support terdekat Bitcoin saat ini di mana?
Support krusial berada di kisaran $83.000, lalu $80.000 jika terjadi breakdown.
Apakah masih aman membeli Bitcoin sekarang?
Untuk jangka panjang, akumulasi bertahap bisa dipertimbangkan, namun trader jangka pendek perlu ekstra waspada.
Faktor apa yang paling memengaruhi BTC saat ini?
Leverage pasar derivatif, sentimen global, dan level teknikal utama.a
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.




