Prediksi Harga Bitcoin (BTC) 27 Januari 2026
2026-01-26
Setelah beberapa kali mencoba bangkit, harga BTC hari ini justru melemah dan kembali mendekati area support penting. Apakah penurunan ini hanya koreksi sementara, atau sinyal awal penurunan yang lebih dalam?
Dalam artikel ini, kita akan membahas performa harga BTC terbaru, melihat sejarah pergerakan Bitcoin, mengulas penyebab utama turunnya harga hari ini, hingga prediksi harga Bitcoin (BTC) untuk 27 Januari 2026.
Key Takeaways
- Harga Bitcoin masih tertekan akibat profitabilitas on-chain yang berubah negatif.
- Lemahnya aktivitas whale dan gangguan mining memperburuk sentimen pasar.
- Sentimen risk-off mendominasi, membuat BTC rawan lanjut koreksi dalam jangka pendek.
Performa Harga BTC Hari Ini 26 Januari 2026

Berdasarkan chart BTC/USDT timeframe harian, harga BTC hari ini diperdagangkan di kisaran $87.235, melemah sekitar 1,85% dalam 24 jam terakhir. Harga tertinggi harian tercatat di area $89.086, sementara level terendahnya menyentuh $86.091.
Secara visual, grafik menunjukkan tren menurun yang masih cukup jelas sejak gagal bertahan di atas area $90.000. Volume perdagangan juga cenderung meningkat saat harga turun, yang mengindikasikan tekanan jual masih mendominasi pasar.
Baca Juga: Emas vs Bitcoin: Prediksi Aset Terbaik di 2026
Historis Pergerakan Harga Bitcoin
Bitcoin (BTC) dikenal sebagai aset dengan siklus naik dan turun yang tajam. Secara historis, BTC pernah mencetak all-time high (ATH) di level $126.080, sementara all-time low (ATL) berada di $67,81.
Dengan harga saat ini, Bitcoin masih berada sekitar 30,81% di bawah ATH, tetapi tetap mencatatkan kenaikan fantastis lebih dari 128.550% dibanding titik terendahnya.
Data ini menunjukkan bahwa meskipun sedang koreksi, posisi Bitcoin secara jangka panjang masih tergolong kuat.
Baca Juga: Prediksi Harga Oasis (ROSE) 2026: Potensi Token Privacy & AI
Analisis Harga BTC Hari Ini
Lalu, apa penyebab penurunan harga BTC hari ini? Mari kita lihat analisis beberapa penyebabnya:
1. Profitabilitas On-Chain Negatif (Dampak Bearish)
Untuk pertama kalinya sejak Oktober 2023, metrik profitabilitas on-chain Bitcoin berubah menjadi negatif. Artinya, secara agregat, koin yang berpindah di jaringan saat ini berada dalam kondisi rugi.
Situasi ini menandakan banyak holder menjual BTC bukan untuk ambil untung, tetapi untuk membatasi kerugian. Secara historis, kondisi seperti ini sering muncul setelah momentum bullish patah dan kerap menjadi sinyal awal koreksi yang lebih dalam.
Selain itu, tekanan jual dari holder yang rugi juga berpotensi memicu stop-loss tambahan di pasar.
2. Gangguan Mining dan Minimnya Dukungan Whale (Dampak Bearish)
Badai musim dingin Fern dilaporkan menyebabkan Foundry USA kehilangan sekitar 60% hashrate, kejadian yang cukup signifikan bagi jaringan Bitcoin. Walau sifatnya sementara, gangguan ini sempat mengguncang kepercayaan pasar.
Di sisi lain, data on-chain menunjukkan aktivitas whale cenderung lemah. Alih-alih akumulasi, pergerakan dompet besar justru didominasi oleh spot selling.
Padahal, whale biasanya berperan sebagai penyangga harga. Ketika mereka absen sebagai pembeli, pasar menjadi lebih rapuh dan mudah terdorong turun oleh tekanan dari trader ritel dan posisi leverage.
3. Sentimen Risk-Off di Pasar Kripto (Dampak Bearish)
Sentimen pasar kripto secara keseluruhan juga sedang tidak kondusif. Crypto Fear & Greed Index berada di level 29 (Fear), sementara Altcoin Season Index rendah di angka 28, menandakan investor cenderung menghindari aset berisiko tinggi.
Bitcoin ikut terseret dalam kondisi ini. Likuidasi posisi long BTC dalam 24 jam terakhir mencapai sekitar $141 juta, mempertegas bahwa pelemahan kali ini juga didorong oleh unwinding leverage.
Baca Juga: Prediksi Harga Dusk (DUSK) 2026: Analisis Peluang Token RWA
Prediksi Harga Bitcoin (BTC) 27 Januari 2026
Berdasarkan kondisi chart saat ini dan analisis fundamental di atas, berikut prediksi harga Bitcoin (BTC) untuk 27 Januari 2026:
- Jika BTC gagal bertahan di atas $86.000, tekanan jual berpotensi mendorong harga turun ke area $84.500–$83.000.
- Area $88.500–$89.000 kini menjadi resistance terdekat yang cukup berat.
- Rebound teknikal masih mungkin terjadi, tetapi selama sentimen pasar belum membaik, kenaikan cenderung terbatas.
Secara jangka pendek, bias pergerakan Bitcoin masih cenderung bearish ke sideways.
Faktor-faktor yang Memengaruhi Harga Bitcoin
Beberapa faktor utama yang dapat memengaruhi pergerakan harga BTC selanjutnya adalah sebagai berikut:
1. Kondisi On-Chain: Profitabilitas holder, arus koin ke bursa, dan perilaku whale sangat memengaruhi tekanan jual dan beli Bitcoin.
2. Aktivitas Mining: Gangguan hashrate atau isu biaya produksi dapat memengaruhi sentimen investor.
3. Sentimen Pasar Global: Fear & Greed Index, likuidasi leverage, dan kondisi makro global berperan besar dalam pergerakan BTC.
4. Analisis Teknikal: Level support, resistance, tren utama, serta indikator teknikal menjadi acuan utama trader jangka pendek.
Baca Juga: Prediksi Harga Manta Network (MANTA) 2026: Analisis Terbaru
Skenario Potensial Pergerakan BTC
Berdasarkan prediksi harga di atas, berikut skenario potensial pergerakan harga BTC:
Skenario Bullish
BTC mampu bertahan di atas $86.000 dan memantul kembali ke area $90.000 jika sentimen membaik.
Skenario Konservatif
Harga bergerak sideways di kisaran $85.500–$88.500 sambil menunggu katalis baru.
Skenario Bearish
Jika tekanan jual berlanjut, BTC berpotensi turun menuju $83.000 atau bahkan mendekati $80.000.
Baca Juga: Prediksi Harga RAI Token (RAI) 2026: Analisis Chart Terbaru
Kesimpulan
Prediksi harga Bitcoin (BTC) untuk 27 Januari 2026 menunjukkan bahwa pasar masih berada dalam fase penuh kehati-hatian.
Profitabilitas on-chain yang negatif, lemahnya dukungan whale, serta sentimen risk-off menjadi kombinasi yang cukup berat bagi BTC dalam jangka pendek.
Meski demikian, bagi investor jangka panjang, fase seperti ini sering kali menjadi periode akumulasi bertahap. Kunci utamanya adalah manajemen risiko dan kesabaran menunggu konfirmasi arah pasar.
Baca Juga: Prediksi Harga Dolomite (DOLO): Analisis Tren & Sentimen
Cara Beli Crypto di Bittime
Ingin trading jual beli Bitcoin dan investasi crypto dengan mudah? Bittime siap membantu! Sebagai exchange crypto Indonesia yang terdaftar resmi di Bappebti, Bittime memastikan setiap transaksi aman dan cepat.
Mulai dengan registrasi dan verifikasi identitas, lalu lakukan deposit minimal Rp10.000. Setelah itu, kamu bisa langsung beli aset digital favoritmu!
Cek kurs BTC to IDR, ETH to IDR, SOL to IDR dan aset kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Selain itu, kunjungi Bittime Blog untuk mendapatkan berbagai update menarik dan informasi edukatif seputar dunia crypto. Temukan artikel terpercaya tentang Web3, teknologi blockchain, dan tips investasi aset digital yang dirancang untuk memperkaya pengetahuan tentang kripto.
FAQ
Kenapa harga Bitcoin turun hari ini?
Penurunan dipicu oleh profitabilitas on-chain yang negatif, gangguan mining, minimnya akumulasi whale, dan sentimen pasar yang cenderung takut.
Apakah Bitcoin masih berpotensi naik lagi?
Masih, terutama untuk jangka panjang. Namun dalam jangka pendek, tekanan masih cukup kuat.
Support penting Bitcoin saat ini di mana?
Area support terdekat berada di kisaran $86.000, lalu $83.000 sebagai support berikutnya.
Apakah ini waktu yang tepat untuk beli BTC?
Tergantung strategi. Trader jangka pendek perlu ekstra hati-hati, sementara investor jangka panjang bisa mempertimbangkan akumulasi bertahap.
Faktor apa yang paling memengaruhi BTC sekarang?
Sentimen pasar, data on-chain, dan perilaku whale menjadi faktor utama.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.



