Prediksi Harga Bitcoin (BTC) 25 Februari 2026
2026-02-24
Bitcoin (BTC) kembali mengalami tekanan kuat di akhir Februari 2026, dengan harga turun ke area terendah dalam beberapa minggu terakhir. Koreksi ini membuat investor semakin waspada, terutama karena BTC menembus beberapa level teknikal penting.
Berdasarkan grafik terbaru dan analisis pasar, artikel ini akan membahas prediksi harga Bitcoin (BTC) 25 Februari 2026, termasuk faktor yang memengaruhi harga, level support penting, serta potensi skenario pergerakan selanjutnya.
Key Takeaways
- Bitcoin turun sekitar 7,60% dalam 7 hari terakhir dan performanya lebih lemah dibanding pasar kripto global.
- Struktur teknikal bearish setelah BTC turun di bawah SMA 7 hari dan SMA 30 hari.
- Support utama berada di area $60.074, sementara resistance terdekat ada di sekitar $66.572.
Performa Harga BTC Hari Ini 24 Februari 2026

Berdasarkan grafik BTC/USDT timeframe harian, harga BTC hari ini berada di sekitar $63.105, turun hampir 4% dalam 24 jam terakhir.
Selama periode tersebut, BTC sempat mencapai level tertinggi di sekitar $66.576 sebelum akhirnya ditekan turun hingga menyentuh area $62.719.
Secara mingguan, BTC mencatat penurunan sekitar -7,60%, lebih buruk dibandingkan penurunan pasar kripto global yang berada di sekitar -5,90%. Hal ini menunjukkan tekanan jual pada Bitcoin masih cukup kuat.
Volume perdagangan juga meningkat signifikan, menandakan bahwa aksi jual dilakukan dengan keyakinan tinggi oleh pelaku pasar, bukan sekadar koreksi ringan.
Baca Juga: Emas vs Bitcoin: Prediksi Aset Terbaik di 2026
Historis Pergerakan Harga Bitcoin
Sepanjang sejarahnya, Bitcoin (BTC) pernah mencapai harga tertinggi sepanjang masa (ATH) di $126.080, sementara titik terendahnya (ATL) berada di $67,81.
Dengan harga saat ini, BTC masih diperdagangkan sekitar 49,88% di bawah ATH, tetapi tetap mencatat kenaikan lebih dari 93.000% dari titik terendahnya.
Data ini menunjukkan bahwa meskipun Bitcoin sering mengalami koreksi besar, tren jangka panjangnya tetap menunjukkan pertumbuhan signifikan.
Analisis Harga BTC Hari Ini
Mari kita analisis penyebab penurunan harga BTC hari ini:
1. Tekanan dari Sentimen Makro Global
Penurunan Bitcoin saat ini terjadi bersamaan dengan pelemahan pasar keuangan global. BTC menunjukkan korelasi tinggi dengan indeks saham seperti S&P 500.
Artinya, pergerakan harga BTC dipengaruhi sentimen ekonomi makro, termasuk kebijakan suku bunga dan kondisi likuiditas global.
Hal ini menandakan bahwa Bitcoin saat ini diperlakukan sebagai aset berisiko, bukan sepenuhnya sebagai aset lindung nilai.
2. Breakdown Teknikal dan Momentum Bearish
Secara teknikal, Bitcoin telah turun di bawah SMA 7 hari di sekitar $67.023 dan SMA 30 hari di sekitar $73.170, yang merupakan sinyal bearish kuat.
Indikator RSI berada di sekitar 31, mendekati area oversold. Meski kondisi ini bisa memicu pantulan jangka pendek, penurunan dengan volume tinggi sering kali menunjukkan tren bearish belum selesai.
Level penting yang perlu diperhatikan adalah $66.572, yang sebelumnya menjadi area retracement Fibonacci penting. Jika BTC berhasil kembali di atas level ini, peluang pemulihan akan meningkat.
3. Outlook Jangka Pendek
Support utama saat ini berada di sekitar $60.074, yang merupakan titik terendah sebelumnya. Jika level ini bertahan, BTC berpotensi bergerak sideways antara $60.000 hingga $66.500.
Namun jika support tersebut ditembus, Bitcoin bisa turun lebih jauh menuju area $58.000, yang menjadi support besar berikutnya.
Baca Juga: Prediksi Harga ANyONe Protocol (ANYONE) 2026-2030
Prediksi Harga Bitcoin (BTC) 25 Februari 2026
Berdasarkan grafik terbaru dan analisis teknikal, prediksi harga Bitcoin (BTC) 25 Februari 2026 menunjukkan bahwa BTC masih berada dalam tekanan bearish, tetapi peluang pantulan teknikal tetap ada karena kondisi oversold.
Jika BTC mampu bertahan di atas $60.074, harga berpotensi bergerak naik menuju area $64.500 hingga $66.500 sebagai rebound jangka pendek.
Namun jika support tersebut ditembus, BTC bisa turun lebih jauh menuju kisaran $58.000 hingga $60.000.
Secara keseluruhan, rentang pergerakan yang paling mungkin untuk 25 Februari 2026 adalah sekitar $60.500 hingga $65.500, tergantung kekuatan buyer dalam mempertahankan support.
Baca Juga: Prediksi Harga Sentient (SENT) 2026-2030: Potensi Token AGI Open-Source
Faktor-faktor yang Memengaruhi Harga Bitcoin
Beberapa faktor utama yang dapat memengaruhi pergerakan harga BTC selanjutnya adalah sebagai berikut:
1. Kondisi Ekonomi Global: Perubahan suku bunga, inflasi, dan kebijakan bank sentral memengaruhi aliran dana ke aset berisiko seperti BTC.
2. Korelasi dengan Pasar Saham: Bitcoin saat ini memiliki korelasi tinggi dengan indeks saham, sehingga penurunan saham sering diikuti oleh penurunan BTC.
3. Tekanan Teknikal: Breakdown di bawah moving average utama memperkuat momentum bearish.
4. Volume dan Likuidasi: Lonjakan volume saat penurunan menunjukkan tekanan jual yang kuat dan potensi kelanjutan tren turun.
Baca Juga: Prediksi Harga Aztec Network (AZTEC) 2026: Potensi Setelah Listing
Skenario Potensial Pergerakan BTC
Berdasarkan prediksi harga dan faktor-faktor yang dapat memengaruhi harganya, berikut skenario potensial pergerakan harga BTC:
Skenario Bullish
- BTC bertahan di atas $60.074.
- Terjadi rebound teknikal dari kondisi oversold.
- Target kenaikan menuju $65.000–$66.500.
Skenario Konservatif
- Harga bergerak sideways di area $60.000–$64.000.
- Investor menunggu katalis baru.
- Volume perdagangan mulai menurun.
Skenario Bearish
- Support $60.074 ditembus.
- Tekanan jual BTC meningkat.
- BTC turun menuju $58.000.
Baca Juga: Prediksi Harga AMD (AMDON) 2026-2030: Prospek Tokenized Stock
Kesimpulan
Bitcoin saat ini berada dalam fase bearish jangka pendek setelah menembus beberapa level teknikal penting. Tekanan dari sentimen makro global dan korelasi dengan pasar saham menjadi faktor utama penurunan harga.
Untuk prediksi harga Bitcoin (BTC) 25 Februari 2026, peluang rebound masih ada selama BTC mampu bertahan di atas $60.000.
Namun jika support utama gagal dipertahankan, risiko penurunan lebih dalam masih terbuka. Investor disarankan untuk memantau level support dan resistance utama serta mengelola risiko dengan baik.
FAQ
Apakah Bitcoin akan naik pada 25 Februari 2026?
Ada peluang rebound teknikal karena kondisi oversold, tetapi tren jangka pendek masih bearish.
Kenapa harga Bitcoin turun tajam?
Penurunan dipengaruhi sentimen makro global, korelasi dengan pasar saham, dan breakdown teknikal.
Di mana support terkuat Bitcoin saat ini?
Support utama berada di area $60.074 dan support berikutnya di sekitar $58.000.
Apakah BTC sudah oversold?
Indikator RSI mendekati area oversold, yang bisa membuka peluang pantulan sementara.
Apa level resistance terdekat Bitcoin?
Resistance terdekat berada di area $66.500, yang harus ditembus untuk mengubah momentum menjadi bullish.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.



