Plant Hood Review: NFT Onchain dengan Sistem Growth, Rarity, dan Yield Profile
2026-07-03
Plant Hood adalah koleksi NFT on-chain yang menghadirkan konsep specimen digital hidup dengan mekanisme pertumbuhan bertahap.
Berbasis di Robinhood Chain, proyek ini menawarkan 5.555 fully onchain SVG yang berkembang dari Sprout hingga Final Form, dengan setiap tahap mengungkapkan identitas dan bentuk baru.
Tidak seperti NFT statis pada umumnya, Plant Hood menggabungkan sistem rarity, yield farming, dan pengalaman visual yang dinamis.
Artikel ini mengulas cara kerja Plant Hood, sistem rarity, potensi yield, serta prospeknya di ekosistem NFT.
Poin Penting
Plant Hood adalah koleksi NFT on-chain di Robinhood Chain dengan 5.555 specimen yang berkembang secara dinamis melalui lima tahap pertumbuhan, dari Sprout hingga Final Form.
Setiap NFT memiliki profil rarity (Common hingga Mythic) yang menentukan yield $PLANT per jam saat distaking, dengan spesies dan palet warna acak yang unik.
$PLANT adalah token farming dengan suplai terbatas, dan yield mengikuti tingkat kelangkaan NFT yang distaking.
Tertarik memiliki NFT dengan sistem growth dan yield seperti Plant Hood? Registrasi di Bittime sekarang dan mulai jelajahi berbagai peluang investasi menarik lainnya!
Apa Itu Plant Hood?

Plant Hood adalah protokol NFT on-chain (ERC-721) yang berjalan di Robinhood Chain.
Setiap specimen dimulai sebagai Sprout dan matang melalui lima tahap kumulatif, dengan gambar dan metadata dihasilkan sepenuhnya dari kontrak pintar.
Total koleksi terbatas pada 5.555 specimen dengan 20 spesies berbeda, termasuk Sunflower, Monstera, Cactus, Venus Flytrap, Bonsai, hingga Black Tulip .
Proyek ini memanfaatkan teknologi SVG fully on-chain, yang berarti setiap NFT memiliki gambar yang dihasilkan sepenuhnya dari kontrak pintar tanpa penyimpanan off-chain.
Ini menjadikan Plant Hood sebagai koleksi NFT yang sepenuhnya terdesentralisasi dan transparan.
Baca juga : NFT Adalah: Pengertian Non Fungible Token dan Perbedaannya dengan Aset Kripto
Sistem Pertumbuhan Lima Tahap
Setiap NFT Plant Hood memulai hidupnya sebagai Sprout dan berkembang melalui lima tahap pertumbuhan:
Tahap Pertumbuhan Plant Hood NFT
Setiap tahap mengungkapkan lebih banyak detail tentang specimen, dengan spesies dan palet warna yang berbeda.
Final form tetap tidak terungkap sampai NFT mencapai kematangan penuh.

Sistem Rarity dan Distribusi
Plant Hood memiliki sistem rarity yang jelas dengan total suplai 5.555 specimen :
Rarity ditentukan oleh kombinasi spesies, palet warna, dan mutasi unik.

Semakin langka NFT, semakin tinggi yield $PLANT per jam yang dihasilkan saat staking. Tidak ada dua NFT yang identik, menjadikan setiap specimen unik dengan profil yield sendiri.
Baca juga : 10 NFT Terbaik di Jaringan Base, Cek Daftarnya di Sini!
Sistem Farming $PLANT
$PLANT adalah token farming dengan suplai tetap 100 juta token . Alokasi token:
- 70 juta untuk farm rewards
- 40 juta untuk liquidity
- 10 juta untuk treasury
Pengguna dapat staking NFT Plant Hood untuk mendapatkan $PLANT berdasarkan tingkat kelangkaan NFT yang distaking. Fitur farming baru tersedia setelah pertumbuhan publik dimulai.
Harga dan Tokenomics $PLANT

Berdasarkan data DEX Screener, harga $PLANT saat ini sekitar $0,046 USD dengan kapitalisasi pasar $60.000.
Likuiditas mencapai $33K dengan 4.276 transaksi dan 491 trader dalam periode waktu tertentu. Harga mint NFT adalah 0,0005 ETH dengan batas maksimal 25 NFT per wallet.
Meskipun masih proyek awal, kombinasi sistem growth, rarity, dan yield farming membuat Plant Hood menarik bagi kolektor NFT dan petani yield.
Kesimpulan
Plant Hood menawarkan pendekatan baru dalam ekosistem NFT dengan menggabungkan sistem pertumbuhan dinamis, rarity terstruktur, dan yield farming on-chain.
Dengan teknologi SVG fully on-chain dan kontrak pintar yang transparan, proyek ini memberikan nilai tambah bagi kolektor yang mencari NFT dengan utilitas dan potensi imbal hasil.
Bagi penggemar NFT di Indonesia, Plant Hood membuka peluang untuk memiliki specimen digital yang berkembang seiring waktu sambil menghasilkan $PLANT melalui staking.
Yuk mulai trading crypto dari aset terbesar seperti BTC/IDR dan ETH/IDR langsung di aplikasi Bittime.
Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.
Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.
Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.
FAQ
Apa itu Plant Hood?
Plant Hood adalah koleksi NFT on-chain di Robinhood Chain dengan 5.555 specimen yang berkembang melalui lima tahap pertumbuhan .
Bagaimana cara kerja pertumbuhan NFT?
NFT dimulai sebagai Sprout dan berkembang ke Stem (5 jam), Young Plant (15 jam), Mature Plant (30 jam), dan Final Form (50 jam) .
Apa itu sistem rarity Plant Hood?
Ada 6 tier rarity: Common, Uncommon, Rare, Epic, Legendary, Mythic, dengan supply berbeda dan yield $PLANT per jam yang meningkat sesuai kelangkaan .
Apa fungsi $PLANT?
$PLANT adalah token farming dengan suplai 100 juta, digunakan sebagai reward staking untuk pemegang NFT .
Berapa harga mint Plant Hood?
Harga mint 0,0005 ETH dengan batas 25 NFT per wallet .
Berapa total spesies yang tersedia?
Ada 20 spesies berbeda, termasuk Sunflower, Monstera, Bonsai, Cactus, Venus Flytrap, dan lainnya.
Berapa yield $PLANT untuk NFT Common?
Common menghasilkan 1,25 $PLANT per jam saat distaking .
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.



